TEKNO
Not a member yet
208 research outputs found
Sort by
KONTROL ARAH DAN KECEPATAN MOTOR DC MENGGUNAKAN ANDROID
Perkembangan teknologi saat ini mendorong manusia untuk terus berpikir kreatif, tidak hanya menemukan penemuan-penemuan baru, tapi juga memaksimalkan sebuah sistem yang telah ada. Dengan demikian kebutuhan manusia tentang sistem kontrol yang memudahkan setiap pekerjaanya setiap tahun semakin berkembang. Sistem kontrol secara wireless sangat diminati karena pemakaianya lebih efisien dan praktis. Kontrol arah dan kecepatan Motor DC menggunakan Android dimana kendali wireless yang digunakan adalah Bluetooth ini bertujuan untuk mengontrol motor DC dengan menggunakan smartphone Android. Tahapan dalam pembuatan sistem ini terdiri dari : (1) Study literatur, (2) Proses perancangan, (3) Pembuatan alat, (4) Pengujian rangkaian per blok diagram, (5) pengujian keseluruhan, (6) Hasil pengujian. Trainer yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ATmega16 sebagai tempat pemprosesan semua input/ output terjadi, modul Bluetooth HC-05 sebagai jalur komunikasi antara smartphone dan plant, Driver Motor L298 berfungsi untuk mengatur putaran Motor DC agar dapat di ubah arah dan kecepatan dari Motor DC dan aplikasi yang terpasang pada smartphone Android sebagai remote kontrol dari sistem ini. Uji kinerja rancangan diketahui bahwa: (a) minimum sistem ATmega16 berfungsi dengan baik yang telah diuji dengan cara menguji PORT ATmega16 sebagai Input/ Output; (b) driver motor L298 berfungsi dengan baik yang di uji dengan cara memberikan sinyal PWM yang dibangkitkan dari mikrokontroler; (c) Modul Bluetooth HC-05 berfungsi dengan baik yang di uji dengan cara menghubungkan Modul Bluetooth, mikrokontroler, Android dan LCD sebagai penampil data yang di terima dari Android; (d) Pengujian Program di CVAVR; (e) pengujian rangkaian kontrol arah dan kecepatan motor DC menggunakan Android. Dengan demikian trainer yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN KKPI MATERI MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAH ANGKA KELAS XI
Perangkat lunak pengolah angka merupakan perangkat lunak khusus untuk mengolah angka. Materi menggunakan perangkat lunak pengolah angka ini merupakan salah satu materi dasar yang harus dikuasai siswa. Namun, tidak semua siswa mampu memahami materi tersebut dengan mudah. Di SMK Negeri 2 Jombang, guru menyampaikan materi menggunakan perangkat lunak pengolah angka dengan menggunakan presentasi yang sederhana yang mengakibatkan siswa bosan dan minat belajar menjadi berkurang. Tujuan dari pengembangan media pembelajaran ini adalah menyusun bahan materi pada standar kompetensi menggunakan perangkat lunak pengolah angka, merancang media pembelajaran berbasis multimedia menggunakan Adobe Flash, serta mengintegrasikan bahan materi ke dalam media pembelajaran. Kemudian menguji kelayakan media pembelajaran ini sebagai media pembelajaran yang interaktif. Dalam pengembangan media pembelajaran ini digunakan rancangan pengembangan yang dikemukakan oleh Sugiyono. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket pada uji coba perseorangan (ahli media & ahli materi) dan responden/siswa untuk uji pengguna. Sedangkan analisis data yang digunakan untuk mengolah data dari ahli media, ahli materi dan responden/siswa menggunakan teknik persentase. Berdasarkan hasil validasi ahli media diperoleh persentase 94.1% yang berarti media layak digunakan sedangkan hasil validasi ahli materi diperoleh persentase nilai 96.15% yang mengindikasikan materi layak digunakan pada media ini. Pada uji coba pengguna dengan jumlah responden sebanyak 30 siswa diperoleh persentase sebesar 88.91% yang menandakan bahwa media layak dipergunakan. Media pembelajaran berbasis multimedia interaktif ini dikembangkan agar tersedia sebuah media pembelajaran baru yang valid dan layak untuk menunjang pembelajaran KKPI di SMK Negeri 2 Jombang
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUALISASI LOGIKA PEMROGRAMAN GRAPH BERBASIS WEBSITE PADA MATA KULIAH ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA
Media pembelajaran perlu diberikan kepada peserta didik agar lebih mudahmenerima materi yang diberikan. Sesuai dengan observasi yang dilakukan di Program StudiS1 Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, diketahuibahwa mahasiswa masih merasa kurang memahami pokok bahasan Graph dengan alasankurang memahami alur logika berpikir dari materi tersebut. Dengan adanya masalahtersebut, maka media pembelajaran perlu dibuat untuk membantu mahasiswa dalammemahami materi Graph. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Sugiyono(2010). Hasil pengembangan berupa CMS bernama ASD PendTIUM yang terdiri dari menuMedia (visualisasi, materi, soal latihan, forum diskusi), Profil, Petunjuk Pengoperasian, danSAP (SK/KD). Produk ini telah divalidasi oleh ahli materi sebesar 100%, ahli media90,18%, dan diujicobakan pada pengguna dan hasil persentasenya adalah 80,01%. Hal inimenunjukkan bahwa media pembelajaran yang telah dikembangkan termasuk dalamkategori sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ASD PendTIUM sangat valid digunakan sebagai media pembelajaran.Selain itu, ASD PendTIUM dapat membantu mahasiswa untuk memahami logika pada materi Graph
