VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Not a member yet
    467 research outputs found

    KANDUNGAN FORMALIN DALAM AYAM POTONG DI PASAR TRADISIONAL SEMARANG TAHUN 2012

    Get PDF
    Formalin adalah bahan kimia berbentuk cair yang digunakan untuk mengawetkan mayat dan juga bahan kimia industri. Hasil survei awal sebanyak 3 sampel terdapat 2 sampel mengandung formalin. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi keberadaan formalin dalam ayam potong yang dijual di pasar tradisional kota Semarang tahun 2012.Jenis penelitian adalah deskriptif untuk mengetahui keberadaan formalin dalam ayam potong melalui pemeriksaan kuantitatif, observasi ciri fisik pada ayam potong dan pengujianlaboratorium dengan cara pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada 40 penjualayam potong di 5 lokasi pasar tradisional di kota Semarang.Berdasarkan hasil diperoleh ayam potong yang mengandung formalin sebanyak 14 sampel dengan ciri-ciri fisik sebagai berikut 78,6% berwarna putih pucat, 21,4% putih kebiruan, dan21,4% berbau amis, 78,6% tidak berbau amis, sedangkan 57,2% bertekstur kaku dan 42,8% bertekstur lembek. Untuk ayam yang tidak mengandung formalin sebanyak 26 sampel, mempunyai ciri-ciri fisik sebesar 100% mempunyai warna putih kemerahan segar, bau amis, dan bertekstur lembek.Menghindari memilih ayam potong yang ciri antara lain mengandung formalin seperti tidak busuk dalam waktu 1 sampai 2 hari, bau menyengat tapi tidak amis, dagingnya kaku dan berwarna putih pucat.Kata kunci : Formalin, ayam potong, pasar tradisiona

    ANALISA KEPUASAN PASIEN TERHADAP ASPEK MUTU PELAYANAN DI BAGIAN TPPRJ RUMAH SAKIT BANYUMANIK SEMARANG

    Get PDF
    Latar belakang : Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan (TPPRJ) sering dianggap hanya sebagai tempat pendaftaran, meskipun ini adalah tempat di mana kontak pertama antara pasien dengan petugas. Berdasarkan survei awal di Rumah Sakit Banyumanik masih ditemukan antrian pasien yang akan mendaftarkan diri, kurangnya personil, akses ke layanan, hubungan manusia, kenyamanan dan kenikmatan. Hanya ada satu meja pendaftaran dan disatukan dengan rawat jalan, rawat inap dan Unit Gawat Darurat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan di TPPRJ RumahSakit Banyumanik Semarangkeadaan. Populasi adalah pasien yang terdaftar dalam TPPRJ tahun 2011, dengan jumlah sampel yang diambil 99 pasien. Instrumen menggunakan kuesioner untuk wawancara denganpasien. Pengumpulan data dari data primer yang diperoleh secara langsung dari pasien dalam bentuk jawaban atas kuesioner. Sedangkan pengolahan data antara lain editing, tabulasi data, analisis data.Hasil : Tingkat kepuasan terhadap kompetensi petugas tertinggi yaitu kemampuan petugas dan ketidakpuasan tertinggi pada penampilan petugas. Akses dalam pelayanan, tingkat kepuasan tertinggi yaitu jarak tidak terlalu jauh dan ketidakpuasan tertinggi pada lokasi tidak strategis. Hubungan antar manusia, Tingkat kepuasan pasien yaitu kesopanan petugas dan ketidakpuasan petugas yaitu kesabaran petugas. Kenyamanan dan kenikmatan, kepuasan pasien paling tinggi terletak pada kondisi tempat duduk dan ketidakpuasan pasien terletak pada fasilitas pendaftaran. Untuk kepuasan pasien, paling tinggi terletak pada kecepatan dalam pelayanan dan ketidakpuasan pasien terletak pada keramahan petugas.Simpulan : Ketidakpuasan pasien di RS Banyumanik Semarang adalah pada fasilitas dan layanan yang ada di rumah sakit. Sarannya adalah sebaiknya standart operasional prosedur yang sudah ada, lebih diperhatikan sebagai acuan untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.Kata kunci : kualitas pelayanan, kepuasan, rawat jala

    BODY MASS INDEX (BMI) SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP PRESTASI BELAJAR REMAJA (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO)

