Jurnal Kesehatan Medika Saintika
Not a member yet
301 research outputs found
Sort by
Comparison glucose levels in capillaries and veins using glukometer in people with diabetes mellitus at community the geringging district the pariaman
Non-communicable diseases have now become a serious threat to global health, including diabetes. in reports from Sungai Geringging Public Health Center in 2020 the prevalence of diabetes mellitus was 450 people. Checking blood sugar levels in diabetic patients should be done regularly. Examination of blood glucose levels using the glucose oxidase method, examination materials in the form of venous blood and capillary blood. This study aims to determine the comparison of glucose levels in capillary and venous blood using a glucometer in patients with diabetes mellitus.This type of quantitative research was carried out at Sungai Geringging Public Health Center, Padang Pariaman Regency, and carried out in February 2021. The population of patients who did blood glucose checks with a sample of 81 people. Data analysis was univariate and bivariate using a t-test.The results of capillary blood glucose levels were 203.507 mg/dl, glucose levels in venous blood were 199.753 mg/dl. There is a difference in glucose levels in venous blood and capillary blood in respondents with v = 0.005 (α = 0.05). It was concluded that there was a difference in blood glucose levels in venous blood and capillary blood. It is recommended to increase the number of samples so that the accuracy of the research results can be maximized in further research.Non-communicable diseases have now become a serious threat to global health, including diabetes. in Reports from Sungai Geringging Public Health Center in 2020 the prevalence of diabetes mellitus was 450 people. Checking blood sugar levels in diabetic patients should be done regularly. Examination of blood glucose levels using the glucose oxidase method, examination materials in the form of venous blood and capillary blood. This study aims to determine the comparison of glucose levels in capillary and venous blood using a glucometer in patients with diabetes mellitus. This type of quantitative research was carried out at Sungai Geringging Public Health Center, Padang Pariaman Regency, and carried out in February 2021. The population of patients who did blood glucose checks with a sample of 81 people. Data analysis was univariate and bivariate using a t-test. The results of capillary blood glucose levels were 203.507 mg/dl, glucose levels in venous blood were 199.753 mg/dl. There is a difference in glucose levels in venous blood and capillary blood in respondents with v = 0.005 (α = 0.05). It was concluded that there was a difference in blood glucose levels in venous blood and capillary blood. It is recommended to increase the number of samples so that the accuracy of the research results can be maximized in further research
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KOMIK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG HIV/AIDS DI SMP N 45 KABUPATEN SIJUNJUNG
ABSTRAK HIV/AIDS adalah permasalah kesehatan yang menjadi tantangan diseluruh dunia, termasuk Indonesia. Angka kejadian HIV tahun 2018 di Indonesia 630.000 kasus, Sumatera Barat terdapat 624 kasus. dan Kabupaten Sijunjung sebanyak 25 kasus. Pada tahun 2019 terdapat kasus baru pada remaja berusia 18 tahun di Sijunjung. Rendahnya pengetahuan salah satu penyebab penularan HIV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengunaan media komik terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS di SMPN 45 Sijunjung. Jenis penelitian adalah pre eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Populasi penelitian adalah siswa SMPN 45 Sijunjung yang berjumlah 76 orang. Jumlah sampel sebanyak 22 orang yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Uji Paired-Sampel t-Test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata pengetahuan siswa sebelum intervensi 10,41 dan sesudah intervensi 13,23. Hasil analisis pengaruh media komik terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS didapatkan p value = 0,000 (p value < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh komik terhadap tingkat pengetahuan siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa dan remaja tentang HIV/AIDS sehingga dapat mencegah penularan HIV/AIDSKata kunci : Komik; pengetahuan; dan HIV/AIDS ABSTRACTHIV/AIDS is a health problem that is a challenge throughout the world, including Indonesia. The 2018 HIV incidence rate in Indonesia was 630,000 cases, West Sumatra there were 624 cases. and Sijunjung District with 25 cases. In 2019 there was a new case of an 18 year old teenager in Sijunjung. Low knowledge of one of the causes of HIV transmission. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of comic media in increasing students' knowledge of HIV / AIDS at Junior High School 45 Sijunjung. This type of research is a pre-experiment with a one group pretest posttest design. The study population was 76 students of Junior High School 45 Sijunjung. The number of samples was 22 people who were selected using purposive sampling technique. Data analysis was performed by using Paired-Sample t-Test. The results showed that the average knowledge of students before the intervention was 10,41 and after the intervention was 13,23. The results of the analysis of the effect of comic media on students' knowledge level about HIV / AIDS obtained p value = 0.000 (p value <0,05). This shows that there is an effect of comics on the level of student knowledge. The results of this study are expected to increase the knowledge of students and adolescents about HIV / AIDS so that it can prevent HIV / AIDS transmission.Keywords : Comic; knowledge; and HIV/AID
