JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Not a member yet
    226 research outputs found

    KREATIVITAS DAN PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL

    No full text
    his study aims to improve the creativity of children 5-6 years through traditional games, because the children's creativity is low. The use of traditional games as a solution because it is an existing cultural potential and has not been used well for the stimulation process in PAUD. The study was conducted in the Mutiara Hati Mataram PA B group in 2016, with 16 children. Action research is carried out through three cycles, consisting of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. The data collection process is carried out through interview techniques, observation, and document analysis, and analyzed qualitatively. The traditional game that was applied in this study was a traditional game of sasak pucia-cia, kemantenan, lung-lung se, and meow. The results show that the application of traditional games can develop creativity. Creativity that develops for each game characteristic varies according to the game. The game is a fine motoric dominant, small groups can develop creativity in the process and product something. While the game is motorically dominant, large groups show creativity in developing a winning game strategy. Besides creativity, this traditional game can gradually improve children's emotional social skills, especially to manage emotions, empathy, foster relationships, and cooperation. It is recommended for teachers to be able to choose traditional games that are in accordance with the learning objectives.   Keyword : creativity, social emotional, traditional games, children aged 5-6 years   Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak 5-6 tahun melalui permainan tradisional, karena kemampuan kreativitas anak rendah. Penggunaan permainan tradisional sebagai solusi karena merupakan potensi budaya yang ada dan belum dimanfaatkan dengan baik untuk proses stimulasi di PAUD. Penelitian dilaksanakan di kelompok B PAUD Mutiara Hati Mataram pada tahun 2016, dengan jumlah anak 16 orang. Action research dilakukan melalui tiga siklus, yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Proses pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen, dan dianalisis secara kualitatif.  Permainan tradisional yang diterapkan dalam penelitian ini adalah permainan tradisional sasak pucia-cia, kemantenan, lung-lung se, dan meong begang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional dapat mengembangkan kreativitas. Kreativitas yang berkembang untuk setiap karakteristik permainan berbeda-beda sesuai permainannya. Permainan yang dominan motoric halus, kelompok kecil dapat mengembangkan kreativitas dalam proses dan produk sesuatu, Sedangkan permainan yang dominan motoric kasar, kelompok besar menunjukkan kreativitas dalam menyusun strategi pemenangan permainan. Selain kreativitas, permainan tradisional ini secara bertahap dapat meningkatkan kemampuan social emosional anak, terutama untuk mengelola emosi, empati, membina hubungan, dan kerjasama.  Disarankan kepada guru untuk dapat memilih permainan tradisional yang sesuai dengan tujuan pembelajarannya.   Kata kunci : kreativitas, sosial emosional, permainan tradisional, anak usia 5-6 tahun     References Achroni, Keen, Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak melalui Permainan Tradisional, Yogjakarta, Javalitera, 2012 Dwi Istati Rahayu, Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional melalui Penerapan Permainan Tradisional (Penelitian Tindakan di Kelompok B PAUD Mutiara Hati Mataram pada tahun 2015), (Disertasi), Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, 2015 Hughes, F. Fergus, Children, Play, and Development, 4nd ed., Sage Publications Inc, USA, 2010 Hurlock, B. Elizabeth,  Child Development 6thEd. (terjemahan Perkembangan Anak oleh Meitasari Tjandrasa, dkk) Penerbit Erlangga, Jakarta, 1997 Mutiah, Diana, Psikologi BermainAnak Usia Dini,  Kencana Prenada Media Grup, Jakarta, 2010  Santrock, W. John, Child Development, 11th ed., (terjemahan Perkembangan Anak, jilid 2, oleh Mila Rachmawati), Penerbit Erlangga, Jakarta, 2007 Seefeldt, Carol;  Barbour, Nita, Early Childhood Education: an introduction, 3rd ed. Ontario, Maxwell Macmillan Canada Inc, 1993 Suarta, Nyoman; Rahayu, DI; Zain Irawan, The Development of Traditional Game into Educative Game for Stimulating the Early Childhood Development in West Nusa Tenggara,  Proceeding, the 3rd International Conference of Early Childhood Education (ICECE) 2015, Early Childhood Holistic and Integrative, Faculty of Education, State University of Padang, 2015 Taggart, Mc. Robbin; Kemmis, Stephen, The Action Research Planner, Australia, Deakin University LDS, 199