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah ada korelasi antara Indek Massa Tubuh (IMT) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa, mempertimbangkan kebiasaan makan mahasiswa. Peserta adalah 54 mahasiswa Fakultas Kesehatan Udinus dengan metode pendekatan Cross Sectional.Mereka terdiri dari 24% laki-laki, 76% perempuan, 56% tinggal di fasilitas asrama, 44% tinggal di rumah, 85% kondisi kesehatan yang baik, 15% kondisi kesehatan buruk. BMI menunjukkan tingkat rata-rata normal, 14,8% malnutrisi, 59,3% berat badan normal, 9,3% kelebihan berat badan, 16,7% obesitas. Data menunjukkan 1,9% IPK (< 2), 18,5% baik (2-2,75), 68,5% memuaskan (2,76-3,5), 11,1% sangat baik (> 3,5). Hasil analisis statistik antara IMT dan IPK ada korelasi. Kebiasaan makan dari mahasiswa menunjukkan makanan utama nasi dengan lauk, 57% sayuran, 37% buah-buahan, susu 31,5%. Tidak ada perbedaan yang jelas antara mereka yang kos dan yang tinggal di rumah.Kata kunci : Indek Massa Tubuh (IMT), indeks prestasi, pola maka

    HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR KEPUASAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS TENAGA GIZI PUSKESMAS KOTA SEMARANG DALAM PEMBERIAN TABLET FE 90

    Get PDF
    Produktivitas adalah pengukuran kualitas dan kuantitas pekerjaan yang telah dilakukan. Halini diperlukan untuk memberikan perhatian lebih pada kebahagiaan karyawan untukmempertahankan produktivitas yang baik. Pada tahun 2011, Dinas Kesehatan Kota Semarangyang ditargetkan 93 % dari wanita hamil harus diberikan Fe 90. Bahkan, 21 dari 37 puskesmastidak bisa mencapai jumlah yang ditargetkan wanita hamil di mana rata-rata hanya 77,52 %.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor kepuasan kerjadan produktivitas ahli gizi puskesmas Wilayah Kota Semarang dalam pemberian Fe 90 tabletpada tahun 2011.Penelitian ini adalah penelitian penjelasan dengan menggunakan survei dan pendekatan crosssectional. Kuesioner dibagikan kepada 36 ahli gizi dari Puskesmas Wilayah Kota Semarangdan kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur dan produktivitas kerja(p value 0,042), tetapi tidak ada korelasi antara masa kerja (p value 0,467), kesempatanuntuk maju (p value 0.334), komunikasi (p value 0.465), dan pengawasan (p value 0.871)dengan produktivitas kerja.Disarankan bahwa produktivitas kerja dapat ditingkatkan melalui bimbingan rutin dari kepalapuskesmas dan Seksi Gizi Dinas Kesehatan. Perencanaan jalur karir untuk petugas dansistem pengawasan yang direncanakan dengan baik akan menjadi awal yang baik untukmeningkatkan produktivitas mereka.Kata kunci : kepuasan kerja, produktivitas kerja, ahli giz

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN PELAKSANAAN FORUM KESEHATAN KELURAHAN DI GAYAMSARI SEMARANG

    Get PDF
    Desa Kesehatan Forum (VHF) merupakan salah satu komponen yang dibentuk untuk mendukung “desa siaga†sedang berlangsung. Forum ini adalah forum partisipasi bagimasyarakat untuk meningkatkan pembangunan kesehatan di tingkat desa untuk merencanakan, menetapkan, mengkoordinasikan dan mengarahkan aktivitas, juga pemantauan evaluasi pembangunan kesehatan di desa. Desa Gayamsari adalah salah satu dari banyak desa di Semarang yang pada tahun 2010 telah mendapat predikat sebagai tiga besar “Kelurahan Siaga†di tingkat Kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui faktor-faktor pendukung keberhasilan Forum Kesehatan Kelurahan di Gayamsari Semarang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan menganalisis data dalam Analisis Tematik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukungkeberhasilan Forum Kesehatan Kelurahan di Gayamsari, Semarang. Subyek penelitian adalah 8 anggota Forum Kesehatan Kelurahan Gayamsari itu dan 2 informan crosscheck yaitu kepala Forum Kesehatan Kelurahan Kepala dan Tenaga Kesehatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh anggota Forum Kesehatan Desa (VHF) adalah perempuan dan memiliki latar belakang pendidikan kesehatan dan bekerja di Kantor Desa.Kegiatan pembinaan dilakukan secara rutin setiap bulan oleh Dinas Kesehatan Kota, selain itu pertemuan rutin dalam bentuk Konsensus Musyawarah Kelurahan, juga melakukan koordinasi langsung dari kepala Forum Kesehatan Kelurahan. Partisipasi masyarakat ditunjukkan dengan keterlibatan mereka dalam setiap Forum Kesehatan Kelurahan program. Hal ini membuat masyarakat waspada dan responsif dalam memecahkan masalah kesehatan di lingkungan mereka.Mengenai faktor eksternal yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan program Forum Kesehatan Kelurahan, disarankan untuk Forum Kesehatan Kelurahan Gayamsari untuk dapatmenjadi contoh pelaksana terbaik untuk Forum Kesehatan Kelurahan di Semarang dengan mensosialisasikan kunci keberhasilan dan upaya untuk mempertahankan kinerja mereka dengan selalu melakukan monitoring dan evaluasi secara intensif.Kata Kunci : Forum Kesehatan Kelurahan, Desa Siag

