Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
Not a member yet
267 research outputs found
Sort by
Evaluation of GeMa CerMat Program During The Peak of COVID-19 Pandemic in Indonesia
The GeMa CerMat program from the Indonesian Ministry of Health was started in 2015 with the aim of rational drug use. The success of GeMa CerMat's goal in rational use of drugs was tested by the COVID-19 pandemic which reached its peak in June to August 2021. Public panic due to the high death rate of COVID-19 caused panic buying for drugs used in the treatment of COVID-19, including prescribed drugs. The demand for COVID-19 prescribed drugs without prescription describes the irrational use of drugs and an uncontrolled increase in demand that will lead to a shortage of drugs in distribution channels and increase the cost of purchase according to the theory of supply and demand. This study is an observational study using a cross-sectional analysis method from a number of pharmacies in each region, conducted from June to August 2021. The results showed an increase more than 2 times in demand for prescribed drugs without prescription for COVID-19 drugs, which resulted in an increase in purchasing lead times more than 3 times, as well as an increase in the cost of purchase of drugs more than 3 times and could be controlled with government selling price standard. The conclusion of this study is that the GeMa CerMat program has not succeeded in educating the public to use drugs rationally, as a result, during the peak of the COVID-19 pandemic, panic buying occurred for COVID-19 prescribed drugs which resulted in an increase in purchasing lead time and cost of purchase
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil dalam Pencegahan Covid-19 di Tarutung Kecamatan Tarutung
ABSTRAKCoronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Virus Corona adalah sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Masalah pada penelitian merupakan pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat pencegahan coronavirus di Kecamatan Tarutung. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah menggunakan media poster terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan Covid-19 di Kecamatan Tarutung. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu atau quasi experiment dengan desain pre-test dan post-test group. Sasaran dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 40 orang dan dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok yang diberi perlakuan dengan penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah menggunakan media poster sebanyak 20 orang dan kelompok tanpa perlakuan (kelompok kontrol) sebanyak 20 orang. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan pengetahuan pada kelompok perlakuan (penyuluhan dengan metode ceramah menggunakan media poster) terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan covid-19 dengan nilai p value 0,000. Begitu juga setelah dilakukan uji Mann Whittney diperoleh bahwa terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol terhadap pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan covid-19 dengan nilai p value 0,002.
Analisis Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Penderita Hipertensi Ketaatan Minum Obat Antihipertensi
Hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan kepatuhan menjalani terapi dan minum obat antihipertensi. Kepatuhan minum antihipertensi dapat mengontrol tekanan darah dan mencegah terjadinya kerusakan organ lain. Sayangnya tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi relatif rendah. Banyak faktor yang memengaruhi kepatuhan penderita hipertensi adalah terkait dengan pengetahuan, sikap, dukungan kelauarga dan peran tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah penderita hipertensi di Kota Tegal sebesar sekitar 75.000 penderita dan jumlah sampel penelitian sebesar 401 orang. Data lapangan dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner tertutup. Temuan lapangan menunjukkan bahwa semua variabel yang diteliti dalam ketegori tinggi: tingkat pengetahuan (69,8%), dukungan keluarga tinggi (64,6%), peran tenaga kesehatan (91,5%) dan kepatuhan minum obat (60,4%). Hasil uji korelasi dengan variabel kepatuhan minum obat melalui uji Chi-square menunjukkan pengetahuan (p-value 0,880 OR 0,967), dukungan keluarga (p-value 0,001 OR 45,588), dan peran kesehatan (p-value 0,341 OR 1,408). Hasil analisis ini memperlihatkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat. Peran keluarga sangat diperlukan dalam upaya mendorong penderita hipertensi minum obat
Evaluasi Program Zinc Sebagai Intervensi Gizi Khusus Dalam Pencegahan Stunting Pada Program Gerakan 1000 Hari Pertama Hidup (HPK) di Puskesmas Halmahera Kota Semarang
