DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment)
Not a member yet
3762 research outputs found
Sort by
Pengembangan Quality Function Deployment dengan Model Optimasi Multi-Kriteria
Dalam upaya meningkatkan kepuasan pelanggan, proses desain produk harus secara efektif mampu menangkap dan menerjemahkan harapan dan kebutuhan pelanggan. Quality Function Deployment (QFD) adalah metode yang sering digunakan untuk membantu proses ini, tetapi implementasi QFD konvensional terkadang tidak optimal dalam mengakomodasi berbagai kriteria keputusan yang kompleks. Oleh karena itu, penggunaan metode Multi Criteria Decision Making (MCDM) seperti Analytic Hierarchy Process (AHP), VlseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR), dan Decision Making Trial and Evaluation Laboratory (DEMATEL) penting untuk meningkatkan efektivitas analisis QFD. AHP digunakan untuk memprioritaskan kebutuhan pelanggan berdasarkan minat relatif, sedangkan VIKOR membantu dalam menentukan solusi kompromi terbaik antara beberapa alternatif desain. DEMATEL, di sisi lain, memetakan hubungan sebab-akibat antara berbagai kriteria desain atau persyaratan teknis, sehingga membantu memahami interaksi yang lebih dalam dalam elemen desain. Kombinasi ketiga metode ini memungkinkan desainer produk untuk lebih tepat dalam menangkap ekspektasi pelanggan, sekaligus memberikan solusi desain yang optimal bagi produsen, baik dari segi kualitas, biaya, maupun efisiensi
Pengaruh Penerapan SOP terhadap Efektivitas Kinerja Internal dan Dampaknya terhadap Kualitas Produk UMKM Kuliner di Surabaya
Kualitas sumber daya manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja dari sebuah usaha ataupun UMKM. Sebuah pelatihan dan pengarahan terhadap disiplin dalam implementasi SOP terhadap karyawan sangat berdampak dalam pada peningkatan kedisiplinan karyawan maupun kualitas operasional usaha (Ulfatur, 2025). Penerapan SOP yang tepat juga membantu sebuah usaha agar produk and kulitas dari sebuah produk dan jasa meningkat (Istiqomah, 2023). Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, hingga tahun 2024 terdapat sekitar 55.509 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman (mamin) di Surabaya (Meilita, 2024). Karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap efektivitas kinerja internal serta dampaknya terhadap kualitas produk pada pelaku UMKM kuliner di Surabaya yang telah mengikuti pelatihan dari Pemerintah Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling kepada 102 UMKM yang telah mendapatkan pelatihan SOP. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kinerja internal dan kualitas produk. Efektivitas kinerja internal juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas produk serta memediasi hubungan antara SOP dan kualitas produk. Temuan ini menegaskan pentingnya implementasi SOP yang konsisten dalam meningkatkan efisiensi kerja dan mutu hasil produksi UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah daerah dan pelaku UMKM dalam merancang strategi pemberdayaan yang lebih berkelanjutan
PENGARUH ATRIBUT SOSIAL BUDAYA TERHADAP VIVID MEMORY DAN NIAT BERPERILAKU WISATAWAN MANCANEGARA DI KOTA YOGYAKARTA DAN SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pengalaman sustainable tourism khususnya pada aspek sosial budaya terhadap vivid memory yang nantinya akan memengaruhi niat berperilaku dari para wisatawan mancanegara yang sedang dan telah berwisata ke Yogyakarta dan Surabaya. Penelitian ini menganalisa data dari 262 responden yang valid, yang merupakan wisatawan mancanegara yang sedang maupun pernah berkunjung ke Yogyakarta dan Surabaya, menggunakan teknik analisa data Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari variabel sosial budaya terkait pariwisata berkelanjutan terhadap niat berperilaku, dengan Vivid memory sebagai mediator. Implikasinya, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan strategi yang lebih efektif untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan di Indonesia
FICTIONAL CHARACTER AS A BRAND PERSONALITY FOR PROMOTION IN THE INDONESIAN MARKET: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
The use of fictional characters in promotional campaigns has grown a lot in the last few years. Notable examples include Tomoro Coffee, UNIQLO, and Mobile Legends: Bang Bang, which have successfully incorporated characters from the anime series Jujutsu Kaisen into their marketing strategies. This trend aligns with Indonesia's substantial anime viewer base, which reached approximately 50 million in 2023 and continues to grow proportionally with population expansion. This study aims to explore the potential relationships between a fictional character, brand personality, and promotion via a systematic literature review using PRISMA 2020, analyzing 45 articles from major databases (Web of Science and Google Scholar), drawing on diverse website sources, especially case studies relevant to the Indonesian market. The