Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
Not a member yet
    267 research outputs found

    Evaluasi Pengelolaan Obat Dan Strategi Perbaikan Dengan Metode Hanlon

    Full text link
    Pemilihan, pengadaan, pendistribusian, dan pemakaian obat merupakan bagian dari siklus pengelolaan obat. Menggunakan metrik efisiensi dan metode Hanlon, peneliti berangkat untuk menilai Dr. Efram Harsana, pendekatan IFRSAU, untuk manajemen pengobatan. Data retrospektif dan konkuren dianalisis dengan desain deskriptif. Pengumpulan data baik dalam bentuk kuantitatif maupun kualitatif. Sepanjang Seluruh Proses Pemberian Obat IFRSAU Menggunakan indikator dari Kementerian Kesehatan (2008), Permenkes (2014), dan WHO (1993), Dr. Efram Harsana membandingkan tingkat efisiensi dengan standar dan menggambarkan berdasarkan analisis rencana aksi prioritas menggunakan metode Hanlon. Hasilnya, temuan penelitian memenuhi kriteria inklusi: 100% pemakaian obat FORNAS tersedia, 35,42 persen alokasi dana untuk pengadaan obat, ITOR dengan peningkatan ketersediaan obat 10,42 kali lipat, dan persentase resep obat generik di Pasokan 13 bulan (90,37 persen ). Ketersediaan obat dan kesesuaian formularium rumah sakit (78,78%), frekuensi keterlambatan pembayaran (123 X), dan pemenuhan plan-to-plan merupakan contoh tahapan proses administrasi yang tidak memenuhi kriteria yang dipersyaratkan. Angka kejadian buruk (120,43%), kesesuaian antara obat dan kartu inventaris (93,75%), dan total tipikal obat yang diresepkan per pasien semuanya tinggi (3,41). Total waktu yang dibutuhkan untuk menulis resep untuk seorang pasien (38 menit tidak dicampur, 73 menit dicampur)

    Analisis Manajemen Pengelolaan Sediaan Farmasi di Klinik Pratama Kabupaten Bengkalis (Studi Kasus Pada Klinik Daerah Kota dan Desa)

    No full text
    Pengelolaan sediaan farmasi di klinik Pratama memainkan peran penting dalam menunjang pendapatan (revenue) klinik karena biaya yang diserap cukup tinggi sehingga manajemen klinik harus dapat mengendalikan pembelian dan penggunaan obat-obatan di klinik efektif dan efisien serta sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengelolaan sediaan farmasi di klinik Pratama Kabupaten Bengkalis pada klinik Kota dan Desa. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Study kasus. Penelitian ini dilakukan pada dua 2 (dua sample klinik Swasta), Klinik X yang bertempat di kota Duri Kecamatan Mandau Kabupaten   Bengkalis   dan   klinik Pratama Y di daerah desa Rangau Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis dengan tujuan untuk mengetahui analisa manajemen pengelolaan sediaan farmasi pada dua klinik tersebut. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang informan. Data penelitian ini tediri dari data primer melalui wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang hampir seluruh aspek masukan dalam manajemen pengelolaan sediaan farmasi di klinik pratama kabupaten Bengkalis telah memadai, namun satu faktor masukan yaitu sumber daya manusia masih perlu ditingkatkan karena belum memiliki tenaga administrasi dan instalasi khusus bidang farmasi. Terdapat perbedaan pengelolaan obat dari segi perencanaan dan permintaan obat namun pada aspek penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan & penarikan, pengendalian, administrasi tidak terdapat perbedaan pada kedua klinik. Hambatan yang diperoleh oleh kedua klinik adalah pada aspek penerimaan obat yang terkendala akibat penyekatan jalan dan akhirnya mengalami keterlambatan dalam penerimaan obat yang juga berdampak pada ketersediaan stok obat-obatan

    Kepatuhan Tenaga Kesehatan Terhadap SPO Rekam Medis Dalam Membangun Budaya Keselamatan Pasien di RSUD Gambiran

