library.iaimnumetrolampung.ac.id
Not a member yet
    12413 research outputs found

    No full text
    ????? ??????? ???????? ?????? ???????? ??????? ?????? ??????????? ???? ????? ?????? ?? ??????? ???????? ????? ???? ???????? ???? ???????????? ???????????/????????? ???????? ??????? ????????????????????? ????? ?????? ?? ????? ???????? ????? ???? ???????? ???? ????????? ???? ?? ?? ?????? ???? ?? ????? ???????? ????????? ?? ?? ?????? ?? ?????????? ????????? ???? ? ???? ?????? ????? ??????? ? ???? ?? ???? ?????? ???????? ????? ????? ?? ??????? ????? ??????? ?? ??????? ???? ??? ????????????? ??? ?????? ???? ?????? ???? ????? ???????.???? ??? ??????? ? ????? ??????? ?????????.???? ??? ??? ?????? ????? ?? ??? ???? ?????.???? ??????? ?????? ???? ????? ??????? ?? ????? ????? ? ?????? ???????? ?????.?? ??? ??? ????????????????????? ??????? ???????? ?????? ??????????????? ?????? ????????(Make A Match)??? ???? ????? ?????? ?? ??????? ????????????? ???? ??????????? ??? ????? ????? ????? ???????? ??????? ??????.??????? ?????????? ??? ?? ????????? ??? ????? ???? ????? ?? ????? ??????? ????????? ????? ?? ?????? ????? ?????? ?????? ?????.?? ??????? ????????? ?? ??? ????? ?? ?????? ?????? ?? ???????? ??????? ?????????? ??????? ?? ????? ??????? ???????.?????? ???????? ????? ????? ?? ???????????? ??????.?????? ????????:?????? ?????? ????? ???????

    PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMBERIKANDISPENSASI NIKAH PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM(Studi Kasus di Pengadilan Agama Sukadana LampungTimur pada Tahun 2021)

    No full text
    PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMBERIKAN DISPENSASINIKAH PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUMINTAN ERVIANANPM 181110019ABSTRAKDispensasi kawin terjadi karena anak para pemohon belum mencapai umur19 tahun. Namun pernikahan tersebut sangat mendesak untuk tetap dilangsungkankarena keduanya telah berpacaran sejak 2 (Dua) tahun yang lalu hubungankeduanya sudah sedemikian eratnya, sehingga Pemohon sangat khawatir akanterjadi perbuatan yang dilarang oleh ketentuan hukum Islam apabila tidak segeradinikahkan. Bahwa Minimnya Pengetahuan Atas UU 16 Tahun 2019 Tentangperubahan Atas UU 1 Tahun 1974. Perkawinan dibawah umur dinilai menjadimasalah serius karena memunculkan banyak kontroversi dalam masyarakat.Indonesia adalah salah satu negara dengan tingginya perkawinan dibawahumur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tinjauan sosiologi hukumterhadap perkawinan dibawah umur serta mendeskripsikan faktor penyebabterjadinya perkawinan dibawah umur.penelitian ini mengkaji lebih jauh tentangpermasalahan perkawinan dibawah umur dalam tinjauan sosiologi hukum.Metode pendekatan secara empiris dengan jenis penelitian kualitatifdengan konsep deskriptif, sumber data yang digunakan adalah data primer dansekunder yang berhubungan dengan penelitian. Tekhnik pengumpulan datadengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Tekhnik analisa data denganmetode triangulasi. Dalam pandangan sosiologi hukum perkawinan dibawah umurmasih banyak terjadi salahsatunya disebabkan karena adanya dispensasi yangdiberikan oleh undang-undang. Diperlukan komitmen pemerintah untukmempertegas praktik perkawinan dibawah umur. Hasil penelitian menyatakanperkawinan dibawah umur karena faktor pribadi, keluarga, agama, budaya, sosial,dan hukum.Kata Kunci : dispensasi nikah, perkawinan, sosiologi huku

    KONSEP ADOPSI ANAK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DANHUKUM POSITIF(Studi Kasus di Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung UtaraTahun 2022)

