Idea Nursing Journal
Not a member yet
    388 research outputs found

    DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG PADA LANSIA DI KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA

    No full text
    ABSTRAKErupsi Gunung Sinabung merupakan bencana alam yang terjadi di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara. Bencana tersebut berdampak terhadap fisik maupun psikologis masyarakat terutama lansia. Lansia tidak hanya menghadapi stressor dari perubahan fisik, psikologis, social dan spiritu

    HUBUNGAN PEMANFAATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN KOTA JANTHO

    Get PDF
    ABSTRAKMasalah gizi masih banyak dialami oleh balita saat ini dan salah satu cara meminimalkannya adalah dengan memanfaatkan posyandu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemanfaatan posyandu dengan status gizi balita di Kecamatan Kota Jantho tahun 2014. Desain adalah descriptive corelative dengan pendekatan cross sectional study. Populasi seluruh keluarga yang memanfaatkan posyandu yang ada di Kecamatan Kota Jantho yang berjumlah 304 keluarga yang tersebar dalam lima desa di wilayah kecamatan Kota Jantho. Pengumpulan data di posyandu tanggal 8- 24 Mei 2014. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan pendekatan accidental sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara terpimpin sesuai kuesioner dan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Metode analisis data dengan menggunkan uji chi-square pada tingkat kemaknaan () = 5%.. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pemanfaatan posyandu dengan status gizi balita (p- value 0,000). Pemanfaatan posyandu sangat penting untuk memantau perkembangan dan kondisi kesehatan balita. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan petugas puskesmas dapat memotivasi ibu-ibu untuk membawa balita ke posyandu secara teratur.Kata kunci: Pemanfaatan, posyandu, status gizi balitaABSTRACTMost of chlidren have problem with nutrition and it can be minimized by integrates service centre (Posyandu) utization. The purpose of study was to identify correlation between integrated service centre (posyandu) utilization by family and nutrition status of children in Jantho 2014. The research design was correlative descriptive with cross sectional study approach. Population was the whole families who utilizing integrates service centre (Posyandu) in subdustricts of Jantho composed 304 families among five villages in Jantho. Data was collected in integrated service centre (Posyandu) on May, 8-24 2014. Sampling method used probability sampling with accidental sampling approach. Data was collected by guided interview according to questionnaire and weight and height measurement. Data was analized by using chi square test with level of significance ( = 5%). The result of the research showed that there was correlation between integrated service centre (Posyandu) utilization by family and children nutrition status (p-value : 0,000). Posyandu utilization is important for optimalization nutrition status and children health. Based on the result, it is recommended for health care workers of public health centre to provide health education for mothers with children about the importance of visiting integrated service centre (Posyandu) for maintaining nutrition status.Keyword: utilization, integrated service centre, nutrition status, childre

    KESIAPAN ANAK DAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING DI PAUD DAN TK BUNGONG SEULEUPOEK UNSYIAH BANDA ACEH

    No full text
    ABSTRAKToilet training merupakan usaha melatih anak agar mampu buang air kecil dan buang air besar sendiri, proses ini berlangsung pada usia anak 18 bulan sampai 2 tahun. Bila proses ini tidak berlangsung dengan baik, maka anak dapat mengalami gangguan pola eliminasi. Toilet training membutuhkan persiapan dari aspek fisik, psikologi, dan intelektual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kesiapan anak dengan keberhasilan toilet training pada anak balita di PAUD dan TK Bungong Seuleupoek Unsyiah Darussalam Banda Aceh tahun 2012. Desain penelitian bersifat deskriptif korelatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu 53 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan antara kesiapan anak dengan keberhasilan toilet training (p-value 0,043), ada hubungan antar kesiapan fisik dengan keberhasilan toilet training (p-value 0,002), ada hubungan antara kesiapan psikologis dengan keberhasilan toilet training (p-value 0,006), ada hubungan antara kesiapan intelektual dengan keberhasilan toilet training (p-value 0,023), di PAUD dan TK Bungong Seuleupoek Unsyiah Darussalam Banda Aceh. Diharapkan kepada orangtua agar mampu mengenali tanda-tanda kesiapan anak sebelum orangtua memutuskan untuk memulai toilet training pada anaknya, sehingga anak cepat berhasil menggunakan toilet dengan baik.Kata Kunci: kesiapan anak, toilet training, balitaABSTRACTToilet training is one of the efforts to train children to be able to urinate and defecate by themselves. This process takes part when a child is 18 months until 2 years. If the process is not going well, children can experience interference elimination pattern. In conducting this training, a child needs good-physical, psychological and intellectual readiness. The objective of this research was to find out the correlation between child readiness and the success of toilet training for under-five-year old children at Early Child Education and Kindergarten of Bungong Seuleupoek at Syiah Kuala University in Darussalam, Banda Aceh, in 2012. The design of this research was descriptive qualitative and the sample was selected by using a total sampling technique, resulting in the selection of 53 respondents. The instrument of data collection was a set of questionnaires. The data were analysed by using a chi-square test. Based on bivariate analysis, it was found that there was a significant correlation between the child readiness and the success of toilet training (p-value = 0.043), physical readiness and the success of toilet training (p-value = 0.002), psychological readiness and the success of toilet training (p-value = 0.006), and intellectual readiness and the success of toilet training (p-value = 0.023) at Early Child Education and Kindergarten of Bungong Seuleupoek at Syiah Kuala University in Darussalam, Banda Aceh. Therefore, it is recommended that parents are expected to be able to recognizer the signs of readiness before the parents decide to start toilet training her child so that the child quickly managed to use the toilet properly.Keywords: child readiness, toilet training, and chil

