JURNAL ILMIAH SOCIETY
Not a member yet
203 research outputs found
Sort by
Peran Keluarga Batak Karo Dalam Melestarikan Budaya Gendang Guro-Guro Aron Di Manado Sulawesi Utara
Di Provinsi Sumatera Utara, suku Batak terdiri dari 5 sub etnis, yaitu Batak Simalungun, Batak Toba, Batak Pakpak, Batak Karo, dan Batak Mandailing. Batak Karo merupakan sub etnis yang mendiami wilayah Kabupaten Karo Sumatera Utara. Suku Karo bisa disebut suku Batak Karo. Dikarenakan banyaknya marga, kekerabatan, kepercayaan, dan geografis domisilinya yang dikelilingi oleh etnis-etnis Batak. Dari kelima sub etnis tersebut Batak Karo memiliki keunikan tersendiri, karena memiliki tradisi Gendang guro-guro aron. Fenomena yang terjadi pada saat ini adalah kurangnya kepedulian anak muda dalam melestarikan budaya Gendang Guro-Guro Aron. Hal ini dilihat di Kota Manado diikatan muda mudi suku Batak karo jarang terlihat, dan mulai hilangnya diadakan budaya gendang guro-guro aron tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Budaya Gendang Guro-Guro Aron menyatukan keluarga Batak Karo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan sebagai alat analisis penelitian ini adalah Teori Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa Budaya gendang guro-guro aron bisa memperkuat ikatan keluarga dengan adanya budaya tersebut keluarga Batak karo bisa bertemu dengan keluarga yang sudah lama tidak bertemu. Gendang gutro-guro aron dapat memberi keluarga rasa identitas dan rasa memiliki. Banyak juga dalam gendang guro-guro aron ini menjadi sumber penambah wawasan tentang budaya bagi mereka yang memang dari awal lahir dan besar di luar Sumatera Utara atau bisa dikatakan dalam perantauan juga.  Kata Kunci : Peran; Keluarga; Gendang Guro-Guro Aron
Perubahan Sosial Terhadap Budaya Masamper Ke Tarian Modern Dalam Acara Penghiburan Kedukaan Di Desa Matani Satu Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan
Ritual atau acara penghiburan kedukaan di Desa Matani Satu sudah lama dijalanin oleh masyarakat. Prosesnya adalah ketika ada peristiwa kedukaan terjadi atau ada anggota masyarakat yang meninggal dunia maka seluruh masyarakat yang ada di Desa Matani Satu baik anak muda sampai orang dewasa akan berkunjung di malam pada saat kedukaan itu terjadi atau malam berikutnya sebelum hari pemakaman. Acara penghiburan kedukaan dilaksanakan dalam maksud masyarakat setempai ikut sepenanggungan atas kejadian yang terjadi dan memiliki makna untuk menghibur dan menguatkan keluarga yang sedang berduka. Penelitian ini bertujuan untuk           mengetahui lebih jauh bagaimana Perubahan Sosial yang terjadi terhadap Budaya Masamper ke Tarian Modern dalam Acara Penghiburan Kedukaan di Desa Matani Satu, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perubahan sosial budaya masamper ke tarian modern dalam acara penghiburan kedukaan disebabkan oleh pengaruh kebudayaan masyarakat lain artinya masing-masing masyarakat memengaruhi masyarakat lainnya tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang lain itu, teknologi yang semakin canggih yang membuat masyarakat mengeksplor hal-hal baru atau mencari sesuatu yang baru untuk diperkenalkan dalam budaya masyarakat, dan kurangnya kontrol sosial dari pemerintah.  Kata Kunci : Perubahan Sosial, Budaya Masamper, Kedukaan Â
Peranan Perempuan Dalam Penjualan Kosmetik Online Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Pakuure Satu Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan
Peran perempuan dalam bisnis online di tengah pemulihan ekonomi di masa pandemi ini merupakan suatu usaha yang cukup menjanjikan. Usaha ini biasanya di tekuni oleh kaum perempuan baik dari ibu rumah tangga sampai yang masih muda. Bisnis online kosmetik dari segi marketing dan penjualan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha ini, proses marketingnya pun sangat mudah yaitu dengan memanfaatkan media sosial berupa facebook, Instagram dan aplikasi sosial lainya. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peranan perempuan penggerak ekonomi keluarga di masa covid 19 di Desa Pakuure Satu, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan dan Untuk mengetahui penjualan kosmetik online mengentas ekonomi keluarga pada masa pandemic covid 19 di Desa Pakuure Satu, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan. Peneolitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Peranan Perempuan Penjual Kosmetik Online Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Pakuure Satu Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Peranan perempuan di Desa Pakuure Satu adalah diberdayakannya perempuan dalam hal menjual kosmetik secara online dan membantu memenuhi serta meningkakan ekonomi keluarga dimasa pandemi seperti saat ini   Kata Kunci : Peranan, Perempuan, Penjualan Kosmetik, Pandemi Â
