Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
    140 research outputs found

    CACAT SINTAKSIS KELUARAN WICARA PADA ANAK PENYANDANG AUTIS DI SD LAB PGSD SETIA BUDI DAN SDIT AL-MUBARAK RAWASARI (SUATU KAJIAN NEUROLINGUISTIK)

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu gangguan bahasa dan komunikasi pada anak autis khususnya konstruksi sintaksis yang diujarkan oleh anak autis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik analisis isi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ke-2 tahun akademik 2013/2014 yaitu pada bulan April-Mei di SD Lab. PGSD, Setia Budi dan SDIT Al-Mubarak, Jakarta. Objek dalam penelitian ini adalah tuturan anak penyandang autis sebanyak 4 orang dan difokuskan pada cacat sintaksis keluaran wicara. Cacat sintaksis keluaran wicara dapat ditandai dengan adanya kesalahan dalam proses produksi bunyi wicara pada tataran alat dan satuan sintaksis. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan gambar-gambar. Berdasarkan analisis data, diperoleh informasi bahwa cacat sintaksis keluaran wicara pada anak autis terjadi pada urutan kata dan frasa. Jumlah kalimat ujaran dalam komunikasi diperoleh sebanyak 67 kalimat ujaran dalam satu konteks ujaran. Hasil cacat alat sintaksis keseluruhan terdiri dari cacat urutan kata berjumlah 17 sebesar 89,47%; cacat bentuk kata berjumlah 1 sebesar 5,26%; kesalahan intonasi tidak ditemukan; kesalahan partikel atau kata tugas berjumlah 2 sebesar 5,26%. Hasil cacat satuan sintaksis keseluruhan terdiri dari kesalahan frasa berjumlah 11 sebesar 73,33%, kesalahan klausa berjumlah 4 sebesar 26,67%; dan tidak ada kesalahan dalam tataran kalimat. Kata kunci: Cacat Sintaksis,Anak Autis

    GABUNGAN KOMBINASI PROPOSISI (REKURSIF) DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK RECTOVERSO KARANGAN DEE

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai gabungan kombinasi proposisi (rekursif) dalam kumpulan cerita pendek Rectoverso karangan Dee. Metode yang digunakan dsalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi.Penelitian ini difokuskan pada pola-pola gabungan kombinasi proposisi atau rekursif dalam wacana kumpulan cerita pendek Rectoverso karangan Dee. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut.Kumpulan cerita pendek Rectoverso karya Dee menggunakan dua pola gabungan kombinasi proposisi (rekursif) yaitu pola 1 atau gabungan antara kombinasi proposisi koordinasi dan relativisasi dan pola 2 atau gabungan kombinasi proposisi koordinasi dan komplementasi. Sedangkan pola 3 atau gabungan kombinasi proposisi relativisasi dan komplementasi sama sekali tidak muncul. Pola gabungan kombinasi proposisi (rekursif) yang paling banyak muncul adalah pola 1 atau gabungan antara kombinasi proposisi proposisi koordinasi dan kombinasi proposisi relativisasi yaitu sebanyak 87,5%. Sementara itu, pola 2 atau gabungan kombinasi proposisi koordinasi dan komplementasi digunakan sebanyak 12,5%. Dominasi kemunculan pola 1 gabungan kombinasi proposisi (rekursif) disebabkan karena penulis banyak menggunakan bentuk kombinasi proposisi koordinasi untuk menghubungkan proposisi-proposisinya dengan menggunakan konjungsi koordinatif karena cara tersebut merupakan bentuk pengombinasian yang paling mudah. Selain itu, penulis juga banyak menggunakan kombinasi proposisi relativisasi untuk membatasi proposisi agar maksud yang ingin disampaikan tidak melebar dan lebih fokus dengan cara membatasi bagiannya. Kombinasi proposisi koordinasi dan relativisasi yang telah digunakan kemudian dipadukan kembali dengan cara rekursif sehingga terbentuklah pola 1 gabungan kombinasi proposisi. Kata Kunci: Kombinasi Proposisi, Gabungan Kombinasi Proposisi, Cerita Pende