    MUTU PELAYANAN RAWAT JALAN DI BALAI PENGOBATAN PUSKESMAS BULU LOR SEMARANG TAHUN 2012

    Get PDF
    Dari survei awal yang dilakukan untuk 20 responden, 75 % dari mereka menyatakan bahwamereka tidak puas dengan layanan rawat jalan yang disebabkan oleh durasi menunggu,antrian panjang, dan hampir tidak ada pemeriksaan oleh dokter. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui korelasi antara layanan dengan keunggulan pelayanan kesehatan rawat jalan diBulu Lor Pusat Kesehatan (Puskesmas) Semarang pada tahun 2012.Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan pendekatan cross sectional. Sampeldiambil berdasarkan metode accidental sampling untuk 94 responden. Data primer diperolehmelalui wawancara dengan pasien dan dianalisis menggunakan Uji Rank Spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelayanan administrasi dilakukan denganbaik (50 %), dokter melayani dengan baik (60,6 %) dan kualitas obat baik (69,1 %). Adakorelasi antara pelayanan administrasi, pelayanan dokter dan pelayanan pengobatan dengankepuasan pasien.Berdasarkan hasil yang ditampilkan, supervisi dan evaluasi perlu dilakukan secara teraturmelalui survei kepuasan konsumen, tindak lanjut dari survei kepuasan konsumen diterapkandan peningkatan keterampilan petugas dalam memberikan perawatan kepada pasien melaluilayanan pelatihan keunggulan dibuat.Keywords : Layanan keunggulan, kepuasan pasien rawat jala

    STRESS KERJA DAN KESELAMATAN PADA PEKERJA SEKURITI DI PT. TELKOM DCSS IV JAWA TENGAH DAN DIY SEMARANG

    Get PDF
    Stres merupakan isu penting dalam kaitannya dengan produktivitas karyawan. Stres yang dialami oleh karyawan dapat bervariasi antara satu karyawan dan karyawan lain karena stresadalah proses persepsi individu. Keamanan Dan Keselamatan (SAS) karyawan dibagi dalam dua shift selama 12 jam dan kadang-kadang mereka harus bekerja lembur karena ada banyak pekerjaan dan harus selesai tepat waktu.Penelitian ini merupakan penelitian Explanatory dengan rancangan studi Cross Sectional. Populasi dan sampel adalah seluruh Keamanan Dan Keselamatan (SAS) karyawan yang 54 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Pearson.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 31-40 tahun (38,8 %), 51,9 % telah bekerja selama 1-4 tahun, permintaan peran dalam kategori sedang 72,2 %,struktur organisasi di kategori 68, 5 %, stres kerja dalam kategori rata-rata 68,5 %. Hasil dari uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dan stres kerja (p value 0,043< 0,05) dengan r 0903. Ada korelasi antara masa kerja dan stres kerja (p value 0,017 < 0,05) dengan r 0505. Ada korelasi antara permintaan peran dan stres kerja (p value 0,000 <0,05) dengan r 0633. Ada korelasi antara struktur organisasi dan stres kerja (p value 0,006 < 0,05) dengan r 0371.Disarankan untuk kepala Keamanan Dan Keselamatan (SAS) departemen untuk tidak memberikan tugas berlebihan pada karyawan ditempat kerja.Kata kunci : stres kerja, pekerja keamana

