TEKNO
Not a member yet
208 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web Pada Mata Pelajaran TIK Pokok Bahasan Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Angka
Abstrak: Wawancara yang telah dilakukan dengan guru TIK di SD Laboratorium UM, menemukan masalah dalam prestasi belajar siswa Kelas V pada pokok bahasan mengguna-kan perangkat lunak pengolah angka. Pada pokok bahasan ini, prestasi belajar siswa dipan-dang masih belum memenuhi standar kompetensi minimum penilaian. Pada penelitian ini, metode pengembangan media pembelajaran yang digunakan adalah model R&D Sugiyono. Sedangkan model pengembangan perangkat lunak yang dikembangkan mengggunakan mo-del waterfall. Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa media pembelajaran interaktif berbasis web yang bersifat dinamis. Berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli materi, guru, perseorangan, kelompok kecil dan lapangan diperoleh data akhir 95,75%, dari hasil tersebut media ini sudah layak. Penelitian ini juga menggunakan uji t dan uji korelasi untuk menguji apakah media ini efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil uji t, terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis web. Berdasarkan hasil uji korelasi, terjadi hubungan yang signifikan antara skor angket siswa dengan skor rata-rata post-tes siswa. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media interaktif berbasis web ini mempunyai hubungan yang signifikan dengan peningkatkan hasil belajar siswa.Kata-kata kunci: Media pembelajaran, interaktif, web, perangkat lunak pengolah angk
Perbedaan Metakognitif Siswa Melalui Metode Think Pair Square Dan Metode Problem Solving Pada Mata Pelajaran Tik Kelas X
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan metakognitif siswa melalui metode Think Pair Square dan metode Problem Solving pada mata pelajaran TIK kelas X SMA Negeri 1 Pasuruan. Penelitian ini bersifat quasi experiment dengan menggunakan Pretest, Posttest dan Inventory Metacognitive Awareness (MAI) pada kedua kelas sampel. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu metode pembelajaran, dan variabel terikat yaitu keterampilan dan kesadaran metakognitif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Pasuruan. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling pertimbangan (purposive sampling) sehingga diperoleh kelas X-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-7 sebagai kelas kontrol. Hasil dalam penelitian ini adalah peningkatan keterampilan dan kesadaran metakognitif siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen, keterampilan metakognitif siswa mengalami peningkatan sebesar 83,96% dan kesadaran metakognitif siswa mengalami peningkatan sebesar 21,51%. Pada kelas kontrol, keterampilan metakognitif siswa mengalami peningkatan sebesar 67,64% dan kesadaran metakognitif siswa mengalami peningkatan sebesar 10,56%. Data keterampilan dan kesadaran metakognitif siswa telah dilakukan uji prasyarat analisis dengan hasil terdistribusi normal dan homogen. Kesimpulan dari penelitian yaitu bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan metakognitif siswa kelas X pada standar kompetensi menggunakan perangkat lunak Free Pascal melalui penerapan metode Think Pair Square dan metode Problem Solving
Modifikasi Alternator Mobil Menjadi Generator Sinkron 3 Fasa Penguat Luar 220V/380V, 50Hz