    IDEOLOGI KAPITALISME DALAM SAMPUL FIKSI ISLAMI INDONESIA

    No full text
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ideologi kapitalisme dalam sampul fiksi popular Islam Indonesia. Ideologi kapitalisme dianalisis berdasarkan tiga kriteria: selera pasar, penitraan, dan popularitas. Penelitian ini tidak terkait pada tempat tertentu. Penelitian ini dilakukan dari bulan Januari 2014 sampai dengan Juni 2014. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Teknik analisis isi dilakukan dalam dua tahap. Pertama, menganalisis sampul-sampul fiksi dari tahun 2000-2013 secara kuantitatif untuk mengetahui pola-pola umum perkembangan sampul fiksi beserta elemen-elemen sampul yang muncul dalam rentang waktu tersebut. Kedua, menganalisis sampul fiksi berdasarkan elemen-elemen yang ditemukan tersebut dengan pendekatan semiotika dan ideologi. Penelitian ini berfokus melihat bagaimana sampul berperan dalam kapitalisme industri penerbitan. Subfokus penelitian melihat bagaimana mitos-mitos digunakan untuk mengkonstruk sampul fiksi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sampul berperan sebagai iklan dalam fiksi islam indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan, diharapkan ada penelitian lanjutan. Kata kunci: ideologi, kapitalisme, sampul fiksi, fiksi islam, mito

    KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM KUMPULAN CERPEN “MATINYA SEORANG PENARI TELANJANG†KARANGAN SENO GUMIRA AJIDARMA: SUATU KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik batin pada sembilan cerpen yang ada dalam kumpulan cerpen Matinya Seorang Penari Telanjang karangan Seno Gumira Ajidarma dengan menggunakan teori Struktural. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis proses terjadinya konflik batin, dan mengelompokkan konflik batin berdasarkan motif mendekat dan menjauhnya sebuah konflik yang terjadi pada delapan cerpen pilihan dalam kumpulan cerpen Matinya Seorang Penari Telanjang karangan Seno Gumira Ajidarma. Hasil dominan dalam penelitian ini menunjukkan terdapat konflik batin yang memberikan motif positif dan motif negatif atau approach-avoidance conflict pada tokoh utama. konflik batin yang timbul dalam kumpulan cerpen Matinya Seorang Penari Telanjang karangan Seno Gumira Ajidarma timbul karena adanya kesulitan dan ketidakberdayaan tokoh utama dalam memenuhi suatu kebutuhan dalam hidupnya. Kata Kunci: Konflik Batin, Tokoh Utama, Approach-Approach, Approach-Avoidance, Avoidance-Avoidance, Psikologi Sastra

    TINDAK TUTUR ILOKUSI ANTARA GURU DAN SISWA PADA ANAK PENYANDANG DOWN SYNDROME

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini membahas mengenai fenomena tindak tutur yang dimiliki para siswa penyandang DS pada SLB Dharma Wanita Bogor. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis percakapan antara guru dan siswa dengan merekam aktivitas belajar mengajar di SLB Dharma Wanita Kota Bogor di dalam kelas. Pada analisis tindak tutur ilokusi para siswa SLB Dharma Wanita Kota Bogor ditemukan ilokusi asertif 25 buah, ilokusi direktif 7 buah, ilokusi komisif 5 buah, ilokusi ekspresif 4 buah, ilokusi deklaratif tidak ditemukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jenis tindak tutur para siswa pada anak penyandang DS di SLB Dharma Wanita Kota Bogor yang paling banyak ditemukan ialah ilokusi asertif, yaitu sebanyak 25 buah. Ilokusi asertif menjadi jenis tindak tutur yang paling sering digunakan untuk menyatakan sesuatu kepada lawan tutur karena banyaknya pernyataan yang diucapkan siswa penyandang DS.Ilokusi deklaratif jarang sekali ditemukan karena dalam percakapan antara guru dan siswa pada anak penyandang DS karena tidak adanya korespondensi antara isi dan realitas. Kata kunci: Pragmatik, Tindak Tutur, Down Syndrom

