VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Not a member yet
467 research outputs found
Sort by
Penyebab Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kecamatan Bantul Kabupaten Bantul Yogyakarta
Increasing Gender Equality and Women’s Empowerment is one of the Millennium Development Goals (MDGs) goals that is continued in Sustainable Development Goals (SDGs). However, domestic violence has increased signiicantly every year. The domestic violance in Indonesia, 2010 reached 295 836 cases and in Bantul District increased from 6 to 12. This study aims to determine factors that lead to domestic violence in Bantul Sub-District.This was descriptive qualitative study, with purposive sampling techniques. In the beginning of the study, there were about two dozen informants, but only four people who were willing to become informants. Data was collected through in-depth interviews, semi standard way and reseracher as a key instrument. The source triangulation was used for data validation.There were many factors that lead to domestic violences: the economic situations, harmony in intimate relationships, conidence, communication, stress, and the past experiences. The education was not a cause of domestic violence.Key words: domestic violenc
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Minum Obat Tuberkulosis
The Multi Drug Resistance Tuberculosis (MDR TB) is tuberculosis resistance to minimum of two very potent TB drugs, Isoniazid and Rifampicin. Non-adherence to TB treatment may result in development of MDR TB. The study objective is to assess the risk factors of non-adherence to TB-treatment among MDR TB patients.This was the case control study, while case were non-adhere patients (n=57), and control were patients who are adhere to treatment (n=91). Total samples were 148 patients, with 10% of those who have risk Data was analyzed using bivariate analysis with Chi Square test, Odds Ratio (OR) and multivariate with logistic regression. There are two variables found as risk factors of non-adherence to TB treatment among MDRTB patients; treatment history (p=0,014; OR:2,648; 95%CI:1,215-5,771), duration of treatment (p=0,008; OR:2,960; 95% CI:1,320-6,638). Probability of non-adherence when there are thesetwo factors is 52,99%. Treatment history and duration of treatment were found as risk factors of non-adherence to TB treatment among MDR-TB patients in this study.Keywords: Risk factors, non-adherence to treatment, development of MDR T
FAKTOR RISIKO ERGONOMI PADA KARYAWAN DI PABRIK PEMBUATAN MINUMAN KEMASAN, INDONESIA
Implementation of inappropriate ergonomics in worker can cause health problems. Musculoskeletal Disorders (MSDs) is one of the health problems that often occur due to improper application of ergonomics. Every step in this beverage factory mostly has the potential for ergonomic risk. This research is a quantitative research with cross sectional study design. Thetotal sample size of 309 has been systematic randomly selected from each department with proportional to size of the population. Data collection tools using BRIEFTM Survey and analyze the data with STATA. BRIEFTM igured the risk associated with posture, force, duration and incidence frequency of nine areas of the body. The results showed the prevalence of ergonomic risk occurring on the left and right sides of the elbows (73.14%). The prevalence of middleergonomic risk on the left side and wrist is 55.99% and right side 55.02% then the left side of the shoulder is 77.02% and the right side 63.11% after being behind is 55.02%. Suggestions for the company should perform particular program about the proper ergonomic position and working order in each department at the beverage factory
Faktor Yang Berhubungn Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro Semarang
Dysmenorrheal or menstrual disorders are problems experienced by women and may interfere their activities. The study that was done on students of Faculty of Nursery Science of Padjajaran University class of 2011 shows that 94 of 104 students encounter primary dysmenorrheal which the age range of the student about 19-21 years old which are continuing study in university. Dian Nuswantoro University has female population more than male, so dysmenorrheal can be happened on them. The purpose of this study was to analyze factors associated with the incidence of primary dysmenorrheal on students of Dian Nuswantoro University.This was observational analytic study with a quantitative method and cross sectional approach. The chi square test and prevalence ratio was used for data analysisThe results showed that there was no relationship between smoking behavior with the incidence of primary dysmenorrheal (p-value = 0.798). There was no relationship between the behavior of consuming alcohol with the incidence of primary dysmenorrheal (p-value = 0.448). There was no relationship between consumption of junk food with the incidence of primary dysmenorrheal (p-value = 0.334).Students could minimaze primary dysmenorrheal when they have menstruation by decreasing the habitual activity that is causing primary dysmenorrhea such as smoking behavior, onsuming alcohol, and junk food.Keyword: primary dysmenorrheal, smoking habit, alcohol consumption, junk foo
