Teknik Sipil dan Arsitektur
Not a member yet
    350 research outputs found

    EVALUASI DAN PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PERKOTAAN : Studi Kasus Jalan Kapten Mulyadi Kabupaten Karanganyar

    Get PDF
    Permasalahan yang ada pada Jalan Kapten Mulyadi yaitu munculnya genangan air ketika hujan turun. Hal tersebut terjadi akibat perubahan tata guna lahan dan kondisi eksisting saluran drainase yang ada tidak berfungsi secara maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya genangan, menghitung kapasitas saluran drainase eksisting, dan merencanakan ulang dimensi saluran drainase di lokasi tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu dengan melakukan survei terlebih dahulu di lokasi penelitian kemudian menganalisis data yang diperoleh dengan aturan yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa penampang saluran drainase eksisting kurang memadai atau terlalu kecil sehingga perlu dilakukan perencanaan ulang agar saluran mampu menampung debit limpasan air hujan dan air dari perumahan sekitar sehingga tidak menimbulkan terjadinya genangan ataupun banjir. Adapun hasil perencanaan dimensi saluran drainase yang baru dengan menggunakan debit banjir kala ulang 25 tahun adalah sebagai berikut, nilai tinggi muka air dari dasar saluran (y) = 0,25 m; lebar saluran (b) = 0,50 m; dan tinggi saluran (H) = 0,45 m

    SUSTAINABLE GREEN CONCRETE USING SHELLFISH WASTE POWDER, AND RICE HUSK ASH: shellfish waste powder, rice husk ash, green concrete¸ mix design

    No full text
    The growth and development of infrastructure is currently very rapid and the cement production process also produces a lot of carbon dioxide which plays an important role in global warming that is happening in this world. In the last decade, many innovations have been made to conventional concrete so that it has high strength, is durable, cheap and environmentally friendly and easy to apply in the field. Therefore, new sustainable materials are needed to replace cement production, but these materials are also required for the workability required to make concrete. The concept of green concrete, the use of rice husk ash waste, and shellfish waste can be a solution to replace some cement and some fine aggregate. This innovative concrete research was obtained using shellfish waste powder 10%, and rice husk ash 10%, shellfish shell powder waste with the main element calcium oxide (CaO), can be a substitute for fine aggregate and rice husk ash waste which contains (SiO), can be used as an additive or partial replacement of cement in the manufacture of concrete, this innovative material can reach a value of 7 days reaching 35 MPa. And the normal mix design concrete is 30 MPa. With the slump test target according to the 1972-2008 SNI standard, which is 30-60 mm, it can be concluded that it can be a reference source by utilizing waste in Indonesia, easy to obtain, and effective

    ECO FRIENDLY HIGH EARLY STRENGTH SELF COMPACTING CONCRETE USING KAOLIN AND WASTE MARBLE DUST

    Get PDF
    The growth and development of infrastructure in Indonesia is currently growing very rapidly, and the cement production process produces the second largest amount of carbon dioxide after waste, which plays an important role in the current global warming. Self compacting concrete is one of the biggest innovations in the field of construction, Self compacting concrete is one of the biggest innovations in the construction field, where this concrete has high workability but does not ignore compressive strength. Therefore, new, sustainable materials are needed to replace cement production, but they are also required for the workability required to make self-compacting concrete. Green concrete concept, the use of kaolin, and marble dust waste, can be a solution to replace some cement. This innovation research uses XRF or X-ray fluorescence methods to identify and analyze the constituent elements of self-compacting concrete innovations. In this study, self-compacting concrete was obtained using (marble dust waste) which replaced 15% cement, and kaolin which replaced 10% concrete waste. with the main element calcium oxide (CaO) and containing (SiO) can be used as an additive or partial replacement of cement in the manufacture of concrete and kaolin can be obtained from kaolin mines spread across Indonesia, and waste marble dust can be obtained from marble processing, for information 25% of the mass of marble will be lost in the cutting process obtained from marble companies in Solo Raya, the slump flow test measurement is carried out with reference to according to the rules of SNI 1972-2008 and the workability of self-compacting concrete also meets the required requirements. So it can be concluded that it can be a reference source by utilizing waste in Indonesia, easy to obtain, and effective.   Keywords: Self-compacting concrete, waste marble dust, kaoli

