Jurnal Kesehatan Medika Saintika
Not a member yet
301 research outputs found
Sort by
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN PEMBERDAYAAN PSIKOLOGIS PERAWAT PELAKSANA
Psychological empowerment is a sense of confidence that individuals are able to carry out work activities according to the expected abilities and competencies. The fact is that nurses feel unappreciated for their work, always considered wrong, not included in decision making. The purpose of this study was to determine the relationship between the leadership style of the Head of the Room and the psychological empowerment of Nurses. The research method was descriptive analytical with a cross-sectional design. The study was conducted at Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar Hospital. The population was 200 nurses. A sample of 67 people was taken proportionally using stratified random sampling. Data collection was carried out by filling out a questionnaire, then processed and analyzed using the chi-square test. Univariate analysis showed that 70.1% of respondents stated that the leadership style of the head of the room was democratic and 64.2% stated that there was psychological empowerment of nurses. Bivariate results showed that there was a relationship between the leadership style of the head of the room and the psychological empowerment of nurses at Prof. Dr. MA Hanafiah Batusangkar Hospital (p = 0.001). It was concluded that the leadership style of the head of the room was related to the psychological empowerment of nurses. It is recommended that the head of the room apply the right leadership style and appreciate his subordinates, so that he can increase the psychological empowerment of implementing nurses.Keywords: leadership style; psychological empowermen
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI
Stres akademik menjadi salah satu perhatian yang utama saat ini karena menjadi isu kesehatan mental mahasiswa. Pusat konseling mahasiswa sudah mengalami pergeseran yang semula menjadi tempat kebutuhan informasi berubah menjadi pengaduan masalah psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara stres akademik dengan kesehatan mental di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada mahasiswa tingkat akhir pada bulan April-Mei 2025. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang memuat pertanyaan tentang variabel stres akademik dan kesehatan mental. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan uji chi-square didapatkan p-value 0,035 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres akademik dengan kesehatan mental. Oleh karena itu pentingnya layanan konseling di perguruan tinggi dalam mengurangi masalah kesehatan mental mahasiswa. Perlunya intervensi holistik dengan mengembangkan program-program pencegahan dan meningkatkan kolaborasi antara pihak akademik maupun kesehatan
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA LANSIA HIPERTENSI
Hipertensi merupakan penyakit yang membutuhkan pengobatan seumur hidup. Salah satu faktor dari keberhasilan pengobatan pasien hipertensi adalah kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi melalui dukungan keluarga berupa dukungan informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental dan dukungan emosional, lansia yang mendapatkan berbagai macam dukungan dari anggota keluarga lebih memungkinkan untuk patuh dalam menjalani terapi minum obat sehingga dapat lebih mengendalikan hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di Pukesmas Andalas Padang Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional studi. Populasinya yaitu lansia penderita hipertensi di Pukesmas Andalas Padang tahun 2025 berjumlah 286 orang. Sampelnya berjumlah 74 orang lansia penderita hipertensi. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian dari 74 responden lansia penderita hipertensi, 31 responden (41.9%) mendapatkan dukungan keluarga yang cukup, dan 34 responden (45.9%) mendapatkan kepatuhan minum obat anti hipertensi yang rendah. Berdasarkan uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p-value 0,000 (p ≤ 0,05) yang menunjukan ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di Puskesmas Andalas Padang. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan lansia penderita hipertensi dalam minum obat antihipertensi. Disarankan Bagi pelayanan kesehatan yaitu Petugas Kesehatan di Puskesmas Andalas Padang, agar dapat meningkatkan pelayanan serta memberikan informasi berupa lefleat kepada keluarga yang memiliki lansia dengan hipertensi dan juga kepada lansia penderita hipertensi tentang pentingnya kepatuhan atau ketaatan dalam mengkonsumsi obat hipertensi.Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Lansia Hipertens
Analisis Kepuasan Pengguna SIMRS dalam Konteks Kesiapan Rumah Sakit Mengadopsi Electronic Medical Record (EMR) di RSJ Prof. HB. Saanin Padang
Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang telah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) sejak tahun 2015, namun pemanfaatannya masih menghadapi berbagai kendala. Salah satu kendala yang sering dikeluhkan pengguna adalah lambatnya respon aplikasi akibat ketidakstabilan jaringan, sehingga menghambat penyelesaian pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pengguna SIMRS di RSJ Prof. HB. Saanin Padang.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 158 pengguna SIMRS yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25 dengan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,8% pengguna merasa tidak puas terhadap SIMRS. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kepuasan pengguna dengan variabel content (p=0,000), accuracy (p=0,000), format (p=0,000), timeliness (p=0,000), dan ease of use (p=0,000). Analisis multivariat menunjukkan bahwa accuracy merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pengguna dengan nilai OR sebesar 30,88.Penelitian ini merekomendasikan agar rumah sakit meningkatkan keakuratan data, memperkuat jaringan sistem, melakukan evaluasi SIMRS secara rutin, menampilkan informasi dengan lebih jelas, memberikan pelatihan berkala, serta mengembangkan fitur SIMRS untuk meningkatkan kepuasan pengguna
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KERJASAMA TIM TERHADAP PERILAKU PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RS X
Komunikasi dan kerjasama tim merupakan dimensi penting dalam budaya keselamatan pasien. Budaya ini mendorong lingkungan kerja kolaboratif yang mendukung pelaporan insiden secara aman dan adil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi organisasi dan kerjasama tim terhadap perilaku pelaporan insiden keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X. Penelitian menggunakan metode deskriptif verifikatif, melibatkan 201 responden dari total 415 perawat dan bidan yang diambil secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner elektronik dan dianalisis menggunakan uji regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi organisasi (p=0,001<0,05; OR=8,5%) dan kerjasama tim (p=0,002<0,05; OR=11,1%) berpengaruh signifikan terhadap perilaku pelaporan. Uji simultan juga menunjukkan pengaruh signifikan dari kedua variabel terhadap perilaku pelaporan (p=0,000 <0,05). Namun, besarnya kontribusi kedua variabel terhadap perilaku pelaporan hanya sebesar 19,6%, menunjukkan adanya faktor lain yang turut memengaruhi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa komunikasi yang efektif dan kerjasama tim yang solid dapat meningkatkan perilaku pelaporan insiden keselamatan pasien, mendukung terciptanya budaya just culture di rumah sakit
Pemberian Latihan ROM Pasif dan Terapi Murottal pada Pasien Stroke Hemoragik: Studi Kasus
Stroke adalah penyakit yang menyebabkan kematian sel-sel saraf neurologis yang disebabkan oleh aliran darah yang terhenti dibagian otak, baik karena sumbatan maupun perdarahan yang menyebabkan bagian otak yang terluka dapat mengalami gangguan saraf dan kelumpuhan. Gejala yang mungkin muncul yaitu hemipareis, yaitu kelemahan pada anggota gerak tubuh yang terkena. Setelah mengalami stroke akut, hemiparesis akan menyebabkan kekauan, penurunan kekuatan otot dan kelumpuhan. Akibatnya, rentang gerak sendi dan fungsi dari ekstremitas pendertita stroke menjadi terbatas. Selain itu, penurunan kesadaran terjadi karena adanya ketidakseimbangan perfusi dan ventilasi yang menyebabkan kebutuhan oksigen didalam tubuh terutama di bagian otak tidak dapat terpenuhi dengan baik. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan intervensi Latihan ROM pasif dan terapi murottal pada pasien dengan stroke hemoragik. Metode yang digunakan adalah tudi kasus dengan melibatkan 1 pasien stroke hemoragik. Studi kasus ini juga menunjukkan hasil masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik ditandai dengan hemiparesis dexctra, kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah dekstra 1. Setelah dilakukan intervensi selama 3 hari berupa latihan ROM pasif kombinasi dengan teraapi murottal, hasil kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah dekstra meningkat dari 1 menjadi 2. Terapi murottal yang diberikan memberikan efek kestabilan tingkat kesadaran pasien
Isolasi dan Identifikasi Molekuler Candida albicans dari Sekret Keputihan Menggunakan Metode PCR
Candida albicans is one of the major pathogenic fungi responsible for pathological vaginal discharge in women. This study aimed to isolate and identify C. albicans from vaginal discharge samples using conventional methods and molecular confirmation based on Polymerase Chain Reaction (PCR). A total of five vaginal discharge samples were collected and cultured on selective media. The isolation results showed that four samples (SC2–SC5) exhibited colony characteristics consistent with C. albicans, while one sample (SC1) demonstrated morphological features suggestive of the genus Aspergillus. Conventional identification through macroscopic and microscopic examination, as well as the germ tube test, confirmed that the four isolates were strong candidates for C. albicans. Molecular identification using specific primers targeting the Internal Transcribed Spacer (ITS) region indicated that only one isolate produced a distinct DNA band at approximately ±600 bp, which corresponds to the specific ITS fragment size for C. albicans. The SC3 isolate was confirmed as C. albicans based on molecular analysis. These findings highlight the importance of PCR-based confirmation to improve the accuracy of fungal identification, particularly in cases of pathological vaginal discharge
