Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
Not a member yet
    267 research outputs found

    Analisis Keikutsertaan BPJS Kesehatan Mandiri Pada Sektor Informal di Kota Makassar

    No full text
    ABSTRAKBPJS merencanakan bahwa tahun 2014 masyarakat Indonesia yang ikut dalam program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) mencapai 70% dan ditargetkan tahun 2019 mencapai 100%. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh beberapa faktor umur, pendidikan, pendapatan dan dukungan keluarga. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yaitu seluruh Pedagang yang ada di Pasar Segar terkhusus Penjual makanan dan minuman yang aktif yaitu 63 orang dan 51 orang yang merupakan pekerja mebel dan bukan peserta BPJS Kesehatan Mandiri. Sampel dalam penelitian ini menggunakan perhitungan total sampling yaitu semua jumlah populasi diambil dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendapatan (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,000) terhadap keikutsertaannya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Namun, tidak terdapat pengaruh antara umur (p=0,296), pendidikan (p=0.350) terhadap keikutsertaannya menjadi peserta. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada pekerja informal agar mendaftarkan dirinya sebagai peserta BPJS Kesehatan dan bagi petugas BPJS Kesehatan perlumeningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pada pedagang sektor infomal.Kata kunci : Partisipasi, Sektor Informal, BPJS Kesehata

    Asupan Serat Sebagai Faktor Dominan Obesitas Perempuan Pralansia

    Get PDF
    ABSTRAK Prevalensi obesitas pada perempuan pralansia semakin meningkat, padahal obesitas berdampak terhadap terjadinya penyakit degeneratif sehingga perlu ditanggulangi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari factor dominan yang berhubungan dengan obesitas menurut persen lemak tubuh perempuan pralansia. Penelitian ini merupakan penelitian crosssectional. Responden merupakan 134 perempuan pralansia di Posbindu terpilih di Pancoran Mas, Depok. Data persen lemak tubuh diambil dengan menggunakan alat bioelectrical impedance analysis (BIA), data asupan dengan menggunakan formulir recall 2 x 24 jam, dan faktor lainnya dengan menggunakan pertanyaan pada kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan regresi logistik untuk memperoleh faktor dominan yang berhubungan dengan obesitas pralansia. Faktor dominan yang berhubungan dengan obesitas perempuan pralansia adalah asupan serat (OR=3,9; 95% CI: 1,4-10,8). Penelitian ini menunjukkan bahwa asupan serat yang rendah dapat memicu obesitas pada perempuan pralansia dan memerlukan program yang sesuai yang membuat asupan serat pada perempuan pralansia meningkat.Kata Kunci : Asupan Serat; Obesitas; Perempuan Pralansia

    Studi Literatur Peranan Terapi Musik Pada Pasien Post Traumatic Amnesia

    Get PDF
    ABSTRAK Terapi musik adalah metode berbasis bukti. Mendengarkan musik menstimulasi pendengaran dan otak manusia, Musik dalam beberapa hal berkhasiat bagi manusia karena musik memainkan peran penting dalam rehabilitasi cedera otak. Musik membangkitkan kenangan pada periode-periode kehidupan tertentu, kejadian tertentu atau orang dan tempat tertentu. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk menentukan peran musik pada pasien pasca trauma amnesia. Metode penelitian ini menelusuri hasil publikasi ilmiah melalui basis data yang digunakan dalam bentuk PubMed, GoogleSchoolar, Proquest, Science Direct. Hasil tinjauan jurnal menunjukkan bahwa terapi musik adalah latihan kognitif terbaik dalam pemulihan fungsional yang dapat mengembalikan fungsi memori, perhatian, orientasi dan hasil perilaku. Dapat disimpulkan bahwa terapi musik membantu pemulihan fungsi kognitif dan tidak memiliki efek berbahaya. Kata Kunci : Musik Terapi, Post Traumatic Amnesi

    Potensi Bahaya Kerja Pada Pekerja Industri Manufaktur Logam

    Get PDF
    ABSTRAK Upaya yang paling mendasar dalam penerapan sistem manajemen keselamatandan kesehatan kerja pada perusahaan adalah melakukan identifikasi potensi bahaya agar dapat segera dilakukan upaya pengendaliannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling dalam penentuan sampelnya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan utama maupun informan pendukung. Keabsahan data dengan metode triangulasi sumber dan member checking. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat lima jenis potensi bahaya pada pekerja manufaktur logam, yaitu bahaya asap, bahaya sinar, unsafe act, bahaya benda jatuh, dan bahaya serbuk besi. Asap hasil pengelasan dapat menyebabkan asfiksia dan manganisme. Sinar hasil pengelasan menyebabkan katarak dan kanker kulit. Unsafe act merupakan 88%penyebab kecelakaan kerja. Cedera yang paling umum dialami pekerja saat tertimpa benda yang jatuh adalah memar, patah tulang, strain, dan terkilir. Debu logam bukan hanya dapat menyebabkan pneumoconiosis saja, namun pada paparan yang tinggi dapat pula menyebabkan penyakit kanker, asma, allergic alveolitis, dan iritasi. Kata Kunci : Identifikasi Bahaya, Manufaktur Logam, Unsafe Act, Debu Loga