results show that there are three key links between: (1) a fictional character and a brand's personality, empirical studies show fictional characters boost consumer engagement psychologically; (2) a brand's personality and a promotion, studies confirm human representatives shape marketing strategically; (3) a fictional character and a promotion, research affirms fictional characters' promotional impact. Utilizing a fictional character as a brand personality offers significant potential for product marketing in Indonesia, supported by the country's large anime fanbase. These findings should pave the way for more study into quantitative investigation into the identified relationships and creating the ideal fictional character to use as a brand personality in order to make advertising more effective in Indonesia. The practical implications of this study offer implementable knowledges for brands utilizing anime collaborations to enhance market penetration in Indonesia
Perancangan Robot Serial Manipulator 6DoF dengan Sistem Transmisi Kabel pada 3 Joint Terakhir
Perkembangan teknologi robotika, khususnya robot serial manipulator 6-axis, telah memberikan dampak signifikan dalam industri manufaktur dan otomasi. Penelitian ini mengusulkan penggunaan sistem transmisi kabel pada tiga sumbu terakhir robot serial manipulator 6-axis untuk mengurangi berat dan meningkatkan efisiensi pergerakan. Sistem transmisi kabel memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem rigid-link konvensional, termasuk bobot yang lebih ringan, konsumsi daya yang lebih rendah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi. Namun, tantangan utama terletak pada kontrol ketegangan kabel dan presisi pergerakan. Penelitian ini melibatkan perancangan dan pembuatan prototipe robot menggunakan perangkat lunak 3D desain dan 3D printing, diikuti dengan pemrograman dan kalibrasi robot menggunakan perangkat lunak ACRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan transmisi kabel pada robot 6-axis dapat meningkatkan fleksibilitas desain dan mengurangi beban pada joint robot. Meskipun demikian, penggunaan kabel juga menimbulkan tantangan dalam hal kontrol presisi, serta keterbatasan material filamen PLA+ yang digunakan dalam pembuatan komponen robot. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan robot manipulator yang lebih efisien dan fleksibel untuk aplikasi industri
Scalable and Affordable IoT-based Inventory Control with Real-Time Monitoring for Small and Medium Enterprises
Small and medium enterprises (SMEs) often struggle to adopt advanced inventory management systems due to high implementation costs and infrastructure complexity—barriers that are especially challenging in the context of Industry 4.0. This paper presents a scalable and affordable IoT-based stock monitoring and control system designed for small and medium enterprises. The proposed system integrates low-cost microcontrollers with ultrasonic sensors, enabling real-time stock tracking while reducing hardware expenses and complexity. Unlike existing solutions, it leverages a modular architecture for seamless scalability across different inventory sizes and environments. The system is validated through compliance with the Industry 4.0 Maturity Index and the ISA-95 standard, demonstrating its suitability for digital transformation in SME operations. Performance evaluation shows an accuracy rate exceeding 98% and response times under 10 seconds, ensuring reliable operation under varying environmental conditions. A comparative cost analysis highlights significant savings compared to conventional automated inventory systems. This approach provides an accessible entry point for SMEs seeking to enhance inventory visibility, operational efficiency, and readiness for Industry 4.0 integration
Peningkatan Motivasi Belajar Bahasa Inggris dengan Metode “Operant Conditioning” pada Anak di Panti Asuhan Cinta Kasih Anugerah
Bahasa Inggris telah menjadi bahasa universal yang penting dalam komunikasi global. Namun, motivasi belajar Bahasa Inggris masih menjadi tantangan, terutama bagi anak-anak di panti asuhan yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber belajar yang memadai. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Bahasa Inggris pada anak-anak di Panti Asuhan Cinta Kasih Anugerah melalui metode operant conditioning. Program intervensi melibatkan 15 anak dan berlangsung selama 4 minggu, terdiri dari berbagai sesi yang dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar, seperti penerapan teknik operant conditioning, permainan edukatif, serta psikoedukasi. Pengukuran motivasi belajar dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Students’ Motivation in Learning English Questionnaire dan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar Bahasa Inggris setelah intervensi, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi dan keterlibatan anak dalam sesi pembelajaran. Meskipun hasilnya positif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki beberapa keterbatasan. Ukuran sampel yang kecil (15 anak) dan durasi intervensi yang relatif singkat (4 minggu) membatasi generalisasi temuan. Selain itu, faktor eksternal seperti lingkungan sosial dan kondisi individu anak juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan motivasi, sehingga efek intervensi tidak dapat diatribusikan sepenuhnya pada metode yang digunakan. Studi lanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas dan durasi intervensi yang lebih panjang diperlukan untuk menguatkan temuan ini
