Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
Not a member yet
    267 research outputs found

    Peran Mediasi Kinerja Perawat Pada Pengaruh Kepemimpinan Transformational Manajer Terhadap Medication Safety Di Ruang Perawatan Inap Rumah Sakit Pekanbaru

    No full text
    Latar Belakang - Keamanan pasien khususnya keamanan obat (medication safety) sangat dibutuhkan pasien dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Medication safety merupakan fungsi dari kinerja perawat. Hal ini karena ketepatan pemberian obat merupakan alah satu bentuk kinerja perawat. Kepemimpinan transformasional manajer berperan penting dalam peningkatan kinerja perawat dan medication safety.Tujuan - Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan peran mediasi kinerja perawat pada pengaruh kepemimpinan transformasional manajer perawat terhadap medication safety.Desain / metodologi / pendekatan – Penelitian merupakan penelitian kausal dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga medis yang bekerja di Rumah Sakit Swasta Pekanbaru. Sampel sejumlah 96 tenaga medis dan diambil dengan convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan dengan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM).Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kepemimpinan transformasional manajer perawat berpengaruh positif terhadap kinerja perawat; 2) kepemimpinan transformasional manajer perawat berpengaruh positif terhadap medication safety; 3) kinerja perawat berpengaruh positif terhadap medication safety; dan 4) kinerja perawat berperan dalam memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional manajer perawat terhadap medication safety. Implikasi penelitian – Penelitian ini berkontribusi pada referensi Sumber Daya Manusia terkait peran mediasi kinerja pada pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap medication safety. Hasil penelitian juga dapat menjadi bahan pertimbangan manajemen rumah sakit dalam membuat kebijakan terkait dengan peningkatan medication safety.Batasan penelitian – kinerja perawat dan medication safety hanya dinilai berdasarkan sudut pandang perawat dan tidak mencakup sudut pandang manajer. Kata kunci : Kepemimpinan transformasional, Kinerja, Medication Safet

    Efisiensi ICU Rumah Sakit Pemerintah Dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA)

    Full text link
    Efficiency defined by optimizing any resources which used to produce an output in a maximal level. Since INA-CBG was applied to hospital payment system, hospital was forced to keep the resources that used for producing process is less than the cost of National Health Assurance. Intensive Care Unit (ICU) is a ward needed advanced technology. qualified human resources, and high cost. Thus, ICU should be concern about their efficiency. Aim of this study is to measure the efficiency of the ICU at a public hospital. This is a quantitative study with a cross-sectional design. The study was conduct at type A public hospital in Banda Aceh, Aceh Province, Indonesia. We include six units of intensive care such as MICU, CSICU, ICCU, PICU, NICU, RICU. Data Envelopment Analysis (DEA) model is used to measure the efficiency at period 2022. DEA measurement performed by MAXDEA Lite 2.0. Results: ICU, CSICU, ICCU, PICU, and RICU efficiency score was one (efficient), while NICU was 0,87 (inefficient). Conclusion of the study that MICU, CSICU, ICCU, PICU, and RICU are efficient. NICU are not efficient

    Peningkatan Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien oleh Pengembangan Budaya Keselamatan pasien berbasis Knowledge Management

    Full text link
     Pelaksanaan sistem keselamatan pasien meliputi identifikasi, pengelolaan risiko pasien, pelaporan atas analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden berikut tindak lanjutnya, serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dalam upaya mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan perawat dalam memberikan pelayanan. Budaya keselamatan pasien memiliki peran penting dalam meningkatkan keselamatan pasien.. Masalah utama pada pelaksanaan sistem keselamatan pasien dalah kepatuhan pelabelan obat high alert oleh farmasi di setiap unit yang belum sesuai dengan standar hal ini dapat meningkatkan insiden keselamatan pasien yang terjadi di rumah sakit adanya insiden tersebut dapat menyebabkan mutu pelayanan di rumah sakit akan menurun. Metode penelitian ini adalah telaah artikel dengan menggunakan data base internasional. Pencarian literature untuk keaslian penelitain ini menggunakan artikel yang berbahasa inggris yang berasal dari Scopus, ScienceDirect, ProQuest, PubMed dan Google Scholar mulai tahun 2017 sampai dengan tahun 2022. Pencarian literature menggunakan keyword “knowledge management,  “the patient’s safety culture “Attitude”, “Reporting” dan Incident,. Hasil pemilihan artikel sesuai dengan kriteria inklusi 15 artikel, kemudian diberikan nomor seri dan dilakukan analisis artikel untuk memudahkan proses peninjauan.  Kesimpulan dari proses analisis knowledge management dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan model budaya keselamatan pasie

    Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di RSUD Otista Soreang

    Full text link
    Jaminan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang wajib dipenuhi. Dalam memenuhi jaminan kesehatan, pemerintah bertanggung jawab untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan wajib pelayanan dasar salah satunya di bidang kesehatan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang mengatur tentang pembentukan sebuah badan hukum yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. Dalam menyelenggarakan program jaminan kesehatan nasional, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan beberapa fasilitas kesehatan, salah satunya adalah RSUD Otista. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan yang didasarkan kepada pengukuran assess context, gather reconnaisance, engage stakeholders, descibe the program, dan focus the evaluation. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan tersebut masih belum optimal karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti alur komunikasi yang belum tepat sasaran dan kurang efisiennya pelaksanaan edukasi kepada masyarakat saat pendaftaran layanan kesehatan

    Ketaatan Terapi Antihipertensi dengan Terkontrolnya Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Komorbid DM Tipe2 di Puskesmas Kabupaten Sleman

    Full text link
    Hipertensi dan diabetes melitus (DM) tipe2 seringkali terjadi secara bersamaan dan merupakan penyakit degeneratif, namun perburukan prognosis dapat dikendalikan dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan. Ketaatan pasien terhadap terapi antihipertensi mempunyai peranan penting dalam manajemen terapi tekanan darah. Tingkat ketaatan terapi dihitung menggunakan metode MPR (Medication Possession Ratio) berdasarkan catatan pengobatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketaatan terapi antihipertensi dengan terkontrolnya tekanan darah pada pasien hipertensi dengan komorbid DM tipe2 di Puskesmas Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan pengambilan data menggunakan teknik non-probability dengan jenis purposive sampling. Sebanyak 116 pasien rawat jalan telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan responden didominasi oleh pasien perempuan, usia 60-70 tahun, tekanan darah terkontrol, overweight, tidak polifarmasi, dan menggunakkan BPJS PBI. Ketaatan berhubungan signifikan terhadap terkontrolnya tekanan darah (p-value 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketaatan terapi berpengaruh signifikan terhadap terkontrolnya tekanan darah pada pasien hipertensi dengan komorbid DM tipe2 di Puskesmas Kabupaten Sleman. Kata kunci : Ketaatan, MPR, Antihipertensi, Komorbi

    Kepuasan Penggunaan Telemedicine terhadap Keputusan Penggunaan Telemedicine di RSU X Kabupaten Malang

    Full text link
    Patients feel dissatisfied when using telemedicine because they feel that the telemedicine service has too many menus, is not clear and is not easy to use. The research design used in this research is a cross-sectional method and is a quantitative study. This research was conducted on patients at the Outpatient Installation of Hospital The sample obtained for this research was 209 people. The data collection technique uses a questionnaire method with a Linkert measurement scale. Data analysis in this study used the Spearman Rank correlation test. The results of the Spearman Rank analysis statistical test in this study to determine the relationship between satisfaction with using telemedicine services and the decision to use telemedicine services at RSU X Malang Regency showed a coefficient value of 0.827. Based on the results of hypothesis testing in this study, it can be concluded that there is a relationship between patient satisfaction (X) and reuse of telemedicine services (Y). Improving the quality of telemedicine, ease of communication and comfort need to be considered, in order to provide patient satisfaction in using telemedicine services and will have an impact on the reuse of these services

    Perilaku Pasien Hipertensi Dalam Penggunaan Obat Antihipertensi Dengan Menggunakan Health Belief Model Di Puskesmas Pesantren II

    Full text link
    Hipertensi umumnya muncul pada usia lanjut, tetapi hipertensi juga dapat muncul sejak remaja dan banyak yang tidak menyadarinya sehingga akan berkelanjutan hingga usia dewasa dan lansia. Penderita baru akan menyadari pentingnya pengobatan, apabila penyakit yang diderita sudah sangat serius dan parah. Keyakinan dalam penggunaan obat sering memengaruhi pengobatan pasien hipertensi dan kepatuhan mereka terhadap penggunaan obat. Tujuan dalam Penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh perilaku pasien dalam penggunaan obat antihipetensi dengan menggunakan pendekatan HBM di Puskesmas Pesantren II. Metode Penelitian ini bersifat deskriptif yang menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik purposive sampling dimana Sampel yang digunakan sebanyak 101 responden sesuai kriteria inklusi dengan menggunakan instrumen kuisioner. Hasil penelitian, Berdasarkan uji regresi logistik diperoleh hasil yaitu mayoritas responden dengan kategori sedang dan perilaku yang tinggi, sehingga adanya pengaruh terhadap perilaku pasien hipertensi dengan variabel kerentanan P-value = 0,006, keparahan P-value = 0,009, manfaat P-value = 0,001, hambatan P-value = 0,002, efikasi diri P-value = 0,016, isyarat untuk bertindak P-value = 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah Variabel dalam Health Belief Model.berpengaruh terhadap perilaku pasien hipertensi dalam penggunaan obat antihipertensi

