AdMathEdu : Mathematics Education, Mathematics, and Applied Mathematics Journal
Not a member yet
    204 research outputs found

    KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS: DAMPAK MODEL HERMENEUTIKA DENGAN BAHAN AJAR GAMIFIKASI

    No full text
    Pembelajaran matematika memerlukan pemahaman konsep pada proses pembelajaran untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak model pembelajaran Hermeneutika dengan bahan ajar gamifikasi terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini berjenis Quasy Eksperimental Design faktorial . Teknik pengumpulan data yakni tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Anova Satu Jalur. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat dampak penerapan model pembelajaran Hermeneutika dengan bahan ajar gamifikasi terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Model pembelajaran Hermeneutika dengan bahan ajar gamifikasi memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa

    MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN 3D PAGEFLIP PROFESSIONAL MATERI NILAI MUTLAK

    Full text link
     Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa E-Modul pada mata kuliah analisis real materi nilai mutlak dengan menggunakan e-modul dapat memperoleh informasi tanpa banyak membuang waktu dan bisa dibawa kemana-mana agar tercapai pembelajaran yang efektif dan menarik. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) berdasarkan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan matematika UIN Raden Intan Lampung. Data penelitian diperoleh dengan teknik wawancara, angket, dan tes. Hasil penilaian berdasarkan angket validasi ahli materi terhadap e-modul ini termasuk dalam kategori valid dengan nilai rata-rata sebesar 3,52 dari rata-rata skor tertinggi 4.00. Penilaian ahli media terhadap e-modul ini termasuk dalam kategori valid dengan nilai rata-rata sebesar 3,50. Pada uji coba skala kecil yang diikuti oleh 10 mahasiswa memperoleh skor rata-rata 3,46 dari skor tertinggi dengan rata-rata 4.00 berdasarkan hasil dari angket respon yang telah diisi oleh mahasiswa, hasil ini menempatkan e-modul pada kriteria sangat menarik. Pada uji coba lapangan skala besar yang diikuti oleh 30 mahasiswa skor rata-rata kemenarikan yang diperoleh yaitu 3,51 sangat menarik. Kualitas keefektifan produk dilihat dari tes hasil belajar. Hasil penelitian dan pengolahan data menggunakan uji effect size dengan hasil 0,71 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul berbantuan software 3D PageFlip Professional pada mata kuliah analisis real materi nilai mutlak layak dan efektif untuk dijadikan alat bantu pembelajaran

    DAMPAK ROTATING TRIO EXCHANGE DAN CURIOSITY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP

    Full text link
    Kemampuan pemahaman konsep matematis ialah suatu kemampuan yang penting dalam matematika. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini ialah untuk mengetahui dampak model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) dan Curiosity terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik SMP. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif. Populasi dipenelitian ini ialah seluruh kelas VIII MTs Ma'arif NU 5 Sekampung. Sampel yang digunakan  ialah  kelas VIII.A sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) dan kelas VIII.B sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran ekspositori. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematis serta angket curiosity. Uji hipotesis menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Uji normalitas dengan uji Liliefors dan uji homogenitas dengan uji Barlett. Dari hasil analisis diperoleh H0A ditolak, Fhitung > Ftabel yaitu 10,285 > 4,13. Dengan begitu, ada dampak model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik. H0B ditolak, Fhitung  > Ftabel yaitu 51,53 > 3,28. Dengan begitu, ada dampak Curiosity terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik. H0AB diterima, Fhitung  < Ftabel yaitu 0,36 < 3,28. Dengan begitu tidak ada interaksi antara Rotating Trio Exchange (RTE) dan Curiosity terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik.Kata Kunci : Curiosity, Pemahaman Konsep Matematis, Rotating Trio Exchange

    PENGARUH MODEL GENERATIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI HABITS OF MIND SISWA SMA NEGERI DI KOTA TANGERANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model generative learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari habits of mind siswa SMA. Penelitian ini dilaksanakan di SMA pada kelas X semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain penelitian treatment by level 2×2 yang terdiri dari dua variabel: (1) pendekatan pembelajaran dengan taraf model generative learning dan model konvensional, (2) habits of mind dengan taraf tinggi dan rendah. Sampel sebanyak 96 siswa SMA. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh penerapan model generative learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, khususnya untuk siswa yang memiliki habits of mind tinggi, dan terdapat interaksi antara model dan habits of mind terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis

    KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SIAPA YANG LEBIH TINGGI: GURU KELAS VERSUS GURU MATA PELAJARAN?

    Full text link
    One learning approach that can be chosen by teachers who teach mathematics in upper class (class IV, V, VI) is by correlating or connecting mathematics. Mathematics connection is correlation among mathematics topics, correlation among mathematics and other sciences, and correlation between mathematics and real life or daily life. In this research, it is studied mathematics connection ability of upper class teachers on aljabar topic that is measured by contextual questions and factors influencing them. The population in this research is Islamic Elementary School teachers in Surakarta residency, either state or private, who teach mathematics in upper class. Meanwhile, the sample, 65, is taken randomly from the population by using cluster sample collection technique. The statistics analysis technique used is descriptive and explorative statistics and ordinal logistic regression analysis. In mathematics connection ability with other sciences, almost half (43.6 %) class teachers can answer at the highest level (complete answer). It is more than the number of subject matter teacher that is less than one-fifth (17.4 %). Explanatory variable which is included in this model is teacher status variable (class teacher and subject matter teacher). It doesnt influence significantly to teacher level in inter topic mathematics connection ability question and in mathematics connection ability question with real life or daily life. However, explanatory variable of teacher status influences significantly to teacher answer level in mathematics connection ability question with other sciences. Based on the result of ordinal logistic regression analysis, the estimated odds is 0.275. The estimated odds that class teachers answer is in low level answer, that is 0.275 times the estimated odds for subject matter teachers answer. So, class teachers answer in low level is less than subject matter teachers answer. Next, based on confidence interval 95 % of odds ratio value, it can be explained that class teacher has less probability (0.103-0.734 times), than subject matter teacher to answer in low level, in questions measuring mathematics connection ability with other sciences