    TINGKAT PARTISIPASI MAHASISWA DALAM IMPLEMENTASI KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini meneliti hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Universitas Dian Nuswantoro. Survei awal berdasarkan pengamatan penelitimenunjukkan partisipasi siswa yang rendah dalam implementasi Kawasan Tanpa Rokok. Daerah yang seharusnya bebas asap rokok, tetapi masih ditemukan perokok. Penelitian ini merupakan survei cross sectional . Responden adalah 96 mahasiswa aktif . Data primer meliputi karakteristik responden , pengetahuan, sikap dan partisipasi yang diukur denganwawancara. Data sekunder diperoleh dari profil UDINUS. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan dengan uji chi square. Penelitian menunjukkan bahwa 83,3% responden memilikipengetahuan yang baik, sebesar 93,8% responden memiliki sikap yang baik, sebesar 83,3% responden memiliki partisipasi kurang pada implementasi Kawasan Tanpa Rokok. Analisisbivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan tentang Kawasan Tanpa Rokok dengan tingkat partisipasi dalam implementasi Kawasan Tanpa Rokok ( p value = 0,065 ), tidak ada hubungan antara sikap tentang Kawasan Tanpa Rokok dengan tingkatpartisipasi dalam implementasi Kawasan Tanpa Rokok ( p value = 0,585 ). Berdasarkanpenelitian, perlu penelitian kualitatif tentang pendapat perokok untuk bersama-sama mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok di kampus, karena sebagian besar perokok tergolong berusia muda, sosialisasi tentang Kawasan Tanpa Rokok di UDINUS kepada dosen dan mahasiswa dan dibutuhkan penegakan Kawasan Tanpa Rokok pada kampus dalam bentuk pengawasan di area kampus dan meningkatkan peran mahasiswa melalui kelompok sebaya.Kata kunci: partisipasi, mahasiswa, implementasi, Kawasan Tanpa Roko

    SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS JUWANA KABUPATEN PATI TAHUN 2012

    Get PDF
    Salah satu layanan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Juwana adalah pendaftaran rawat jalan.Ada tiga loket, yaitu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesda), resep dokter, Jaminan KesehatanMasyarakat (Jamkesmas) dan Asuransi Kesehatan Pegawai Negeri (Askes PNS). Survei awalmenunjukkan bahwa proses ini dilakukan secara manual, menghambat proses pelaporan.Desain penelitian didasarkan pada metode deskriptif kualitatif. Analisis sistem ini dilakukandengan mengidentifikasi, memahami, menganalisis, dan pelaporan, sementara pada desainpenelitian, metode penelitian dan pengembangan diterapkan.Penelitian ini menghasilkan gambaran umum (institusi dan desain sistem), diagram konteks,diagram alir data, database dan desain laporan kunjungan pasien (Jamkesda per bulan,Jamkesmas per desa per bulan, jenis kunjungan lainnya per bulan, per desa per bulan).Peneliti merancang sistem informasi pendaftaran pasien, bentuk (pasien, pendaftaran, klinis,petugas, wilayah kerja, dan rumah tangga) dan kunjungan pasien laporan (jenis pembayaran,per bulan, dan per desa). Disarankan kepada pengguna untuk mengembangkan sisteminformasi.Kata kunci : sistem informasi, pendaftaran pasien, rawat jala

    SISTEM INFORMASI PELAYANAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT INAP DI PUSKESMAS KUNDURAN KABUPATEN BLORA

    Get PDF
    Patient data input system at in-patient registration services at local government clinic in kunduran, Blora regency still applicating a manual using register book from in which doctor or specialist’s visit of in-patient record was made then, while patient information data input recoded into patient registrations form and register book, among others are KIUP ( patient main index card ), in-patient register, patient index number book, and in-patient status status card.when patient do not bring any patient main index card (KIUP), they asked to have second checking procedure for their new ones. It is intended to avoid. Therefore, an information system required that can deliver information faster and could make research purpose was to design in-patient registration services information system at local goverment clinic in kunduran, Blora regency. The type of this research is a Research and Development (R and D) where the processes or steps using using were intended to develop a new product or completing existing product. The research data were collected from an observation and interview to the agent of system or agent doer, while the system conducted using SDLC method. Based on the result of in-patient registration services information system research nowdays, it is known that database used in in-patient registration services information system : patient information, terms of payment information, doctor information, registration officer information, and patient room information. Related post involved in in-patient registration services are patient regiatration officer, medical record officer, and head of local government clinic. Information resulted from in-patient information, patient room information, patient of payment information, and patient consultation event information. In-patient regiatration services information system made could help registration and reporting process running easier. To carry out in- patient services, limitation authority access of head of local government clinic, registration officer, medical record officer were occurred. There should be infrastructure and instrument, and also system and hardware maintenance provided in Kunduran local government clinic. Key words : information system, registration in-patien

    396

    full texts

    467

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