JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Not a member yet
    226 research outputs found

    HUBUNGAN FENOMENA ALONE TOGETHER DENGAN INTERAKSI KELUARGA

    Get PDF
    Communication technology developing rapidly in this globalization era makes a lot of people use gadget as one of any media for communicate and entertaiment. Not only adult but teenager in school age. That increasing use of gadget for parent and teenager cause a new phenomena in family called alone together. This reasearch aim to give a description about the effect of alone together phenomenon on family interaction. This reasearch was conducted in 209 Junior High School, East Jakarta. This data reasearch processed by using simple random sampling technique and this reasearch use survey methode. Total samples 185 active students in 209 Junior High School, East Jakarta. This whole reasearch data are using SPSS 2.2 and Microsoft Excel. The prerequisite test in this study use kolmogorov smirnov for normality test and the result shows that data are not normally distribute. So the reasearch use non parametric calculation. Result of correlation coefficient test are obtained >  that is equal to -0,353 > 0,138. Result of t-test with significancy level 0,05 obtained >  that equal to -5,688 > 1,97 the result explain that there are a negative and significant correlation between alone together and family interaction. Alone together give 15% effective contribute to family interaction and the other 85% determine by other factors. Abstrak Teknologi komunikasi yang berkembang dengan cepat di era globalisasi membuat banyak masyarakat menggunakan gadget sebagai salah satu media atau sarana berkomunikasi dan mencari hiburan. Tidak hanya orang dewasa melainkan remaja dalam usia sekolah. Meningkatnya penggunaan gadget yang berlebih pada orang tua dan remaja tersebut menimbulkan suatu fenomena baru di dalam keluarga, yang disebut dengan alone together. Akibat dari fenomena tersebut adalah berkurangnya intensitas interaksi di dalam keluarga, khususnya interaksi antara orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan fenomena alone together dengan interaksi keluarga. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 209 Jakarta Timur. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Metode penelitian ini menggunakan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 185 siswa aktif di SMP Negeri 209 Jakarta Timur. Perhitungan data menggunakan SPSS 2.2 dan Excel. Uji prasyarat pada penelitian ini menggunakan uji normalitas kolmogorov smirnov dan hasil yang ada menyatakan bahwa data tidak berdistribusi dengan normal, maka penelitian ini mengunakan perhitungan non parametrik. Uji hipotesis data yang digunakan adalah korelasi dengan hasil >  yaitu sebesar  -0,353 > 0,138. Hasil uji t dengan taraf signifikasi 0,05 diperoleh yaitu >  -5,688 > 1,97 hal ini menjelaskan bahwa terdapat korelasi negatif dan hubungan yang signifikan antara fenomena alone together dengan interaksi keluarga. Alone together memberikan sumbangan efektif terhadap interaksi keluarga sebesar 15%, sedangkan sisanya 85% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kata Kunci :  Alone Together, Gadget, Interaksi Keluarga, Orang Tua, Remaj