    No full text
    ABSTRAKKONSEP ADOPSI ANAK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUMPOSITIF (Studi Kasus di Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten LampungUtara Tahun 2022)OlehAnjas RiyantoniSecara naluri insani, setiap pasangan suami isteri berkeinginan untuk mempunyaianak, demi menyambung keturunan dan mewarisinya serta menjadi pelengkapkebahagian dalam rumah tangga. Pasangan suami istri pada umumnya sangatmendambakan akan kehadiran seorang anak yang akan menjadi pewarisketurunan, tempat curahan kasih sayang dan perekat tali perkawinan. Dalamperkawinan tentunya mengharapkan kehadiran keturunan yaitu anak-anakkandung sebagai generasi penerusnya. Namun kenyataannya, masih banyakperkawinan yang tidak memiliki keturunan. Bagi pasangan yang tidak memilikianak kandung, dimungkinkan untuk melakukan pengangkatan anak.Pengangkatan anak, sering juga diistilahkan dengan adopsi. Bagi keluarga yangtidak mempunyai anak, mereka akan berusaha untuk memperoleh anak meskipunanak tersebut bukan hasil dari perkawinannya. Tujuan penelitian ini adalah (1)untuk Untuk mengetahui konsep adopsi anak perspektif hukum Islam (2) Untukmengetahui apakah konsep adopsi anak yang dilakukan di Kecamatan AbungTengan, Kabupaten Lampung Utara sudah sesuai dengan hukum Islam dan hukumpositif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian lapangan (field research) denganmeneliti objek secara langsung lokasi yang akan diteliti agar mendapatakan hasilyang maksimal. Teknik pengumpulan data dikakukan dengan tig acara yaituobservasi, wawancara dan dokumentasi Berdasarkan pertanyaan penelitian danhasil analisa penelitian dari lapangan dengan berdasarkan landasan-landasan teoridan dalil-dalil yang ada maka selanjutnya dapat disimpulkan bahwa pelaksanaanadopsi yang terjadi pada masyarakat Kinciran tidak sesuai dengan hukum Islammaupun hukum positif Indonesia.Kata Kunci : Adopsi Anak, Hukum Isla

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan pemecahanmasalah matematis siswa SMA dan gaya kognitif yang dimiliki setiap masing-masing siswa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuanpemecahan masalah matematis siswa SMA kelas XI dengan gaya kognitif FieldDependent dan Field Independent pada materi barisan dan deret.Penelitian inimerupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan studi kasus. Sumberdata dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling atau teknik pengambilansampel sumber data yang mengambil pertimbangan tertentu.Sumber data padapenelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dengan pengamatan dan penelitiandilapangan secara langsung terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMAkelas XI, dan data sekunder diperoleh dengan melakukan wawancara mendalamterhadap para informan.Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa siswa yangmemiliki gaya kognitif Field Dependent cenderung kesulitan dalammenyelesaikan soal pemecahan masalah barisan dan deret karena ia cenderungbergantung kepada orang lain. Dan siswa yang memiliki gaya kognitif FieldIndependent dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi barisandan deret sesuai dengan langkah polya dan dapat menyelesaikan soal dengan baikdan benar.Kata Kunci: Kemampuan pemecahan masalah matematis, gaya kognitif,barisan dan deret

    PERAN PENDIDIKAN KADERISASI TERHADAPIDEOLOGI AGAMA(Studi Kaderisasi NU Kecamatan Marga Tiga KabupatenLampung Timur)

    No full text
    ABSTRAKPERAN PENDIDIKAN KADERISASI TERHADAPIDEOLOGI AGAMA(Studi Kaderisasi NU Kecamatan Marga Tiga KabupatenLampung Timur)OLEHSUBANDINPM 181210161Kaderisasi adalah proses pembinaan seseorang atau sekelompok oranguntuk menjadi seorang kader dalam sebuah organisasi, wadah, lembaga, atausemacamnya. Pola sebuah kaderisasi diawal dari konsep, yang dimana konseptersebut harus menjadi sesuatu yang dibutuhkan. Seperti misalnya pendidikan danilmu pengetahuan, aktualisasi, serta kesejahteraan baik dari segi jasmani maupunrohani. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran kaderisasi terhadapideologi agama NU di Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif danjenis penelitiannya adalah studi kasus. Prosedur pengumpulan data di lakukanmelalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisisdata meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Peran Kaderisasiterhadap ideologi agama dalam organisasi NU di Kecamatan Marga Tigasangatlah berpengaruh besar. Karna dengan adanya pengkaderan di OrganisasiNU dapat melahirkan satu lapisan kelas penggerak ditengah warga NU yang kuatdalam ideologi dengan bekal tambahan untuk meningkatkan kapasitas dankapabilitas dalam tugasnya sebagai kader penggerak.Kata Kunci : Kaderisasi, Ideolog

    No full text

    STRATEGI GURU AKIDAH AKHLAK DALAMMEMBENTUK KEPRIBADIAN ISLAMI PESERTADIDIK PADA MASA PANDEMI COVID 19 DIMTs MANBAUL ULUM GAYA BARU 02(Studi di Kabupaten Lampung Tenggah)