    Upaya Menurunkan Turnover Melalui Peningkatan Kepuasan Kerja Pegawai di Rumah Sakit

    Get PDF
    ABSTRAKSumber daya manusia merupakan aspek yang berperan sangat penting terhadapkeberhasilan suatu pelayanan rumah sakit. Permasalahan yang sering terjadi dalam pengelolaan sumberdaya manusia adalah labour turnover. Labour turnover di RSIA NUN Surabaya pada tiga tahun terakhir melebihi standar yaitu sebesar 24,2-52,7%. Tingginya turnover dapat memberikan dampak negatif terhadap organisasi, baik dari segi biaya, sumber daya, dan organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap intention to leave di pelayangan kesehatan, Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan rancang bangun cross sectional. Besar sampel pada penelitian adalah 45 orang pegawai yang dipilih menggunakan teknik propotional random sampling. Analisis data menggunakan regresilinear berganda. Hasil menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh negatif terhadap intention to leave pegawai di RSIA NUN Surabaya (p=0.000). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kepuasan kerja maka semakin rendah intention to leave. Oleh karena itu, penting bagi rumah sakit untuk berupaya meningkatkan kepuasan kerja sehingga menurunkan intention to leave karyawan.Kata Kunci: Kepuasan Kerja, Perputaran Pegawai, Keinginan Kelua

    Determinan Keberhasilan Pengobatan Multi Drug Therapy Pada Penderita Kusta Tipe Multibaciler

    Get PDF
    ABSTRAK Pengobatan MDT pada penderita kusta tipe Multibaciler (MB) adalah kegiatan menelan minum obat MDT secara intensif selama 12 bulan bagi penderita kusta tipe MB di Provinsi Sulawesi Selatan. Penyakit kusta tipe MB tidak dapat menyebabkan kematian, akan tetapi bila tidak menjalani pengobatan MDT menyebabkan kecacatan, masalah psikososial, stigma, dan penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keberhasilam pengobatan MDT pada penderita kusta tipe MB di Provinsi Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang menggunakan CrossSectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Random RandomSampling untuk menentukan populasi penelitian, sehingga sampel yang diperoleh terdiri dari 47 sampel untuk Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian menggunakan ujistatistik regresi logistic pada variabel pelayanan kesehatan; akses pelayanan kesehatan tidak ada pengaruh terhadap kepatuhan minum obat MDT(p-value= 0,082>0,05), peran petugas kesehatan ada pengaruh terhadap kepatuhan minum obat MDT (p-value= 0,003<0,05) dan ketersediaan obat ada pengaruh terhadap kepatuhan minum obat MDT(p-value= 0,001<0,05), dan faktor kepatuhan minum obat ada pengaruh terhadap pengobatan MDT (p-value= 0,000<0,05). Simpulan dari hasil penelitianinidiartikandenganpasien yang mempunyai peran petugas kesehatan yang baik dan ketersediaan obat MDT yang selalu tersedian disarana pelayanan kesehatanberpengaruhterhadapkepatuhanminumobat MDT Kata Kunci: Release From Treatment, Multi Drug Therapy, KustaTipeMulti Baciler

    Hubungan Peranan Lingkungan Terhadap Kejadian HIV/AIDS

    Get PDF
    ABSTRAK Ranah Minang menempati peringkat ke-8 dari 34 provinsi dengan tingkat kasus 18,8% di atas tingkat kasus nasional (17,2%). Tujuan penelitian ini adalah untuk hubungan peranan lingkungan terhadap kejadian HIV/ AIDS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah sampel 28 ODHA. Hasil penelitian diperoleh pada peran teman sejawat yang berisiko sehingga dapat mengakibatkan kejadian HIV/ AIDS pada kasus sebanyak 96, 4 % sementara pada kontrol sebanyak 32, 1%. Terdapat hubungan yang bermakna antara peranan teman sejawat dengan kejadian HIV/ AIDS, terbukti dengan nilai P 0,00 (P< 0,05). Peranan keluarga yang berisiko sehingga dapat mengakibatkan kejadian HIV/ AIDS pada kasus sebanyak 60,7 % sementara pada kontrol sebanyak 32, 1%. Terdapat hubungan yang bermakna antara peranan keluarga dengan kejadian HIV/ AIDS, terbukti dengan nilai P 0,016 (P< 0,05). Peranan pemangku adat yang berisiko sehingga dapat mengakibatkan kejadian HIV/ AIDS pada kasus sebanyak 60,7 % sementara pada kontrol sebanyak 39, 3%. Terdapat hubungan yang bermakna antara pemangku adat dengan kejadian HIV/AIDS, terbukti dengan nilai P 0,001 (P< 0,05). Adanya hubungan peranan lingkungan dengan kejadian HIV/ AIDS. Kata Kunci: Teman Sejawat, Keluarga, Pemangku Adat, HIV/AID