    OPTIMALISASI KERJA SAMA ANTARA SEKOLAH DAN KELUARGA DALAM MEMBIMBING SISWA UNTUK BERPRESTASI

    Get PDF
    Pencapaian mutu pendidikan sangat bergantung pada kecakapan kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola segenap sumber daya untuk mencapai tujuan sekolah. Oleh karena itu, kepala sekolah harus mampu mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di sekolah. Hasil identifikasi masalah menunjukkan bahwa prestasi sekolah di SDN. No. 028/XI Tanjung, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, Provinsi jambi termasuk dalam kategori rendah. Hasil ini menunjukkan adanya permasalahan yang terjadi di sekolah dan harus dipecahkan. Untuk memecahkan masalah, kepala sekolah merasa perlu untuk melakukan Penelitian Tindakan Sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kerja sama antara sekolah dan keluarga dalam membimbing siswa untuk berprestasi. Penelitian dilakukan sejak bulan November tahun 2018 sampai dengan bulan Agustus tahun 2019. Tahapan dalam penelitian ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, pengamatan dan evaluasi, serta refleksi. Penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, komite sekolah, orang tua, dan juga siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode pengamatan dan juga dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Sekolah dan keluarga bekerja sama membimbing siswa secara intensif. Siswa yang telah mendapatkan bimbingan akan diutus untuk mengikuti kegiatan perlombaan. Pada tahun 2019, SDN. No. 028/XI Tanjung berhasil memenangkan berbagai lomba baik pada tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, bahkan juga ada yang memenangkan lomba di tingkat provinsi. Prestasi yang diperoleh ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, optimalisasi kerja sama antara kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan juga orang tua dalam membimbing siswa berhasil untuk meningkatkan prestasi siswa dan juga prestasi sekolah. Kerja sama ini perlu dipertahankan dan juga perlu untuk ditingkatkan. Kata kunci: kepala sekolah, kerja sama, keterlibatan keluarga, pendidikan anak, prestasi sekolah   Optimization of Cooperation Between Schools and Family in Guiding Students to Get Achievements Abstract Achieving the quality of education depends on the headmaster's leadership skills in managing all resources to achieve school goals. Therefore, the headmaster must be able to identify the problems that occur in the school. The results of problem identification indicate that school achievement in SDN. No. 028/XI Tanjung, Hamparan Rawang District, Sungai Penuh City, Jambi Province included in the low category. These results indicate a problem that occurs at school and must be solved. To solve the problem, the headmaster felt the need to conduct a School Action Research. Therefore, this study aims to optimize cooperation between schools and families in guiding students to get achievement. The study was conducted from November 2018 to August 2019. The stages carried out in this study consisted of preparation, implementation, observation and evaluation, as well as reflection. The research involved principals, teachers, school committees, parents, and also students. Research data were collected using observation methods and also documentation. Next, the data were analyzed using descriptive analysis. Schools and families work together to guide students intensively. Students who have received guidance will be sent to participate in the competition. In 2019, SDN. No. 028/XI Tanjung succeeded in winning various competitions both at the sub-district, district level, and some even won the competition at the province level. This achievement is far more than in previous years. Thus, the optimization of cooperation between principals, teachers, school committees, and also parents in guiding students successfully to improve student and school achievement. This cooperation needs to be maintained and also needs to be improved. Keywords: children's education, cooperation, family involvement, headmaster, school achievemen

    ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM RANGKA PENGURANGAN ANGKA KEMISKINAN DI KABUPATEN BANTUL TAHUN 2018

    Get PDF
    This study aims to analyze the implementation of the Family Hope Program (PKH) in the context of reducing the poverty rate in Bantul Regency in 2018. The method used in this study is a qualitative method, the type of data used is secondary data, secondary data, namely collecting data and information obtained by through documentation or archives in Bantul Regency. The results showed that Bantul Regency knew the extent of community understanding of PKH, namely through socialization, as well as providing entrepreneurship training so that beneficiary families (KPM) could be more productive. In addition, Bantul Regency still has several obstacles in implementing PKH. With the PKH, it can make KPM more productive, because there is entrepreneurship training. This entrepreneurship training can make KPM more creative and can increase income in the family. In addition, Bantul Regency still has several obstacles in implementing PKH. The obstacles to PKH in Bantul Regency are the lack of funds to provide supporting facilities and infrastructure for PKH implementers, the lack of availability of human resources, namely PKH facilitators, decreased compliance of PKH participants, and PKH recipient data not being updated so that it is not well targeted. So it is better if this PKH program involves the village government so that someone monitors it directly, the community fulfills its obligations as PKH participants, and there is updating of PKH participant data.   Abstrak Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam rangka pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Bantul Tahun 2018. Program Kelarga Harapan adalah program bantuan tunai yang bersyarat dalam bidang pendidikan dan kesehatan. PKH ini membantu untuk mencapai tujuan Pembangunan Millenium, ada 5 komponen yaitu mengurangi penduduk miskin dan kelaparan, kesetaraan gender, pendidikan dasar, pengurangan angka kematian bayi dan balita, serta pengurangan angka kematian ibu melahirkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif jenis data yang digunakan adalah data sekunder, data sekunder yaitu mengumpulkan data dan informasi yang didapat dengan melalui dokumentasi atau arsip yang ada di Kabupataen Bantul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Bantul untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat tentang PKH yitu dengan sosialisasi. Selain itu Kabupaten Bantul masih memiliki beberapa hambatan dalam melaksanakan PKH. Kata kunci: analisis, kemiskinan, PKH, sosialisas

    PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KETERAMPILAN IBU MENGENAI PUBERTAS PADA REMAJA PUTRI DENGAN DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN

    Get PDF
    Remaja putri dengan disabilitas intelektual ringan (DI) menunjukkan perkembangan seksual yang sama seperti anak-anak seusianya, termasuk pada masa pubertas. Ibu biasanya merupakan pengasuh utama dan disebutkan sebagai sumber panduan terbaik bagi remaja putri dengan DI ringan untuk mempelajari berbagai perubahan yang terjadi di masa pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki ibu dalam menghadapi pubertas pada anaknya, yang merupakan remaja putri dengan DI ringan. Rancangan penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Tiga orang ibu dari remaja putri dengan DI ringan bersedia untuk terlibat dalam wawancara semi-terstruktur melalui telepon. Hasil wawancara ditranskripsikan, diberikan kode, dan tema berdasarkan kerangka analisis kualitatif Creswell (2012). Strategi triangulasi dilakukan untuk memenuhi keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu cukup mengetahui adanya keterbatasan kemampuan berpikir pada remaja putri dengan DI ringan dan mengetahui beberapa tanda pubertas yang khusus terjadi pada perempuan. Namun, informasi yang dimiliki ibu belum menyeluruh. Terlihat ada ketidaksiapan pada diri ibu saat pertama kali mengetahui anaknya menunjukkan tanda pubertas. Keterampilan yang dimiliki ibu belum dapat mendorong anak untuk memberdayakan dirinya sendiri. Informasi yang disampaikan ibu kepada anak cenderung berupa konsekuensi dari adanya perubahan tubuh, sedikit mengenai fakta biologis, dan belum melibatkan aspek emosi dan sosial pubertas. Penelitian berikutnya dapat dilakukan berupa penyusunan rancangan program intervensi yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu dari remaja putri dengan DI ringan agar lebih siap menghadapi pubertas yang dilalui anaknya

    DISFUNGSI KELUARGA BURUH PABRIK KELURAHAN KUTOREJO PASURUAN

    Get PDF
    This research examines the existence of a shift in functions in the family which is a function that causes some systems in the family structure to change resulting role dysfunction in family members. The research aims to obtain data on how the dysfunction in Kutorejo Village occurs. This research uses a qualitative approach to the type of descriptive research. Subject determination techniques use purposive sampling. The data sources used are primary and secondary data through researchers' notes, photographs, documents, books and other written resources. The data collection techniques are observation, interviews and documentation. This research uses Functional Structural Theory by Robert K. Merton which emphasizes regularity or order, ideas initiated by Merton include functions, manifests, latent functions and dysfunction. The results of this study state that what happens in the family cannot be separated from the role of parents. The helplessness of both parents who work as factory workers requires that the function should be executed precisely shifted to others, so that the main function of the family does not work as it should. This shows that there is a dysfunction of socialization that occurs.   Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang adanya pergeseran fungsi di dalam keluarga yaitu fungsi yang menyebabkan beberapa sistem dalam struktur keluarga berubah mengakibatkan adanya disfungsi peran dalam anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai bagaimana disfungsi keluarga buruh pabrik di Kelurahan Kutorejo terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik penentuan subyek menggunakan purposive sampling. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder melalui catatan peneliti, foto, dokumen, buku maupun sumber tertulis lainnya. Adapun teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Struktural Fungsional oleh Robert K. Merton yaitu menekankan pada keteraturan atau order, ide yang digagas oleh Merton antara lain fungsi, manifest, fungsi laten dan disfungsi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa yang terjadi di dalam keluarga peran orang tua sangatlah penting karena dari orag tua anak mendapatkan pendidikan pertama dan yang utama. Namun, dikarenakan orang tua yang bekerja dan tidak berdaya untuk mengasuh anaknya sehingga fungsi-fungsi yang ada di dalam keluarga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Yang terjadi ialah fungsi keluarga bergeser kepada orang lain, hal ini menunjukkan adanya disfungsi keluarga. Kata kunci: Buruh Pabrik, Disfungsi, Keluarg