    APLIKASI PERSAMAAN DIFERENSIAL MODEL POPULASI LOGISTIK UNTUK MENGESTIMASI PENDUDUK DI KOTA BALIKPAPAN

    Full text link
    Proyeksi jumlah penduduk merupakan sebuah perkiraan penduduk di masa depan berdasarkan kecenderungan saat ini dan masa lalu. Model populasi logistik adalah suatu model yang berasumsi bahwa pada waktu tertentu populasi akan mencapai titik kesetimbangan atau titik equilibrium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi jumlah penduduk Kota Balikpapan pada t=10 atau pada tahun 2025 dengan menggunakan model pertumbuhan penduduk yaitu model logistik. Berdasarkan data yang diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik) Kota Balikpapan pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2018, dapat diasumsikan bahwa batas tampung (K) = 809967. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model yang akurat untuk dipakai dalam mengetahui estimasi jumlah penduduk Kota Balikpapan yaitu model dengan k = 0,4795214107, P(t) = . Estimasi penduduk Kota Balikpapan pada tahun 2025 adalah 809.294 jiwa.

    ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA BERDASARKAN MINAT BELAJAR

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan minat belajar. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIJ SMPIT Darul Quran Bogor. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berdasarkan angket minat belajar dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan minat belajar tinggi mempunyai rata-rata sebesar 65,33 yang berada pada kategori baik, 2) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan minat belajar sedang mempunyai rata-rata sebesar 60,89 yang berada pada kategori cukup baik, dan 3) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan minat belajar rendah mempunyai rata-rata sebesar 50,84 yang berada pada kategori kurang baik

    ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI BENTUK ALJABAR BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan penalaran matematis siswa secara keseluruhan dan untuk mengetahui bagaimana kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan tipe kepribadian pada materi Bentuk Aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk mengetahui tipe kepribadian dan soal tes penalaran matematis. Berdasarkan hasil penelitian, siswa di kelas VIII Perguruan Advent XV Ciracas tergolong memiliki KPM sedang sebanyak 46% siswa. Siswa melankolis dengan KPM tinggi memenuhi indikator 1 sampai 5. Siswa sanguinis dengan KPM tinggi memenuhi indikator 2 dan 5. Siswa plegmatis dengan KPM tinggi memenuhi indikator 2 dan 5. Siswa koleris dengan KPM tinggi memenuhi indikator 2,3, dan 5. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa terdapat hubungan tipe kepribadian dengan hasil kemampuan penalaran matematis siswa

    ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA DI TINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT TIPE CAMPERS DAN TIPE QUITTERS

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan langkah-langkah polya ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) bertipe campers dan quitters. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ditentukan melalui pemberian Angket AQ dan penelitian ini dilakukan di kelas X-A SMA Negeri 3 Kota Sorong dengan subjek berjumlah 4 siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama terdiri dari 2 siswa bertipe campers, dan kelompok kedua terdiri dari 2 siswa bertipe quitters.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes, metode wawancara tak terstruktur yang dilakukan kepada subjek yang telah terpilih dan metode dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan subjek dengan tipe campers pada soal yang di berikan cenderung dapat menentukan syarat cukup dan syarat perlu dalam memahami masalah, dapat menentukan keterkaitan syarat cukup dan syarat perlu dalam tahap menyusun rencana pemecahan masalah, dapat menyelesaikan masalah dengan langkah-langkah yang benar dan tepat, namun cenderung belum dapat menggunakan informasi yang sudah ada untuk memeriksa kembali jawaban yang di peroleh. Subjek dengan tipe quitter pada soal yang di berikan cenderung tidak dapat menentukan syarat cukup dan syarat perlu dalam memahami masalah, tidak dapat menentukan keterkaitan syarat cukup dan syarat perlu dalam tahap menyusun rencana pemecahan masalah, tidak dapat menyelesaikan masalah dengan langkah-langkah yang benar dan tepat, dan tidak dapat menggunakan informasi yang sudah ada untuk memeriksa kembali jawaban yang di peroleh.

    VALIDITAS LEMBAR KERJA MATEMATIKA SISWA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN

    Full text link
    Metode pengembangan ini menggunakan model ADDIE, penelitian ini terdiri dari 5 tahap yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan dan pembuatan produk (development), implementasi (implementasion), evaluasi (evaluation). Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 4 Sungai Penuh pada kelas VII Dilihat dari observasi langsung di dalam kelas sebagian dari siswa kurang menyukai pembelajaran matematika dan proses pembelajaran belum berpusat kepada siswa guru lebih dominan pada saat proses pembelajaran . hal ini disebabkan kurangnya variasi model atau metode dalam mengajar, dan bahan ajar yang digunakan hanya buku paket yang tidak dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga pembelajaran dirasa siswa kurang bermakna dan membosankan. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Dengan Pendidikan Lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Dengan Pendidikan Lingkungan yang layak digunakan dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan Himpunan di kelas VII SMPN 4 Sungai Penuh. Hasil dari penelitian ini menunjukan LKS matematika sudah valid dan layak digunakan berdasarkan sudut pandang pakar, penggunaan LKS pada proses pembelajaran mampu membuat siswa menjadi aktif dan membuat proses pembelajaran berpusat pada siswa

    135

    full texts

    204

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    AdMathEdu : Mathematics Education, Mathematics, and Applied Mathematics Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