Partisipasi Mahasiswa Asal Halmahera Utara Pada Program Vakisinasi Dalam Upaya Menanggulangi Penyebaran Covid 19 Di Kelurahan Kleak Kota Manado
Partisipasi masyarakat menjadi hal yang sentral dalam strategi WHO, keterlibatan masyarakat berfungsi untuk memaksimalkan keefektifan strategi kesiapsiagaan dan respon terhadap Covid-19 sehingga dapat mencegah penularan di tingkat masyarakat. Tetapi masih ada masyarakat yang belum percaya akan efektivitas vaksin, Hal ini disebabkan karena masih ada yang terpengaruh akan konspirasi yang beredar tentang vaksin covid 19, selain itu juga masih banyak yang menganggap bahwa vaksin bukanlah sesuatu yang penting bagi mereka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana partisipasi Mahasiswa Asal Halmahera Utara Pada Program Vaksinasi Dalam Menanggulangi Penyebaran Covid 19 di Kelurahan Kleak Kota Manado, jenis penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah metode kualitatif. Penelitian kualitatif berangkat dari fenomena tertentu yang ada pada situasi sosial tertentu. Laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut. Berdasarkan dengan hasil penelitian yang diperoleh yaitu upaya menanggulangi penyebaran covid 19 dengan ikut berpartisipasi pada program Vaksinasi covid 19 bahwa mahasiswa asal Halmahera Utara sudah ikut serta pada program vaksinasi covid 19 dengan dosis ke 2, tetapi masih ada mahasiswa asal Halmahera Utara yang belum mau divaksin covid 19 dikarenakan tidak percaya akan efektivitas dari vaksin covid 19 ini. Partisipasi lain dalam penelitian ini adalah membagikan informasi yang benar terkait vaksin covid 19, partisipasi dalam membagikan informasi mahasiswa asal Halmahera Utara sudah berpartisipasi walaupun ada beberapa orang yang belum membagikan informasi tentang vaksin covid 19 tetapi jika di persentasikan masih lebih banyak yang membagikan informasi terkait covid 19. Kata Kunci: Partisipasi, Mahasiswa, Vaksin Covid 1
Dampak Media Sosial Terhadap Penjualan Online Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Sanda Bilik Kecamatan Makale Selatan Kabupaten Tana Toraja
Media sosial merupakan media online yang mendukung interaksi sosial antar sesama pengguna. Di  tengah pandemi Covid-19 akibat pembatasan sosial para pelaku usaha memanfaatkan media sosial sebagai tempat untuk berjualan online. Hal ini juga didasarkan pada fakta bahwa banyak konsumen yang menggunakan media sosial untuk mencari produk atau barang yang dibutuhkan. Dalam menggunakan media sosial sebagai tempat untuk berjualan online tentu ada dampak yang dirasakan oleh setiap pelaku usaha maupun konsumen apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19, baik itu dampak positif maupun negatif.            Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak media sosial terhadap penjualan online pada masa pandemi covid-19 di desa Sanda Bilik kecamatan Makale Selatan kabupaten Tana Toraja. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Berdasarkan analisa data yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa, Selama pandemi covid-19 bisnis penjualan online melalui media sosial di desa Sanda Bilik sebagian besar mengalami peningkatan. Adapun dampak positif yaitu memudahkan dalam proses transaksi jual beli dan pembayaran, tidak perlu toko/gedung dalam memasarkan produk, bisa dilakukan dari rumah serta dapat menambah penghasilan bagi pelaku usaha dan dapat menambah relasi antara pelaku usaha dan konsumen. Dampak negatif yaitu jaringan yang kurang mendukung, barang yang dipesan tidak sesuai dengan yang ada pada gambar, alamat pelanggan yang sulit dijangkau, dan barang yang rusak selama diperjalanan. Kata Kunci: Dampak, Media Sosial, Penjualan Onlin