Pengaruh Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Buah Delima (Punica granatum L.) dengan Batang Sereh (Cymbopogon citratus) Terhadap Bakteri Escherichia coli ATCC 8739
Escherichia coli merupakan salah satu bakteri yang banyak ditemukan dimasyarakat sebagai penyebab penyakit infeksi. Beberapa strain bakteri ini terbukti mengalami resisten terhadap antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit buah delima dan batang sereh terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 8739 serta pengaruhnya jika dikombinasikan. Aktivitas antibakteri ekstrak tanaman uji dengan metode mikrodilusi dan difusi agar dilakukan untuk mengetahui nilai konsentrasi hambat minimum (KHM) dan konsentrasi bunuh minimum (KBM). Kemudian dilakukan pengujian kombinasi tanaman uji dengan metode difusi pita kertas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit buah delima dan batang sereh memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 8739. Nilai KHM ekstrak etanol kulit buah delima terhadap bakteri uji lebih rendah dibanding dengan ekstrak etanol batang sereh. Kombinasi ekstrak etanol kulit buah delima dan batang sereh terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 8739 menunjukkan efek yang aditif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi ekstrak etanol kulit buah delima dan ekstrak etanol batang sereh terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 8739 dapat memberikan efek aditif.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
ABSTRAKMenurut World Health Organization (WHO) tahun 2018 lebih dari 40% ibu hamil yang ada di dunia mengalami anemia. Sebanyak 35%-75% ibu hamil di negara berkembang dan 18% di negara industri mengalami anemia (WHO, 2018). Di Indonesia prevalensi anemia pada kehamilan masih tinggi yaitu sekitar 89,6% dari jumlah kehamilan sebanyak 1,5 juta wanita hamil (Proverawati, 2017). Hasil laporan Puskesmas Air Dingin Padang tahun 2019, terdapat jumlah ibu hamil yang anemia sebanyak 343 orang (66,9%) dari jumlah ibu hamil sebanyak 513 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Padang. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Padang pada tanggal 11 – 23 Mei 2020. Populasi adalah seluruh ibu hamil TM II dan III yang berada di Kelurahan Air Dingin Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Padang berjumlah 40 orang dengan sampel diambil secara accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran Hb, kemudian data dianalisa secara univariat dan analisa bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan (52,5%) ibu hamil mengalami anemia, (50,0%) ibu memiliki pola makan kurang, dan ada hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai (p value = 0,025). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola makan berhubungan dengan kejadian anemia, maka diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya tenaga bidan di puskesmas agar meningkatkan penyuluhan dan pelayanan dalam memberikan informasi terhadap ibu hamil waktu melakukan kunjungan kehamilan tentang anemia pada kehamilan dan cara pencegahan anemia.Kata kunci : Pola makan – Kejadian anemia ABSTRACTAccording to the World Health Organization (WHO) in 2018 more than 40% of pregnant women in the world experience anemia. As many as 35% -75% of pregnant women in developing countries and 18% in industrialized countries experience anemia (WHO, 2018). In Indonesia, the prevalence of anemia in pregnancy is still high, namely around 89.6% of the total pregnancies of 1.5 million pregnant women (Proverawati, 2017). The results of the 2019 Padang Cold Water Health Center report, there were 343 pregnant women (66.9%) of the 513 pregnant women. The purpose of this study was to determine the relationship between diet and anemia incidence in pregnant women in the working area of Air Cold Padang Public Health Center. This type of research is analytic with a cross sectional research design which was carried out in the working area of Puskesmas Air Cold Padang on 11-23 May 2020. The population was all TM II and III pregnant women who were in Air Cold Village, the Air Cold Padang Public Health Center Work Area, amounting to 40. people with samples taken by accidental sampling. The data were collected using a questionnaire and Hb measurement, then the data were analyzed by univariate and bivariate analysis using the chi-square test. The results showed (52.5%) pregnant women had anemia, (50.0%) mothers had a poor diet, and there was a relationship between diet and the incidence of anemia in pregnant women with a value (p value = 0.025). From the results of the study it can be concluded that diet is related to the incidence of anemia, so it is hoped that health workers, especially midwives at health centers, to improve counseling and services in providing information to pregnant women during pregnancy visits about anemia in pregnancy and how to prevent anemia.Key words: Diet - Incidence of anemia
