Idea Nursing Journal
Not a member yet
    388 research outputs found

    HUBUNGAN HEALTH BELIEF DENGAN PERILAKU MELAKUKAN SADARI PADA WANITA USIA 20-60 TAHUN

    No full text
    Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan pemeriksaan mandiri yang dilakukan untuk mengetahui abnormalitas payudara. Meskipun SADARI murah, mudah dilakukan serta program penanggulangan kanker payudara dengan melibatkan SADARI sudah diatur dalam PMK RI No. 34 Tahun 2015, beberapa perempuan masih tidak ingin atau merasa tidak mampu melakukan SADARI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan health belief dengan perilaku melakukan SADARI wanita usia 20-60 tahun di wilayah kerja Puskesmas Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian observasi, cross-sectional, metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui pengisian kuesioner CHBM-I kepada 192 responden wanita usia 20-60 tahun yang berkunjung ke Puskesmas tersebut. Analisa chi square dan odd ratio digunakan untuk menganalisa dua variable. Sebanyak 50.52% responden tidak pernah melakukan SADARI. Analisa chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara perceived barrier (p-value 0.008 ; OR = 0.306), perceived benefit (p-value 0.0001 ; OR = 7.304), cues to action (p-value 0.0001 ; OR = 12.849), dan self-efficacy (p-value 0.0001 ; OR = 65.143) dengan SADARI. Sedangkan perceived suspectibility (p-value 0.588), dan perceived severity (p-value 0.565) tidak memiliki hubungan dengan SADARI. Diharapkan perawat edukator dapat mengedukasi manfaat SADARI, membantu seseorang yang memiliki persepsi hambatan untuk mengatasinya, meningkatkan cues to action, dan meningkatkan self-efficacy dengan cara memberikan pengajaran tata cara SADARI

    PERILAKU MEROKOK DAN PERSEPSI PERUBAHAN BODY IMAGE PADA REMAJA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19

    Full text link
    Merokok telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan termasuk dengan peningkatan risiko menderita COVID-19 karena lemahnya saluran pernapasan dan berkurangnya sistem imun untuk melawan virus akibat rokok. Disamping itu, paparan COVID-19 dengan berbagai dampak yang ditimbulkannya dapat menyebabkan perubahan body image. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku merokok dan persepsi perubahan body image pada remaja selama masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study yang dilakukan pada 165 siswa di Sekolah Menengah Atas Aceh Besar. Metode pengambilan sampel adalah secara tidak acak (purposive sampling) sebanyak 165 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Fagerstorm (FTND) dan Body Shape Questionnaire (BSQ-34). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket paper-based langsung kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok remaja selama masa pandemi kebanyakan berada kategori tinggi (75,8%) dan kebanyakan remaja tidak peduli dengan perubahan body image selama masa pandemi (84,7%). Dapat disimpulkan bahwa perilaku merokok anak remaja tetap tinggi selama masa pandemi dan sedikit perubahan body image yang dipersepsikan anak remaja. Direkomendasikan kepada pihak sekolah untuk bekerja sama dengan puskesmas melalui program Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan penghentian perilaku merokok pada remaja, yang berguna untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja

    STATUS GIZI BALITA DI KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Status gizi merupakan suatu tolak ukur keberhasilan pemenuhan nutrisi pada balita. Pengukuran dan pemantauan terhadap status gizi pada masa golden age sangat penting dilakukan untuk mencegah resiko terjadinya masalah gizi yang akan berdampak pada proses tumbuh kembang fisik, sistem saraf dan otak, serta tingkat intelektualitas dan kecerdasan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran status gizi balita di Kecamatan Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini ialah keluarga yang memiliki balita berusia 1-5 tahun di wilayah kerja Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini berjumlah 106 keluarga dengan teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner yang terdiri dari 23 item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan status gizi balita di Kecamatan Meuraxa Banda Aceh berada pada kategori baik yaitu sebanyak yaitu sebanyak 105 (99,0%) orang dalam kondisi normal . Disarankan kepada pihak pelayanan kesehatan khususnya puskesmas dan instansi yang terkait dapat terus memberikan promosi dan edukasi terkait gizi balita, sehingga dapat lebih meningkatkan pemahaman keluarga dalam peningkatan status gizi balita