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Shopee Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Popareng Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan
Shopee adalah tempat berbelanja secara online oleh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Desa Popareng. Aplikasi shopee mudah digunakan dan bersifat praktis. Hal itulah yang membuat shopee banyak disukai oleh pengguna. Pandemi Covid-19 banyak mengubah tatanan kehidupan di masyarakat Desa Popareng salah satunya dalam hal belanja. Banyak masyarakat Desa Popareng yang dulunya melakukan kegiatan berbelanja secara langsung. Namun setelah adanya Covid-19 masyarakat desa popareng lebih memilih belanja barang dan keperluan rumah tangga dari rumah lewat aplikasi Shopee. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh Bagaimana Efektivitas Penggunaan Aplikasi Shopee Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Popareng Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan. Dari hasil penelitian terlihat bahwa Pemanfaatan teknologi dalam hal ini penggunaan aplikasi shopee mulai diminati oleh masyarakat khususnya di Desa Popareng, aplikasi shopee digunakan baik kaum muda maupun orang dewasa, karena penggunaanya yang bersifat praktis dan mudah dipelajari bagi konsumen. Minat untuk melakukan kegiatan berbelanja secara online oleh masyarakat meningkat karena dibatasi untuk melakukan banyak kegiatan diluar rumah, hal inilah yang membuat masyarakat lebih memilih untuk melakukan belanja online khususnya pada aplikasi shopee dari rumah karena lebih efisien.  Kata Kunci : Efektivitas, Aplikasi Shopee, Pandem
Kepercayaan Konsumen Terhadap Pemasaran Online (Facebook) di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kepercayaan Konsumen Terhadap Pemasaran Online (Facebook) di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, adapun juga jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori dari Pierre Bourdieu tentang modal sosial, bagaimana kepercayaan konsumen terhadap pemasaran online ini jika dilihat dari sudut pandang modal sosial yang ada, baik antara penjual dan pembeli ataupun sebaliknya. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepercayaan konsumen terhadap pemasaran online ini tidak akan pernah lepas dari yang dinamakan Modal sosial, bagaimana modal sosial ini berperan sangat penting terhadap penjualan online di Desa Pinabetengan Utara, Adapun hasil temuan dari penelitian diketahui bahwa para pembeli atau konsumen sering berbelanja pada orang yang mereka kenal saja atau memiliki hubungan/ modal sosial pada aplikasi facebook ini, alasannya ketika para konsumen berbelanja pada orang yang tidak dikenal maka resiko terjadinya penipuan serta kesalahan dalam menanggulangi permasalahan akan semakin besar. Adapun saran dari peneliti yaitu harus meningkatkan modal sosial yang ada antara penjual dan pembeli ataupun sebaliknya,karena dizaman teknologi ini juga para konsumen bukan hanya melihat dari segi pelayanannya tapi juga yang dilihat adalah bagaimana background atau latar belakang modal sosial yang ada, perluaslah hubungan modial sosial lewat memperluas jaringan dan relasi yang ada.   Kata Kunci : Kepercayaan, Konsumen ,Pemasaran Online, Aplikasi Faceboo
Peran Media Sosial Dalam Mempererat Interaksi Antar Keluarga Di Desa Esandom Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Minahasa Tenggara
Lahir dan berkembangnya teknologi informasi membawa sebuah perubahan dalam masyarakat. Dengan adanya teknologi informasi, perilaku masyarakat mengalami perubahan. Salah satu jenis teknologi informasi yang mengalami perkembangan yang cukup pesat adalah media social.  Media sosial ini memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan :  untuk mengetahui : Peran Media Sosial dalam Mempererat Interaksi antar Keluarga di Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif. Sedangkan teknik analisis Data yang digunakan  mengambil petunjuk dari Moleong (2007) tentang Metode Penelitian Kualitatif, yakni menyangkut Reduksi Data, Display Data dan penarikan Kesimpulan.  Dari hasil penelitian membuktikan bahwa kehadiran media sosial dalam kehidupan masyarakat di Desa Esandom ini sangat berperan dalam interaksi antar masyarakat terlebih interaksi antar anggota keluarga. Kehadiran media sosial ini semakin mempermudah interaksi antar anggota keluarga. Salah satu peran media sosial dalam interaksi masyarakat di Desa ini adalah mempererat interaksi antar anggota keluarga. Kata kunci: Media Sosial, Interaksi Antar Keluarga