    No full text
    Pengisian rekam medis harus akurat agar tercapai informasi yang baik untuk budaya keselamatan pasien. Kekurangan pengisian pada rekam medis menjadi masalah karena rekam medis berisi data yang memberikan informasi tentang  pasien dengan tujuan peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan tenaga kesehatan terhadap Standar Prosedur Operasional rekam medis dalam membangun budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri. Desain penelitian menggunakan mix methode yaitu metode kuantitatif  dengan pendekatan cross sectional dan metode kualitatif dengan depth interview. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling yang berjumlah 80 orang terdiri atas dokter,perawat dan bidan dan 10 informan. Teknik analisis data menggunakan analisis Structural Equation Modeling dengan menggunakan alat analisis data Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa predisposing factors berpengaruh terhadap perilaku tenaga kesehatan, predisposing factors tidak berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien, enabling factors tidak berpengaruh terhadap perilaku kepatuhan tenaga kesehatan, enabling factors tidak berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien, reinforcing factors tidak berpengaruh terhadap perilaku kepatuhan tenaga kesehatan, reinforcing factors berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien, perilaku kepatuhan tenaga kesehatan berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien, predisposing factors berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien yang dimediasi perilaku kepatuhan,enabling factors tidak berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien yang dimediasi perilaku kepatuhan, reinforcing factors tidak berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien yang dimediasi perilaku kepatuhan.Kata kunci : Kepatuhan, budaya keselamatan pasien, rekam medis

    Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Petugas Rekam Medis Dengan Menggunakan Metode Analisis Beban Kerja Kesehatan(Abk-Kes)

    Full text link
    Sumber Daya Manusia adalah bagian terpenting dan vital dalam sebuah organisasi. memberikan pelayanan yang bermutu maka dibutuhkan Sumber Daya Manusia Perekam Medis yang cukup, karena Klinik Utama Mutiara Cikutra hanya memiliki satu perekam medis saja maka hal ini bagus untuk dijadikan penelitian. Berdasarkan hasil wawancara, kunjungan pasien di Klinik Utama Mutiara Cikutra Bandung pada periode April 2020 – April 2021 sebanyak 47.139 pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menghitung kebutuhan sumber daya manusia rekam medis dengan menggunakan metode analisis beban kerja kesehatan (ABK-Kes). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan jenis rancangannya merupakan fenomenologi. Pengumpulan data dengan menggunakan Teknik wawancara kepada petugas rekam medis, studi dokumen dan observasi di Klinik Utama Mutiara Cikutra Bandung pada bulan April – Juni 2021. Berdasarkan data yang dikumpulkan setelah diolah menggunakan ABK-Kes diperoleh hasil bahwa jumlah pegawai hanya satu orang dan terdapat kekurangan pegawai Rekam Medis dan harus melakukan penambahan pegawai baru bagian rekam medis sebanyak empat orang

    Pengaruh Sistem Informasi Kepegawaian Terhadap Efektivitas Kerja Karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem informasi dengan mengkhususkan pada sistem informasi kepegawaian terhadap efektivitas kerja karyawan bidang sumber daya manusia di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Bertambah luasnya wilayah kerja dan tingginya tingkat kunjungan pasien maka jumlah pegawai semakin meningkat. Pencatatatan data kepegawaian  yang masih dilakukan secara manual dan tidak tercatat baik dalam sebuah sistem akan kesulitan dalam pencarian dan pembuatan rekapitulasi data pegawai, hal tersebut kurang efektif dan efisien yang menyebabkan beban waktu kerja bertambah, untuk itu diperlukan suatu sistem informasi yang dapat menangani permasalahan tersebut. Jenis penelitian ini  menggunakan metode pengambilan sampel non probability sampling dengan jenis sampel jenuh untuk pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan metode analisis data menggunakan teknis analisis uji regresi linear sederhana dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian dari 20 responden menunjukan bahwa berdasarkan dari hasil uji regresi linear sederhana koefisien regresi pada variabel X memperoleh sebesar 0,769. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap variabel Y adalah positif. Dan berdasarkan hasil koefisien determinasi (R2) memperoleh R square sebesar 0,723 yang menunjukan bahwa variabel X memiliki pengaruh sebesar 72,3 % terhadap variabel Y. Secara keseluruhan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel efektivitas kerja. Penerapan sistem informasi kepegawaian diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi para pekerja di bidang sumber daya manusia dalam mengolah data kepegawaian. Kata Kunci : Sistem Informasi, Efektivitas Kerja, SDM