    THE ROLE OF “INCAR†(SMART INFORMATION BY ADOLESCENTS) IN THE GENRE PROGRAM (PLANNING GENERATION) IN NUNUKAN DISTRICT

    Get PDF
    Abstract This study aims to see the benefits of INCAR in the implementation of the National Program of Generation Plans (GenRe) for youth and the community. Based on the results of the analysis, the program allows teenagers / peers to pulse to "Duta GenRe". Teens are given information by peers about the importance of health, skills and life skills, and counseling services. The implementation constraints of GenRe in the regions, especially the outer regions of Indonesia are not running smoothly due to risk factors and transportation. Therefore, BPPKB performs a method of delivering information called INCAR (Intelligent Smart Information) to convey the information needed to attract and modernize to solve existing problems using digital media. The result, has formed a variety of digital information media and social networking in the form of Teen PIK Blog, teen sites on Facebook, Twitter, Whatsapp, Instagram and others. In conclusion, the perceived benefit of INCAR in the GenRe Program is that BPPKB has succeeded in delivering information to teenagers in outer areas. With INCAR the teenagers in the remote areas can update the latest info. Benefits felt by the community, especially the school and parents is channeled teenagers activities in a positive container and monitored the activities of children and adolescents Another party and parents no longer feel worried about the association of teenagers.  Keywords: youth, GenRe, INCAR   Abstrak Kajian ini bertujuan melihat kemanfaatan INCAR dalam pelaksanaan Program Nasional Generasi Berencana (GenRe) bagi remaja dan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis, program ini melibatkan remaja/anak sebaya berpotensi menjadi “Duta GenReâ€. Remaja diberikan informasi oleh teman sebayanya tentang pentingnya kesehatan reproduksi, keterampilan dan kecakapan hidup, serta pelayanan konseling. Kendala pelaksanaan GenRe di daerah, khususnya daerah terluar Indonesia tidak berjalan mulus dikarenakan hambatan faktor geografis dan transportasi. Karena itu BPPKB meluncurkan suatu metode penyampaian informasi disebut INCAR (Informasi Cerdas Ala Remaja) untuk menyampaikan informasi yang bernilai positif namun tetap dalam kemasan menarik dan modern untuk mengatasi permasalahan remaja yang kompleks dengan memanfaatkan media teknologi digital. Hasilnya, telah terbentuk berbagai media informasi digital dan jejaring sosial dalam bentuk Blog PIK Remaja, komunitas remaja di Facebook, Twitter, Whatsapp, Instagram dan lainnya. Kesimpulannya, manfaat yang dirasakan dengan adanya INCAR dalam Program GenRe adalah BPPKB berhasil mengatasi kendala penyampaian informasi kepada remaja di daerah sulit dijangkau. Dengan adanya INCAR para remaja yang berada di pedalaman dapat meng-update info-info terbaru. Manfaat yang dirasakan masyarakat khususnya sekolah dan orang tua adalah tersalurkannya kegiatan remaja di dalam wadah yang positif dan terpantaunya kegiatan anak dan remaja sehingga pihak sekolah dan para orang tua tidak lagi merasa khawatir dengan pergaulan remaja.  Kata Kunci: remaja, GenRe, INCAR

    PENILAIAN KETAHANAN KELUARGA TERHADAP KELUARGA GENERASI MILLENIAL DI ERA GLOBALISASI SEBAGAI SALAH SATU PONDASI KETAHANAN NASIONAL