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE DI RSUDZA BANDA ACEH

    Get PDF
    Dekubitus merupakan nekrosis jaringan lokal yang terjadi ketika adanya jaringan lunak yang tertekan di antara tonjolan tulang dengan permukaan eksternal dalam jangka waktu yang lama. Dekubitus dapat terjadi pada pasien yang menjalani terapi tirah baring yang lama seperti pasien stroke. Upaya pencegahan dekubitus harus terus dilakukan sejak dini dengan melibatkan seluruh komponen termasuk keluarga. Keluarga yang mempunyai fungsi perawatan kesehatan diharapkan dapat merawat pasien stroke sehingga dapat mencegah terjadinya dekubitus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pencegahan dekubitus pada pasien stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2012. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif. Desain penelitian cross sectional study melalui pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 pasien stroke. Pengumpulan data dengan membagi kuisioner yang terdiri dari 27 item pernyataan dalam skala likert dan lembar observasi. Metode analisis data dengan menggunakan uji statistik chi-square, hasil penelitian tidak ada hubungan antara dukungan keluarga (p-value 1,00) yang terdiri dari dukungan sosial keluarga (p-value: 0,517), dukungan penilaian (p-value 1,00), dukungan tambahan (p-value 1,00) dan dukungan emosional (p-value = 1,00) dengan pencegahan dekubitus pada pasien stroke. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pencegahan dekubitus pada pasien stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2012. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan keluarga agar dapat memberikan dukungan sepenuhnya pada anggota keluarga yang mengalami stroke dalam upaya pencegahan dekubitus

    HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN UPAYA PENERAPAN PATIENT SAFETY DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

    Get PDF
    AbstrakPenerapan patient safety pada pasien rawat inap dapat mempercepat proses penyembuhan dan memperpendek masa rawat pasien di rumah sakit serta dapat mencegah cedera paada pasien. Keberhasilan penerapan patient safety dapat dicapai apabila perawat mengetahui dengan tepat sesuatu yang mengancam keselamatan pasien selama perawatan di rumah sakit. Pengetahuan yang baik akan mempengaruhi perilaku perawat dalam memberikan asuhan keperawatan dengan tetap memprioritaskan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan upaya penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2014. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi adalah semua perawat pelaksana dari dua belas ruang rawat inap RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik proporsional sampling sebanyak 67 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan perawat dengan upaya penerapan patient safety dengan p-value 0,001. Diharapkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk senantiasa meningkatkan dan memberi kesempatan kepada perawat untuk mengikuti seminar dan pelatihan yang dapat meningkatkan pengetahuan perawat dalam penerapan patient safety.Kata kunci : Pengetahuan, Patient safety, perawatABSTRACTImplementation of patient safety to ward patients can accelerate the healing process and shorten the hospitalization of patients in the hospital. Successful implementation of patient safety can be achieved if nurses know exactly something that can threaten patient safety during hospitalization. Nurses with good knowledge can be demonstrated through the behavior of nurses in providing nursing care by constantly giving priority to patient safety. This research was aimed to know the relationship between nurses knowledge and efforts in the implementation of patient safety at the third class of inpatient ward in dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh in 2014. The type of research was descriptive correlative with cross sectional study design. The population was all nurses from the third class of twelve inpatient wards in dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh. Sampling technique used was proportional sampling technique. There were 67 respondents. Data were collected by using questionnaires. Data analysis used was Chi-Square test with computerized system. The results showed that there is the relationship between nurses knowledge and efforts in the implementation of patient safety with p-value is 0.001. It is expected that dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh continuously improves and maintains the quality of nurses knowledge by giving the training so that nurses realize the importance in implementation of patient safety toward patients.Keywords : Knowledge, Patient Safety, Nurs

    HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

    Get PDF
    ABSTRAKKurikulum Berbasis Kompetensi menuntut mahasiswa secara aktif dan mandiri menggali informasi untuk memecahkan masalah melalui metode problem based learning. Hal tersebut dapat menumbuhkan motivasi belajar mahasiswa namun dapat juga sebaliknya jika tuntutan pembelajaran dirasa terlalu padat dan melelahkan. Setiap mahasiswa memiliki kepribadian yang berbeda satu sama lain yang dapat mempengaruhi motivasinya termasuk dalam hal kegiatan belajar. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian dengan motivasi belajar mahasiswa Kurikulum Berbasis Kompetensi Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian dilaksanakan mulai 22 Mei sampai 12 Juni 2014. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian yaitu seluruh mahasiswa KBK Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala berjumlah 475 orang dengan sampel sebanyak 157 responden terdiri dari angkatan 2010, 2011, 2012, dan 2013 dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang pengumpulan datanya dilakukan melalui penyebaran angket. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tipe kepribadian dengan motivasi belajar mahasiswa (p = 0,103). Saran bagi Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala agar mengoptimalkan mata kuliah psikologi kepribadian dengan menambahkan tes tipe kepribadian bagi mahasiswa sehingga mahasiswa dapat lebih mengenal kepribadiannya untuk dapat memaksimalkan performa dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci : tipe kepribadian, motivasi belajar, mahasiswa.ABSTRACTCompetency-Based Curriculum requires students to actively and independently gather information to solve the problem through a problem based learning methods. It can motivate students to learn, but can also reverse if the demands of learning is too dense and exhausting. Each student has a different personality each other that can affect the motivation, including in terms of learning activities. The purpose of this reseach was find out the correlation between personality type and motivation to learn in student with competency-based curriculum. The research was excuted from May 22nd to June 12th 2014. This was a correlative research with cross sectional study approach. The population of this research was all of competency-based learning totaling 475 people with 157 samples that consists of students from the class of 2010, 2011, 2012 and 2013. The samples were collected with stratified random sampling methods. Data were collected by using questionnaire method and analyzed with Chi Square test. The results showed that there was no significant correlation between personality type and motivation to learn (p = 0,103). Suggestions for Nursing Faculty of Syiah Kuala University in order to optimize the psychology of personality course by adding personality type test for the students so that they can get to know their personality and able to maximize performance in daily life.Keywords : personality type, motivation to learn, student

    AKSIOLOGI ILMU KEPERAWATAN; MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL

    Get PDF
    ABSTRAKAksiologi ilmu keperawatan dimulai dari penerapan atau pemanfaatan sampai pengembangan ilmu keperawatan itu sendiri dalam kehidupan manusia, dan yang menjadi landasan dalam tataran aksiologi ilmu keperawatan adalah bagaimana ilmu keperawatan memberikan manfaat dalam kehidupan manusia. Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) merupakan suatu metode praktek keperawatan dengan ciri praktek yang didasari dengan ketrampilan intelektual, tehnikal, interpersonal yang dilaksanakan dengan menerapkan suatu metode asuhan keperawatan yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. MPKP merupakan suatu sistem yang memungkinkan perawat profesional mengatur pemberian asuhan keperawatan termasuk lingkungan untuk menunjang pemberian asuhan tersebut. Sebagian ilmuan menyebutkan bahwa ilmukeperawatan sebagai ilmu di awang-awang atau hanya sebagian kebenaran yang dapat dilaksanakan dann sebagian besar kebenaran dibaikan dalam ketidakjelasan. Menurut tinjauan filsafat keilmuan dengan pendekatan aksiologi ternyata ilmu keperawatan; MPKP merupakan suatu kebenaran yang dapat dibuktikan secara asal mula, kebenaran mengungkap, kebenaran memandang, kebenaran bentuk, kebenaran isi sertakebenaran konsep dan teori. Dengan demikian, ilmu keperawatan sesungguhnya suatu kebenaran dengan manfaat yang terus berkembang berdasarkan hasil pengujian dan pembuktian ilmiah dalam meningkatkan kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan bagi manusia.Kata Kunci: aksiologi, ilmu Keperawatan, MPKPABSTRACTAxiology of nursing science began from the application or the utilization to the development of nursing science itself in human life, and the basis for axiology of nursing science structure is how the nursing science provided benefits in human life. Professional Nursing Practice Model (MPKP) is a nursing practice method with characteristics based on the intellectual, technical, interpersonal skill, and it implemented by applying a method of nursing care which can be accounted scientifically. MPKP is a system that allows the professional nurses to arrange the nursing care including the environment that support provision of its care. Some scientists said that the nursing science as a science in the clouds or only partial truths that can be implemented and most of the truth was ignored in obscurity. According to a scientific philosophy with axiology approach evidently nursing; MPKP is a truth as evidenced in origin, reveal the truth, the truth of view, the truth of form, the truth of contents and the truth of concepts and theories. Thus, nursing, actually it is some truth with the benefits growing based on the results of testing and scientific evidence to improve health, happiness, and well-being for mankind.Keywords: axiology, nursing, MPK

    DISCHARGE PLANNING DALAM KEPERAWATAN

    Get PDF
    Pelaksanaan discharge planning pada pasien di rumah sakit umumnya hanya berupa catatan resume pasien pulang serta pemberian informasi singkat mengenai jadwal kontrol pasien ke poliklinik, obat-obatan yang harus di minum, serta diet yang harus dipenuhi dan dihindari setelah pasien pulang dari rumah sakit. Hal ini menyebabkan pelaksaan discharge planning tidak efektif dan tidak terjadi kontinuitas perawatan ketika pasien di rumah. Kondisi ini dapat menyebabkan pasien kembali ke rumah sakit dengan penyakit yang sama ataupun munculnya komplikasi penyakit yang lebih berat. Adapun Metode penulisan artikel ini berupa tinjauan kepustakaan dari berbagai topik yang sesuai. Discharge planning bertujuan untuk memperpendek jumlah hari rawatan, mencegah risiko kekambuhan, meningkatkan perkembangan kondisi kesehatan pasien dan menurunkan beban perawatan pada keluarga. Oleh karena itu diharapkan kepada perawat untuk melaksanakan semua proses pelaksanaan discharge planning secara komprehensif mulai dari seleksi pasien, pengkajian, intervensi, hingga implementasi dan evaluasi. Selain itu, perawat juga perlu menerapkan strategi 4C yaitu Communication, Coordination, Collaboration dan Continual Reassesment untuk menjamin terjadinya kontinuitas perawatan pasien di rumah

    MEKANISME KOPING WANITA DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN FISIK AKIBAT MENOPAUSE DI DESA LAMHASAN, PEUKAN BADA, ACEH BESAR