    Manajemen Kebidanan Pada Ibu Bersalin Dengan Retensio Plasenta

    Full text link
    Retensio plasenta merupakan kondisi perlengketan plasenta atau belum lahir lebih dari 30 menit setelah bayi lahir karena elastisitas uterus yang menurun dan kontraksi. Faktor risiko yang mempengaruhi kejadian retensio plasenta antara lain paritas, usia, jarak kehamilan, anemia, kondisi social ekonomi, rahim yang besar, Riwayat komplikasi pada kehamilan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tanda gejala dan penanganan ibu bersalin dengan retensio plasenta. Penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi deskriptif dengan pendekatan case report. Teknik pengumpulan data dengan melakukan pendampingan continue of care mulai dari kehamilan sampai dengan pemakaian kontrasepsi serta memberikan asuhan kebidanan melalui kunjungan rumah. Asuhan persalinan pada ibu dilakukan selama pendampingan di tempat praktik bidan yayuk siswatiningsih. Ny “S” mengalami komplikasi pada kala III yaitu retensio plasenta karena plasenta lebih dari 30 menit belum lahir. Penatalaksanaan yang dilakukan dengan melakukan pemasangan infus, menyuntikkan oksitosin 10 IU secara IM dam melakukan plasenta manual. Plasenta bisa dilahirkan secara manual, setelah itu bidan mengajarkan massage pada uterus kepada ibu dan keluarga untuk mengendalikan kontraksi tetap adekuat. Asuhan kebidanan yang dilakukan pada Ny “ S” berhasil dilakukan dengan baik sehingga tidak terjadi perdarahan. Faktor risiko yang dimiliki Ny ”S” yang meningkatkan kejadian retensio plasenta adalah obesitas. Petugas Kesehatan dan masyarakat diharapkan mampu mendeteksi komplikasi sedini mungkin sejak kehamilan sehingga mampu dilakukan pencegahan dengan cepat.

    Peran Tenaga Kesehatan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Pengendalian Perilaku Merokok Pada Lansia Perempuan Di Dataran Tinggi Dieng

    No full text
    Smoking is the cause of nearly 90% of lung cancers, 75% of chronic obstructive pulmonary disease (COPD), and it is also the cause of 25% of heart attacks (Tobacco Atlas). Our nation has not lost its mind in controlling smoking behavior, various efforts have been made ranging from making laws, regulations and policies to even taking a comprehensive approach to the family as a long-handed health program besides being carried out by health workers in their efforts to control smoking behavior, as happened in Dieng plateau where 41% of active smokers are the elderly and what is even more astonishing 29.5% are elderly women who occupy important and respected roles in society because of their high social status and ancestral culture, not to mention the position of women as mothers in the household also becomes the key in creating the next healthy generation so that the family approach is the right strategy in implementing health programs. This study is to identify the effect of the role of health workers and family support on the control of female elderly smokers in the Dieng highlands. This type of quantitative research with cross sectional approach. The study population was 125 elderly who were all sampled (total sampling technique). Data analysis used the test (Kendall tau) and multiple linear regression, with the value of the Kendall Tau test, namely (0.001 F table 3.07 with a significance level of 0.000 (ρ <0.005). So it can be concluded that the better the role of health workers and family support, the better the smoking behavior control. The suggestion for future researchers is to measure the level of nicotine dependence in smokers to determine the appropriate counseling therapy

    Faktor Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Makanan di Rumah Sakit: Literature Review

