Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
    140 research outputs found

    SAHIBUL HIKAYAT: REVITALISASI, HIBRIDITAS DAN IDENTITAS BETAWI DI PERKAMPUNGAN SETU BABAKAN

    Full text link
    Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskankan bagaimana sastra lisan sahibul hikayat dipertunjukan melalui revitalisasi dari hibriditas yang menjadi identitas Betawi di Perkampungan Budaya Setu Babakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui etnografi dengan metode observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis dengan deskriptif analisis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sastra lisan oleh G.L. Koster, Pertunjukan oleh Martha C Sims, dan pewarisan dalam revitalisasi oleh Alberd Lord. Adapaun hasil dari penelitian ini adalah: (1) Bentuk Revitalisasi pertunjukan sahibul hikayat di Perkampungan Setu Babakan, (2) Sahibul Hikayat sebagai hibriditas kebudayaan, (3) Sahibul hikayat sebagai penguat identitas Betawi. Sahibul hikayat sebagai sesuatu yang terbangun dari identitas merupakan sesuatu yang bersifat retak, dan berubah-rubah mengikuti ruang dan waktu. Konstruksi identitas sastra lisan sahibul hikayat merupakan medan pertarungan pemaknaan dalam lingkup kebudayaan.   This paper aims to explain how the oral literature of sahibul hikayat is performed through the revitalization of the hybridity which is a Betawi identity in the Setu Babakan Cultural Village. The method used in this study is a qualitative method through ethnography with methods of observation, interviews, and documents. Analysis with descriptive analysis. The theory used in this study is the oral literary approach by G.L. Koster, a performance by Martha C Sims, and inheritance in revitalization by Alberd Lord. Adapaun the results of this study are: (1) Forms of Revitalization of sahibul hikayat performances in Setu Babakan Village, (2) Sahibul Hikayat as cultural hybridity, (3) Sahibul hikayat as reinforcement of Betawi identity. Sahibul Hikayat as something that is built from identity is something that is cracked, and changes according to space and time. Construction of the literary identity of oral sahibul hikayat is a battlefield of meaning in the scope of culture.   &nbsp

    GANGGUAN FONOLOGI PADA ANAK PENYANDANG AFASIA PERKEMBANGAN DI KLINIK BINA WICARA JAKARTA: KAJIAN NEUROLINGUISTIK

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gangguan fonologi pada anak-anak penyandang afasia perkembangan di Klinik Bina Wicara Jakarta. Fokus penelitian ini adalah gangguan fonologi yang terdapat pada bunyi vokal dan konsonan yang diucapkan anak-anak penyandang afasia perkembangan. Gangguan fonologi yang dimaksud terdiri dari tiga aspek, yaitu substitusi, adisi, dan omisi bunyi vokal dan konsonan. Objek pada penelitian ini adalah anak-anak penyandang afasia perkembangan di Klinik Bina Wicara Jakarta yang mengalami kesulitan dalam berbicara, terutama dalam mengucapkan bunyi-bunyi vokal dan konsonan. Sehingga anak tersebut mengalami substitusi, adisi, dan omisi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis dan mendeskripsikan data berdasarkan rangkuman analisis yang berasal dari teori fonologi bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan fonologi pada anak-anak penyandang afasia perkembangan ditemukan sebanyak 234 kesalahan bunyi yang terdiri dari 38 bunyi vokal dan 196 bunyi konsonan. Pada bunyi vokal terdapat 24 substitusi dan 14 omisi. Sementara itu, pada bunyi konsonan terdapat 84 substitusi, 3 adisi, dan 109 omisi. Pada keseluruhan hasil analisis, aspek omisi konsonan lebih banyak ditemukan dibandingkan aspek lainnya. Kata Kunci: Neurolinguistik, Fonologi, Penyandang Afasia Perkembanga

    POLA PIKIR PEREMPUAN DALAM NOVEL-NOVEL KARYA NH DINI (KAJIAN ANALISIS ISI)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebuah karya sastra dengan menggunakan analisis isi, sekaligus mengetahui representasi pola pikir berupa disipliner, mensintesa, kreasi, penghargaan, dan etis serta peranan wanita dalam novel-novel karya Nh. Dini.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Metode penelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Kegiatan penelitian ini dilakukan dengan cara mencari, mengumpulkan, membaca, dan mempelajari artikel-artikel atau laporan-laporan yang berhubungan dengan objek penelitian. Hasil yang diperoleh bahwa pola pikir perempuan yang paling mendominasi digambarkan oleh Nh. Dini dalam novel-novelnya ialah pola pikir mensintesa (The Synthesizing Mind) yaitu kemampuan menyampaikan hasil integrasi dari pemikirannya pada orang banyak. Pola pikir sintesa melatih kesadaran untuk berpikir luas dan fleksibel dan mau menerima sudut pandang dari multi disiplin. Kata kunci: Pola pikir, perempuan, nove

