JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Not a member yet
226 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI KELUARGA DENGAN SELF-ESTEEM REMAJA
AbstrakPendidikan adalah aset masa depan untuk mewujudkan generasi penerus yang berkualitas. Kualitas itu harus didukung dengan penghargaan diri yang baik. Kebanyakan remaja saat ini, hanya memiliki kemampuan akademis tanpa rasa aktif atau penghargaan diri yang tinggi. Hal ini menjadi tugas bagi orang tua untuk dapat menumbuhkan rasa penghargaan diri itu, melalui interaksi yang baik dalam keluarga. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan cluster random sampling. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara interaksi keluarga dengan self-esteem pada remaja. Kuesioner hasil pengembangan teori Soekanto (2004) dan Sugiyo (2005) dan Coopersmith (1998) yang disebar ke 169 objek penelitian. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi keluarga dengan self-esteem pada remaja.Kata kunci: interaksi keluarga dan self-esteem
AbstractEducation is the assets of future generations to create quality. The quality of that must be supported with esteem the good. Most adolescent at this time, having academic ability only without high self-esteem. This is a duty for parents to a sense of esteem that can grow, through the interaction that both in the family. This is quantitative research with clusters random sampling. This research aims to see a correlation between the family interaction with adolescent self-esteem. The questionnaire developed based on suggestion from Soekanto (2004) and Sugiyo (2005) and Coopersmith (1998). 169 adolescents as a sample of this research. Research found that there are significant relations between the family interaction with adolescent self-esteem.Keywords: family interaction and self-esteem
HUBUNGAN ANTARA PERNIKAHAN USIA REMAJA DENGAN KETAHANAN KELUARGA
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara pernikahan usia remaja dengan ketahanan keluarga. Penelitian dilakukan di wilayah Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Bekasi, selama bulan Juni 2015 hingga Juli
2015. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif
korelasional. Populasi penelitian ini adalah pasangan suami/istri yang menikah pada usia remaja yaitu usi 12-21 tahun di wilayah Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dan masih dalam ikatan pernikahan yang menikah pada bulan januari hingga bulan juni 2011. Sampel penelitian berjumlah 68 responden. Hasil uji normalitas data berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis yaitu uji signifikasn koefisien kolerasi adalah signifikan. Koefisien korelasi dengan menggunakan rumus korelas ional Lamda (la) menghasilkan = 0,2. Hasil hipotesis pada penelitian dan uji mengenai hubungan diperoleh bahwa terdapat hubungan antara pernikahan usia remaja dengan ketahanan keluarga di wilayah Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 4%. Hasil ini menunjukkan bahwa pernikahan usia remaja 4% mempengaruhi hasil ketahanan keluarga. Kemudian sisanya 96% ditentukan oleh variabel lain
PENGARUH PENDEKATAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI TERHADAP KEMAMPUAN PRAKTEK MAKING BED DALAM PEMBELAJARAN ROOM SECTION DI SMK AKOMODASI PERHOTELAN
AbstrakMasalah penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kesenjangan antara kompetensi SMK dengan kompetensi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), sementara SKKNI sudah menegaskan bahwa SMK untuk menyesuaikan dengan standar kompetensi dunia kerja. Program CBT (Competency Based Training) adalah salah satu pendekatan agar peserta didik lebih mudah menguasai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pendekatan pelatihan berbasis kompetensi terhadap kemampuan praktek making bed dalam pembelajaran room section di SMK akomodasi perhotelan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Sampel yang digunakan sampel purvosive sebanyak 35 peserta didik. Hasil penelitian tentang gambaran pengaruh pendekatan pelatihan berbasis kompetensi terhadap kemampuan praktek making bed berada pada kategori tinggi. Hasil pendekatan pelatihan berbasis kompetensi memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan praktek making bed dalam pembelajaran room section di SMK akomodasi perhotelan.Kata kunci: Pendekatan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Praktek Making Bed, Pembelajaran Room Section.