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah memodifikasi sebuah alterna-tor mobil menjadi sebuah Generator Sinkron 3 Fasa Penguat Luar 220V/380V, 50Hz. Pembuatan Generator Sinkron 3 Fasa Penguat Luar 220V/380V, 50Hz ini di lakukan dengan merubah konstruksi rotor alternator mobil yang berjumlah 12 kutub di ubah menjadi 4 kutub dengan ukuran diameter kawat belitan 0,35mm dengan jumlah 1525 lilitan. Belitan stator juga di ubah sistem belitannya karena untuk memperoleh tegangan 220 V perlu di ganti dengan kawat berdiameter 0,25mm. Dengan sistem belitan satu layar. Jumlah belitan kawat dalam satu slot stator adalah 350 belitan. Generator Sinkron 3 Fasa Penguat Luar 220V/380V, 50Hz ini fasa dan netral dapat dibebani dengan lampu pijar 75 Watt. Hasil pembuatan tugas akhir ini akan di gunakan sebagai trainer praktikum pada lab pembangkit listrik
Hubungan Tingkat Kompetensi TKJ dan Relevansi Praktik Kerja Industri Terhadap Minat Kerja di bidang TKJ Pada Siswa Program Keahlian TKJ di SMK Kabupaten Magetan
SMK merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan siswanya untuk bekerja dibidang tertentu. Dengan adanya tujuan tersebut, diharapkan setiap siswa mempunyai minat yang tinggi untuk bekerja. Siswa yang mempunyai kompetensi keahlian yang tinggi, dapat menumbuhkan minat kerja, karena siswa merasa percaya diri mampu bekerja dengan baik. Selain itu, adanya relevansi saat melaksanakan praktik kerja industri juga berpengaruh dalam menumbuhkan minat kerja, karena siswa dapat mengetahui dunia kerja yang nyata dibidang yang dipelajarinya disekolah, yaitu teknik komputer dan jaringan (TKJ). Hasil penelitian yaitu: (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dengan Y; (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X2 dengan Y; dan (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y
Tuning PID Controller Pada Sistem Eksitasi Alternator
Abstrak: Dalam pembangkitan tenaga listrik, kestabilan tegangan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena dapat mempengaruhi kestabilan sistem kelistrikan. Perubahan tegangan keluaran sebuah generator dipengaruhi oleh berbagai macam faktor diantaranya adalah beban dinamis dan tegangan penguat magnet (tegangan eksitasi). Untuk merepresentasikan pembangkit yang sebenarnya dirancang sebuah alternator sebagai modul praktikum yang dilengkapi dengan sistem eksitasi yang bekerja secara otomatis. Dengan program SIMULINK disimulasikan grafik tanggapan alternator pada setiap perubahan seting konstanta PID yang ditala secara tepat agarmendapatkan tegangan alternator yang stabil sesuai rating walaupun beban berubah-rubah.Respon sistem jauh dari harapan jika amplifier diberikan penguatan KA=1, sehingga KA dinaikkan hingga 45 tapi efeknya terjadi overshoot dengan waktu steady state 10 detik. Overshoot yang terjadi akibat kenaikan KA diperbaiki dengan memasang PID Controller dengan seting berdasarkan metode Ziegler-Nichols diperoleh Kp=1,05, Ti= 0,25, Td=0,12 bisa menekan overshoot tinggal 6 % dan waktu steady state kurang dari 1 detik.Kata-kata kunci: eksitasi, alternator, controlle
Desain dan Implementasi Sistem Penanganan Bencana di Perairan Dangkal Daerah Malang Raya Untuk SAR Trenggana Malang
Abstrak: Tim SAR Trenggana adalah Lembaga Sosial Masyarakat yang bergerak dalam bidang penyelamatan dan respon cepat terhadap bencana dan kecelakaan.Tim SAR Trenggana didirikan di Malang pada tanggal 23 Mei 2010. Dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, Tim SAR Trenggana Malang telah menangani 4 (empat) kasus di perairan darat. Pencarian meliputi area sungai di 3 (tiga) lokasi kesemuanya di sungai Brantas Malang, dan 1 kasus berlokasi di waduk Karangkates, Kepanjen. Beberapa fakta yang didapatkan adalah kondisi sungai di kebanyakan daerah di Indonesia khususnya di Malang memiliki kekeruhan yang cukup pekat, dan