PENGEMBANGAN TRAINER PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SISTEM ON GRID DENGAN PLN UNTUK MENUNJANG MATAKULIAH PRAKTIKUM PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK
Pada era saat ini penghematan energi sangat penting untuk digencarkan, khususnya energi listrik. Karena sebagian besar sumber energi untuk membangkitkan tenaga listrik berasal dari bahan bakar fosil. Sementara cadangan bahan bakar fosil di bumi sangat terbatas. Para ahli pun menciptakan alternatif energi terbarukan sebagai bahan pembangkitan energi listrik, panel surya misalnya. Namun karena mahalnya biaya investasi untuk pengadaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk penggantian sumber listrik yang sudah ada secara keseluruhan, maka akan dibuat PLTS on grid system. Yaitu sistem yang menggabungkan PLTS dengan tegangan PLN. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk trainer PLTS sistem on grid. Trainer tersebut akan digunakan sebagai bahan pembelajaran mahasiswa pada matakuliah Praktikum Pembangkit Tenaga Listrik Jurusan Teknik Elektro FT UM. Desain dari trainer ini akan diletakkan pada papan mika yang ditata secara rapi dan menarik. Alat/ trainer ini akan dilengkapi dengan lubang jumper kabel jack pada setiap komponennya agar mempermudah proses instalasi. Komponen tersebut antara lain: (1) panel surya; (2) PWM controller charger; (3) baterai/aki; (4) inverter DC/AC; serta (5) lampu sinkronoskop dari penggabungan output inverter dan PLN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah ADDIE. Langkah-langkah yang digunakan adalah sebagai berikut: (1) tahap analisis; (2) tahap desain; (3) tahap pengembangan; (4) tahap implementasi; (5) tahap evaluasi. Berdasarkan hasil uji coba, diperoleh persentase dari tiap-tiap subjek coba sebagai berikut: (1) didapatkan persentase skor keseluruhan dari ahli media sebesar 81,90%, (2) persentase skor keseluruhan dari ahli materi sebesar 85,71%, dan (3) persentase skor keseluruhan dari uji coba (mahasiswa) sebesar 91,98%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan trainer Pengembangan Trainer Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sistem On Grid Dengan PLN untuk Menunjang Mata Kuliah Praktikum Pembangkit Tenaga Listrik di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang ini layak untuk digunakan sebagai media pembelajara
PENGEMBANGAN REFERENSI BAHASA PEMROGRAMAN C BERBASIS APLIKASI DESKTOP
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan referensi bahasa pemrograman C berbasis aplikasi desktop. Referensi dikembangkan berbasis aplikasi desktop agar pengguna tidak perlu menyediakan koneksi internet untuk membuka referensi. Data dikumpulkan dengan angket untuk ahli media, angket untuk ahli materi, dan angket untuk responden. Berdasarkan pada hasil uji coba, diperoleh persentase dari tiap-tiap subjek uji coba sebagai berikut: (1) pada ahli media, diperoleh persentase sebesar 85,53%; (2) pada ahli materi, diperoleh persentase sebesar 95%; (3) pada uji coba responden, diperoleh persentase sebesar 90,98%. Berdasarkan kriteria dari Akbar dan Sriwijaya (2010:213), untuk persentase 75,01% - 100,00% termasuk dalam kriteria sangat valid, sehingga dapat disimpulkan bahwa referensi bahasa pemrograman C berbasis aplikasi desktop ini layak untuk digunakan
PENGARUH PENERAPAN PERMAINAN PAIR COUPON EXCHANGE TERHADAP HASIL BELAJAR TIK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 13 MALANG
Permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran TIK di SMP Negeri 13 Malang yaitu kurangnya variasi metode dan sumber belajar oleh guru, kesempatan siswa untuk saling bertukar informasi dengan kelompok lain masih kurang, antusias, motivasi, dan peran aktif siswa dalam pembelajaran rendah, siswa kurang berani bertanya serta menyampaikan pendapat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar TIK siswa kelompok eksperimen yang diajar dengan penerapan permainan pair coupon exchange dan kelompok kontrol yang diajar dengan metode Belajar Beraneka Sumber atau BEBAS, (2) pengaruh penerapan permainan pair coupon exchange terhadap hasil belajar TIK siswa kelompok eksperimen. Data dikumpulkan menggunakan metode angket, tes tulis, observasi, dan portofolio, dan dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling, kelas VIIID sebagai kelompok eksperimen dan kelas V IIIH sebagai kelompok kontrol. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen semu dengan pola pretes posttest control group design. Hasil penelitian yaitu: (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar TIK antara kelompok eksperimen dan kontrol, dimana hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada kelompok kontrol, (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan permainan pair coupon exchange dengan hasil belajar TIK kelompok eksperimen sebesar 31,5% yang pengaruhnya dapat diprediksi melalui persamaan regresi Y = 63,722 + 0,312 X