    Get PDF
    Today's family character is well known as millennial family because the family social environment in globalization era tends to use technology as supporting tools for daily activities such as using internet-connected smartphones to communicate between family members with social media (WhatsApp, Line, Instagram, Facebook, etc.) and to access the latest information available from all parts of the world. Patterns of family life that change because of the ease of accessing information in the use of technology raises the challenges of life that increasingly heavily in family life. Therefore, this study aims to determine the assessment of family resilience to millennial families in the era of globalization as one of the foundations of national resilience. The research method uses quantitative research to determine the assessment of family resistance to millennial families in the era of globalization. Participants in this study amounted to 115 families consisting of 47 husband respondents and 68 wife respondents. The indicators of family resilience based on family values ​​and functions are divided into three categories: physical resilience, social resilience and psychological resilience. Based on the results of the research, family resilience of millennial generation is considered quite strong because it is in the range of 67% between 88.5%. This is because millennial family generation is still running the value and family functions that become indicators of family resilience in order to create harmony and resilience in the family.   Abstrak Karakter keluarga saat ini lebih dikenal dengan keluarga generasi millennial karena lingkungan sosial keluarga di era globalisasi saat ini, cenderung menggunakan teknologi sebagai alat penunjang kegiatan sehari-hari seperti menggunakan smartphone yang terkoneksi dengan internet untuk berkomunikasi antar anggota keluarga dengan media social (WhatsApp, Line, Instagram, Facebook, dll) dan untuk mengakses informasi terbaru yang ada dari seluruh belahan dunia. Pola kehidupan keluarga yang berubah karena adanya kemudahan mengakses informasi dalam penggunaan teknologi menimbulkan tantangan hidup yang semakin berat dalam kehidupan berkeluarga. Oleh karena itu suatu keluarga perlu mempertahankan nilai dan fungsi keluarga yang menjadi indicator ketahanan suatu keluarga. Karena ketahan keluarga akan menggambarkan kualitas kepribadian dan pola perilaku anggota keluarga dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat. Indikator ketahanan keluarga berdasarkan nilai dan fungsi keluarga dibedakan menjadi tiga kategori yaitu ketahanan fisik, ketahanan social dan ketahanan psikologis. Berdasarkan hasil penelitian ketahanan keluarga generasi millenial dinilai cukup kuat karena berada pada kisaran 67% antara 88.5%. Hal tersebut dikarenakan keluarga generasi millennial masih menjalankan nilai dan fungsi keluarga yang menjadi indicator ketahanan keluarga agar dapat tercipta keharmonisan dan ketahanan dalam keluarga. Kata kunci: ketahanan keluarga, keluarga generasi millennia

    EFEKTIVITAS TEKNIK MANGKUK IKAN ATAU AKUARIUM (FISH BOWL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V A SDN 16 CAKRANEGARA TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    Get PDF
    Background of this research is the low social learning outcomes on students fifth grade at SDN 16 Cakranegara, it is caused by learning process focus on teaccher (Teacher Centered) and they used monoton method. Teacher usually teach only usuhg speech method and they didn’t support by the appropriate facilities. The problem in this research is how the efectivness of bowl fish teachnique could improve social learning outcomes on fifth grade students at SDN 16 Cakranegara in 2016 to 2017 ? The purpose is to improve social learning outcomes on fifth grade students in 2016 to 2017 by using bowl fish technique or aquarum. This is a base calssrom research in two cydes each cycle consist of planning, implementation, action, observation,and evaluation, reflection as well. The method collecting data are observation, documentation and test. In the frist cycle the result is on average 75,375 with percentage 70,83% and the scores for activities of students are 53 categories active enough. In second cycle the students having an increase on average 82,791 categories active. The conelusion is the efectivness of bowl fish technique could improve social learing outcomes on fifth grade students at SDN 16 Cakranegara in 2016 to 2017. Key Word : The efectivness, techniques of “bowl fish technique or aquariumâ€, and social learing out comes.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar IPS siswa kelas V A di SDN 16 Cakranegara. Hal ini disebabkan pembelajaran masih terpusat pada guru (Teacher Centered) dan teknik serta metode yang digunakan monoton. Guru biasanya hanya mengajar dengan metode ceramah saja, dan tidak di dukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah Efektivitas Teknik Mangkuk Ikan atau Akuarium (Fish Bowl) dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V A SDN 16 Cakranegara Tahun Pelajaran 2016/2017?. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V A SDN 16 Cakra Negara Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan menerapkan teknik Mangkuk Ikan Atau Akuarium (Fish Bowl). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan evaluasi serta refleksi. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi dan tes. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 75,375 dengan ketuntasan klasikal 70,83% dan skor rata-rata aktivitas siswa 53 dengan kategori cukup aktif. Pada siklus II data hasil belajar dan aktivitas siswa mengalami peningkatan yakni rata-rata 82,791 dengan ketuntasan klasikal 87,5% dan skor rata-rata aktivitas belajar siswa 58,5 dengan kriteria aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Teknik Mangkuk Ikan atau Akuarium (Fish Bowl) dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V A SDN 16 Cakranegara Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci: Efektivitas, Teknik “Mangkuk Ikan atau Akuarium (Fish Bowl)â€, hasil belajar IPS.   References Asmani, M. Jamal. 2011. 7 Tips Aplikasi Pakem. Jogjakarta: DIVA Press. Aries, E. 2011. Assesmen Dan Evaluasi. Yogyakarta: Adytia Media Publising. Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Azizah R. Anindita. 2014. Penggunaan Metode Active Learning Tipe Card Sort Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas IV SD Negeri Sendangsari. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Yogyakarta. https://www.google.com, di akses pada tanggal 25 januari 2017. Alma, Buchari, dkk. 2014. Guru Professional. Bandung: Alfabeta. Huda, Miftahul. 2015.Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Khotimah, Husnil. 2011. Penerapan Metode Pembelajaran Fishbowl Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Sains Pada Siswa Kelas IV SDN 002 Pantai Cermin Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Skripsi. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitras Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. https://www.google.com, diakses tanggal 17 Desember 2016. Nurkancana, Wayan dan Sunartana. 1990. Evaluasi Hasil Belajar. Surabaya: Usaha Nasional. Qur’anni,E Afriliya. 2013. Pengaruh Metode Team Quiz Terhadap Minat Belajar          dan Pencapaian Kompetensi Menghadapi Situasi Darurat Pada Mata Pelajaran K3lh Di Smk Negeri 2 Godean. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Busana Universitas Negeri Yogyakarta. https://www.google.com, diakses tanggal 25 januari 2017. Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana. Sari, Melda, Supriyadi, Dan Sudirman A. 2014. Penerapan Strategi Active Learning Tipe Everyone Is Ateacher Here Untuk Meningkatkan Hasil Belajar. Jurnal. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. https://www.google.com, diakses tanggal 25 januari 2017. Silberman, Mel. 2010. 101 Cara Pelatihan & Pembelajaran Aktif. Jakarta Barat: Indeks. Sudjana, Nana. 2014. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Suprijono, Agus. 2014. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Susanto. 2013. Teori Belajar & Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana. Trianto. 2011. Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Kontroktivis. Jakarta: Prestasi Pustaka Uno, B Hamzah dan Mohamad, Nurdin. 2012. Belajar dengan Pendekatan PAILKEM.Jakarta: Bumi Aksara. Utami, B. Rahmawati. 2012. Keefektifan Metode Fishbowl Terhadap Pembelajaran Berdiskusi  Pada Siswa Kelas Viii Smp Negeri 5 Sleman. Skripsi. Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta https://www.google.com, diakses tanggal 26 november 2016. Wahidah, S, Susan. 2014. Penerpan Metode “STEAVES BERHTO†(STUDENT TEAM-ACHIEVEMENT DIVISIONS DAN NUMBERED HEADS TOGETHER) untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa keas IVC SDN 1 kediri Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Mataram. Warsono dan Hariyanto. 2013. Pembelajaran Aktif. Bandung: Remaja Rosdakarya