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI REMAJA DI SMA N 12 PADANG TAHUN 2015
Menurut penelitian Cakir M et al pada tahun 2007 menemukan 31,2% remaja di Turki mengalami ketidakteraturan pola menstruasi. Perbedaan panjangnya pola menstruasi antar wanita biasanya disebabkan karena status gizi, tidak seimbangnya hormon estrogen, progesteron, LH dan FSH karena suatu penyakit, maupun stress. Dari survey awal yang dilakukan ditemukan 5 orang siswi mengalami siklus menstruasi teratur dengan status gizi normal ( IMT ≥18,5-25,0) dan 5 orang mengalami siklus menstruasi tidak teratur dengan status gizi tidak normal (IMT, 25,0). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dengan keteraturan siklus menstruasi pada siswi remaja di SMA N 12 Padang. Desain penelitian yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional. Di mana variabel independen dalam penelitian ini adalah status gizi, sedangkan variabel dependen adalah keteraturan siklus menstruasi.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X dan kelas XI. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling dengan sampel dalam penelitian ini sebanyak 186 orang responden. Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan siswi remaja yang memiliki status gizi tidak normal sebanyak 48 orang (25,8%), siswi remaja yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur sebanyak 57 orang (30,6%). Ada hubungan bermakna antara status gizi dengan keteraturan siklus menstruasi pada siswi remaja di SMAN 12 Padang dengan nilai p = 0,000 ( p < 0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara status gizi dengan keteraturan siklus menstruasi pada siswi remaja di SMAN 12 Padang. Saran untuk remaja putri agar lebih menjaga status gizi dan memelihara kesehatan reproduksinya agar siklus menstruasi mereka menjadi teratur.Kata Kunci : Status Gizi, Siklus Menstruasi, Remaja Putr
PENGARUH PEMBERIAN SEDIAAN SERBUK KERING JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) TERHADAP KOLESTEROL TOTAL
Red ginger ( Zingiber officinale) as traditional medicine is assumed affecting the lipid profile of patients with dyslipidemia. Dyslipidemia is a risk factor of several degenerative diseases. The research is a clinical trial in eligible 33 patients. The Inclusion criteria were dyslipidemia with diabetes mellitus patients in age range 30-60 years. The Exclusion criteria were the presence of gastric irritation, hypothyroidism, impaired of liver function; kidney; and heart, pregnant woman and breast feeding mother. The treatment group received 3 grams dried red ginger powder per day for 30 days without standard drug therapy. The control group was not given any treatment. Both groups examined on the total cholesterol levels before and after the study. Changes in the total cholesterol levels before and after study were tested by independent sample test with a significance value of p <0.05. The research concluded that the dried red ginger powder significantly affect total cholesterol (p = 0.000) that was shown by average difference value was 57.489 mg/ dL
PENGARUH COOL PACK (KOMPRES DINGIN) TERHADAP NYERI SAAT PEMASANGAN INFUS PADA ANAK DI RUMAH SAKIT
Terapi intravena merupakan jenis terapi yang banyak diberikan pada pasien anak yang dirawat dengan pemasangan infus. Pemberian terapi ini akan menimbukan ketidaknyaman terhadap anak dengan memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah anak yang dapat mengakibatkan nyeri. Sehingga jarum suntik umumnya ditakuti/dibenci oleh anak-anak saat dirawat di rumah sakit. Nyeri yang tidak ditangani dapat menimbulkan dampak yang merugikan bagi anak antara lain ansietas, kesulitan tidur, ketidakberdayaan dan keputusasaan. Sehingga perlu terapi pendamping dengan Cool Pack (kompres dingin) merupakan salah satu tindakan keperawatan yang mampu mengurangi nyeri dengan memberikan efek anestesi lokal pada area yang akan di pasang infus. Penelitian ini bertujuan mempelajari Pengaruh cool pack (kompres dingin) terhadap nyeri Saat Pemasangan Infus pada anak.Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experiment dengan pendekatan Two Group Posttes design. Penelitian ini dilakukan pada anak sebelum pemasangan infus dengan memberikan kompres dingin di area pemasangan infus dengan kelompok intervensi 15 responden dan kontrol 15 responden. Pengukuran nyeri menggunakan lembar observasi Face, Legs, Activity, Cry and Consolability (FLACC) scala. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji statistik t-indenpenden. Luaran yang direncakanan adalah artikel ilmiah di muat di jurnal internasional, jurnal terakreditasi nasional terindeks dan pembuatan draf buku ajar yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran keperawatan medikal bedah. Tingkat Kesiapan Teknologi dalam penelitian ini adalah 3 dengan pembuktian konsep tentang Cool Pack (kompres diri terhadap nyeri saat pemasangan infus. Hasil penelitian diperoleh rata-rata skala nyeri kelompok intervensi pemberian cool pack adalah 3,93 dengan standar deviasi 1,033, Sedangkan pada kelompok kontrol dengan intensitas nyeri adalah 7,40 dengan standar deviasi 1,242 . Sehingga didapatkan pengaruh Cool Pack pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai P value 0,000. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh cool pack (kompres dingin) Terhadap Nyeri saat pemasangan infus pada anak.Kata Kunci : Nyeri ; Pemasangan infus; Cool Pack (Kompres Dingin
