Jurnal Kesehatan Medika Saintika
Not a member yet
    301 research outputs found

    Pengaruh Terapi Suportif Terhadap Penurunan Ansietas Pada Narapidana Remaja Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Padang

    Get PDF
    Kenakalan pada remaja sering kali berurusan dengan masalah hukum yang mengakibatkan remaja mengalami masalah psikososial yaitu ansietas, ansietas yang dialami remaja di rumah tahanan disebabkan kekhawatiran terhadap masa depan baik dari sisi pendidikan maupun pekerjaan dan stigma dari masyarakat terhadap mantan narapidana yang menyebabkan kualitas hidup remaja menurun. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah ansietas tersebut adalah dengan terapi suportif, terapi supotif merupakan terapi yang menjelaskan kepada remaja tentang respon koping biopsikososial, mengenal respon koping dan menggunakan sumber-sumber koping untuk mengatasi ansietas yang dialami sehingga ansietas dapat dicegah dan dikurangi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Terapi Suportif terhadap penurunan ansietas pada narapidana remaja di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Padang. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi Eksperiment dengan rancangan pre and post test design with control dengan pendekatan two group pretest-Posttest Design dengan 30 responden terdiri dari 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah HARS (Hamilton Anxiety Rating scale) untuk mengukur tingkat kecemasan dan terapi suportif dengan 4 sesi dilakukan selama 4 minggu. Karakteristik dan tingkat ansietas remaja dianalisis menggunakan uji independent t-test, chi-square. Hasil penelitian menunjukkan menurunnya tingkat kecemasan narapidana remaja pada kelompok intervensi dan kontrol yaitu masing-masing sebesar 1,53 dan 2,40. Berdasarkan uji t-test diperoleh nilai p-value 0,000 pada kelompok intervensi dan nilai p-value 0,019 pada kelompok kontrol, kesimpulan (p<0,05) artinya terdapat penurunan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi suportif yang paling bermakna pada kelompok intervensi dibandingkan kontrol.Kata Kunci: Remaja, Ansietas, Terapi Suporti

    ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUNGAI DAREH TAHUN 2020

    Get PDF
    Rekam medis digunakan untuk menilai mutu dari suatu rumah sakit, hal ini dapat dilihat dari bagaimana rumah sakit mampu menyelenggarakan pelayanan rekam medis yang baik, lengkap dan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap di RSUD Sungai Dareh Tahun 2020. Penelitian ini adalah kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggali informan dari petugas rekam medis, dokter dan perawat yang berjumlah 11 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, telaah dokumen dan wawancara mendalam. Pengolahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Rekaman hasil wawancara mendalam dibuat dalam bentuk transkip dan dianalisis serta diinterpretasikan dalam bentuk hasil penelitian. Hasil penelitian didapatkan tenaga rekam medis sudah mencukupi, namun permasalahannya tenaga yang ada belum ditempatkan pada posisinya secara profesional. Dana rekam medis dari rumah sakit sudah mencukupi sepenuhnya. Sudah ada SOP dalam penyelenggaraannya, namun belum berjalan sesuai yang diharapkan. Alat dan bahannya sudah memadai. Sarana dan prasarana belum memadai. Pendaftaran pasien terkendala data pasien yang tidak lengkap. Pengisian rekam medis belum lengkap dan jelas. Analisis isi rekam medis belum dilakukan. Pelaporan sudah berjalan dengan baik. Kelengkapan pengisian berkas rekam medis belum berjalan sesuai dengan SPM. Disarankan rumah sakit dapat melaksanakan rekam medis pasien sesuai dengan SOP dan untuk tenaga rekam medis perlu di optimalkan

    KELENGKAPAN RESUME MEDIS DAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS KLAIM BPJS RAWAT INAP DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG, INDONESIA