    KESEJAHTERAAN DENGAN PRESTASI KERJA

    Get PDF
    This study aims to find out if there’s a positive relationship between welfare and the work performance. The hypothesis research test by Product Moment correlation to get the correlation coefficient and to determine the conclusions used Student-t formula. The results obtained that correlation coefficient is 0.08 with the t-test 6.67. While t-table with a significance level of 5% and dk = 34 is 1.70, this means that t-count is higher than t-table so the alternative hypothesis Hi accepted and Ho hypothesis was rejected. The conclusion of this study is that there is a positive correlation between welfare and work performance. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan positif antara kesejahteraan dengan prestasi kerja. Uji hipotesis penelitian dengan korelasi Product Moment untuk mendapatkan koefisien korelasi dan untuk menentukan kesimpulan digunakan rumus Student-t. Hasil didapat koefisien korelasi adalah 0,08 dengan harga t didapat 6,67. Sedangkan t tabel dengan taraf signifkansi 5% dan dk = 34 adalah 1,70, ini berarti t hitung lebih besar dari t tabel sehingga dapat menerima hipotesis alternatif Hi dan menolak hipotesis Ho. Kesimpulan penelitian ini terdapat korelasi positif antara kesejahteraan dengan prestasi kerja. Kata kunci: Kesejahteraan dan Prestasi kerj

    PENGASUHAN ORANGTUA TERHADAP KONDISI PSIKOLOGIS ANAK YANG DITINGGALKAN DALAM KELUARGA MIGRAN : SEBUAH STUDI LITERATUR

    Get PDF
    Fenomena orangtua yang bermigrasi ke luar negeri membawa dampak positif dan negatif bagi keluarga, tak terkecuali pada anak-anak yang ditinggalkan di rumah. Meskipun migrasi memberikan keuntungan bagi pertumbuhan ekonomi keluarga, tetapi dampak psikologis pada anak-anak yang ditinggalkan pun perlu diperhatikan demi Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia tumbuh kembang anak di masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi literatur dari berbagai sumber artikel ilmiah yang relevan dengan masalah penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa betapa pentingnya pengasuhan ibu dibandingkan ayah pada keluarga yang memiliki orangtua yang bermigrasi ke luar negeri