Efektifitas Baby Massage Dengan Aroma Terapy Lavender Terhadap Kualitas Tidur Bayi di PMB Kota Padang
Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar setiap manusia, baik untuk kebutuhan fisik maupun kebutuhan mental. Pada saat tidur terjadi proses restorative (memperbaiki) kembali organ-organ tubuh. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tidur tersebut adalah dengan pijatan. Bayi yang dipijat akan dapat tidur dengan lelap, sedangkan pada waktu bangun, daya konsentrasinya akan lebih penuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektifitas Baby Message dengan Aroma terapy Lavender terhadap kualitas Tidur Bayi Di PMB Kota Padang.Hasil penelitian dengan Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan Pretest dan Posttest pada kelompok intervensi yakni terjadi peningkatan kualitas tidur bayi setelah perlakuan yaitu terjadi perbedaan mean Pretest 2,40 dan mean Posttest 4,27 dengan hasil P = 0,0001 < 0,05 Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan pada kelompok yang diberikan perlakuan pijat dengan aroma terapiDisarankan kepada petugas kesehatan untuk bisa menambah sumber informasi dalam pengembangan ilmu kebidanan khususnya baby massage pada peningkatan kualitas tidur bayi
EFEKTIFITAS APLIKASI ZOOM CLOUD MEETING DALAM PEMBELAJARAN DARING
Saat ini teknologi informasi menawarkan metode pendidikan baru yang dinamakan metode e-learning. Paradigma sistem pendidikan yang semula konvensional beralih menjadi sistem pendidikan jarak jauh, ruang dan waktu.. Zoom Meeting sendiri merupakan sebuah media pembelajaran menggunakan vidio. Dari semua lietratur mengindikasikan bahwa tidak semua peserta didik akan sukses dalam pembelajaran online, hal itu disebabkan karena perbedaan faktor lingkungan belajar dan karakteristik peserta didik. Salah satu keberhasilan dalam pembelajaran adalah terkait dengan motivasi yang dimiliki mahasiwa bahwa motivasi adalah sebuah kontruksi teoritis untuk menjelaskan inisiasi, arah, intensitas, ketekunan, dan kualitas perilaku,terutama perilaku yang diarahkan pada tujuan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan penggunaan Aplikasi Zoom Clout Meeting sebagai pembelajaran berbasis online dengan motivasi belajar mahasiswa keperawatan STIKes Awal Bros Batam Tahun 2020. Rancangan penelitian korelasi analitik pengambilan data dilakukan secara cross sectional, menggunakan Total sampling dengan jumlah 56 Responden uji statistik pada penelitian ini dengan chi square. Hasil penelitian ini p value 0,016 (<0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan aplikasi Zoom Cloud Meeting sebagai pembelajaran berbasis online dengan motivasi belajar mahasiswa keperawatan STIKes Awal Bros Batam Tahun 2020. Mahasiswa dapat meningkatkan motivasi belajar online dirumah selagi masa pandemi ini
PENGARUH STATUS GIZI PRAKONSEPSI DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI PADA IBU BERSALIN DI KOTA PADANG
Indonesia saat ini masih banyak masalah kesehatan yang terjadi pada perempuan seperti Kekurangan Energi Kronik (KEK), Anemia dan HIV. Begitu Juga dengan Kondisi Kesehatan Bayi Baru Lahir seperti Premature, BBLR dan cacat bawaan. Berdasarkan Riskesdas (2018), Kekurangan energi kronik pada ibu hamil sebesar 17,3% sedangkan pada Wanita Usia subur tidak hamil sebesar 14,5 %. Angka kejadian anemia pada ibu hamil meningkat dari 37,1 % pada tahun 2013 menjadi 48,9 % Pada Tahun 2018. Begitu Juga dengan Kondisi Bayi Baru Lahir dengan prematur sebesar 29,5 % dan BBLR sebesar 6,2%.Bayi Baru Lahir di Sumatera Barat, dengan kejadian BBLR sebesar 4,6 %, PB < 48 cm sebesar 19,8 %. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh status Gizi selama kehamilan yang buruk. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa untuk mendapatkan hasil bayi yang sehat seperti berat badan lahir yang normal, dapat dilakukan intervensi perbaikan status gizi sebelum hamil.Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan rancangan Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Retrospektif. Populasi adalah seluruh ibu bersalin yang berada di kota padang. Dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Analisa Data menggunakan uji Korelasi Regresi pada tingkat kemaknaan p< 0,05.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara IMT prakonsepsi dengan berat badan lahir bayi (r=0,883; p= 0,000). Hasil analisis terdapat pengaruh dengan r2 sebesar 0,780, yang artinya status gizi prakonsepsi berpengaruh sebesar 78% terhadap Berat Badan Lahir bayi