    No full text
    ABSTRAKMekanisme koping dalam menghadapi perubahan fisik akibat menopause adalah mekanisme yangdilakukan oleh wanita dimana koping tersebut mampu menghasilkan adaptasi menetap untukmempertahankan keseimbangan dalam diri wanita menopause. Penelitian ini untuk mengetahui gambaranmekanisme koping wanita dalam menghadapi perubahan fisik akibat menopause di Desa LamhasanKecamatan Peukan Bada Aceh Besar 2010. Penelitian ini berbentuk deskriptif eksploratif dengan metodepurposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 12 sampai dengan 20 Desember 2010 diDesa Lamhasan Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar. Jumlah sampel sebanyak 62 orang. Alatpengumpulan data berupa angket dengan skala likert. Data dianalisa secara manual dengan menggunakantable distibusi frekuensi. Dari hasil Penelitian diperoleh bahwa mekanisme koping wanita dalammenghadapi perubahan fisik akibat menopause berada pada kategori baik yaitu sebanyak 33 orang (53,2%),mekanisme koping dengan konfrontasi berada pada kategori baik sebanyak 37 orang (59,7%), mekanismekoping denial pada kategori baik yaitu sebanyak 35 orang (56,5%), mekanisme koping perbandingan positifberada pada kategori baik yaitu 37 orang (59,7), dan mekanisme koping proyeksi berada pada kategorisebanyak 34 orang (54,8%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, dengan adanya mekanismekoping yang baik dari diri, diharapkan mampu mengatasi stress ataupun kecemasan dalam menghadapiperubahan fisik akibat menopause sehingga tercipta keseimbangan atau homeostasis dalam diri wanita.Kata Kunci: Mekanisme koping, perubahan fisik, menopauseABSTRACTMechanism in dealing with physical changes caused by menopause is a mechanism using by women toproduce a coping adaptation to maintain balance when they in menopause time. This research is toindentified woman coping mechanism in the face of physical changes caused by menopause in Lamhasanvillage, Peukan Bada, Aceh Besar, 2010. Descriptive exploratory study was shaped by purposive samplingmethod. Data collection was conducted on December 2010, 12 to 20 in the Lamhasan village. Total samplewere 62 respondents. Instrument for data collection using the questionnaire form with Likert scale. Datawere analyzed by using table distribution frequency. The results of study found that the women copingmechanisms in dealing with the physical changes caused by menopause are in Good category as many as33 people (53.2%), coping mechanisms of confrontation are in Good category as many as 37 people(59.7%), coping mechanisms of denial in Good category as many as 35 people (56.5%), copingmechanisms of positive comparisons are in Good category is 37 people (59.7), and coping mechanisms ofprojections in Good category as many as 34 people (54.8%). Based on these results it can be concludedthat with good coping mechanisms, it is expected that women to be able to deal with stress or anxiety in theface of physical changes caused by menopause in order to create balance or homeostasis in womenKeywords: coping mechanisms, physical changes, menopaus

    PENGALAMAN PASIEN SUKU BATAK TOBA DENGAN GAGAJ GINJAL KRONIS DALAM MENJALANI HEMODIALISA

    Get PDF
    ABSTRAK Pengalaman pasien yang menjalani terapi hemodialisa sangat fenomena dan menarik perhatian para professional kesehatan, karena didalam menjalani terapi Hemodialisis (HD), partisipan menyisakan sejumla persoalan penting, sebagai dampak terapi hemodialisa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengalaman pasien suku Batak Toba dengan Gagal Ginjal Kronis (GGK) dalam menjalani hemodialisa. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 14 orang yang dipilih dengan teknik purpossive sampling partisipan yang bersuku Batak Toba dan lamanya menjalani hemodialisa minimal enam bulan. Pelaksanaan wawancara dilakukan di rumah partisipan, peneliti kontrak dengan partisipan dan peneliti mengunjungi rumah partisipan. Hasil wawancara dianalisa dengan metode collaizi dan ditemukan 4 tema pada hasil wawancara dengan para partisipan.Tema yang dijumpai yaitu dampak/efek/keluhan yang dirasakan selama menjalani hemodialisa, upaya yang dilakukan untuk mengatasi keluhan selama hemodialisa, bentuk dukungan yang diterima selama menjalani hemodialisa, kendala selama menjalani hemodialisa. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan supaya memperhatikan sosial budaya pasien, karena perhatian dari sosial budaya bisa mengurangi masalah pasien yang menjalani hemodialisa.Kata kunci: pengalaman, suku batak toba, hemodialisa.ABSTRACT Patients experience under hemodialysis therapy is very phenomenal and interesting for health professionals because the patients who are under hemodialysis therapy have a number of important problems as the effect of hemodialysis therapy. The objective of the research was to find out the experience of Batak Toba patients suffered from GGK (chronic kidney failure) under hemodialysis therapy. The research was a phenomenological descriptive study. The data ere gathered by conducting in-depth interviews. The samples were 14 Batak Toba people as the respondents who had undergone hemodialysis therapy at least six months, taken by using purposive sampling technique. The interviews were conducted at their homes; the researcher contacted them and visited their homes. The result of the interviews was analyzed by using Collaizi method. It was found that there were four themes: experiencing physical complaints, psychological and activity disorder spiritual (gangguan aktivitas psikologi dan spritual), seek medical treatment and therapy of traditional Batak Toba, received the support of habit Batak Toba and support of religious and financial support from relatives and children, having problems because they have came to town for dialysis in Medan.It is recommended that nurses should pay attention to patients socio-cultural values in order to lessen patients problems during the treatment.Keywords: experience, bataktoba ethnic group, hemodialysi

    280

    full texts

    388

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Idea Nursing Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