library.iaimnumetrolampung.ac.id
Not a member yet
12413 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN LKPD DI ERA PANDEMI DENGANMENGGUNAKAN GOOGLE FORM PADA PEMBELAJARANTEMATIK KELAS III B MINU PURWOSARI METRO
Pengembangan Media FlashCardUntuk Meningkatkan Keaktifan BelajarSiswa Pada Mata Pelajaran Tematik Pokok Bahasan Cita-CitakuKelas IvSDNU MetroTahun Pelajaran 2022/2023
Pengembangan Media FlashCardUntuk Meningkatkan Keaktifan BelajarSiswa Pada Mata Pelajaran Tematik Pokok Bahasan Cita-CitakuKelas IvSDNU MetroTahun Pelajaran 2022/2023Oleh:Alfina IsnainiABSTRAKPembelajaran merupakan salah satu proses terpenting dalam kehidupanmanusia. Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang mengaitkan beberapamateri pelajaran pada beberapa mata pelajaran menjadi satu kesatuan yangkemudian di kemas dalam bentuk tema, sehingga flash card sangat cocok untukpembelajaran tematik. Seorang pendidik dalam menyampaikan materi perlumemilih media pembelajaran yang sesuai dengan materi ajar sehingga pesertadidik merasa tertarik untuk mengikutu pembelajaran, oleh karena itu perludigunakan sebuah media pembelajaran yang dapat menempatkan peserta didiksebagai subyek (pelaku) pemebelajaran dan pendidik hanya bertindak sebagaifasilitator dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran memiliki perananyang sangat penting dalam membantu proses pembelajaran untuk meningkatkankeaktifan belajar siswa. Keaktifan belajar merupakan proses kegiatan belajarmengajar yang subjek didiknya secara intelektual dan emosional sehingga siswamampu berpartisipasi secara aktif dalam melakukan kegiatan belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan penggunaanmedia flash card pada pembelajaran tematik dengan membuat 30 lembar kartuyang bergambar berbagai macam profesi untuk meningkatkan keaktifan siswakelas IV B di SDNU METRO BARAT Tema 1 Cita-Citaku dengan Subtema 1Aku dan Cita-Citaku. Flash card adalah kartu kecil yang berisi gambar, teks, atautanda simbol yang dapat mengingatkan dan menuntun siswa kepada sesuatu yangberhubungan dengan gambar itu. Menggunakan media pembelajaran Flashcardsangat cocok untuk meningkatkan keaktifan keaktifan belajar siswa, karena bisamenggunakan game yang disesuaikan dengan media Flash Card.Jenis penelitianyang digunakan yaitu penelitian pengembangan atau Research andDevelopment/R&D.Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Borg andGall dengan 10 tahapan. Namun peneliti dalam penelitian ini hanyamengguanakan 7 tahapan yaitu tahapan potensi dan masalah, pengumpulan data,desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, revisiproduk.Berdasarkan validasi oleh ahli materi dan media, dapat diketahui hasilvalidasi terhadap ahli materi sebesar 44 dengan kategori sangat layak, dan hasilvalidasi ahli media sebesar 22,5 dengan kategori sangat layak.Kata kunci: Flashcard, keaktifan,Media Pembelajara
IMPLEMENTASI BUKU AL-ARABIYYAH BAINNA YADAIKUNTUK PENAMBAHAN KOSAKATA DI KELAS 2 SMATARUNA GAJAH MADA TAHUN AJARAN 2021/2022 ????? ????????? ???? ????? ???????? ?? ????? ??????????????????????????? ????? ???? ?????????? ????? ??????2022\2021
IMPLEMENTASI PEMBIASAAN SHALAT BERJAMAAH DALAMPEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI PUTRA PONDOK PESANTRENTRI BHAKTI AT TAQWA RAMA PUJA RAMAN UTARALAMPUNG TIMUR
iPENGEMBANGAN KARDUS BEKAS MENJADI MEDIA DIORAMAUNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 5-6TAHUN DI RA HIDAYATUN NAJAH JOJOG KEC. PEKALONGANKAB. LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2021/2022
