JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Not a member yet
226 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN AGRESIVITAS ANAK DI SMPN 194 JAKARTA TIMUR
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orangtua dengan agresivitas anak pada siswa di SMPN 194 Jakarta Timur. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian seluruh siswa kelas IX SMPN 194 Jakarta Timur dengan sampel sebanyak 35 siswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui: (1) data berdistribusi normal dan terdapat linieritas regresi antara kedua variable; (2) koefisien korelasi Product Moment sebesar -0,495 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara pola asuh dengan agresivitas anak. (3) hasil uji determinasi diketahui bahwa pola asuh orang tua berkontribusi terhadap agresivitas anak sebesar 24,24%; dan (4) hasil uji regersi diketahui bahwa setiap peningkatan satu satuan pada pola asuh akan menyebabkan penurunan agresifitas anak sebesar 0,36 satuan.
Kata kunci: Agresivitas, Pola Asuh Orangtua, Anak
Abstract
The purpose of the study to determine the relationship between parenting style with children agresiveness in 194 Jakarta Junior High School. The study was conducted in 194 Jakarta Junior High School, for four months, starting from October 2013 - February 2014 . Methods research using survey methods with a correlational approach. The population of this research is all students in grade IX with 35 student as sample was taken by using purposive sampling. The resulting regression equation is Y = 54.08 to 0.36 X. The results of normality test error count normal distribution with 0.0583 L ( L Table 0.150 ) . The results of the linearity test with a linear regression is calculated F 1.23 ( F Table 2.28 ) . Hypothesis test results that test the significance of the regression is significant with F count 10.70 ( F Table 4.13 ) . The correlation coefficient of Pearson Product Moment generating rxy = - 0.495 . It can be concluded that the correlation coefficient rxy = - 0.495 is significant . The results of the study and test hypotheses about the relationship, found that there is a negative relationship between parenting style with aggressive students in the 194 Jakarta Junior High School, East Jakarta. The coefficient of determination obtained for 24.48 % 24.48 % which indicates that the aggressiveness of the child is determined by parental upbringing.
Keywords: aggressiveness , parenting parents , children
“GENERATE†SEBAGAI APERSEPSI PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PEREMPUAN DI SMA AVICENNA CINERE
Abstrak
Diantara siswa sekolah menengah terdapat kesenjangan gender untuk bidang matematika, sains, dan keterampilan dasar (Corbett, Hill, & Rose, 2008). Terdapat asumsi dan anggapan awam di masyarakat secara umum bahwa pelajaran fisika merupakan pelajaran yang memiliki karakteristik kelelakian sehingga kurang cocok dipelajari oleh kaum perempuan, Generate merupakan strategi dan metode pembelajaran yang dapat menghilangkan asumsi dan anggapan tersebut, dalam bentuk apersepsi pembelajaran melalui pemberian contohcontoh kaum perempuan yang sukses dalam bidang fisika, dan sesuai dengan karakteristik siswa perempuan agar dapat menumbuhkan minat dan motivasi siswa perempuan terhadap fisika. Melalui apersepsi Generate diharapkan terjadi peningkatan pemahaman konsep fisika pada siswa perempuan secara khusus dan seluruh siswa secara umum.
Kata kunci: minat, generate, gender
Abstract
Between students of high school are gender gap in mathematics, science, and basic skills (Corbett, Hill, & Rose, 2008). There is any lay in the general public assumption and presumption that physics is a subject that has characteristics making it less suitable maleness studied by women. “Generate†a strategy and learning methods that can eliminate assumptions, in the form of apperception learning by providing examples of the successful women in the fields of physics, and in accordance with the characteristics of female students in order to improve of interest and motivation of them to physics. Through Generate apersepsi expected to increase the understanding of physics concepts in particular women and in general students.