Puskesmas Halmahera Kota Semarang berdasarkan data pelaksanaan pemberian zinc pada baduta di wilayah kerja Puskesmas Halmahera didapatkan bahwa jumlah pada balita 986 pada tahun 2020 dan 993 pada tahun 2021 dengan jumlah baduta yang terindikasi stunting berjumlah 2 anak. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pelaksanaan program pemberian zinc sebagai intervensi gizi spesifik dalam pencegahan stunting pada program gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Puskesmas Halmahera Kota Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan utama yaitu petugas gizi Puskesmas Halmahera dan Kader kesehatan dengan informan triangulasi yaitu dua ibu baduta stunting. Variabel penelitian ini yaitu terdapat Input yang meliputi Sumber Daya Manusia (SDM), Material dan Metode, kemudian variabel proses yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan serta variabel output.Output pelaksanaan pemberian zinc pada baduta di Wilayah kerja Puskesmas Halmahera sudah dapat dikatakan 100% berhasil karena dari total baduta stunting 2 anak target capaiannya sudah terpenuhi
Hubungan Riwayat Perilaku Ibu Hamil Dengan Kejadian BBLR Di Kota Bontang
Maternal behavior during pregnancy can have an effect on how much the newborn. Knowledge, attitudes, and actions of pregnant women can be used to assess their behavior. The purpose of this study is to ascertain the connection between the history of pregnant women's behavior and the incidence of LBW in Bontang City. The method in this research is quantitative with Case Control design. Mother with babies age 6-12 months are the population of this study in the North Bontang Health Center area. The method of sampling used in this study case is using simple random sampling method, while the control sample is using a method of purposive sampling using a sample of 72 mothers. Data collection is by using questionnaires. The chi-square test is the statistical analysis method employed. The outcomes of the study obtained mother's knowledge with p-value = 0.336 (OR = 1.789; 95% CI = 0.690-4.641). Attitude variable obtained p-value = 0.016 (OR=3.750; 95% CI=1.379-10.200). Meanwhile, for the mother's action variable, p-value = 0.018 (OR=3.571; 95% CI=1.346-9.475) was obtained. According to the study's findings, there is a significant connection between the attitudes and actions of mothers with the incidence of LBW. Meanwhile, mother's knowledge has no relationship with the incidence of LBW.
Determinan Wasting pada Balita di Masa Pandemi COVID-19
Pandemi COVID-19 dan upaya mitigasinya meningkatkan risiko wasting balita yang sebelumnya sudah ada. Wasting mengancam kelangsungan hidup dan meningkatkan risiko kematian balita. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penyakit infeksi, hygiene sanitasi, dan pendapatan keluarga terhadap terjadinya wasting balita di masa pandemi COVID-19. Penelitian observasional analitik design case control dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Mangli-Jember sejak bulan Agustus hingga September 2021. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Total sampel penelitian sebesar 174 balita terdiri dari 60 balita wasting sebagai kelompok kasus dan 114 balita normal sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dengan metode wawancara menggunakan kuesioner serta dianalisis menggunakan chi square test dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit infeksi (p=0,015; OR 2,25; CI=1,019-4,993), hygiene sanitasi (p=0,015; OR 2,76; CI=1,038-7,386), dan pendapatan keluarga (p=0,007; OR 3; CI=1,041-8,699) mempengaruhi terjadinya wasting balita di masa pandemi COVID-19. Diperlukan penguatan edukasi masyarakat tentang gizi balita, wasting, dan perilaku hidup bersih sehat melalui media sosial dan aplikasi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak yang mudah diakses oleh ibu balita. Kata kunci: Penyakit infeksi, Hygiene sanitasi, Pendapatan, Wasting Balit
Analisis Prediksi Kunjungan Pasien Dengan Metode Autoregresiive Integrated Moving Average di Rumah Sakit Ibu dan Anak Putri Surabaya
Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan keberadaannya sangat dibutuhkan tidak hanya pada bidang pelayanan tetapi perlu pencatatan dan pendokumentasian hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien yang dicatat pada dokumen rekam medis. Setiap pasien yang mendapatkan pelayanan medis dirumah sakit akan mendapatkan dokumen rekam medis untuk mendokumentasikan riwayat kesehatannya. peningkatan kunjungan pasien kadang tidak sejalan dengan kesiapan pihak rumah sakit dalam pemenuhan fasilitas dan alat penunjang pelayanan. Tujuan penelitian untuk memprediksi jumlah kunjungan pasien. jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan melihat data rekapan kunjungan lima tahun terakhir di unit rekam medis dan analisis yang digunakan adalah metode ARIMA dalam memprediksi data kunjungan. Hasil prediksi dari kunjungan pasien untuk dua tahun kedepan cenderung naik cukup fluktuatif dengan total sebesar 5163 kunjungan pasien pada pasien rawat jalan, dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 19% dengan model ARIMA (2,1,2) yang artinya prediksi kunjungan pasien dapat cukup akurat dan dapat dipercaya. Sehingga kedepannya rumah sakit harus mampu meningkatkan fasilitas dan kualitas dalam pelayanannya. Agar proses pelayanan pasien yang berkunjung dapat terlayanni dengan efektif dan efisien