    Instrumen Untuk Mengukur Depresi pada Lansia

    Full text link
    Peningkatan jumlah lansia setiap tahunnya, disertai dengan berbagai penyakit kronis dan penyakit penyerta yang diderita mengakibatkan lansia mengalami berbagai gangguan salah satunya adalah gangguan depresi yang mana akan mempengaruhi lansia dalam menjalani kehidupnannya. Tujuan tinjauan ini adalah mengidentifikasi instrumen yang sesuai untuk digunakan dalam menilai depresi pada lansia. Literature review dilakukan menggunakan database Pubmed dan Science Direct dengan mengambil instrument studi yang dipublikasikan selama 20 tahun terakhir. Studi dimasukkan jika mereka melaporkan sifat spikometrik, difokuskan pada lansia yang bersuai 60 tahun, serta terpublikasi dalam bahasa Inggris. Terdapat tiga instrument yang secara khusus mengukur depresi pada lansia (Geritatric Depression Scale (GDS), Beck Depression Inventory (BDI), Hamilton Rating Scale Depression (HRSD)), semua instrument ini merupakan self-report dan memilik 15-21 item. Seluruh instrument ini dilaporkan memiliki sifat psikometrik yang lengkap. Meskipun tinjauan ini mengambil instrument yang digunakan untuk menilai khusus depresi pada lansia, namun ada kebutuhan untuk penelitian lebih lanjut tentang validasi instrument kedalam versi Bahasa Indonesia. Selain itu, pengambangan dan validasi instrument baru yang dapat digunakan pada populasi lansia (dengan berbagai penyakit) harus dipertimbangkan

    HUBUNGAN REINFORCEMENT KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

    Full text link
    Stigma negatif yang berkembang di kalangan masyarakat terhadap ABK mempengaruhi dukungan keluarga khususnya orang tua kepada anak, berdasarkan data dari Kemendikbud (2009) hanya 14,4% ABK berada di institusi seperti sekolah, panti dan lembaga kesejahteraan anak. ABK juga mampu berprestasi baik pendidikan formal maupun informal jika memperoleh dukungan dari lingkungan sekitar, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan reinforcement yang diberikan keluarga dengan prestasi belajar anak berkebutuhan khusus. Jenis penelitian ini adalah descriptive correlation dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah semua ibu dari 202 siswa di SLBN Kota Langsa. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 ibu. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skala Likert. Hasil penelitian ini didapatkan terdapat hubungan antara reinforcement yang diberikan orang tua dengan prestasi ABK di SLBN Kota Langsa dengan nilai p-value = 0,030. Disarankan kepada pihak sekolah agar memberikan pelatihan kepada orang tua terkait pentingnya pemberian reinforcement kepada anak sehingga anak akan merasa dihargai yang tentunya akan berdampak pada prestasi belajar

    PERSEPSI DAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Perilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak dapat diamati pihak lain. Perilaku terbentuk oleh persepsi yang mana persepsi adalah proses seseorang menginterpretasikan suatu realitas yang memunculkan suatu pemahaman. Dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini persepsi yang tepat dalam memahami urgensi COVID-19 ini sangat dibutuhkan agar dapat mengaplikasikan perilaku pencegahan COVID-19 yang tepat. Perilaku pencegahan yang tepat akan menekan penyebaran COVID-19. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran persepsi dan perilaku masyarakat dalam pencegahan COVID-19 di kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat kota Banda Aceh yaitu usia 20-60 tahun.Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling serta menggunakan penghitungan jumlah sampel dengan table Cohen (1988) dengan menentukan tingkat kemaknaan () = 0,05, power () = 0,80 dan effect size r =0,30. Effect size dalam penelitian ilmu keperawatan pada tabel cohen rentangnya adalah 0,20 0,40 yang pada penelitian ini effect size yang digunakan adalah 0,3 sehingga didapatkan jumlah sampel yaitu responden sebanyak 94 responden. Analisa univariat menggunakan metode cut off point dengan hasil frekuensi 94,7% masyarakat berperilaku baik dan 97,9% masyarakat berpersepsi baik. Direkomendasikan kepada masyarakat untuk dapat menerapkan protokol pencegahan COVID-19 dengan tepat sesuai dengan anjuran Kemenkes RI

    HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU SULIT MAKAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI PAUD AZ ZAHRA BANDA ACEH