Keywords
PEMAHAMAN TENTANG LINGKUNGAN HIDUP KAITANNYA DENGAN KEPEDULIAN MAHASISWA SENI RUPA TERHADAP LINGKUNGAN
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman mahasiswa tentang lingkungan hidup dan kaitannya dengan kepedulian terhadap lingkungan pada mahasiswa di Fakultas Seni Rupa di Institut Kesenian Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, tes dan kuesioner. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan teori-teori yang relevan untuk menafsirkan dan mendiskusikannya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesadaran mahasiswa terhadap lingkungan dinilai baik. Hal ini dapat dilihat pada nilai tertinggi 23 dari 8 pertanyaan atau 76,67% tentang upaya pelestarian satwa liar. Siswa tidak hanya memahami ide-ide dalam kalimat tetapi juga menunjukan sikap kesadaran mereka terhadap aspek biosfir dalam alam dan manusia dengan mendapatkan nilai tertinggi dari 132, angka 1 dan 15 dalam sikap mereka menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih baik. Siswa tidak hanya memahami pertanyaan tetapi juga memiliki kesadaran terhadap lingkungan.
Kata kunci: pemahaman lingkungan, kepedulian lingkungan
Abstract
This research aims at describing the understanding of environment in relation to the students awareness towards the environment in the Faculty of Fine arts at the Arts Institute of Jakarta. Using the descriptive method, the researcher obtained the data from interview guide, tests and questionnaire. All the data are gathered and analyzed using relevant theories to interpret the discussions. The finding show that the understanding of Fine arts students IKJ in interpreting the environment awareness is good. It can be seen at the highest score 23 from 8 questions or 76,67% of the effort to preserve the wildlife. Students not only understand the ideas in sentences but also perform their awareness attitude towards the biospheric aspect in the natural diversity and mankind get the highest score of 132, the numbers 1 and 15 in their attitude indicates that students have got better understanding. Students not only understanding the question but also has awareness toward the environment.
Keywords: environmental understanding, environmental awarenes
PEMANFAATAN BLSM (BANTUAN LANGSUNG SEMENTARA MASYARAKAT PADA MASYARAKAT MISKIN: STUDI KASUS DI KELURAHAN DURI SELATAN, KECAMATAN TAMBORA, JAKARTA BARAT
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) pada masyarakat miskin di Kelurahan Duri Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan cara analisis deskriptif, yaitu berdasarkan data yang diperoleh dari sumber-sumber tertulis mengenai pokok-pokok yang akan dikaji. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pemanfaatan BLSM terdistribusi untuk sandang sebesar 0,94%, pangan sebesar 31,92%, papan sebesar 19,31%, kesehatan sebesar 1,67% dan pendidikan sebesar 45,75%. Di luar lima dimensi utama BLSM tersebut ternyata masyarakat menggunakan 0,38% untuk kebutuhan pendukung
KELUARGA DAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN TINGGI MAHASISWA PENDIDIKAN SENI RUPA DAN PENDIDIKAN BAHASA JAWA
oai:jurnalunj.journal.unj.ac.id:article/1034Abstrak
Penelitian ini mengkaji dukungan keluarga dalam pembiayaan pendidikan tinggi bagi mahasiswa Pendidikan Seni Rupa dan Pendidikan Bahasa Jawa. Biaya mencakup biaya kuliah dan biaya hidup. Sumber data adalah mahasiswa semester empat Pendidikan Seni Rupa Kelas A, Pendidikan Seni Rupa Kelas B, dan Pendidikan Bahasa Jawa Kelas A pada Fakltas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan survey deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mejawab (1) berapa banyak uang keluarga yang dialokasikan untuk membiayai pendidikan mahasiswa, dan (2) berapa banyak mahasiswa yang didukung penuh oleh orang tuanya?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata total biaya selama empat semester sebesar 31,8 juta rupiah (Pendidikan Seni Rupa Kelas A), 47,9 juta rupiah (Pendidikan Seni Rupa Kelas B), dan 45,7 juta rupiah (Pendidikan Bahasa Jawa Kelas A); (2) persentase mahasiswa yang dibiayai penuh oleh orang tua adalah 77,42% pada mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Kelas A, 65,52% pada mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Kelas B, dan 60% pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa Kelas A.