HUBUNGAN ANTARA TRIAS UKS DENGAN PELAKSANAAN PHBS PADA MURID DISEKOLAH DASAR NEGERI PLALANGAN 01 DAN SPLALANGAN 04 GUNUNGPATI SEMARANG
Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatanserta mensosialisasikan informasi/pendidikan kesehatan sekolah, memberikan akses terhadappelayanan kesehatan, serta berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Melalui program UKS diharapkan anak sekolah dapat menjadi agen pembangunan dan agenperubahan terhadap pembudayaan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga dan sekitarnya.Tujuan penelitian ini adalaha untuk mengetahui hubungan antara Trias UKS dengan pelaksanaanPHBS pada siswa di Sekolah Dasar Negeri Palangan 01 dan 04 Gunungpati Semarang.Jenis penelitian ini adalah explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah muridkelas 5 dan 6 Sekolah Dasar Negeri Plalangan 01 dan 04 yang berjumlah 129 siswa. Teknikpengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling proporsional sebanyak56 sampel. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner. Analisis hubunganmenggunakan uji Chi Square dan uji Fisher Exact.Hasil analisis univariat menunjukkan pendidikan kesehatan dalam pelaksanaan PHBStermasuk kategori baik sebesar 69,6%, pelayanan kesehatan dalam pelaksanaan PHBStermasuk kategori baik sebesar 82,1%, pembinaan lingkungan sekolah sehat dalampelaksanaan PHBS termasuk kategori baik sebesar 89,3% dan pelaksanaan perilaku hidupbersih dan sehat termasuk kategori baik sebesar 62,5%. Hasil analisa bivariat menunjukkanada hubungan antara pendidikan kesehatan (p value 0,030), tidak ada hubungan antarapelayanan (p value 0,476) dan ada hubungan antara pembinaan lingkungan sekolah sehat (pvalue 0,024) dengan pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat.Penggunaan metode interaktif dalam pendidikan,mengoptimalisasi peran dokter kecil.Diharapkan dapat meningkatkan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaanlingkungan sekolah sehat serta kerjasama antara pihak terkait meliputi kepala sekolah, guruserta stakeholder di lingkungan sekolah, seperti Puskesmas, Posyandu, Rumah Sakit.Kata kunci : Trias UKS, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS
PENGGUNAAN KEMASAN PLASTIK JENIS PE (POLYTHYLEN), PP (POLYPROPYLEN) DAN PLASTIK WRAP TERHADAP ANGKA KUMAN PADA DAGING AYAM
Penanganan daging ayam selama dalam pemasaran di pasar tradisional, memiliki systempengamanan pangan yang kurang memenuhi syarat, sehingga daging ayam sangat mudahterkontaminasi oleh mikroorganisme yang mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas.Daging ayam yang dipasarkan di pasar tradisional, dijajakan secara terbuka pada suhu ruangtanpa menggunakan kemasan, sehingga memungkinkan konsumen memilih daging ayamdengan cara memegangnya. Hal tersebut menyebabkan daging ayam dapat terkontaminasidan teksturnya menjadi lebih cepat lembek, sehingga berakibat pada penurunan kualitasdaging ayam tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaanpenggunaan kemasan jenis plastik plastik jenis PE (Polyethylen), PP (Polypropylen) danplastik Wrap terhadap angka kuman pada daging ayam. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen terapan dengan survey analitik. Sampel daging ayam yang digunakandalam penelitian ini sebanyak 18 sampel dengan berat masing-masing 150 gram. Perlakuanyang diberikan adalah pengemasan dengan jenis plastic yang berbeda, yaitu PE (Polyethylen),PP (Polypropylen) dan plastik Wrap, selanjutnya sampel disimpan atau dititipkan pada penjualayam di Pasar Ciroyom Bandung selama 6 Jam. Hasil penelitian menunjukkan rata-rataangka kuman pada daging ayam dengan kemsan plastic jenis PE (Polyethylen) adalah1,9888 X 104 koloni/g, pada jenis plastic PP (Polypropylen) rata-rata angka kuman sebesar1,353 X 104 koloni/gr dan rata-rata angka kuman dengan dengan kemasan plastik Wrapadalah 1,7 X 104 . koloni/gr. Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan ujiAnova diperoleh hasil terdapat perbedaan bermakna antara penggunaan kemasan plasticjenis PE (Polyethylen), PP (Polypropylen) dan plastik Wrap terhadap rata-rata angka kumanpada daging ayam.Kata Kunci : PE (Polyethylen), PP (Polypropylen) Plastik Wrap, Angka Kuma
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TENTANG MUTU PELAYANAN POLIKLINIK DIAN NUSWANTORO DENGAN KEPUTUSAN PEMANFAATAN ULANG DI UPT POLIKLINIK DIAN NUSWANTORO SEMARANG
UPT Poliklinik Dian Nuswantoro didirikan untuk memberikan fasilitas pelayanan kesehatankepada mahasiswa. Berdasarkan survei awal di dapatkan sebesar 46,7% mahasiswamenyatakan puas dan 53,4% mahasiswa menyatakan tidak puas oleh pelayanan yang adadi Poliklinik Dian Nuswantoro. Tujuan penelitian untuk menggambarkan hubungan antarapersepsi mahasiswa tentang mutu pelayanan poliklinik dian nuswantoro dengan keputusanpemanfaatan ulang di UPT poliklinik dian nuswantoro Semarang.Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampelsebanyak 95 responden dengan cara pengambilan sampel secara kebetulan yang bertemudengan peneliti. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data denganmenggunakan uji korelasi Rank Spearman. Sebagian besar persepsi mahasiswa tentang fasilitas buruk (69,5%), tentang pelayanan buruk(50,5%), tentang tenaga medis dan tenaga non medis buruk (56,8%), mahasiswa tidakmemanfaatkan ulang pelayanan di Poliklinik (73,7%), tidak ada hubungan antara Persepsimahasiswa tentang fasilitas di Poliklinik Ï-value 0,501 > 0,05, tidak ada hubungan antaraPersepsi mahasiswa tentang pelayanan di Poliklinik dengan Keputusan Pemanfaatan UlangPelayanan Kesehatan di UPT Poliklinik Dian Nuswantoro dengan Ï-value 0,301 > 0,05 danada hubungan antara persepsi mahasiswa tentang tenaga medis dan tenaga non medis diPoliklinik Ï-value 0,043 < 0,05 dengan Keputusan Pemanfaatan Ulang Pelayanan Kesehatandi UPT Poliklinik Dian Nuswantoro.Kata Kunci : Persepsi, Poliklinik, Mutu Pelayanan, Pemanfaatan Ulan
Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga Menggunakan Tanaman Bambu Air (Equisetum Hyemale)
Detergent have been used widely both in domestic and industry because it was more effective than others cleaner agents. Unfortunately it cause the water pollution that dangerous for environment. The water bamboo plant can reduce waste water pollution. This research aims to analyze effectiveness in reducing the domestic waste water by the water bamboo plants. This was experiment research conducted in a laboratory scale. There was one treatment with three repetition and three times measurements.The result of laboratory analysis showed that bamboo plants that mixed with the artificial wetland system, decrease residual detergent in wastewater until 99,91 % in the six days. The advantages of domestic wastewater treatment with this method produced good water quality accordance with wastewater standard generated from domestic activities and also can be used for watering plants.Keywords: domestic waste water, bamboo water plant
FAKTOR PRAKTIK PENCEGAHAN DAN LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN MALARIA DI DESA JATIREJO KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO
Malaria merupakan suatu penyakit yang penyebarannya sangat luas di negara yang beriklimtropis maupun sub-tropis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor praktikpencegahan dan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian malaria di Desa JatirejoKecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan casecontrol menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 36 kasus dan36 kontrol. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Hasil analisisstatistik menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kejadian malaria adalah kebiasaanberada di luar rumah (p=0,001; OR=10,7), kebiasaan menggunakan kelambu (p=0,001;OR=19), kebiasaan menggunakan obat nyamuk (p=0,004; OR=6,4), kebiasaan menutuppintu dan jendela saat senja (p=0,013; OR=4,1), dan keberadaan genangan air (p=0,013;OR=4,1). Keberadaan semak-semak, keberadaan kandang ternak, dan jarak rumah ke sungaitidak berhubungan dengan kejadian malaria. Simpulan dari penelitian ini, faktor risiko malaria di wilayah sasaran meliputi kebiasaan berada di luar rumah, kebiasaan menggunakankelambu, kebiasaan menggunakan obat nyamuk, kebiasaan menutup pintu dan jendela saatsenja, dan keberadaan genangan air. Saran yang diberikan yaitu penyuluhan tentangpemakaian kelambu yang baik, penggunaan obat nyamuk, dan menjaga kebersihanlingkungan.Kata Kunci: Malaria; Praktik Pencegahan; Lingkungan Ruma
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MONITORING GIZI BALITA BERBASIS WEB DI PUSKESMAS LEBDOSARI SEMARANG
Posyandu adalah suatu Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang turutmendukung pelaksanaan program kesehatan di masyarakat yang dilaksanakan oleh parakader yang berasal dari masyarakat dengan pembinaan dari tenaga kesehatan di Puskesmas.Pemantauan kesehatan balita dilakukan untuk mengetahui dan memantau kesehatan sertastatus gizi balita. Secara umum pencatatan dan pelaporan posyandu mengalami berbagaimacam kendala diantaranya Sistem Informasi Monitoring Gizi Balita ditulis secara manual, hal tersebut akan mempersulit ketika sewaktu-waktu data dan laporan diperlukan, tidakmencantumkan berapa umur balita tersebut ketika berkunjung di posyandu, masih ditemukanlaporan gizi balita yang belum terisi secara lengkap seperti jumlah balita dengan gizi lebih,baik, kurang dan buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun SistemInformasi Monitoring Gizi Balita Berbasis Web guna mendukung pelaporan informasi kegiatanposyandu balita yang lebih baik di Puskesmas Lebdosari Semarang.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah Research and Development dan analisis data yang digunakanadalah menggunakan tahap - tahap SDLC.Dari hasil penelitian diketahui bahwa kelebihan dari sistem ini adalah dapat memberikanhasil yaitu berupa laporan gizi balita yang berfungsi untuk melaporan data hasil kegiatanposyandu yang sebelumnya sulit bagi kader posyandu serta menampilkan laporan kunjungan,penimbangan dan status gizi balita untuk petugas puskesmas dan petugas puskesmas jugadapat memonitoring data hasil kegiatan poasyandu balita, sehingga dapat memberikan dampakyang baik bagi ketepatan waktu pelaporan hasil kegiatan posyandu balita baik pada kaderposyandu balita maupun pada petugas puskesmas. Untuk perbaikan sistem perlu adanyapersiapan hardware dan software serta persiapan sosialisasi.Kata kunci : Sistem Informas,i Gizi Balita, Puskesma