    No full text
    Resume medis dan keakuratan kode diagnosa adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari klaim BPJS rawat inap. Jumlah pending klaim BPJS rawat inap RSUP Dr. M. Djamil Padang per bulan berkisar 170 berkas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelengkapan resume medis dan keakuratan kode diagnosa klaim BPJS rawat inap. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode observasi wawancara. Informan berjumlah 9 orang. Metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam (Indepth Interview), observasi lapangan dan telaah dokumen. Analisa data menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan komponen input menunjukan tenaga pengisian resume medis adalah dokter residen, tenaga coder adalah lulusan D3 Rekam, sarana dan prasarana untuk kelengkapan resume medis masih kurang, sedangkan untuk pengkodean sudah mencukupi, SOP secara tertulis sudah ada namun tidak tersebar di semua bagian. Untuk komponen proses kelengkapan resume medis masih ada kekurangan, untuk pengkodean masih ada tenaga coder yang melakukan pengkodean tanpa merujuk ICD 10 dan ICD 9 CM. Validasi resume medis dan validasi kode diagnosa dilakukan oleh case manager. Analisis Kelengkapan Resume Medis dan Keakuratan Kode Diagnosa di RSUP Dr. M. Djamil Padang belum terlaksana berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang YR.01.01/XVI.I/204/2018 dan PMK no 76 tahun 2016. Diharapkan RSUP Dr. M. Djamil Padang dapat memperhatikan dokter dan coder mulai dari kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan yang berlaku, agar kelengkapan resume medis dan keakuratan kode diagnosa bisa tercapai sesuai harapan

    KONSELING KALORI TERHADAP KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS ANDALAS PADANG

    Get PDF
    Kondisi hiperglikemia atau peningkatan kadar glukosa dalam darah diatas batas normal yang menjadi tanda khas penyakit Diabetes Mellitus. Penyakit DM tipe 2 merupakan penyakit metabolisme yang diakibat oleh tubuh kekurangan hormon insulin yang berfungsi sebagai pengatur kadar gula darah. Penatalaksanaan pengendalian kadar glukosa darah dapat dilakukan dengan optimalisasi pengendalian  metabolisme  yaitu dengan memaksimalkan  pengelolaan diet yang baik dan seimbang tentang asupan kalori pada penderita DM tipe 2 sehingga kadar glukosa darah dapat dikendalikan. Salah satu bentuk pengelolaan diet dengan pendekatan edukasi yang diberikan melalui konseling kalori pada penderita DM. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh konseling kalori terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan  metode quasi eksperiment dan pendekatan one group pre and posttest, dengan penelitian dilakukan dengan pengukuran kadar glukosa darah dilakukan 2 kali yaitu pertama sebelum intervensi, setelah itu dilakukan intervensi dengan konseling kalori setelah itu dilakukan pengukuran kadar gula darah kedua. Rata –rata kadar glukosa dara pre test yaitu 177,7 mg/dl dan post test 138,7 mg/dl. Hasil uji statistik paired t test di dapatkan nilai p value 0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang bermakna antara kadar glukosa darah responden pre test dengan post test konseling kalori pasien DM tipe 2. Diharapkan peran dari tenaga kesehatan dalam pemberian edukasi yang maksimal pada pasien dan keluarga yang menderita DM tipe 2 terutama dalam pengendalian gula darah khususnya terkait dengan asupan kalori yang menjadi salah satu perhatian penting dalam penalaksanaan pasien DM tipe 2

    HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER

    Get PDF
    Penyakit jantung koroner terjadi karena penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah arteri koroner akibat pengendapan lemak dan kolestrol sehingga aliran darah ke jantung menjadi terhambat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang. Desain penelitian adalah cross sectional. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling sebanyak 96 orang pasien yang berkunjung ke Poliklinik Jantung RSUP Dr. M. Djamil. Pengumpulan data dilakukan dengan questioner pada 29 Agustus 2019, data di olah menggunakan SPSS dengan uji  chi square. Hasil penelitian diketahui 60,4% responden memiliki penyakit jantung koroner, 54,2% tidak sering mengkonsumsi karbohidrat, 52,1% tidak sering mengkonsumsi protein, 53,1% tidak sering mengkonsumsi lemak, 54,2 responden sering mengkonsumsi serat, 54,2% responden tidak sering mengkonsumsi kolesterol, 79,2%  memiliki aktivitas fisik sedang. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan yg signifikan antara konsusmi karbohidrat (p value=0,04), dan tidak ada hubungan antara aktivitas fisik (p value= 0,09) dengan penyakit jantung koronr. Dapat disimpulkan secara statistik ada hubungan antara pola makan dengan penyakit jantung koroner, namun tidak ada hubungan dengan aktivitas fisik. Diharapkan perlu untuk mengatur pola makan dan melakukan aktivitas fisik secara teratur, terutama bagi orang yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner.Kata kunci : Jantung; pola makan; aktivitas fisi