Kata Kunci: keuangan keluarga, pembiayaan, mahasiswa, biaya
Abstract
This study concerns on family supports the financing of university students whos are study at the Art Education and Javanese Language Education programme. The costs are including tuition fee and living cost. The data was collected from the fourth semester students of Art Education A, Art Education B, and Javanese Language Education A Faculty of Art and Languages, Yogyakarta State University, Indonesia. Quantitative is used as the main approach which is using descriptive survey as the research method. This research purposes are to answer (1) how much money which is allocated as the financial support by students’ family? (2) how many students who are fully supported by their parents? The results show that (1) the averages of total four semester student cost are Rp31.8 million (Art Education A), Rp47.9 million (Art Education B), and Rp45,7 million (Javanese Language Education A); (2) 77.42% Art Education A students are fully funded by their parents, 65.52% Art Education B students are fully funded by their parents, and 60% Javanese Language Education A students are fully funded by their parents.
Keywords: family financing, funding, university students, cost
HUBUNGAN KELEKATAN ORANG TUA DENGAN INTERAKSI SOSIAL ANTAR TEMAN SEBAYA PADA REMAJA LAKI-LAKI DI SMPN 6 JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan orang tua dengan interaksi sosial antar teman sebaya pada remaja laki-laki. Penelitian dilakukan di SMPN 6 Jakarta pada bulan April-Juni 2014 dengan sampel 72 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan korelasional. Hasil uji prasyarat analisis data diketahui bahwa data berdistribusi normal dan terjadi terjadi linieritas regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara kelekatan siswa dengan orang tua terhadap interaksi sosial antar teman sebaya laki-laki yang ditunjukan denangan koefisien korelasi Pearson Product Moment sebesar 0,656. Koefisien determinasi sebesar 43,03% yang berarti bahwa interaksi sosial antar teman sebaya ditentukan oleh kelekatan orang tua dengan anak sebesar 43,03%. Hasil uji regresi diperoleh persamaan regresi Y = 47,14 + 0,29 X yang berarti bahwa setiap kenaikan kelekatan orang tua sebanyak satu satuan akan diikuti dengan kenaikan interaksi sosial teman sebaya pada remaja sebesar 0,29 pada konstanta 47,14
PERILAKU HIDUP SEHAT DAN STATUS KESEHATAN FISIK LANSIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan perilaku hidup sehat pada lansia dan untuk menentukan status kesehatan fisik lansia di Posyandu Lansia Nur Kinasih Paseban RW 08 Jakarta Pusat. Penelitian ini dilakukan selama 7 bulan mulai Desember 2013 hingga Juli 2014. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif retrospektif yang mencoba untuk melihat ke belakang dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah lansia berusia 60 tahun ke atas. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh lansia berusia 60 tahun ke atas yang berada di Posyandu Lansia Nur Kinasih RW 08 Kecamatan Paseban berjumlah 241 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang lansia berusia 60 tahun dan lansia yang berada di Posyandu Nur Kinasih RW 08 Kelurahan Paseban dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah status kesehatan fisik lansia di Posyandu Lansia Nur Kinasih tergolong tidak baik karena ada banyak penyakit yang diderita oleh orang tua termasuk hipertensi, diabetes mellitus, asam urat, kolesterol, obesitas, dan orang tua rata-rata sudah mengalami edentulous (gigi yang hilang). Hal ini disebabkan oleh perilaku orang tua yang sehat hidup di masa lalu yang tidak baik karena banyak orang tua yang diet yang tidak baik, tidak cukup istirahat, tidak berolahraga, dan merokok di usia muda.