    Instrumen Manajer Pelayanan Pasien berbasis STARKES Dalam Meningkatkan Pelayanan Keperawatan : Sistematik Review

    Full text link
    Manajer pelayanan pasien (Case Manager) adalah seorang koordinator, fasilitator, pemberi advokasi, dan juga educator. Pelaksanaan peran manajer pelayanan pasien yang tidak optimal akan menyebabkan terhambatnya pelayanan keperawatan hal ini berkesinambungan dengan penilaian kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehetan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan telaah sistematik mengenai pengembangan instrument manajer pelayanan pasien untuk meningkatkan pelayanan keperawatan. Metode penelitian ini adalah menggunakan literatur review. Proses penyeleksian artikel dilakukan menggunakan PICOS . pencarian literatur melalui database dengan kriteria kualitas tinggi dan sedang, yaitu Scopus, ProQuest, PubMed, dan Google Scholar. Sebelum melanjutkan pada pencarian artikel atau jurnal harus menggunakan dan boolean operator (AND, OR NOT or AND NOT). Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur ini adalah sebagai berikut, "manajer pelayanan pasien" , "Manajer pelayanan pasien", "quality", "outpatient", “instrument”, “manajer pelayanan pasien” , "role manajer pelayanan pasien", "standart kesehatan" . Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah  terdapat Sebanyak 217 artikel ditemukan, berasal dari empat database: 5 Scopus, 113 ProQuest, 83 PubMed dan 16 Google schoolar. Hasil pemilihan artikel sesuai dengan kriteria inklusi 15 artikel, Kesimpulan dari proses analisis artikel ini adalah perlunya pengembangan instrument yang mudah untuk menunjang fungsi dan tugas manajer pelayanan pasien. Kata kunci : Instrument, Kualitas, Manajer pelayanan pasien

    Autokorelasi Spasial Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Madiun

    No full text
    Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang terinfeksi, penyakit ini sering terjadi di wilayah tropis dan subtropis. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, Kabupaten Madiun termasuk ke dalam salah satu Kabupaten di Jawa Timur yang belum mencapai target insiden rate nasional DBD ≤ 10 per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji autokorelasi spasial global dan lokal kasus DBD yang dihubungkan dengan kepadatan penduduk, suhu, kelembaban udara, dan container index di Kabupaten Madiun tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan studi ekologi atau korelasi menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Sampel penelitian ini adalah seluruh kasus DBD yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun 2022. Analisis data menggunakan metode Moran’s Index dan Local Indicators of Spatial Association (LISA) dengan uji statistik pada program GeoDa. Hasil analisis ditemukan adanya autokorelasi spasial positif antara kepadatan penduduk dengn kejadian DBD (pola mengelompok). Kemudian adanya autokorelasi spasial negatif antara suhu dan kelembaban udara dengan kejadian DBD (pola menyebar) dan tidak adanya autokorelasi spasial antara container index dengan kejadian DBD

    Analisis Tarif Hemodialisis Pada Pasien JKN di Rumah Sakit Kabupaten Lumajang

    Full text link
    Perubahan struktur tarif INA-CBGs yang diatur dalam Permenkes Nomor 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan berdampak pada pendapatan pelayanan hemodialisa di RSUD Dr. Haryoto. Tarif tindakan hemodialisa single use mengalami kenaikan sedangkan tindakan reuse sebesar 85% dari tarif single use. Hasil perhitungan proyeksi pendapatan pelayanan hemodialisa menunjukkan adanya selisih negatif pada pendapatan rumah sakit. Selisih biaya tindakan hemodialisa yang timbul dari perhitungan pendapatan tarif baru dan lama INA CBGs tidak sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tarif hemodialisa berdasarkan perhitungan unit cost dengan metode Activity Based Costing (ABC) di RSUD Dr. Haryoto. Jenis penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan desain studi kasus perbandingan antara tarif hemodialisa berdasarkan perhitungan unit cost menggunakan metode ABC dengan tarif BLU/BLUD dan tarif INA-CBGs di RSUD Dr. Haryoto. Responden dalam penelitian ini sebanyak 13 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan perhitungan tarif berdasarkan unit cost metode ABC lebih tinggi dibandingkan tarif BLU/BLUD dan tarif INA CBGs. Kesimpulan: ditemukan selisih negatif antara tarif unit cost metode ABC dengan tarif RS dan tarif INA-CBGs

    212

    full texts

    267

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