    KATEGORI FATIS BAHASA SUNDA SUKABUMI

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kategori fatis bahasa Sunda Sukabumi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap, yakni Februari-Juni 2015. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri dibantu tabel analisis kerja. Objek dalam penelitian ini adalah percakapan bahasa Sunda Sukabumi yang berbentuk partikel dan kata (mencakup paduan, gabungan, dan perulangan), frasa, serta klausa atau kalimat fatis. Fokus penelitian ini adalah bentuk, distribusi, fungsi, dan makna kategori fatis bahasa Sunda Sukabumi. Data dalam penelitian ini adalah sepertiga total keseluruhan data, yakni 10 rekaman dari total 30 rekaman. Berdasarkan hasil penelitian, kategori fatis selalu hadir dalam percakapan informal bahasa Sunda Sukabumi. Kategori fatis bahasa Sunda Sukabumi ditemukan sebanyak 93 bentuk, dengan rincian partikel dan kata fatis sebanyak 24 fatis, paduan fatis sebanyak 14 fatis, gabungan fatis sebanyak 42 fatis, perulangan fatis sebanyak 2 fatis, frasa fatis sebanyak 6 fatis, dan klausa atau kalimat fatis sebanyak 5 fatis. Dengan demikian, bentuk kategori fatis yang penggunaannya paling dominan adalah gabungan fatis, yakni 42 fatis, sedangkan bentuk yang penggunaannya paling sedikit adalah perulangan fatis, yakni sebanyak 2 fatis. Sementara berdasarkan distribusinya, kategori fatis bahasa Sunda Sukabumi paling dominan berdistribusi di tengah kalimat, yakni sebanyak 166 penggunaan. Fungsi yang terkandung dalam kategori fatis bahasa Sunda Sukabumi sebanyak 9 fungsi, namun fungsi yang kemunculannya paling dominan adalah fungsi menegaskan pembicaraan, yakni sebanyak 132 kemunculan. Makna fatis yang muncul dalam kategori fatis bahasa Sunda Sukabumi sebanyak 14 makna. Makna yang kemunculannya paling dominan adalah fungsi menekankan kebenaran sebuah fakta, yakni sebanyak 136 kemunculan. Kata Kunci: Kategori Fatis, Percakapan, Bahasa Sunda Sukabumi

    DISFEMIA DALAM RUBRIK OLIMPIK DI HARIAN BOLA

    No full text
    Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan disfemia dalam berita olahraga, khususnya pada media massa cetak. Penelitian ini juga untuk mengetahui frekuensi penggunaan disfemia berdasarkan bentuk kebahasaannya maupun fungsinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis isi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai bulan November 2014. Fokus penelitian ini adalah penggunaan disfemia pada rubrik Olimpik di Harian BOLA, meliputi bentuk dan fungsinya. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan tabel kerja analisis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa bentuk-bentuk kebahasaan yang ditampilkan dalam rubrik Olimpik di Harian BOLA cukup bervariasi. Dalam penelitian ini, bentuk kata dan fungsi menarik perhatian paling banyak ditemukan. Kata Kunci: Disfemia, Rubrik Olimpik Harian BOL

    METAFORA PADA RUBRIK OPINI HARIAN KOMPAS

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan metaforadalam rubrik opini harian kompas ditinjau dari jenis berdasarkan pilihan citra dan jenis berdasarkan bentuk metafora yang muncul dalam rubrik opini Harian Kompas tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2014. Objek penelitian ini adalah rubrik opini harian Kompas yang terbit dari bulan Januari sampai Maret 2014 dengan pengambilan secara reduksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Adapun fokus penelitian ini adalah penggunaan metafora ditinjau berdasarkan pilihan citra dan bentuk metafora yang muncul meliputi 8 (delapan) kriteria analisis, yaitu 1) metafora bercitra antropomorfik, 2) metafora bercitra hewan, 3) metafora bercitra abstrak ke konkret, 4) metafora bercitra sinestesia. Selain itu jenis metafora berdasarkan bentuk meliputi 1) nominatif subjektif, 2) nominatif objektif, 3) predikatif, 4) kalimat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dalam rubrik opini Harian Kompas ditemukan metafora sebanyak 121 metafora. Dari seluruh data metafora tersebut, terdapat 117 metafora yang mengandung citra antropomorfik, citra hewan, citra abstrak ke konkret, citra sinestesia dan menempati bentuk yang meliputi nominatif subjektif, nominatif objektif, predikatif, kalimat. Metafora bercitra antropomorfik sebanyak 39 buah (33,4%), metafora bercitra hewan ditemukan sebanyak 25 buah (21,4%), metafora bercitra abstrak ke konkret ditemukan sebanyak 37 buah (31,6%), metafora bercitra sinestesia ditemukan sebanyak 16 buah (13,6%). Data tersebut menunjukkan kemunculan metafora bercitra antropomorfik dengan bentuk predikatif di dalamnya lebih banyak dibandingkan dengan pilihan citra lainnya, karena metafora dengan kemiripan pengalaman anggota tubuh (antropomorfik) dan bentuk predikatif merupakan metafora yang lebih sering digunakan oleh penulis dari artikel rubrik opini.  Kata kunci: Metafora, pilihan citra dan bentuk, rubrik opini harian Kompas