Perilaku Konsumtif Dan Kehidupan Sosial Ekonomi Mahasiswa Rantau (Studi Kasus Mahasiswa Toraja Di Universitas Sam Ratulangi Manado
Perilaku konsumtif adalah perilaku individu yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosiologis di dalam kehidupannya yang dituntut untuk mengkonsumsi secarah berlebihan atau pemborosan dan tidak terencana terhadap barang dan jasa yang kurang atau bahkan tidak perlu. Gaya hidup konsumtif meliputi seluruh kelompok remaja termasuk mahasiswa. Seperti yang terjadi pada mahasiswa asal Toraja di Universitas Sam Ratulangi Manado yang cenderung berbelanja tanpa memperhatikan kebutuhan atau hanya untuk keinginan saja. Karena tidak semua mahasiswa berperilaku demikian, sehinggah peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana perilaku konsumtif dan kehidupan sosial ekonomi mahasiswa asal Toraja di Universitas Sam Ratulangi Manado. Status sosial ekonomi orang tua berpengaruh pada perilaku konsumsi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa mahasiswa yang mendapatkan uang saku tidak banyak akan lebih mempertimbangkan dalam berbelanja dan mengkonsumsi suatu barang sedangkan mahasiswa dengan uang saku yang lebih akan memanfaatkannya dengan sering berbelanja ketika melihat ada potongan harga, barang menarik, ataupun adanya iming-iming dari temannya. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumtif terjadi karena adanya kecenderungan berbelanja yang berlebihan, adanya ketertarikan, untuk kebutuhan konsumsi setiap hari, ikut-ikutan dengan teman, adanya potongan harga, membeli barang karena trend dan untuk bersenang-senang. Keyword : Perilaku Konsumtif, Mahasiswa, Peranta
Upaya Pedagang Online Dalam Meningkatkan Pemasaran Melalui Aplikasi Facebook Di Desa Ranoiapo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan
Melihat perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini, maka para penjual maupun itu pembeli tidak perlu kesusahan ataupun kesulitan untuk dapat mencari produk yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Penjualan maupun pembelian online terlebih dalam menggunakan aplikasi memang sudah banyak memberikan peluang bagi setiap pebisnis dalam usaha dengan menjual produk baik itu pakaian, kosmetik, makanan dan berbagai macam produk lainnya. Saat ini juga bisnis online melalui aplikasi facebook sudah banyak digunakan oleh para pengusaha-pengusaha untuk meningkatkan pemasaran produk yang mereka tawarkan, karena saat ini sudah banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi facebook baik itu anak-anak bahkan sampai kepada orang tua. Dalam meningkatkan produk pemasaran adalah suatu tujuan bagi para pebisnis, karena hal ini menjadi fokus tujuan yang mereka utamakan. Hal tersebut dikarenakan berkembangnya bisnis, juga tergantung pada tingkat penjualannya termasuk pemasaran online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pedagang online dalam meningkatkan pemasaran melalui aplikasi facebook di Desa Ranoiapo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan, jenis penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah metode kualitatif. Penelitian kualitatif berangkat dari fenomena tertentu yang ada pada situasi sosial tertentu. Laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut. Berdasarkan dengan hasil penelitian upaya yang dilakukan oleh pedagang online untuk meningkatkan pemasaran yaitu sebagian besar pedagang melakukan berbagai macam upaya untuk meningkatkan pemasaran mulai dari pengembangan inovasi dengan membuat berbagai macam produk agar terlihat menarik bagi masyarakat. Bahkan dalam meningkatkan pemasaran para pedagang online selalu menjaga kualitas barang atau produk yang ditawarkan, karena ketika kualitas produk yang mereka pasarkan itu bagus akan menarik perhatian masyarakat khususnya pengguna aplikasi facebook. Kata Kunci: Pedagang Online, Meningkatkan Pemasaran, FacebookÂ