akan semakin pekat ketika curah hujan tinggi dan keadaan daerah sekitar sungai tidak terjaga kebersihannya. Fakta berikutnya mengenai keadaan sungai adalah arus yang cukup deras disertai material yang terkandung dalam air termasuk material yang mengapung ataupun material yang berada di dasar sungai. Maka dari itu, perlu dibangun suatu sistem informasi berdasarkan Google Map yang dapat mengelola posisi bencana, prediksi kejadian dan pelaporan data secara cepat dan efisien. Sistem Informasi ini dibangun dengan menggunakan metodologi pengembangan aplikasi spiral prototyping, yang terdiri dari fase-fase: (1) envisioning / workshop, (2) planning / de-sign, (3) developing, dan (4) stabilizing / testing. Berdasarkan rancangan sistem informa-si yang telah dibangun, fungsi-fungsi dan fitur yang telah bekerja sesuai kebutuhan tim SAR Trenggana dalam mengelola informasi kejadian/korban, maka diharapkan ketika pengujian aplikasi dapat dipenuhi kebutuhan untuk estimasi ditemukannya korban sehingga membantu proses pencarian menjadi lebih akurat dan cepat.Kata-kata kunci: Tim SAR, sistem informasi, Google Ma
Aplikasi Pembelajaran Huruf Braille Berbasis Mobile Phone
Abstrak: Penyandang tunanetra menggunakan papan petak (Brailtex) untuk menghafal huruf Braille. Selain papan petak, diperlukan paku tumpul yang digunakan sebagai media menulis huruf Braille. Waktu yang dibutuhkan untuk menghafal huruf Braille berkisar 1 bulan dan lamanya bergantung pada kemampuan mengingat penyandang tunanetra. Tujuan penelitian ini membuat aplikasi pembelajaran pengenalan huruf Braille berbasis mobile phone dan menguji kelayakan dari aplikasi yang dikembangkan. Metode pengembangan yang digunakan adalah model waterfall, dengan tahapan: (1) analisis dan definisi persyaratan, (2) perancangan sistem dan perangkat lunak, (3) implementasi dan pengujian unit, (4) Integrasi dan pengujian sistem, dan (5) operasi dan pemeliharaan. Hasil validasi aplikasi pembelajaran huruf Braille dari ahli materi diperoleh persentase 100% atau sangat valid, sedangkan validasi ahli media diperoleh presentase 96,15% atau sangat valid. Pengujian validasi pengguna perorangan sebesar 91,36% atau sangat valid dan validasi pengguna kelas kecil sebesar 97,27% atau sangat valid. Berdasarkan hasil validasi ini maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran huruf Braille berbasis mobile phone dinyatakan layak untuk digunakan.Kata-kata kunci : Huruf Braille, Mobile Phone, Waterfal
Sistem Informasi Nilai Rapor Siswa Berbasis Web
Peranan komputer sangatlah penting dalam kegiatan administrasi sekolah terutama dalam kegiatan pengolahan nilai rapor siswa. Kendala-kendala yang sering ditemui dalam proses pengolahan nilai rapor seperti keterlamabatan guru dalam mengumpulkan nilai rapor, membutuhkan waktu yang lama dalam mengolah nilai rapor dan proses memasukkan nilai ke komputer dibebankan kepada bagian tata usaha sekolah. Berdasarkan kekurangan-kekurangan diatas, maka dibuatlah sistem informasi nilai rapor siswa berbasis web. Pembangunan sistem informasi ini membantu memudahkan guru mata pelajaran dalam mengisi nilai rapor karena dapat dilakukan secara online melalui website, sehingga pengolahan nilai rapor bisa lebih efektif dan efisian. Siswa juga dapat mengakses nilai rapor melalui website. Metode penelitian yang digunakan merujuk pada model pengembangan waterfall yang terdiri dari 5 tahap pengembangan, yaitu: (1) tahap analisis kebutuhan (requirement analysis and definition), (2) perancangan sistem dan software (system and software design), (3) tahap implementasi dan pengujian unit (implementation