Penilaian Cepat : Strategi Manajemen Logistik Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Kota Bengkulu
Pengelolaan persediaan farmasi dilakukan dalam sebuah siklus berkesinambungan, yaitu siklus logistik yang sejalan dengan fungsi-fungsi dari manajemen logistik. Proses tersebut dimulai dari perencanaan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, pengdistribusian, penarikan, pemusnahan, serta pengendalian. Tujuan penelitian ini untuk memahami proses manajemen di unit logistik Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) dan dapat membuat sebuah strategi dalam pengelolaan logistik farmasi di RS X Kota Bengkulu ini. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dengan melakukan analisis data hasil observasi serta wawancara berjenjang pada kepala gudang logistik farmasi, staff asisten apoteker farmasi, kepala IFRS, wakil direktur penunjang pelayanan medis, serta penilaian pada sistem operasional prosedur yang ada pada IFRS pada RS X yang dilakukan pada tahun 2020. Metode triangulasi dalam analisis ini digunakan sebagai konfirmasi serta validasi terhadap data yang sudah dikelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter Input dinilai dengan 5M (man, money, material, machine and methode), didapatkan bahwa SDM yang masih terbatas dinilai dengan uraian tugas dan Analisa beban kerja, dari segi material dan machine sudah sangat baik dengan adanya sistem informasi farmasi pada SIMRS maka memudahkan pendataan bahan-bahan medis yang selesai digunakan dan penggunaan metode sudah disesuaikan dengan SOP pada rumah sakit. Proses yang dinilai dari supply chain management.Kata Kunci: Siklus logistik, farmasi, rumah saki
Profesionalisme Dokter dan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit dan Klinik Kota Malang
Pandemi COVID-19 mengakibatkan penurunan jumlah kunjungan rumah sakit di Jawa Timur pada tahun 2020. Seiring dengan hal tersebut, beberapa rumah sakit di Kota Malang memiliki nilai indeks kepuasan pasien yang tidak memenuhi target pada tahun 2020-2021. Pada masa pandemi ini, profesionalisme dokter menjadi isu hangat di kalangan masyarakat, karena dokter dianggap mengambil keuntungan dengan mendiagnosis COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara profesionalisme dokter terhadap kepuasan pasien.Penelitian kuantitatif observasional dengan desain potong lintang. Populasi target yaitu penduduk atau yang berdomisili di Kota Malang, Jawa Timur. Pengambilan data dengan media kuesioner secara daring pada bulan Februari hingga Maret 2022. Analisis statistik data dilakukan dengan aplikasi SmartPLS. Penelitian dilakukan terhadap 100 orang responden. Hasil penelitian menyatakan bahwa profesionalisme dokter memiliki hubungan yang signifikan terhadap kepuasan pasien (p=0,000). Profesionalisme dokter merupakan komponen penting untuk diprioritaskan oleh manajer untuk meningkatkan kepuasan pasien di rumah sakit dan klinik
Hubungan Komitmen Organisasi Dengan Perilaku Pencegahan KTD Pada Masa Pandemi Covid 19
Masa pandemi covid 19 cukup panjang di Indonesia, saat ini kasus positif covid 19 di RS Bagas Waras semakin meningkat tiap harinya, namun upaya menjaga mutu pelayanan kesehatan menjadi fokus utama, khususnya keselamatan pasien. Diperlukan upaya yang optimal dari rumah sakit untuk menekan angka kejadian tidak diharapkan (KTD). Membutuhkan kerjasama antara top manajer, middle manajer dan juga tenaga kesehatan. Perawat merupakan back bone dalam sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit, mereka memiliki kesempatan lebih banyak bertemu dengan pasien. Kepercayaan yang tinggi serta keyakinan terhadap rumah sakit diperlukan oleh seorang perawat untuk dapat menjalankan pekerjaan dengan baik, sebaliknya rumah sakit sebaiknya memperhatikan kebutuhan tenaga kesehatan dalam hal kesejahteraan dan dalam pemberian kesempatan untuk dapat mengembangkan diri. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasi, dengan design cross sectional, pengambilan data dengan kuesioner dan lembar observasi perilaku. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 31 perawat yang bekerja di ruang IGD dan Isolasi Covid 19 dengan tehnik total sampling. Hasil penelitian dengan uji pearson menunjukkan adanya hubungan antara komitmen organisasi dengan perilaku pencegahan KTD dalam masa pandemi covid 19 di RSD Bagas Waras, p value 0,007 (p<0,05) dan nilai korelasi r = 0,596. Komitmen afektif paling dominan berhubungan dengan perilaku pencegahan KTD, dengan nilai beta sebesar 0,428. Sebesar 35,5% perilaku pencegahan KTD disumbangkan oleh komitmen organisasi.