AbstractThis research issues motivated by the condition of the gap between vocational competence with competence SKKNI (Indonesian National Competence), while SKKNI already confirmed that the high schoo vocational competence for vocational schools adjust to the world of work competency standards. Programs CBT (Competency Based Training) is one approach that learners more easily master the competencies required work force. This study aims to determine the influence of competency based training approach to the practice of making beds in the ability of the learning room section at the vocational high school hospitality accommodation. This study used a descriptive a nalytic method. Samples used purvosive sample as many as 35 students. The results of the study illustrates the effect of a competency based training approach to making bed practical skills in the high category.The results of competency based training approach had a positive effecton the ability of the practice of making beds in a room learning in vocational high school accommodation section hospitality.Keywords: Competency Based Training Approach, Practice Making Bed, Learning Room Section
PENDAPAT CALON TENAGA KERJA INDONESIA TENTANG HASIL PELATIHAN CARETAKER DI BLKLN GRAHA AYUKARSA
AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pelatihan caretaker yang meliputi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor diharapkan dapat dijadikan persiapan Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) yang akan bekerja ke luar negeri sehingga dapat mengisi tingginya permintaan caretaker khususnya di kawasan Asia Pasifik seiring dengan kondisi puncak pertumbuhan lansia pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat calon tenaga kerja Indonesia tentang hasil pelatihan caretaker di BLKLN Graha Ayukarsa ditinjau dari hasil pelatihan yang meliputi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah CTKI Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Graha Ayukarsa angkatan tahun 2012 dengan jumlah sample sebanyak 38 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pelatihan caretaker yang meliputi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor di BLKLN Garaha Ayukarsa, dengan penafsiran data sebagian besar pendapat CTKI berada pada kriteria tinggi.Kata kunci: pendapat, hasil pelatihan, caretaker
AbstractThis research is background overshadow by outcome of training caretaker covering cognitive, affective, and psychomotor ability expected can be made by preparation Indonesian overseas workers to work out country so that can fill the height of request caretaker specially in Asian Pacific area along with condition culminate the growth old age in the year 2020. This research aim to know the opinion of candidate of Indonesian overseas workers about outcome of training caretaker in BLKLN Graha Ayukarsa evaluated from training result covering cognitive, affective, and psychomotor ability. Method used in this research is descriptive method. Population in this research is Indonesian overseas workers candidate at BLKLN Graha Ayukarsa of year 2012 with the amount sample as much 38 people. Result of research indicate that result of training caretaker covering cognitive, affective, and psychomotor ability in BLKLN Garaha Ayukarsa, with the data interpretation of most opinion Indonesian overseas workers candidate at the high category.Keywords: opinion, training outcome, caretaker
HUBUNGAN STIMULASI IBU DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN (TODDLER)
Abstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara Stimulasi Ibu dengan Perkembangan Motorik Kasar khususnya pada anak usia 2-3 tahun (toddler). Penelitian dilakukan di wilayah Kelurahan Larangan Selatan, Kota Tangerang, selama bulan April 2015 hingga Juni 2015. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 24 – 36 bulan di wilayah Kelurahan Larangan Selatan, Kota Tangerang dan aktif membawa anaknya ke Posyandu dengan pengasuhan ibu sepenuhnya. Sampel penelitian berjumlah 136 responden. Hasil uji normalitas data berdistribusi normal. Hasil uji linieritas adalah linier. Hasil uji hipotesis yaitu uji keberartian regresi adalah signifikan. Koefisien korelasi Product Moment dari Pearson menghasilkan rxy = 0,9747. Hasil hipotesis pada penelitian dan uji mengenai hubungan diperoleh bahwa terdapat hubungan yang positif antara stimulasi ibu dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 2-3 tahun (toddler) di wilayah Kelurahan Larangan Selatan, Kota Tangerang. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 95% menunjukkan besarnya pengaruh perkembangan motorik kasar pada anak yang dipengaruhi oleh stimulasi dari ibu.Kata kunci: Stimulasi Ibu, Perkembangan, Motorik Kasar.
AbstractThe research aims to find out and analyze the relations between maternal stimulation and development of gross motor, especially at children ages 2-3 years (toddler). Research done in the area of the village of Larangan Selatan, during of April 2015 until June 2015. Research methods using method survey approach a quantitative correlation. The population of this research are all mothers who have children ages 24-36 months in the territory of the village Larangan Selatan, Tangerang city and active to bringing her son to Posyandu with the nurturing mother completely. Sample research amounted to 136 respondents. Test result data to Gaussian normality. Test result linieritas is linear. The results of the test hypothesis that is a test of regression is significant. The correlation coefficients of Pearson Product Moment produces rxy= 0,9747. The results of hypothesis in research and test about the relationship is obtained that there is a positive relations between maternal stimulation and development of gross motor at children ages 2-3 years (toddler) in the territory of the village Larangan Selatan, Tangerang city. The determination coefficient obtained 95% indicate the magnitude of the influence of the development of gross motor at children affected by stimulation of the motherKeywords: maternal stimulation, development, gross motor