xiiiPENGEMBANGAN KARDUS BEKAS MENJADI MEDIA DIORAMA UNTUKMENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 5-6 TAHUN DIRA HIDAYATUN NAJAH JOJOG KEC. PEKALONGAN KAB. LAMPUNGTIMUR TAHUN PELAJARAN 2021/2022ABSTRAKBahasa merupakan keterampilan untuk berpikir, mengekspresikan diri danberkomunikasi. Keterampilan bahasa juga penting dalam rangka pembentukankonsep, informasi, dan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil pra penelitian yangdilakukan di RA Hidayatun Najah Jojog Kec. Pekalongan Lampung Timurditemukan informasi bahwa pengembangan kemampuan bahasa selama iniberlangsung dengan media yang terbatas pada gambar yang ada pada buku tekssiswa. Penyampaian materi tanpa media yang menarik membuat anak kurang aktifdalam pembelajaran.Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau research anddevelopment (R&D). Prosedur pengembangan dalam penelitian ini menggunakanmodel ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development,Implement, dan Evaluation.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan selama 2 minggu denganmelakukan observasi dan ujicoba pada anak usia 5-6 tahun maka dapatdisimpulkan bahwa, Pengembangan kardus bekas menjadi Media diorama UntukMengembangkan Kemampuan aspek bahasa Anak Usia 5-6 tahun Di RAHidayatun Najah Jojog Kec. Pekalongan Tahun Pelajaran 2021/2022 yaitu anakanak mampu menjawab pertanyaan dengan menggunakan bahas sendiri, anakmampu berkomunikasi secara lisan dengan baik, anak mampu menyusun kalimatsederhana sesuai dengan tema binatang subtema binatang peliharaan, selain ituanak memiliki leibh banyak kata untuk mengekspresikan diri dan dapatmelanjutkan cerita yang diperdengarkan oleh guru. Adapun pengembangan kardusbekas menjadi media diorama layak untuk diujicobakan pada anak usia 5-6 tahununtuk mengembangkan aspek bahasa anak, dan setelah dilakukan ujicoba terbuktidapat mengembangkan aspek bahasa anak.Kata Kunci : Kardus Bekas Menjadi Media Diorama, Bahas
1ANALISIS ETOS KERJA GURU PAI DALAMMENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWADI SMP ISLAM TERPADU DARUL MUTTAQIN RUMBIAKABUPATEN LAMPUNG TENGAH
ANALISIS ETOS KERJA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP ISLAM TERPADU DARUL MUTTAQIN RUMBIA KABUPATEN LAMPUNG TENGAHABSTRAKPenelitian ini mengkaji tentang analisis etos kerja guru PAI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yang ada di SMP Islam Terpadu Darul Muttaqin Rumbia. Penelitian ini menarik untuk dibahas secara mendalam karena adanya permasalahan dalam etos kerja guru PAI yaitu kurangnya guru dalam disiplin masuk dan keluar kelas, kurangnya kreatifitas guru dalam mengajar, kurangnya kemampuan guru dalam penguasaaan bahan/materi, dan kurangnya tangggung jawab dalam mengajar bukan hanya sekedar melepas kewajiban. Guru yang mempunyai etos kerja tinggi maka akan tercapai suatu tujuan pembelajaran, begitu sebaliknya guru dengan etos kerja yang rendah maka akan berpengaruh terhadap tingkat kemauan dalam melaksanakan suatu kegiatan, yang secara langsung akan berpengaruh juga terhadap hasil belajar siswa.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui etos kerja guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Islam Terpadu Darul Muttaqin Rumbia. Manfaat penelitian ini sebagai bahan evaluasi agar seorang guru dapat meningkatkan etos kerjanya sehingga peserta didik termotivasi untuk melakukan pebelajaran di dalam kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer penelitian ini dari tenaga pendidik (guru), kepala sekolah dan siswa-siswi di SMP Islam Terpadu Darul Muttaqin Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. Sedangkan data sekunder penelitian ini di dapat dari dokumen-dokumen penting kependidikan di SMP Islam Terpadu Darul Muttaqin Rumbia : Data Guru, dan Data Siswa.Hasil dari penelitian ini adalah etos kerja guru PAI di SMP Islam Terpadu Darul Muttaqin Rumbia dilakukan dengan beberapa indikator etos kerja, diantarnya : 1) Dedikasi (loyalitas), 2) kemampuan dalam mengajar, 3) kemampuan melaksanakan evaluasi, 4) kemampuan pemecahan masalah, 5) kemampuan peguasaan bahan, 6) partisipasi (bekerjasama), dan 7) kemampuan mengadakan penelitian. Akan tetapi, dari hasil penelitian dan wawancara etos kerja guru dikatakan belum cukup maksimal karena kurangnya kreatifitas guru dalam penggunaan metode mengajar di kelas.Kata Kunci : Etos kerja Guru PAI, Motivasi Belajar Sisw