PENGARUH PEMBERIAN HERBAL JAHE MADU UNTUK MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PUSKESMAS KECAMATAN TAMBUSAI
Kehamilan merupakan salah satu fase kehidupan seorang wanita. Tahapan saat kehamilan secara umum sama. Masing-masing ibu hamil memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing saat menjalani proses kehamilan tersebut. Banyak faktor predisposisi yang menjadi pemicu keunikan tersebut. Nausea and vomiting of pregnancy (NVP) atau Emesis Gravidarum atau morning sickness adalah gejala mual dan muntah yang biasanya muncul pada empat minggu pertama kehamilan dan akan perlahan menghilang pada minggu ke-12. Mual didefinisikan sebagai kecenderungan untuk memuntahkan sesuatu atau sensasi yang terjadi di kerongkongan atau epigastrium tanpa muntah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan penelitian quasy eksperimen. Dengan desain praeksperimen yang rancangannya menggunakan the one group pre test - post test design, karena penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pre test intervensi herbal jahe madu dan post test intervensi herbal jahe madu. Hasil analisis didapatkan p-value (0,000) dimana p-value <0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian herbal jahe madu untuk menurunkan emesis gravidarum pada ibu trimester 1 di Puskesmas Kecamatan Tambusai
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN SELF CARE PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH LEBAR KOTA BENGKULU
Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit yang berbahaya dan bisamembawa masalah serius bagi kesehatan self efficacy adalah keyakinan dalam diri sesorang terhadap kemampuan untuk melakukan perilaku untuk mendapatkan suatu tujuan tertentu sedangan self care adalah tindakan membantu mengendalikan gula darah yang dapat menghasilkan kondisi kesehatan yang lebih baik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dan self care Pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 juli – 22 agustus 2024.menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional , sampel penelitian ini adalah pasien Diabetes Melitus Yang Rawat Jalan Diwilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu sebanyak 45 responden hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p= 0,006 karena nilai p<0,05 yang menunjukan maka ada hubungan yang signifikan antara Self-Efficacy Dengan Self Care Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2024. Kata kunci : Diabetes Mellitus, Self Efficacy,Self Car
APLIKASI PENGELOLAAN KELAS IBU HAMIL"KASIH" DI PUSKESMAS TEBING GERINTING KECAMATAN INDRALAYA SELATAN KABUPATEN OGAN ILIR
Kelas Ibu Hamil (KIH) menjadi salah satu intervensi yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menjaga kesehatan selama kehamilan, persalinan, dan perawatan nifas. Kelas ini dilakukan dalam bentuk tatap muka maupun daring, dengan materi yang berbasis pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta dipandu oleh tenaga kesehatan.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), model design yang digunakan yaitu model ADDIE merupakan kerangka kerja yang digunakan untuk mengembangkan penelitian. Populasi penelitian ini yaitu bidan pengelola kelas ibu hamil sebanyak 5 orang bidan dan ibu hamil di Puskesmas Tebing Gerinting Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir sebanyak 413 ibu hamil, teknik pengambilan sampel purposive sampling, jumlah sampel yang layak dalam penelitian sebanyak 35 sampel. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) untuk uji kelayakan aplikasi dan penilaian dari para ahli materi, media dan IT.Hasil penelitian ini di dapatkan skor SUS 96,94 artinya aplikasi Kelas Bumil Sehat layak untuk digunakan. Hasil penilaian para ahli didapatkan bahwa aspek kualitas audio dengan skor 20 (100%), aspek Bahasa yang jelas dan mudah di fahami memperoleh jumlah 20 (100%), aspek Kemudahan dalam penggunaan media memperoleh jumlah 17 (85%), aspek Memiliki disain dan kualitas animasi yang menarik memperoleh jumlah 20 (100%), Tampilan video menarik mudah di mengerti memperoleh jumlah 18 (90%) dan aspek Memiliki petunjuk penggunaan yang jelas memperoleh jumlah 20 (100%) dengan kategori layak.Aplikasih kelas ibu hamil “KASIH” layak untuk digunakan dan diterapkan di pada pelaksanaa kelas ibu hamil agar tercapai target kunjungan kelas ibu hami