HUBUNGAN POLA ASUH MAKAN DENGAN STATUS GIZI USIA ANAK SEKOLAH DI SDN TELUK PUCUNG VI BEKASI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi usia anak sekolah di sekolah dasar negeri Teluk Pucung VI, Bekasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah pendekatan cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah murid kelas 4 dan 5 sekolah dasar Teluk Pucung VI, Bekasi dengan 174 jumlah sampel dari murid -murid dan (obstaind) adalah 67 murid, teknik pengumpulan sampel menggunakan sampel acak sederhana. Hipotesi dari penelitian menggunakan analisis (binary logistic regression). Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang siginifikan antara memelihara pola makan dengan status gizi anak. Data ini signifikan karena nilai p 0,006 < 0,05. Contoh nilai (B) pada variabel pola asuh makan 1,145 membuktikan bahwa semakin meningkat atau semakin baik pola asuh makan maka status gizi anak untuk menjadi lebih normal akan meningkat sebesar 1,145 kal
PENGARUH SUMBER BELAJAR DALAM KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sumber belajar dalam keluarga terhadap hasil belajar mata pelajaran prakarya pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Bogor. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Bogor pada bulan Maret - Mei 2015 menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasi. Adapun jumlah sampel sebanyak 177 orang yang terbagi dalam lima kelas dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen penelitian ini yaitu sumber belajar dalam keluarga dan variabel dependen yaitu hasil belajar prakarya. Data hasil belajar didapat dari dokumentasi hasil rata-rata ulangan harian siswa yang merupakan data sekunder. Data sumber belajar dalam keluarga didapat melalui kuesioner yang diisi oleh respon den. Data tersebut kemudian diuji validitas dan realibilitas, lalu di analisis melalui teknik regresi sederhana. Hipotesis diuji dengan signifikan pada 0,05 margin of error menggunakan t-test dan analisis varians (ANOVA). Maka hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara sumber belajar dalam keluarga terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Y = 50,736 + 0,291X. Ini berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan sumber belajar dalam keluarga terhadap hasil belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POLA ASUH KECERDASAN MORAL ANAK BERBASIS VIDEO
Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang menghasilkan sebuah produk video pembelajaran pola asuh kecerdasan moral anak dengan tujuan untuk, 1) menambah minat belajar orang tua khususnya yang tidak mengenyam pendidikan formal tentang pola asuh hingga jenjang perguruan tinggi; 2) menambah pengetahuan tentang pola asuh kecerdasan moral anak usia 4-6 tahun kepada orang tua yang tidak mengenyam pendidikan formal tentang pola asuh hingga jenjang perguruan tinggi; 3) dijadikan informasi dan referensi bagi orang tua, pendidik/penyuluh, mahasiswa dan dosen untuk memanfaatkannya dalam proses pembelajaran agar lebih efektif. Video pembelajaran ini dikemas dalam bentuk Dolby Digital Video (DVD) yang dapat dijadikan sumber belajar alternatif baik dalam pembelajaran kelompok maupun individu. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall, yang memiliki 10 tahap yaitu: penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan, desain produk, ujicoba tahap awal, revisi produk utama, ujicoba lapangan utama, revisi lapangan operasional, ujicoba lapangan operasional, revisi final, dan mengimplementasikan dan mendesiminasikan. Responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah 1 orang ahli media, 1 orang ahli materi dan 10 orang tua pada ujicoba tahap awal, lalu 30 orang tua pada ujicoba lapangan utama kemudian 1 orang ahli media, 1 orang ahli materi dan 80 orang tua pada ujicoba lapangan operasional. Setelah melewati 3 tahap ujicoba produk, hasil penelitian menyatakan bahwa video pembelajaran pola asuh kecerdasan moral anak usia 4-6 tahun efektif dalam menarik motivasi orang tua untuk belajar dan membantu orang tua meningkatkan pengetahuan mengenai pola asuh kecerdasan moral anak
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE MATERI PELAYANAN AM ERICAN SERVICE PADA MATA KULIAH TATA HIDANG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran online pada materi American Service pada matakuliah tata hidang. Metode yang digunakan adalah pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengujian dilakukan dengan mengumpulkan data pada mahasiswa pendidikan tata boga, dengan cara membagikan kuesioner. Diperoleh hasil pada media pembelajaran online oleh ahli media adalah sangat baik (4, 45), ahli materi adalah baik (4,00) dan uji lapangan adalah baik (3,69). Kesimpulan menunjukan bahwa melalui media pembelajaran online adalah memiliki kualitas baik dan dapat dipakai pada pembelajaran Tata Hidang
PERBANDINGAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MEROKOK PADA SISWA SMP DI PEDESAAN DAN PERKOTAAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingk an tingk at pengetahuan siswa SMP pedesaan dan perk otaan tentang bahaya merok ok di wilayah Kabupaten Bek asi. Penelitian ini menggunak an metode desk riptif k uantitatif dengan pendek atan survei. Sampel diperoleh dari siswa SMP N 3 Babelan sebanyak 200 siswa dari total 402 populasi serta dari SMP Negeri 1 Babelan sebanyak 200 siswa dari 395 siswa. Tek nik Pengambilan sampel menggunak an metode nonprobability sampling dengan menggunak an multistage sampling. Dengan jumlah sampel sebanyak 200 siswa dari masing-masing sek olah. Aspek pengetahuan diambil pada tingk at k ognitif berdasark an teori bloom edisi revisi. . Analisis data menggunak an uji beda dengan rumus ANOVA satu arah dengan alpha (α) 5%. Hasil Fhitung = 2.9639 dengan hasil lebih tinggi pada siswa SMP di perk otaaan dibanding area pedesaan, sehingga dapat disimpulk an bahwa pengetahuan siswa SMP mengenai bahaya merok ok diperk otaan lebih tinggi dibanding di pedesaan di area k abupaten Bekasi