429 research outputs found
Sort by
Studi Biologi Takson Terpilih di Jawa Karakterisasi Morfologi dan Studi Populasi Marga Terpilih Dari Suku Cyatheaceae, Lamiaceae dan Rubiaceae (belum ketemu)
30 Hal
Laporan Eksplorasi Umbi-Umbian Jenis Amorpophallus Paeoniifolius (dennst.) Nicolson dan A. Variabilis Blume dari Jawa Tengah
Tiga dari 26 jenis Amorphophallus yang tersebar di Indonesia dilaporkan mempunyai nilai ekonomi penting sebagai sumber bahan pangan yaitu A. paeoniifolius (Dennst.) Nicolson atau suweg, A. muelleri Blume atau porang, dan A. variabilis Blume atau iles-iles, tetapi baru porang saja yang sudah banyak dibudayakan dan dikembangkan sebagai komoditi ekspor. Sedangkan suweg dan iles-iles saat ini sudah kurang populer, padahal keduanya dilaporkan mempunyai kandungan nutrisi yang tidak kalah dibandingkan kerabatnya porang. Kegiatan perjalanan penelitian ini bertujuan untuk mengoleksi plasma nutfah yang lengkap dari jenis A. paeniifolius dan A. variabilis di pulau Jawa, serta mendapatkan data-data lapangan tentang aspek botani, ekologi dan pemanfaatan jenis A. paeniifolius dan A. variabilis dari beberapa lokasi di Jawa Tengah. Hasil kegiatan ini berhasil mendapatkan 133 nomor koleksi Amorphophallus yang terdiri dari A. paeniifolius, A, muelleri, A. variabilis, dan Amorphophallus sp. Jenis-jenis Amorphophallus yang berhasil dikoleksi mempunyai keragaman morfologi yang cukup tinggi terutama dari warna dan motif tangkai daun atau petiolnya, serta warna dan bentuk umbinya. Tumbuhan ini ditemukan di Kecamatan Ambarawa, Bawen, Banyu Biru, Gunung Pati, Banyu Manik, dan Bringin yang termasuk dalam Kabupaten/Kota Semarang, Kecamatan Grobogan dan Wonorejo, Kabupaten Grobogan, serta Salatiga. Jenis-jenis ini ditemukan tumbuh liar di tempat terbuka sampai agak ternaungi pada ketinggian 80-618 m dpl. Pemanfaatan umbi suweg baru terbatas untuk konsumsi sendiri atau dijual secara terbatas dalam bentuk umbi segar atau olahan sederhana seperti direbus/dikukus. Sedangkan iles-iles baru dimanfaatkan daun mudanya saja sebagai bahan sayur.v, 25 hal
Eksplorasi dan Penelitian Flora Gunung Singgalang
Kebun Raya Cibodas merupakan lembaga konservasi yang salah satu tugas pokoknya adalah mengonservasi flora dataran tinggi basah secara eks situ. Kegiatan eksplorasi difokuskan di dataran tinggi basah Sumatera karena potensi floranya yang tinggi serta tekanan terhadap kelestariannya akibat deforestasi. Selain itu, pemilihan dataran tinggi basah Sumatera didasarkan pada kondisi iklim yang tidak jauh berbeda dengan Kebun Raya Cibodas. Metode eksplorasi dan penelitian yang digunakan berupa metode eksploratif dengan melakukan penjelajahan lokasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengoleksian tumbuhan, penelitian ekologi, serta pengumpulan spesimen herbarium. Prioritas utama kegiatan eksplorasi adalah mengoleksi tumbuhan terancam kepunahan dan berppotensi. Tumbuhan berpotensi yang dikoleksi berupa tumuhan berpotensi pangan, obat-obatan, hias, dan lain-lain. Melalui kegiatan eksplorasi dan penelitian diharapkan flora dataran tinggi basah Sumatera dapat dikonservasi secara eks situ untuk dimanfaatkan sebagai bahan penelitian, pendidikan lingkungan, dan wisata.v, 30 hal
Laporan Eksplorasi dan Penelitian Flora di Kawasan Cagar Alam Gunung Batukaru, Wilayah Kabupaten Buleleng
iv, 17 hal
Laporan Eksplorasi tahun 2009: Potensi Lamiaceae, Begoniaceae, dan Rubiaceae Sebagai Bahan Baku Obat dan Aspek Konservasinya
vi, 31 Hal