    Pemanfaatan Tepung Ampas Kelapa sebagai Sumber Serat Pangan dan Aplikasinya pada Nugget Jamur Tiram

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar serat pangan nugget jamur tiram yang diaplikasikan dengan penambahan tepung ampas kelapa hasil penelitian, serta besar sumbangan kandungan serat pangan nugget jamur tiram dengan substitusi tepung ampas kelapa. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap. Dilakukan ulangan pecobaan tiga kali an ulangan analisa tiga kali. Hasil analisa yang dipeoleh kemudian dianalisa secara statistik. Analisa penentuan kadar serat pangan nugget jamur tiram yang diaplikasikan dengan penambahan tepung ampas kelapa hasil penelitian menggunakan Metode Sohxlet (AOAC, 1970). Kandungan serat pangan nugget jamur tiram pada nugget jamur tiram putih dengan penggunaan tepung ampas kelapa 6%per 100g adalah sebesar 2,604g, nugget jamur tiram putih dengan penggunaan kadar serat per 100 gram nugget pada tepung ampas kelapa 10% adalah sebesar 3,644g, dan nugget jamur tiram putih dengan penggunaan terlihat kadar serat per 100 gram tepung ampas kelapa 14% nugget adalah sebesar 4,064g. Sehingga apabila mengkonsumsi nugget seberat 100gram akan dapat memberikan sumbangan serat berkisar antara 2,604-4,064 gram per hari. Artinya sumbangan substitusi jamur tiram terhadap kandungan serat nugget jamur tiram per 100 gram adalah sebesar 2,604- 4,064 gram. Sementara kebutuhan serat pangan yang dianjurkan yaitu 6-15 gram serat kasar per hari

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA CD INTERAKTIF PENATAAN TAMAN TERHADAP HASILBELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media CD interaktif terhadap hasil belajar mahasiswa program studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Universitas Negeri Jakarta. Sampel pada penelitian ini berjumlah 40 mahasiswa yang tersebar secara merata pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis tes objektif pilihan ganda. Teknik analisa data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji t (independent sample t-tes). Sebelum dilakukan pengujian analisis, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis yakni dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 0,05. Uji analisis dihitung dari hasil selisih skor posttest pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol yang menghasilkan thitung lebih besar dari ttabel (thitung>ttabel) yaitu sebesar 2,865>2,093. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahwa terdapat pengaruh penggunaan media CD interaktif penataan taman terhadap hasil belajar mahasiswa

    PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP STABILITAS EMOSI REMAJA AKHIR

    Get PDF
    Dalam perilaku kestabilan emosi remaja akhir banyak faktor yang dapat mempengaruhi. Salah satunya faktor pola asuh orangtua dimana pada saat perkembangan remaja orangtua harus menerapkan pola asuh yang tepat sesuai dengan kebutuhan remaja akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Pola Asuh Orangtua Terhadap Stabilitas Emosi Remaja Akhir. Metode ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Proportionate random sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 270 mahasiswa yang terdiri dari 9 Program Studi di Fakultas Teknik. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. uji linearitas diperoleh  sedangkan  maka dapat disimpulkan data populasi memilki persebaran data linear. Pengujian hipotesis yang dilakukan adalah  uji korelasi. Hasil dari uji korelasi diperoleh 0,530 dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif antara variabel X dan Y Berdasarkan hasil pengujian kofisein determinan diperoleh hasil sebesar 28,04% hal ini menunjukan bahwa variabel  pola asuh orangtua memberikan sumbangan pengaruh terhadap stabilitas emos

    ANALISIS PENGELOLAAN KARTU JAKARTA PINTAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

    Get PDF
    Kartu Jakarta Pintar merupakan program sosial untuk masyarakat DKI Jakarta yang bertujuan untuk membantu masyarakat miskin khusus nya membantu biaya personal pendidikan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan KJP oleh ibu untuk meningkatkan hasil belajar anak nya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan informan secara purposive sampling yang berarti secara disengaja dan ditentukan oleh penelitian. Informan yang  menjadi sumber data adalah 4 orang. Penelitian ini dilakukan di SDN 09 Malaka Jaya. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa ibu hanya tahu secara umum KJP dan pengetahuan manajemen keuangan serta pengelolaan KJP yang dilakukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan namun tidak berpengaruh banyak terhadap hasil belajar anak

    216

    full texts

    226

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