and unit testing), (4) intregasi dan pengujian sistem (integration and system testing), dan (5) operasi dan perawatan (operation and maintenance). Hasil pengujian kepada user siswa diperoleh 5 subyek uji tentang kesesuaian output sistem informasi mendapat persentase 100% diterima, hasil pengujian kepada user guru diperoleh 6 subyek uji tentang kesesuaian output sistem informasi mendapat persentase 100% diterima, serta hasil pengujian kepada user admin diperoleh 8 subyek uji tentang kesesuaian output sistem informasi mendapat persentase 100% diterima. Sehingga dapat disimpulkan dari pengolahan data keseluruhan kelas uji diperoleh presentase tingkat kesesuaian output sistem informasi sebesar 100% diterima yang berarti bahwa Sistem Informasi Nilai Rapor Siswa yang dikembangkan termasuk dalam kualifikasi valid. Secara fungsional, sistem sudah dapat menghasilkan output yang diharapkan
Implementasi Formula Newton-Cotes Untuk Menentukan Nilai Aproksimasi Integral Tentu Menggunakan Polinomial Berorde 4 dan 5
Salah satu bentuk permasalahan yang dijumpai dalam persoalan matematika maupun keteknikan, adalah integrasi numerik. Banyak metode yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan persoalan integrasi numerik, yang umumnya diturunkan dari formula Newton-Cotes. Tulisan ini membahas implementasi formula Newton-Cotes untuk menentukan nilai aproksimasi integral tentu menggunakan polinomial berorde 4 dan 5. Berdasarkan error yang didapat, formula Newton-Cotes orde 4 lebih teliti dan lebih banyak digunakan dibandingkan dengan formula Newton-Cotes orde 5. Kedua formula integrasi numerik yang dibahas, akan lebih akurat kinerjanya, jika jumlah titik datanya merupakan kelipatan orde yang bersesuaian
Robot Omni Directional Steering Berbasis Mikrokontroler
Robot Omni merupakan seperangkat sistem mesin yang dapat bergerak ke segala arah sehingga dapat karena selain mempunyai roda primer pada roda tersebut mempunyai roda sekunder yang mempunyai ukuran lebih kecil dengan posisi horizontal/ melintang terhadap roda primer yang lebih besar. Efeknya adalah bahwa roda akan memutar dengan kekuatan penuh, tetapi juga akan geser menyamping dengan sangat mdah. Roda ini sering digunakan dalam sistem penggerak holonomic.Tujuan pembuatan Robot Omni Directional steering berbasis Mikrokontroller adalah mengetahui cara komunikasi remote control dengan mikrokontroller ATmega16 dan mengetahui cara mengendalikan robot omni dengan mikrokontroller ATmega16. Metode perancangan meliputi: Perancangan sistem, perancangan tiap blok (Hardware), perancangan perangkat lunak (Software), perancangan mekanik alat. Didalam perancangan hardware terdiri dari rangkaian saklar pengarah, pemancar FM, penerima FM, mikrokontroler ATMega 16, h-bridge, motor dan roda. Rancangan Robot Omni Directional Steering dapat terealisasi dengan spesifikasi sebagai berikut Ketika Push Button ditekan maka akan mengirimkan pulsa pada IC 14024, osilator akan bekerja dan mengirimkan pulsa tersebut pada frek-uensi radio 40 MHz kepenerima kemudian masuk IC 14042 untuk dirubah ke bentuk semula yaitu signal kotak dengan nilai sesuai yang dikirim pemancar. Mikrokontroller bekerja ketika menerima signal dari IC 14042 pada penerima yang kemudian dirubah oleh optocoupler sehingga signalnya berlogika “0”. Motor DC akan bergerak sesuai perintah saat menerima logika low dari IC 293D. Pengontrolan suatu alat dapat dilakukan jarak jauh dengan menggunakan remote kontrol wirelles yang memanfaatkan signal radio sebagai media penyalur data, Robot Omni Directional dapat bergerak ke semua arah dengan kombinasi gerakan roda