    ABRAHAM LICOLN DALAM KARYA MARK RYDEN

    Full text link
    Seni surealisme adalah sebuah aliran seni yang menunjukkan kebebasan berkreativitas yang melampui batas logika. Pada masa setelah Perang Dunia I, seni surealisme lebih dikenal untuk mengkritik pemeritahan terhadap kehancuran lingkungan pasca perang. Namun, saat ini seni surealisme lebih dikenal dengan untuk mengekspresikan diri yang lebih bebas melampaui batasan-batasan seperti rasionalitas, kebiasaan, dan pola. Seperti Mark Ryden seorang seniman surealis asal amerika yang mengekspresikan diri dengan menggunakan objek seperti mainan tua, organ tubuh, kerangka, dan lain-lain. Dalam karyanya, Mark sering sekali menggunakan Abraham Lincoln, entah itu untuk pesan tersirat atau hanya karena keinginannya semata. Untuk itu, akan dilakukan pengamatan mengapa Abraham Lincoln sering sekali muncul pada lukisan Mark Ryden. Pengumpulan data akan dilakukan melalui pengamatan dokumen. Kata kunci: surealisme, seniman, Mark Ryden, Presiden, Abraham Lincol

    WAJAH INDONESIA PASCAPROKLAMASI (1945—1950) MELALUI KUMPULAN CERPEN MENUJU KAMAR DURHAKA KARYA UTUY TATANG SONTANI

    Full text link
    Kondisi masyarakat Indonesia pada pascarevolusi (1945-1950) berada di titik tersuram dalam sejarah Indonesia. Kondisi tersebut tergambarkan dalam cerpen-cerpen Utuy Tatang Sontani yang dikumpulkan oleh Ajip Rosidi dalam kumpulan cerpen Menuju Kamar Durhaka. Topik utama yang dibahas dalam tulisan ini berkaitan dengan perubahan sosial-budaya dalam kumpulan cerpen tersebut. Berdasarkan topik tersebut, digunakanlah teori perubahan sosial-budaya dan masalah sosial dari Soerjono Soekanto dan New Historicism Stephen Greenblatt. Dari hasil analisis data, teks-teks sastra dan nonsastra, ditemukan adanya perubahan sosial-budaya dalam masyarakat Indonesia pascaproklamasi. Perubahan yang paling dasar adalah perubahan perspektif masyarakat dalam memandang kedudukan tentara dan perempuan. Perubahan perspektif itu pun menimbulkan masalah sosial, seperti perceraian, pelacuran, dan kekerasan dalam rumah tangga. Kata kunci: revolusi kemerdekaan Indonesia, new historicism, Menuju Kamar Durhak

    STRUKTUR TEKS PROSEDURAL PADA MAJALAH GENIE

    Full text link
    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur teks prosedural pada majalah Genie. Struktur teks prosedural berbeda-beda sesuai dengan jenis teksnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Penelitian ini berfokus struktur teks prosedural pada majalah Genie. Objek penelitian ini adalah majalah Genie edisi mingguan periode Januari-April 2017, yang dianalisis sebanyak 50 teks terpilih. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tabel kerja teks prosedur mencakup jenis teks beserta struktur teksnya. Hasil dari analisis yang telah dilakukan menunjukkan dari 50 teks prosedur yang terdapat pada majalah Genie edisi mingguan, hanya terdapat tiga jenis teks prosedural yaitu, jenis teks prosedur, jenis teks panduan, dan jenis teks resep. Struktur teks yang terdapat dalam jenis teks prosedur mengandung struktur tujuan, bahan-bahan, dan langkah-langkah. Tidak terdapat struktur pengamatan dan simpulan. Struktur teks yang terdapat dalam jenis teks panduan mengandung struktur tujuan dan langkah-langkah. Lalu struktur teks yang terdapat dalam jenis teks resep mengandung struktur tujuan, bahan-bahan, dan langkah-langkah. Hal ini menunjukkan bahwa teks prosedur berdasarkan jenis teksnya terdapat struktur langkah-langkah, alat/bahan, dan tujuan. Kata kunci: Teks Prosedural, Struktur Teks Prosedural, Majalah Geni

    KARAKTERISTIK TRADISI MITONI DI JAWA TENGAH SEBAGAI SEBUAH SASTRA LISAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan karakteristik tradisi mitoni yang terdapat di Jawa Tengah sebagai salah satu jenis sastra lisan. Karakteristik dalam tradisi mitoni yang ada di Jawa Tengah tersebut dapat diuraikan dan dianalisis dengan teori sastra lisan Ruth Finnegan yang berkaitan dengan komponen dalam sebuah pertunjukan sastra lisan. Kajian ini diharapkan dapat membuat karakterisasi budaya dan mengangkat kembali tradisi mitoni yang selama ini mungkin semakin terasingkan oleh masyarakatnya sendiri sebagai salah satu dampak dari globalisasi dan modernisasi. Hal yang dikaji dalam penelitian ini adalah komponen-komponen dalam tradisi mitoni berupa: penutur, properti, partisipan, dan bacaan atau doa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif sintesis.   Kata kunci: karakteristik mitoni, tradisi mitoni di Jawa Tengah, komponen sastra lisa