    ANALISIS POLA MAKAN PADA ANAK USIA SEKOLAH

    Get PDF
    Makanan yang dikonsumsi oleh anak usia sekolah sangat mempengaruhi perkembangan fisik. Orang tua memiliki peran untuk melakukan pengontrolan dan pengawasan terkait dengan pola makan anak karena anak usia sekolah rentan terkena penyakit terutama permasalahan gizi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pola makan pada anak usia sekolah. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2019. Penelitian ini melibatkan 97 orang siswa di SDN Sumur Batu 01 Pagi Kemayoran, Jakarta yang dipilih dengan teknik stratified sampling. Pola makan diukur dengan menggunakan instrument The feeding practices and structure quistionnare (FPSQ) (Jansen, Mallan, Nicholson, & Daniels, 2014). Pola makan anak dilihat berdasarkan 8 dimensi, yaitu: dimensi ketidakpercayaan nafsu makan, hadiah untuk perilaku, hadiah untuk makan, makanan persuasif, pembatasan terselubung, pembatasan yang jelas, terstruktur pengaturan makan, dan terstruktur waktu makan. Pola makan anak dikategorikan menjadi 3 kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,5 persen anak memiliki pola makan pada kategori sedang. Hasil ini menunjukan bahwa pola makan anak berada pada kategori belum optimal. Oleh karena itu, orang tua dan guru diharapkan dapat meningkatkan perhatian pada pola makan anak. Orang tua dan guru diharapkan dapat mengajarkan anak mengenai pola makan yang sehat.   Kata kunci: anak usia sekolah, keterlibatan keluarga, pola makan, makanan sehat   Analysis of Eating Pattern in School Aged Children Abstrack Food consumed by school age children greatly affects physical development. Parents have a role to the control and supervision related to child’s eating patterns because school age children vulnerable to disease, especially nutrition problems. The purpose of this study is to describe and analyze eating pattern in school age children. The research was conducted in december, 2019. This study involved 97 students at SDN Sumur Batu 01 Pagi Kemayoran, Jakarta that were selected using stratified sampling technique. Eating pattern have been measured using the feeding practices and structure questionnaire (FPSQ) instrument (Jansen, Mallan, Nicholson, & Daniels, 2014). Children's eating patterns were seen based on 8 dimensions, namely: distrust in appetite, reward for behavior, reward for eating, persuasive feeding, covert restriction, overt restriction, structured meal setting, and structured meal timing. Children's eating patterns are categorized into 3 categories, namely low, medium, and high. The data that has been collected is processed and analyzed using descriptive analysis. The results showed that 82,5 percent of children had a moderate eating pattern. These results indicate that children's eating patterns are still not optimal. Therefore, parents and teachers are expected to be able to increase attention to children's eating patterns. Parents and teachers are expected to be able to teach children about healthy eating patterns. Keywords: eating pattern, family involvement, healthy food, school aged childre

    IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK DAN KELUARGA DI SDN 2 HEGARSARI, SDN KALIGINTUNG, DAN SDN 1 SANGKAWANA