    RESPONS TOKOH PEREMPUAN TERHADAP IDEOLOGI PATRIARKI DALAM NOVEL ENTROK KARYA OKKY MADASARI: SUATU KAJIAN FEMINIS

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan adanya respons tokoh perempuan terhadap ideologi patriarki dalam novel Entrok karya Okky Madasari. Penelitian dilakukan dengan mencari ideologi patriarki pada lembaga-lembaga yang terdapat di dalam novel Entrok. Untuk menunjukkan adanya respons tokoh perempuan, peneliti menggunakan teori respon Stuart Hall sebagai pisau analisis yang utama. Stuart Hall membagi posisi masyarakat dalam merespons acara televisi ke dalam tiga bentuk, yakni: The Dominanthegemonic Position (Posisi Terhegemoni Secara Dominan), The Negotiated Position (Posisi Negosiasi), dan The Oppositional Code (Posisi Oposisional). Posisi masyarakat yang demikian menimbulkan respon yang berbeda-beda. Respons yang timbul, yakni respons mengalah, bekerja sama, dan melawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan pada novel Entrok mampu untuk menyuarakan perlawanannya, tetapi tidak sanggup untuk menghindar dari penindasan ideologi patriarki yang ada pada lembaga. Meskipun tokoh perempuan telah melakukan ketiga jenis respon menurut Stuart Hall, ideologi patriarki tetap tidak terkalahkan. Tokoh perempuan dalam novel ini tetap mengalami kekalahan dalam dominasi ideologi patriarki. Tokoh perempuan merespons ideologi patriarki dengan mengalah dan menyerah. Kata kunci: respons,ideologi patriarki, dan novel Entrok

    KEEFEKTIFAN KALIMAT PADA SKRIPSI MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan kalimat pada skripsi mahasiswa FIP UNJ dengan menggunakan aspek kalimat efektif, seperti aspek kelugasan, kebernalaran, kepaduan, dan kegramatikalan kalimat. Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta pada bulan Maret hingga Juni di semester genap 2014. Fokus penelitian ini adalah aspek kegramatikalan dalam membentuk kalimat efektif. Objek penelitian ini adalah skripsi mahasiswa Jurusan PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ pada tahun 2012. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini telah membuktikan bahwa kalimat efektif pada skripsi mahasiswa dihasilkan dengan terpenuhinya syarat kegramatikalan atau kaidah ketatabahasaan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 114 kalimat yang efektif dan 51 kalimat yang tidak efektif dari 165 data yang diteliti. Dalam kalimat yang efektif tersebut ditemukan aspek kalimat efektif yang paling banyak terpenuhi ialah aspek kegramatikalan dalam pembentukan kata dengan afiksasi, diikuti oleh aspek kegramatikalan dalam penyusunan kalimat berdasarkan fungsi kalimatnya. Hal itu menunjukkan bahwa aspek kegramatikalan memegang peranan yang sangat penting dalam pembentukan kalimat efektif pada skripsi mahasiswa. Sementara itu pada kalimat yang tidak efektif ditemukan aspek kepaduan dan kebernalaran sebagai dua aspek tertinggi yang tidak terpenuhi. Hal itu menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa dalam aspek kepaduan dan kebernalaran masih lemah. Kata Kunci: Kalimat, Keefektifan Kalimat, Skripsi Mahasisw

    114

    full texts

    140

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