    THE INFLUENCE OF HEALTH EDUCATION ABOUT PLASTIC CODES ON THE USE OF PLASTIC CONTAINERS IN HOUSEWIVES

    Get PDF
    The use of plastic is quite popular among the people. Most of the housewives use plastic as a container for food and drinks in their daily life. This is because plastics have superior properties such as being strong but light, not rusting, being thermoplastic, which can be bonded using heat. However, behind the advantages of plastic, there are also disadvantages of plastic, including it is not heat resistant, is toxic and can cause health problems. This study aims to analyze the effect of health education on plastic codes on the use of plastic containers among housewives. This type of research is a quantitative study with a quasi-experimental design through a one group pre-test post-test approach. The number of samples in this study were 43 people with total sampling technique. The analysis to be carried out is the paired two-sample Wilcoxon test to test the mean difference in the pre-post design, with a confidence level of 95% (α ≤ 0.05). The results showed the distribution of the use of plastic containers prior to the health education intervention (pretest), there were 38 respondents (88.4%) who did not use plastic containers according to the code and 5 respondents (11.6%) who used plastic containers according to the code. After the health education intervention there were 12 respondents (27.9%) who did not use plastic containers according to the code and 31 respondents (72.1%) who used plastic containers according to the code, this means that the use of plastic containers for respondents after being given health education has increased. . The results of the Wilcoxon test can be concluded that there is an effect of health education on the use of plastic containers for housewives (p-value = 0.000 <α = 0.05). With the results of this research, it is hoped that it will be able to increase the insight of housewives to be more careful in choosing a container to be used as a place for food and drinks to prevent health problems and be an initial step in improving the health status of families and communities

    PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN POST OP FRAKTUR DI BANGSAL BEDAH RS Dr REKSODIWIRYO PADANG

    Get PDF
    Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas tulang yang disebabkan oleh trauma langsung atau tidak langsung, Menurut WHO (World Health Organitation) tahun 2016 lebih dari 8 jiwa meninggal dunia karena fraktur. Penatalaksanaan fraktur dengan pembedahan dapat menyebabkan trauma jaringan yang menimbulkan nyeri. Salah satu terapi nonfarmakologi mengurangi nyeri dengan terapi music klasik.Penelitian ini bertujuan  mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat nyeri pada pasien post op fraktur di bangsal bedah RS. Dr Reksodiwiryo padang.Penelitian  menggunakan metode Pra-Eksperimen design dengan One Group Design yaitu Pretest dan postest. Penelitian dilaksanakan di bangsal bedah RS Dr Reksodiwiryo Padang. Populasi pasien post op fraktur di bangsal bedah RS Dr Reksodiwiryo Padang. Sampel diambil secara Purposive Sampling dengan 16 orang responden. Analisa data  univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxson.Hasil penelitian didapatkan univariat (pretest) adalah 7 dan (postest) adalah 5, bivariat dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai Z=-3,552a (p<0,05) dan nilai Asym. Sig (2-Tailed) = 0,000 (p<0,05), hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat nyeri pada pasien post op fraktur. Tenaga kesehatan disarankan memotivasi pasien post op fraktur menggunakan terapi musik klasik (antara Anyer dan Jakarta, Hilang Permataku, Sepanjang Jalan Kenangan, My Hearth Go On, Mozart) sebagai pengobatan alternatif untuk mengurangi nyeri

    DETERMINAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI OLEH WANITA MENIKAH DI SUMATERA BARAT

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendapatan, pendidikan, kemiskinan dan jumlah tenaga medis terhadap penggunaan alat kontrasepsi oleh wanita menikah di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan data panel pada 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat dari tahun 2015-2019. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi Panel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendapatan, pendidikan dan jumlah tenaga medis berpengaruh signifikan terhadap penggunaan alat kontrasepsi oleh wanita menikah di Sumatera Barat. Sedangkan faktor kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan alat kontrasepsi oleh wanita menikah di Sumatera Barat. Berdasarkan kondisi tersebut diharapkan kepada pemerintah agar dapat menjaga pendapatan dan pendidikan masyarakat serta menjamin ketersediaan tenaga medis yang berkualitas agar penggunaan alat kontrasepsi di Sumatera Barat dapat dioptimalkan

    IDENTIFIKASI KUARSETIN DENGAN TEKNIK KLT DAN HPLC PADA ALOE VERA BARBADENSIS MILLER

    Get PDF
    Kuarsetin adalah senyawa flavonoid agen potensial anti inflamasi yang terkandung dalam Aloe vera. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kadar kuarsetin pada lidah buaya barbadensis miller. Penelitian menggunakan hanya eksperimental post test, pada ekstrak Aloe vera barbadensis miller yang tumbuh di kota Padang, dengan pelarut n-hexane. Teknik yang menggunakan KLT sebagai kuantitatif dan menunjukkan HPLC sebagai kuantitatif. Hasil penelitian KLT menunjukkan bahwa kuarsetin positif dengan sinar UV 254 nm, pada Rf 1 = 0,53, Rf 2 = 0,68, Rf 3 = 0,75, Rf 4 = 0,84, Rf 5 = 0,99. Kuarsetin positif pada sinar UV 365 nm, pada Rf 1 = 0,53. Bercak noda pembanding positif pada DPPH Rf = 0,53. Hasil HPLC menunjukkan kadar kuarsetin sebesar 0,003%. Kesimpulan: Penghilang lidah buaya barbadensis mengandung senyawa kuarsetin yang memiliki daya antioksidan sebesar 0,003% .

    Sistematik Review : Pengaruh Pemberian Madu Terhadap Luka Bakar pada Pasien Kanker dengan Radioterapi

    Get PDF
    Pendahuluan : Kanker merupakan penyakit kelainan sel yang menyumbang angka mortalitas yang tinggi. Salah satu penatalaksanaan medis yang dilakukan adalah radioterapi karena dinilai minim komplikasi. Radioterapi sendiri merupakan terapi pemberian sinar dengan dosis tertentu untuk menekan perkembangan sel ganas dan menyelamatkan sel yang sehat. Keluhan pasien selama radioterapi adalah luka bakar. Perawatan luka bakar secara konvensional belum efektif untuk kesembuhan luka bakar. Tujuan Penelitian : Mengeksplorasi riset terkait pengaruh pemberian madu terhadap luka bakar pada pasien kanker dengan radioterapi. Bahan dan Metode : Pencarian artikel menggunakan media elektronik yang merujuk pada kata kunci yang spesifik pada 4 database jurnal terpublikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis Joanna Briggs Institute sehingga didapatkan 8 jurnal yang dianalisis. 4 artikel dari Pubmed, 1 artikel dari Sage, 2 artikel dari Science Direct, dan 1 artikel dari Semantic Scholar. Hasil Penelitian : Sebagian besar artikel menyebutkan pemberian madu sangat baik untuk kemajuan kesembuhan luka bakar paska radioterapi. Kesimpulan : Pemberian madu mempercepat proses kesembuhan luka bakar paska radioterapi karena madu memiliki kandungan asam tinggi yang berpengaruh terahadap koloni bakteri sehingga mencegah inflamasi memanjang, madu bersifat moisturizing sehingga menjadi protek bagi sel kulit sakit, dan madu kaya nutrisi kulit yang akan mempercepat proses epitelisasi, granulasi dan maturasi

    244

    full texts

    301

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Medika Saintika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