    Hubungan Kamarisasi Dan Bahan Bakar Biomassa Terhadap Kejadian Infeksi Pernafasan Akut Pada Anak Balita

    Get PDF
    ABSTRAK ISPA merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang masih merupakanmasalah kesehatan yang serius terutama di negara-negara berkembang seperti di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kamarisasi dan bahan biomassa terhadap kejadian penyakit ISPA pada anak balita di Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel adalah balita yang berada di Kelurahan Kalebajeng. Penarikan sampel menggunakan simple random sampling yaitu berjumlah 85 anak balita. Data diolah dengan menggunakan computer program SPSS dan dianalisis menggunakan uji chi square. Diperoleh hasil bahwa responden yang tidak memiliki kamar/memiliki kamar namun tidak memenuhi syarat sebanyak 22 orang (25,9%), sedangkan yang memiliki kamar memenuhi syarat sebanyak 63 orang (74,1%). Untuk ISPA menunjukkan bahwa dari 22 responden yang penggunaan kamarisasi tidak memenuhi syarat sebanyak 10 balita (45,5%) yang menderita ISPA. Sedangkan dari 63 responden yang penggunaan kamarisasi memenuhi syarat sebanyak 49 balita (75,0%) yang tidak menderita ISPA. Hasil uji statistik dengan menggunakan Yate’s Correction di peroleh p-value = 0,070 yang berarti p-value lebih besar dari alfa 0,05 dengan demikian H0 diterima. Artinya Tidak ada hubungan antara penggunaan kamarisasi dengan kejadian ISPA pada anak balita.Kata Kunci : ISPA, Anak balita, Kamarisasi, Bahan bakar biomassa, Rumah sehat

    Hubungan Jarak Mata dan Intensitas Pencahayaan terhadap Computer Vision Syndrome

    Get PDF
    ABSTRAK Penggunaan komputer di era milenial ternyata dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan manusia. Salah satu dampak negatif yang intensif adalah gangguan yang disebut sebagai Computer Vision Syndrome (CVS). Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang memenuhi syarat adalah 52 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling, dan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian CVS digunakan uji continuity correction test dan fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian CVS pada karyawan Pengguna Komputer di PT. Telkom Indonesia,Tbk sebesar 57,7 %. Berdasarkan variabel jarak mata ke monitor (ρ value = 0,028) dan intensitas cahaya (ρ value = 0,027) memiliki hubungan dengan kejadian CVS.Kata Kunci : Kesehatan Kerja, Computer Vision Syndrome

    Analisis Tingkat Kepuasaan Pasien Rawat Jalan RSIA NUN Surabaya

    Get PDF
    ABSTRAK Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan yang sesuai dengan tingkat kepuasan pasien dan penyelenggaraanya sesuai standar dan kode etik profesi. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kepuasan pasien di RSIA NUN Surabaya dengan metode importance performance analysis (IPA), dan customer satisfaction index (CSI). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancang bangun cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien rawat jalan. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Sampel diambil pada bulan Juli sampai Agustus 2017 sebanyak 96 orang. Penilaian menggunakan kuesioner yang sudah diisi pasien. Hasil pengukuran dari responden terhadap 25 atribut pertanyaan dan 11 atribut menunjukkan ketidaksesuaian antara kinerja dan kepentingan. Uji Diagram Kartesius menunjukkan atribut bukti langsung dengan nilai kinerja 3,13 dan nilai kepentingan 4,51 sehingga berada padakuadran I dan nilai kinerja 3,19 dan nilai kepentingan 4,84 pada kuadran III, hal ini secara kinerja masing kurang dan menjadi prioritas pertama dalam perbaikan untuk menaikkan tingkat kepuasan pasien. Analisa customer satisfaction index menunjukkan nilai 82% yang berarti pasien rawat jalan puas terhadap kinerja RSIA NUN di Surabaya. Kata Kunci : Kepuasan Pasien, Importance Performance Analysis, Uji DiagramKartesiu

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