    No full text
    Preschool age children are children who experience psychological development into toddlers who are more independent, autonomous, can interact with their environment, and can express their emotions better. Parenting is how the attitudes or behavior of parents when interacting with children, including how to apply rules, teach values/norms, give attention and affection. This study aims to determine the relationship between parenting patterns and difficult eating behavior in preschool children at Az Zahra PAUD Banda Aceh. The type of this research is descriptive correlation approach cross sectional . This research was carried out at Early Childhood Education Az-Zahra Banda Aceh on 17 to 24 December 2021. The population in this study was 64 people and the research sample was 64 people. The sampling technique in this research is total sampling. Collecting data using primary data with measuring instruments in the form of a questionnaire using the Linkert scale and the Guttman scale. Univariate and bivariate analysis techniques. The results of the study there was no relationship between authoritarian parenting (p value 0.289) and permissive parenting (p = 1,000) with difficult eating behavior in children but there is a relationship between democratic parenting (p value =0.000) with difficult eating behavior in children. It is expected that parents are expected to apply good and correct parenting to their children to be more precise in regulating children's eating patterns

    HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU AGRESI PADA MAHASISWA

    Full text link
    Fenomena perilaku agresi yang terjadi di Indonesia telah mengalami peningkatan. Mahasiswa sebagai remaja akhir dan dewasa awal merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap terjadinya perilaku agresi. Kecerdasan emosional sangat diperlukan agar mahasiswa tersebut dapat menempatkan emosinya pada posisi yang tepat sehingga perilaku agresi tidak terjadi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku agresi pada mahasiswa di Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Fakultas Keperawatan dan Fakultas Teknik (Teknik Sipil dan Teknik Pertambangan) di Universitas Syiah Kuala yang mengikuti jenjang S1 angkatan 2017-2020 yaitu berjumlah 297 orang. Teknik pengambilan sampel adalah proportional sampling dan convenience sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dua kuesioner baku yaitu Schutte Emotional Intelligence Scale (SEIS) dan Buss-Perry Aggression Questionaire (B-PAQ) dengan cara survey online kepada semua responden. Hasil uji statistik Spearman Rank (Rho) menunjukkan bahwa ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku agresi pada mahasiswa di Universitas Syiah Kuala (p-value = 0,001). Berdasarkan hasil tersebut direkomendasikan kepada pihak universitas untuk memasukkan konsep kecerdasan emosional ketika menyampaikan materi perkuliahan saat proses belajar mengajar agar pemahaman mahasiswa terkait kecerdasan emosional menjadi optimal dan diharapkan dapat meminimalisir terjadinya perilaku agresi

    GAMBARAN SELF-MANAGEMENT PADA PASIEN POST STROKE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN

    No full text
    Pasien stroke biasanya akan mengalami penurunan sensorik pada tubuhnya seperti lumpuh dan kesulitan bicara. Hal ini dapat membatasi aktivitas sehari-hari pasien dan mempengaruhi self-management mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran self-management pada pasien post stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin. Jenis penelitian ini berupa penelitian deskriptif. Populasi adalah pasien post stroke sebanyak 84 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner SSSMQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-management pada pasien post stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin berada pada kategori tinggi sebanyak 71 responden (84,5%). Domain kapasitas memiliki hasil sebesar 51 responden (61,9%). Hal yang sama juga ditemukan dalam domain-domain self-management. Domain kapasitas berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 51 responden (61,9%), domain kepercayaan diri dalam berinteraksi sebesar 78 respinde (92,9%), domain strategi sebesar 80 responden (95,2%) dan domain bimbingan profesional kesehatan sebesar 62 responden (73,8%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasien post stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin memiliki self-management yang tinggi

    PEMENUHAN KEBUTUHAN ASAH BALITA PADA KELUARGA DI KOTA BANDA ACEH

    Full text link
    Permasalahan gizi pada anak balita merupakan akibat karena kurangnya perhatian keluarga terhadap upaya keluarga dalam proses pemenuhan kebutuhan asah terhadap anak balita. Aceh merupakan daerah tertinggi yang mengalami permasalahan gizi pada anak balita. Peningkatan kasus tertinggi di Aceh berada pada Kota Banda Aceh dengan prevalensi kejadian sebanyak 17,8% anak balita mengalami permasalahan gizi. Oleh karena itu, upaya keluarga dalam pemenuhan kebutuhan asah terhadap anak balita sangat penting dalam menurunkan prevalensi balita dengan permasalahan gizi di Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan asah balita pada keluarga di wilayah kerja puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Jenis penelitian adalah dengan menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki balita di di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh berjumlah 105 keluarga. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 77 (73,3%) responden dikategorikan baik dalam memenuhi kebutuhan asah balita sedangkan sebanyak 28 (26,7%) responden dikategorikan kurang baik. Direkomendasikan untuk penyedia layanan kesehatan agar dapat melakukan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan asah pada keluarga balita dengan lebih baik untuk mengurangi risiko permasalahan gizi balita dan permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan asah terhadap balita

    280

    full texts

    388

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Idea Nursing Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