IMPLEMENTASI WIRELESS SENSOR NETWORK UNTUK MONITORING RUANG KELAS SEBAGAI BAGIAN DARI INTERNET OF THINGS
Penelitian dengan judul Rancang Bangun Smart Class Hemat Energi Menggunakan Wireless Sensor Network untuk Menciptakan Ruang Belajar yang Sehat dan Nyaman dimotivasi oleh adanya penggunaan energi listrik yang tidak terkontrol dan tidak semestinya. Penggunaan energi listrik ini utamanya untuk pengaturan suhu udara (AC) dan penerangan (lampu) untuk menciptakan ruang yang nyaman. Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa penggunaan perangkat pengatur kondisi ruangan belum tentu menghasilkan ruang yang sehat dan nyaman. Dengan menggunakan sensor-sensor yang digabungkan pada node-node yang disebarkan merata didalam ruang belajar, kondisi ruang kelas dipantau sehingga setiap area dalam kelas dapat diketahui kondisinya. Sistem penyimpanan data dan monitoring yang dapat diakses melalui jaringan komputer akan menyimpan, mengolah, dan menampilkan kondisi setiap area di ruang kelas
PERANCANGAN TRAINER SISTEM RECLOSER BERBASIS SMART RELAY UNTUK MATA KULIAH SISTEM DISTRIBUSI DAN TRANSMISI DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Pada penelitian ini, sistem smart relay dirancang sebagai trainer pengendali sistem recloser untuk mendukung perkuliahan Sistem Distribusi dan Transmisi di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Trainer didesain sebagai miniatur sistem recloser layaknya di lapangan, yaitu dapat membuka ketika terjadi gangguan arus lebih dan menutup kembali ketika gangguan tersebut dihilangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menyediakan media pembelajaran sistem recloser berbasis smart relay dan menguji kelayakan media tersebut. Selain produk yang dihasilkan adalah trainer juga dilengkapi dengan media pendukung yaitu handout dan jobsheet. Metode yang dikembangkan pada penelitian ini adalah kombinasi antara metode pengembangan Sugiyono dan Borg & Gall. Berdasarkan hasil uji coba produk didapatkan persentase validitas ahli media sebesar 95%, validitas uji coba kelompok kecil kepada mahasiswa sebesar 92%, dan validitas uji coba kelompok besar kepada mahasiswa sebesar 88% dengan persentase rata-rata uji coba adalah 91%. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar trainer sistem recloser berbasis smart relay untuk mendukung perkuliahan Sistem Distribusi dan transmisi di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar
PENGEMBANGAN TRAINER INTEGRASI PEMBANGKIT LISTRIK SKALA PIKO
Praktikum pembangkit tenaga listrik adalah salah satu matakuliah di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pada matakuliah ini memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai sistem integrasi pembangkit listrik.Pada proses pembelajaran matakuliah Praktikum Pembangkit Tenaga Listrik dengan pokok bahasan sistem integrasi pembangkit listrik masih kekurangan media trainer mengenai sistem integrasi. Hal ini menyebabkan mahasiswa kurang memahami bagaimana merancang, membuat, dan mengoperasikan sistem integrasi yang memiliki kompleksitas tinggi tersebut. Pada penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Sugiyono. Pada model pengembangan ini pada setiap langkah pengerjaannya memiliki revisi, yang bertujuan untuk kevalidan data dan kesempurnaan trainer yang dibuat. Model pengembangan ini terdiri dari 10 tahap yaitu: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk; (8) uji coba pemakaian; (9) revisi produk; (10) produksi massal. Berdasarkan pada hasil uji coba, diperoleh presentase dari tiap-tiap subjekcoba sebagai berikut: (1) Pada ahli media, diperoleh persentase sebesar 88,00%,(2) Pada ahli materi, diperoleh persentase sebesar 86,00%, (3) Pada kelompok kecil, diperoleh persentase sebesar 89,60%, (4) Pada kelompok besar, diperolehpersentase sebesar 86,07%.Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan trainer integrasi pembangkit listrik skala piko ini valid dan layak untuk digunakansebagai media pembelajaran
MENYIAPKAN LAYANAN E-LEARNING DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang bahan ajar (e-learning) pada proses pembelajaran di Perguruan Tinggi sangatlah dibutuhkan. Maka dari itu perlunya disiapkan layanan e-learning yang sesuai dengan apa yang menjadi dasar karakteristik e-learning. Pemanfaatan layanan teknologi informasi untuk pembelajaran yaitu: virtual university, on-line courses, online tutorial, bahan ajar online, perpustakaan digital, computer assisted instruction/ CAI). Perkembangan e-learning harus dukungan oleh kebijakan pemerintah, infrastruktur yang handal yang menyangkut jaringan telekomunikasi, aplikasi teknologi, dan penyedia jasa internet