    No full text
    xvSTRATEGI GURU AKIDAH AKHLAK DALAMMEMBENTUK KEPRIBADIAN ISLAMI PESERTADIDIK PADA MASA PANDEMI COVID 19 DIMTs MANBAUL ULUM GAYA BARU 02(Studi di Kabupaten Lampung Tenggah)ABSTRAKSkripsi ini membahas tentang Strategi Guru Akidah Akhlak DalamMembentuk Kepribadian Islami Peserta Didik pada masa pandemi covid-19 DiMTs Manbaul Ulum Gaya Baru 02 Kecamatan Seputih Surabaya LampungTengah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) strategi guru AkidahAkhlak dalam membentuk kepribadian Islami peserta didik (2) hambatan yangdihadapi oleh guru Akidah Akhlak dalam membentuk kepribadian Islami pesertadidik (3) solusi guru Akidah Akhlak terhadap hambatan yang dihadapi dalammembentuk kepribadian Islami peserta didik pada masa pandemi covid-19 di MTsManbaul Ulum Gaya Baru 02 Kecamatan Seputih Surabaya Lampung Tengah.Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dimana penulis berusahamengungkap permasalahan yang diteliti sesuai dengan fakta. Data diperolehmelalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis denganmeredukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru Akidah Akhlak dalammembentuk kepribadian Islami peserta didik pada masa pandemi covid-19 di MTsManbaul Ulum Gaya Baru 02 Kecamatan Seputih Surabaya Lampung Tengahadalah strategi pembiasaan, strategi kedisiplinan, dan strategi keteladanan.hambatan yang dihadapi guru Akidah Akhlak adalah lingkungan keluarga,lingkungan sosial, dan keadaan guru pendidik yang kurang memperhatikanpeserta didik. solusi dari hambatan yang dihadapi guru Akidah Akhlak dalammembentuk kepribadian Islami Peserta didik adalah pihak sekolah dan orang tuapeserta didik bekerja sama dalam membentuk kepribadian Islami peserta didik.Kata kunci: Pembentukan kepribadian Islami Peserta Didi

    No full text

    No full text

    PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA KREATIF DALAM PEMBELAJARANTEMATIK TEMA 5 SUBTEMA 1 TERHADAP PENINGKATAN MINAT BELAJARSISWA KELAS II MINU PURWOSARI METRO UTARATAHUN PELAJARAN 2021/2022

    No full text
    xiixiiPENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA KREATIF DALAM PEMBELAJARANTEMATIK TEMA 5 SUBTEMA 1 TERHADAP PENINGKATAN MINAT BELAJARSISWA KELAS II MINU PURWOSARI METRO UTARATAHUN PELAJARAN 2021/2022ABSTRAKPembelajaran tematik lebih menekankan pada keterlibatan peserta didikdalam proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga pesertadidik dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapatmenemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajarinya. Perlu adanya mediauntuk meningkatkan daya tarik belajar siswa pada mata pelajaran tematik salahsatunya media ular tangga kreatif. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkanmedia ular tanga kreatif dalam meningkatkan minat belajar siswaJenis penelitian ini penelitian R&D. Prosedur pengembangan Model Addieyang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis (analisis), design (desain), development(pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi).Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, maka dapatdisimpulkan bahwa: Pengembangan media ular tangga kreatif pada siswa kelas IIdi MINU Purwosari Metro Utara Tahun Pelajaran 2021/2022 yaitu hasil validasidari ahli media memperoleh skor 3,8 dan ahli materi memperoleh skor 3,9,sehingga kedua ahli tersebut mengatakan bahwa media ular tangga kreatif sangatlayak. Efektivitas penggunaan media ular tangga kreatif dapat meningkatkanminat belajar siswa kelas II di MINU Purwosari Metro Utara hal ini terbuktisetelah dilakukan penelitian dengan menggunakan media ular tangga kreatif,minat belajar siswa meningkat tinggi, hal ini dilakukan dengan cara observasiminat belajar kepada siswa kelas II sesuai dengan indikator yang telah penelititetapkan sebelumnya yaitu perasaan senang terhadap pembelajaran, pemusatanperhatian dan pikiran terhadap pembelajaran, kemauan untuk belajar, kemauandari dalam diri untuk aktif dalam pembelajaran, serta upaya yang dilakukan untukmerealisasikan keinginan untuk belajar. Sehingga diperoleh hasil bahwa dari total25 siswa, dihasilkan bahwa terdapat 2 siswa atau 8% yang tergolong sangat baik,19 siswa atau 76% tergolong baik, 3 siswa atau 12% tergolong cukup baik dan 1siswa atau 4% tergolong kurang baik. Sehingga dapat dikatakan minat belajarsiswa tergolong baik.Kata Kunci: Media Ular Tangga Kreatif, Minat Belaja

    0

    full texts

    12,413

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    library.iaimnumetrolampung.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