    SENI PERTUNJUKAN CERITA SI PITUNG: PERTARUNGAN IDENTITAS DAN REPRESENTASI BUDAYA BETAWI

    Full text link
    Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskankan bagaimana cerita si Pitung diperebutkan oleh berbagai kekuatan sosial di luar dirinya dalam konteks representasi identitas budaya Betawi. Kontestasi kekuatan pertarungan antar kekuatan untuk memperebutkan cerita Si Pitung sebagai identitas merepresentasikan budaya Betawi. Melalui cerita si Pitung pertarungan identitas melalui mitos dapat memporakporandakan kekuatan kolonial, terutama kekuatan kontestasi antara budaya local dengan hegemoni colonial bahwa orang pribumi di dalam hal ini budaya Budaya orang Betawi adalah orang lemah, tertindas dan suka merampok. Penelitian ini akan membahas: (1) proses pertarungan dalam memaknai cerita si pitung antara masyarakat kolonial dan tuan tanah melawan masyarakat pribumi , (2) posisi kekuatan social yang ada dalam mewujudkan hegemoni atas cerita si Pitung dan perannya dalam pertarungan perebutan representasi identitas masyarakat Betawi. Sebagai sesuatu yang terbangun dari identitas merupakan sesuatu yang bersifat retak, dan berubah-rubah mengikuti ruang dan waktu. Representasi identitas cerita si Pitung merupakan medan pertarungan pemaknaan dalam lingkup kebudayaan. Kata–kata kunci: cerita si Pitung, representasi, hegemoni, kontestasi dan identita

    HASRAT TOKOH WASKA DALAM TETRALOGI NASKAH ORKES MADUN KARYA ARIFIN C. NOER: SUATU KAJIAN PSIKOANALISIS

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasrat tokoh Waska dalam tetralogi Orkes Madun karya Arifin C. Noer. Penelitian ini bersifat kepustakaan dan tidak terkait oleh tempat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Juli 2017. Objek penelitian ini adalah tokoh Waska dalam tetralogi naskah Orkes Madun. Fokus penelitian ini adalah hasrat tokoh Waska dalam tetralogi naskah Orkes Madun dengan subfokus penokohan dan perwatakan tokoh Waska dalam tetralogi naskah Orkes Madun, pergerakan hasrat tokoh Waska dalam tetralogi naskah Orkes Madun, dan hasrat memiliki (anaklitik) dan hasrat menjadi (narsistik) tokoh Waska dalam tetralogi naskah Orkes Madun. Teori yang digunakan adalah teori psikoanalisis hasrat oleh Jacques Lacan dan teori struktural naskah drama oleh Herman J. Waluyo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Metode ini menggunakan tabel analisis sebagai alat bantu peneliti dan menggambarkan hasil penelitian analisis isi data. Tahap analisis dilakukan dengan menganalisis penokohan dan perwatakan tokoh Waska dan menganalisis hasrat memiliki (anaklitik) aktif atau pasif dan hasrat menjadi (narsistik) aktif atau pasif. Hasil penelitian menunjukkan tokoh Waska memiliki hasrat memiliki (anaklitik) aktif dalam tetralogi naskah Orkes Madun. Hasrat tokoh Waska dipengaruhi oleh perannya disetiap naskah. Hasrat tokoh Waska yang merupakan hasrat memiliki (anaklitik) akan mengambil alih ketika ia menjadi tokoh sentral (DN).   Kata kunci: Psikoanalisis, Hasrat, Penokohan dan perwatakan, Tetralogi Naskah Orkes Madun, Arifin C. Noer

    URGENSI STUDI LINGUISTIK HISTORIS TERHADAP KELOMPOK MALUKU TENGAH BARAT: BEBERAPA CATATAN STUDI PENDAHULUAN COLLINS (1981)

    Full text link
    Tulisan ini bermaksud menjelaskan beberapa aspek permasalahan yang terdapat dalam studi Collins (1981) yang berjudul “Preliminary Notes on Proto-West Central Maluku: Buru, Sula, Taliabo, and Ambelauâ€. Studi tersebut masih bersifat pendahuluan serta masih memanfaatkan data-data dokumentatif hasil ekspedisi yang sifatnya terbatas (beberapa kosa kata dasar). Oleh karena masih bersifat pendahuluan dan secara metodologis hanya memanfaatkan data-data dokumentasi yang sifatnya terbatas, menyisakan beberapa permasalahan. Oleh sebab itu, studi ini lebih bersifat review dan dokumentatif. Hasil telaah menunjukkan bahwa bukti-bukti linguistik tentang keberadaan Kelompok Maluku Tengah Barat yang diajukan Collins (1981) masih dapat dipersoalkan. Di samping itu, bukti linguistik berupa inovasi bersama mengenai relasi kekerabatan bahasa-bahasa Maluku Tengah Barat, baik bukti penyatupisahan Ambelau dengan Buru-Sula-Taliabo serta penyatupisahan Buru dengan Sula-Taliabo masih dipersoalkan.   Kata Kunci: linguistik historis, studi Collins (1981), relasi kekerabatan, inovasi bersam

    114

    full texts

    140

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