    Full text link
    Pelayanan makanan rumah sakit memegang peranan penting dalam proses perawatan pasien selama dirawat di rumah sakit dengan menyediakan makanan yang bergizi. Model layanan makanan rumah sakit semakin berubah untuk memenuhi indikator kinerja utama dalam kesehatan, sehingga pengukuran manfaat layanan makanan yang komprehensif sangat penting. Pelayanan makanan rumah sakit juga menjadi faktor penentu kepuasan pasien. Kepuasan pasien tentunya mempengaruhi indikator kinerja dan capaian rumah sakit. Tujuan literature review ini untuk mengetahui faktor kepuasan pasien terhadap pelayanan makanan di rumah sakit. Literature review dalam artikel ini menggunakan prinsip Bagan Alur PRISMA. Artikel diambil dari database online: PubMed, ScienceDirect, dan GoogleScholar. Sebanyak 120 artikel diperoleh berdasarkan penelusuran. Setelah melalui proses seleksi dan berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh 15 artikel yang layak untuk direview. Hasil penelitian menunjukkan kualitas makanan (rasa, tekstur, penampilan, variasi, dan kebersihan) dan kualitas pelayanan makanan (sistem pelayanan makanan, peralatan makan, sikap dan kinerja staf) merupakan faktor-faktor kepuasan pasien terhadap pelayanan makanan di rumah sakit. Kualitas makanan dan kualitas pelayanan makanan merupakan faktor kepuasan pasien, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan evaluasi secara berkala

    Evaluasi Program Penaggulangan Covid19 di Kota Palopo

    Full text link
    Di kota Palopo sendiri pada akhir tahun 2020 masuk dalam kategori zona merah tetapi saat ini telah menjadi zona kuning. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi program penangulangan Covid-19 di Kota Palopo melalui Kriteria Epidemiologi dan Kriteria Sistem kesehatan, Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi formatif dengan Informan sebanyak 6 orang dari satuan gugus tugas percepatan penanganan covid-19. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam, teknik observasi dan teknik dokumen. Hasil penelitian untuk menilai keberhasilan penanggulangan melalui Kriteria Epidemiologi dan Kriteria Sistem kesehatan menunjukkan Pada Kriteria Epidemiologi menunjukkan telah sesuai dengan hasil yang diharapkan, dan pada Kriteria Sistem Pelayanan Kesehatan menunjukkan hasil yang baik dan merupakan hasil penelitian yang diharapkan. Diharapkan pemerintah mempertahankan ataupun meningkatkan kinerja dari semua tim satuan gugus percepatan dan penanganan covid-19 maupun para lintas sektor yang terlibat dalam penanggulangan covid-19 di Kota Palopo. Dan diharapkan pula pemerintah maupun lintas sektor lainnya lebih meningkatkan koordinasi dan kerjasama khususnya dalam hal penanggulangan covid-19 di Kota Palop

    Efektivitas Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 Pada Pekerja Sektor Informal Di Kota Makassar (Studi Kasus di Terminal Mallengkeri)

    No full text
    ABSTRACT Facing the adaptation of new habits (IMR) towards a productive and safe society against COVID-19, the Minister of Health issued a Minister of Health Decree number HK.01.07 / MENKES / 382/2020 concerning Health Protocols. The target in this study is the availability of a Covid-19 Health Protocol Compliance Effectiveness Study for Informal sector workers at Mallengkeri Terminal. This research is a quantitative method with cross sectional design. The research was conducted at Mallengkeri Terminal. The population in this study were all Mallengkeri Terminal drivers with a total sample of 97 respondents using accidental sampling technique. The results showed that there were 88 respondents (90.7%) who were good and 9 respondents (9.3%) who were not good enough in the effectiveness of compliance with the COVID-19 health protocol. The statistical test results showed that the achievement of goals and results (p = 0.004), target group satisfaction (p = 0.357), maintenance systems (p = 0.236), action (p = 0.068), facilities (p = 0.288), and motivation ( p = 0.744). Based on the research results, it can be concluded that only the achievement of goals and outcomes variables have a significant relationship with the effectiveness of compliance with the COVID-19 health protocol, while the other variables have no relationship

    212

    full texts

    267

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