    ANALISA DAMPAK SUMUR BOR DALAM TERHADAP MUKA AIR TANAH DAN EKONOMI SOSIAL MASYARAKAT

    Get PDF
    Kota Dumai merupakan salah satu kota yang memanfaatkan sumur bor dalam. Kebutuhan utama masyarakat terhadap air yang semakin meningkat mendorong pemerintah memanfaatkan sumur bor untuk ketersediaan air bersih. Air tanah tidak mempunyai potensi merusak namun daya rusak air tanah dapat muncul apabila kondisi dan lingkungan air tanah terganggu. Kerusakan yg terjadi pada air tanah tidak terlihat secara langsung dan apabila dieksploitasi tidak terkendali mengakibatkan dampak negatif sehingga rehabilitasi sangat sulit dilakukan. Berbagai konservasi sumber daya air tanah dilakukan agar bisa memberikan manfaat sosial ekonomi serta berguna bagi kehidupan di masa yang akan datang. Metode yang digunakan untuk mengetahui besarnya penurunan muka air tanah dengan menganalisis kedalaman muka air tanah semula dengan kedalaman muka air tanah sesudahnya serta menganalisis kapasitas debit air yang dimanfaatkan masyarakat. Metode yang digunakan untuk mengetahui dampak sosial ekonomi ditinjau dari dua aspek yaitu aspek finansial (kemampuan dan kemauan masyarakat dalam pembiayaan penyediaan air bersih) dan aspek teknis (tingkat kepuasan masyarakat). Berdasarkan hasil penelitian, penurunan muka air tanah sumur bor dalam sebesar 2,75 meter dalam kurun waktu 1 tahun. Dampak ekonomi yang ditimbulkan yaitu adanya penghematan biaya air bersih semenjak masyarakat menggunakan sumur bor dalam yaitu sebesar 57,81%. Serta dampak sosial yang ditimbulkan yaitu hubungan antar masyarakat yang semakin erat dan toleransi masyarakat menjadi semakin baik

    ANALISA POTENSI FISIK DUSUN SUTAN SELOMARTANI SEBAGAI MODAL PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA

    No full text
    Pertanyaan penelitian yang berusaha dijawab dalam penelitian ini adalah mengenai apa sajakah potensi fisik alami dan buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal pengembangan Desa Wisata. Penelitian ini merupakan penelitian instrumental (instrumental research) dengan metode penelitian yang akan digunakan adalah gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Sumber informasi menggunakan data primer (hasil wawancara, observasi dan dokumentasi) dengan objek Dusun Sutan Selomartani untuk selanjutnya dilakukan analisis secara kualitatif. Pendekatan konseptual digunakan untuk mengetahui potensi lokasi terutama dari lingkungan fisik alami dan buatan di Dusu Sutan. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa Dusun Sutan Selomartani memiliki lingkungan fisik yang berpotensi untuk dikembangkan dan menjadi modal awal untuk menginisiasi pembentukan Desa Wisata, seperti kondisi alam dan Rumah-rumah masyarakat yang bergaya vernakular

    SPORT CENTRE YANG REKREAKTIF DAN EDUKATIF DI KOTA METRO LAMPUNG

    Get PDF
    Abstrak   Aspirasi dari masyarakat, wakil rakyat, dan berbagai kalangan pengurus berbagai cabang olah raga di kota metro sangat menghendaki dibangunnya fasilitas olah raga yang representative guna meningkatkan kualitas para atlit lokalnya. Untuk itu pemerintah daerah telah memprogramkan pembangunan Sport Centre di kota Metro, Lampung. Permasalahannya adalah desain sport centre yang seperti apa yang cocok untuk kota Metro sebagai ibukota kabupaten? Tujuan penelitian ialah untuk mendapatkan konsep perencanaan dan perancangan arsitektur bangunan sport centre yang tepat sebagai pusat fasilitas olah raga tingkat kabupaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif, analitis dan sintesis. Hasil penelitian telah mendapatkan suatu konsep perencanaan dan perancangan arsitektur bangunan sport centre yang bersifat rekreatif dan edukatif.   Kata kunci: Sport Centre, Rekreatif, Edukatif.   Abstract The aspirations of the community, people's representatives, and various management circles of various sports branches in the metro city really want the construction of representative sports facilities in order to improve the quality of local athletes. For this reason, the local government has programmed the construction of a Sport Center in the city of Metro, Lampung. The problem is what kind of sports center design is suitable for Metro as the district capital? The purpose of this research is to get the concept of planning and designing the right sports center building architecture as the center for sports facilities at the district level. The method used in this research is descriptive, analytical and synthesis. The results of the research have obtained a concept of planning and architectural design of a sport center building that is recreational and educational.   Keywords: Sport Centre, Recreational, Educativ