Kata kunci: gaya hidup sehat, status kesehatan fisik, lansia
PERBEDAAN POLA PENGASUHAN ANAK BERDASARKAN TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA
Abstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola pengasuhan anak berdasarkan tingkat pendapatan keluarga. Penelitian ini dilihat dari sosial ekonomi yang dipilih berdasarkan tingkat pendapatan orang tua dan pola asuh dibatasi pada perkembangan anak usia 2-5 tahun. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang. Penelitian terhitung sejak bulan Oktober sampai dengan bulan Juni 2014. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu rumah tangga yang memiliki anak usia balita. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini akan dilakukan apabila populasi dianggap homogen dan sampel diambil sebanyak 82 orang dengan menggunakan teknik Proportionate Random Sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dengan menggunakan rumus chi-kuadrat untuk mengetahui data pola pengasuhan pada tingkat pendapatan adalah berdistribusi normal. Untuk perhitungan uji F data berdistribusi normal dan homogen. Hasil Uji Hipotesis dengan menggunakan rumus One Way Anova dan uji t-test. Hasil tersebut dapat disimpulkan maka H0 diterima sehingga tidak terdapat perbedaan pola pengasuhan anak balita berdasarkan tingkat pendapatan keluarga.
Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Pola Pengasuhan Anak, Pendapatan Keluarga.
Abstract
The study aims to determine differences parenting by family income level. This study of the socio-economic views are selected based on the level of income and parenting on the development of children aged 2-5 years. The experiment was conducted at the New Village Karawaci, District Karawaci Tangerang City. Research starting from October until June 2014. Methods used is survey method. The population of this research is housewives and children with age under five population. In this study sampling technique will be carried out if the population is homogeneous and the sample taken as many as 82 people using proportionate random sampling technique. The data analysis technique is used the normality test using the chi-square, it means that the parenting data is on income levels are normally distributed. The calculation of data F test were normally distributed and homogeneous. Hypothesis Test results using the formula One Way ANOVA and t-test. We can conclude these results that H0 is accepted that there are differences in parenting toddlers is based on family income levels.
Keywords: parenting parents, patterns of child care, family income
POLA PENGELUARAN BELANJA BUSANA KAUM IBU SOSIALITA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pengeluaran belanja ibu-ibu kaum sosialita dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, serta pola pengeluaran kaum ibu sosialita dalm berbelanja busana keluarga maupun busana untuk dirinya sendiri. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatf dengan cara analisis deskriptif, yaitu berdasarkan data yang diperoleh dan sumber tertulis mengenai pokok-pokok yang akan dikaji. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terbuka. Penelitian ini dilakukan ada bulan Januari-Juni 2014 dengan responden 33 orang ibu sosialita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pengeluaran ibu sosialita yang terdiri dari pangan, pakaian, kesehatan, rekreasi, pendidikan, tabungan, asuransi. Proporsi terbesar yaitu untuk tabungan dengan persentase 26,90%. Pengeluaran pada busana ibu sosialita sebanyak Rp. 119.303.000 di antaranya pembelian untuk busana santai rata-rata sebanyak 18 buah baju dalam sebulan, busana kerja rata-rata sebanyak 11 buah baju dalam sebulan, dan busana pesta dengan rata-rata 9 baju dalam sebulan, dengan frekuensi pembelian rata-rata 11 kali perorang dalam sebulan. Tempat berbelanja untuk busana kerja dan busana santai terbanyak di departement store, dengan merek-merek ternama, sedangkan tempat perbelanjaan untuk busana pesta terbanyak di butik atau rumah mode, karya desainer-desainer terkemuka
HUBUNGAN KELEKATAN ORANG TUA DENGAN ANAK TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA LAKI-LAKI DI SMP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara kelekatan orang tua dengan anak terhadap kecerdasan emosional remaja laki-laki. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Pagedangan Tangerang pada Januari-Juni 2014 dengan sampel 113 siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan pendekatan korelasional. Uji prasyarat analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan terjadi regresi yang linier. Hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi Pearson Product Moment sebesar 0,46 yang menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara kelekatan orang tua dengan anak terhadap kecerdasan emosional remaja laki-laki. Berdasarkan koefisien determinasi ketahui bahwa kelekatan orang tua terhadap anak berkontribusi terhadap kecerdasan emosi remaja laki-laki sebesar 21,20%. Hasil uji regresi diperoleh persamaan ̂yang berart bahwa setiap kenaika satu satuan pada variabel kelekatan orang tua dengan anak akan diikuti dengan kenaikan kecerdasan emosional remaja laki-laki sebesar 0,60 pada konstanta 19,93