Analisis Visual Branding Suplemen Herbal Sinargi Menggunakan Metode Komparatif dalam Upaya Membangun Citra Modern
Sinar Herba Radix adalah perusahaan obat herbal Cina di Tangerang, yang memiliki komitmen untuk terus berinovasi dan mengolah pemberian terbaik alam untuk kebaikan hidup manusia. Setelah beberapa tahun beroperasi, Sinar Herba Radix berinisiasi untuk lebih fokus pada target market berusia muda yang sebagian besar masih skeptis dengan khasiat bahan-bahan herbal. Maka dari itu, dibangunlah brand baru bernama Sinargi. Sinargi memproduksi obat-obatan herbal berbentuk suplemen yang aman dikonsumsi rutin dan diharapkan bisa menjadi bagian dari gaya hidup anak muda. Berbeda dari obat-obat herbal Sinar Herba Radix yang kemasannya klasik dan menggunakan visual yang sangat tradisional, Sinargi melakukan branding dengan tujuan membangun citra modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif komparasi yang membandingkan visual branding antara Sinar Herba Radix dan Sinargi. Hasil dari penelitian ini memaparkan faktor-faktor pembentuk citra modern dalam visual branding Sinargi
Peranan Telepon Operator dalam Mengelola Pembaruan Reservasi dari Online Travel Agent di The Sunan Hotel Solo
Permasalahan operasional di hotel yang disebabkan oleh kurangnya sinkronisasi antara bagian reservasi, resepsionis, dan telephone operator dalam memperbarui informasi pemesanan dari online travel agent (OTA). Hal ini mengakibatkan keterlambatan proses check-in karena resepsionis harus memeriksa ulang data pemesanan, yang seharusnya sudah diperbarui secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan telephone operator dalam memaksimalkan pembaharuan reservasi oleh online travel agent di The Sunan Hotel Solo. Metode analisis data yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dengan mengandalkan observasi langsung, wawancara, serta pengumpulan dan pengolahan data dari pihak-pihak yang terlibat langsung dalam operasional maupun yang bertanggung jawab atas operasional di bagian front liner, yaitu satu orang telephone operator, satu orang resepsionis, satu orang reservation supervisor, satu orang front office manager, satu orang IT dan satu orang direktur pemasaran di The Sunan Hotel Solo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran telephone operator sangat penting dalam memperbarui reservasi dari online travel agent untuk mendukung kelancaran proses check-in. Telephone operator mempercepat pelayanan resepsionis, menangani reservasi saat reservasi tidak ada, membantu pemrosesan permintaan tamu, serta mendukung front desk agent dalam memblokir kamar. Ini secara signifikan membantu memenuhi harapan tamu dan meningkatkan efisiensi operasional
Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan Customer Satisfaction Terhadap Minat Beli Ulang pada Usaha Online Shop Cecile’s Lasagna
Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu agar dapat mengetahui apakah kualitas produk, harga dan customer satisfaction berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang pada usaha online shop Cecile’s Lasagna. Populasi yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu pelanggan Cecile’s Lasagna, sedangkan sampel yang diteliti adalah pelanggan yang pernah melakukan transaksi pembelian terhadap produk Cecile’s Lasagna melalui platform social media Instagram dan Whatsapp dan telah melakukan pembelian sebanyak lebih dari 1 kali dalam kurun waktu pembelian yaitu 4 bulan terakhir (sejak Januari-April 2024) dengan usia minimal 17 tahun agar peneliti mendapatkan hasil yang objektif dan dapat memberikan gambaran keadaan yang sebenarnya. Sebanyak 140 responden akan digunakan sebagai sampling dalam penelitian dan kuesioner disebarkan melalui media google form. Variabel penelitian yang digunakan peneliti yaitu variabel kualitas produk, harga, customer satisfaction, dan minat beli ulang. Peneliti menggunakan metode kuantitatif eksplanatif dengan teknik analisis data SEM-PLS (Structural Equation Modeling-Partial Least Square) dalam penelitian ini. Teknik yang digunakan dalam analisa model PLS adalah uji outer model, uji inner model, uji hipotesis,dan uji mediasi. Berdasarkan pengujian hipotesis, maka dapat disimpulkan hasil penelitian ini yaitu kualitas produk tidak berpengaruh terhadap minat beli ulang. Sedangkan harga dan customer satisfaction berpengaruh terhadap minat beli ulang