    PENGARUH KOMBINASI GYPSUM DAN FLY ASH TIPE C PADA KUAT TEKAN MORTAR

    Get PDF
    The use of gypsum and fly ash is very common in construction of Indonesia. Both of these materials are used because of Indonesia's rich natural potential. Gypsum was chosen because it has the same chemical composition as cement, which is calcium (Ca), while type C fly ash also shows the same content. By combining the two materials, the researchers tried to study their impact on the compressive strength of mortar. The proportion of cement was reduced from 100%, 50%, 25%, and 0%, while the rest was replaced by a combination of gypsum and type C fly ash. Then, the samples were tested at the age of 7 and 14 days to see the compressive strength performance on early days of hardening. Samples with no substituent composition showed the highest compressive strength of 23.3 MPa, then it continued to decrease as the cement mixture became less, until the lowest was 7 MPa in samples composed only of gypsum and fly ash. There was a significant increase in performance of sample 4 which only contained 25% cement, but it was indicated that the cause was not due to composition, but other factors such as water ratio and compaction. Keywords: gypsum, type C fly ash, mortar

    PASAR WISATA TANAMAN HIAS DI KARANGANYAR DENGAN PEMECAHAN MASALAH REKREATIF DAN PROMOTIF

    Get PDF
    Karanganyar mempunyai kondisi geografis yang sangat baik untuk budidaya tanaman hias. Banyak petani berprofesi sebagai pengusaha tanaman hias, namun manajemen pemasarannya masih tradisional, yakni mengandalkan orang yang kebetulan datang ke kebun tanamannya. Hal ini menjadikan penghasilan mereka minim. Permasalahannya adalah fasilitas apa yang harus disediakan agar dapat meningkatkan omzet penjualan para pengusaha tanaman hias ini? Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan konsep perencanaan dan perancangan arsitektur yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif, analitik, dan sintetis. Hasil penelitian didapatkan sebuah desain pusat pasar wisata tanaman hias yang berkonsep rekreatif dan promotif di daerah Tawangmangu, kabupaten Karanganyar. Kata kunci: Pasar Wisata,Rekreatif, Promoti

    ANALISIS KARAKTERISTIK SAMPAH DI BANTARAN SUNGAI GAJAH PUTIH SURAKARTA

    Get PDF
    Pertambahan jumlah penduduk dan meningkatnya kepadatan hunian sepanjang tepian  badan sungai Gajah Putih ditengarai menyebabkan bertambahnya volume sampah di DAS Gajah Putih.  Ada beberapa aspek yang terkait sebagai penyebab pertambahan volume sampah tersebut.Untuk mengembalikan kondisi kebersihan sungai perlu diketahui karakteristik sampah yang mengendap di sepanjang sungai.  Dengan diketahuinya karakteristik sampah maka dapat diperkirakan metoda untuk mengelola sampah tersebut.  Pendataan  jenis dan volume sampah dilakukan dengan mempetakan sebagian aliran sungai Gajah Putih dan dilakukan segmentasi daerah pengamatan.  Hal tersebut dilakukan karena dari pengamatan secara kasar dapat diketahui pola keragaman dan sebaran sampah.  Pendataan juga dilakukan guna mengetahui jenis dan volume sampah yang dihasilkan oleh penduduk sepanjang tepian aliran sungai.  Dari hasil analisis dapat diketahui ketidaksesuaian antara karakteristik sampah di sungai Gajah Putih dengan sampah yang dihasilkan oleh penduduk sepanjang tepian aliran sungai tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagaian besar sumber timbulan sampah di aliran sungai Gajah Putih tidak berasal dari hunian tepi sungai tersebut. Kata kunci: karakteristik sampah, pengelolaan, sumber sampa

    KAJIAN PENGGUNAAN DATA HUJAN SATELIT TRMM UNTUK PERENCANAAN TALANG AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI NGARUM

    Get PDF
    Perencanaan talang air umumnya berada di daerah pinggiran yang aksesnya sulit dijangkau belum lagi jika dilihat dari sulitnya memperoleh data sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan besarnya perencanaan dimensi talang air dengan menggunakan data hujan manual dan data hujan satelit (TRMM). Hal tersebut berguna ketika nanti perencanaan tidak tersedia data hujan manual. Tahap pertama diawali dengan melakukan uji kepanggahan data hujan manual kemudian mendownload data hujan satelit. Data hujan satelit sengaja tidak dilakukan validasi. Data hujan harian memiliki korelasi 0,22 sedangkan untuk data hujan setengah bulanan memiliki korelasi 0,59 sehingga dipilih analisis dengan menggunakan data hujan satelit setengah bulanan. Kemudian dicari besarnya kebutuhan air irigasi dan didapat nilai korelasi antar keduanya adalah 0,93 yang berarti hubungan antar keduanya adalah sangat kuat. Talang air yang direncanakan diambil dengan dimensi paling kecil karena besarnya debit yang dibutuhkan hanya berkisar 0,10 m3/d yaitu b= 0,5 m dan h = 0,5 m. Berdasarkan dimensi talang air tersebut besarnya anggaran biaya yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 35,934,545.52

    236

    full texts

    350

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Teknik Sipil dan Arsitektur
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