    Get PDF
    Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di sekolah menjadi salah satu alasan program Sekolah Ramah Anak (SRA). Penelitian ini dilakukan di tiga SD di tiga provinsi yang berbeda yaitu Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat. Lokasi penelitian adalah SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, dan SDN 1 Sangkawana. Penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) akan dievaluasi dengan merujuk pada 6 komponen yaitu kebijakan SRA, pelaksanaan kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak-hak anak, sarana dan prasarana SRA, partisipasi anak, partisipasi warga diluar sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, dan beberapa siswa kelas 6. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tinjauan literature. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber. Teknik analisis data untuk penelitian kualitatif terdiri dari reduksi data, tampilan data, dan verivikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga SD yang menjadi subyek penelitian sudah menjadi sekolah ramah anak baik secara fisik maupun non fisik, meskipun ada beberapa sarana yang harus dilengkapi. Ketiga sekolah secara umum sudah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa dalam melaksanakan proses belajar. Kata kunci: implementasi, keluarga, sekolah ramah anak   Implementation of Children and Family Friendly Schools in SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, and SDN 1 Sangkawana Abstract Cases of violence against children that occur in schools are one of the reasons for the Child-Friendly School (SRA) program. This research was conducted in three elementary schools in three different provinces, namely West Java, Yogyakarta Special Region, and West Nusa Tenggara. The research locations were SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, and SDN 1 Sangkawana. The implementation of a Child-Friendly School (SRA) will be evaluated by referring to 6 components, namely the SRA policy, curriculum implementation, educators and education personnel trained in child rights, SRA facilities, and infrastructure, child participation, citizen participation outside school. This research uses a qualitative approach. The research subjects were the principal, teachers, education staff, parents of students, and several 6th-grade students. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and literature review. Data validity is done by source triangulation. Data analysis techniques for qualitative research consist of data reduction, data display, and data verification. The conclusion of this study shows that the three elementary schools which were the subject of the study have become child-friendly schools both physically and non-physically, although several facilities must be equipped. The three schools, in general, have become a safe and comfortable place for students to carry out the learning process. Keywords: child-friendly school, family, implementatio

    PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DENGAN PEMANFAATAN LIDAH BUAYA UNTUK PERAWATAN KULIT KEPALA DAN RAMBUT

    No full text
    Background: Aloe vera is a medicinal plant that has been used since 1500 BC in many countries as a local medicine that has thick leaves flesh from the Liliaceae family. There are 75 compounds in Aloe vera leaves flesh have been found including 20 minerals (copper, iron, calcium, zinc, manganese, sodium, potassium, etc), 20 amino acids, vitamins (vitamins A, B, C, E, B12, folic acid ), salicylic acid, and water. Aloe vera is widely used for its antibacterial, anti-viral, anti-inflammatory, the lack of itching, and help prevent skin ulcers. Purpose: This study intends to investigate the effect of fresh Aloe vera gel mask in the reduction of scalp dandruff. Methods: Sampling was done by purposive sampling method as many as 10 people suffering from dry dandruff divided into 2 groups, namely 5 were given care using fresh Aloe vera gel mask and 5 were given control mask treatment. Each sample received 3 treatments a week for 4 weeks. Observations before and after treatment were carried out by experts using a research instrument sheet assisted by a skin and hair analyzer. Test requirements analysis using the normality test and homogeneity test, and data analysis using the T-test. Results: The test results show data are normally distributed and homogeneous, tcount (3.38) > ttable (1.86). This showed that the influence the used of Aloe vera to reduce dandruff on the scalp. Obtained the average value of the reduction in dandruff with use fresh Aloe vera gel mask (0.800) was greater than using a control (0.699). Conclusion: The results of this study indicate that there influence of used Aloe vera leaves flesh mask on reduced dandruff on the scalp.   Abstrak Latar belakang masalah: Kesejahteraan keluarga merupakan kondisi keluarga yang memiliki keuletan, ketangguhan, kemampuan sehingga mampu hidup mandiri. Lidah buaya adalah tanaman obat yang telah digunakan sejak 1500 SM di banyak negara sebagai obat lokal yang memiliki daging daun tebal dari keluarga Liliaceae. Ada 75 senyawa dalam daging daun lidah buaya yang telah ditemukan termasuk 20 mineral (tembaga, besi, kalsium, seng, mangan, natrium, kalium, dll), 20 asam amino, vitamin (vitamin A, B, C, E, B12, asam folat), asam salisilat, dan air. Lidah buaya banyak digunakan untuk antibakteri, anti-virus, anti-inflamasi, kurangnya gatal, dan membantu mencegah borok kulit. Tujuan: Penelitian ini bermaksud untuk menyelidiki efek dari masker gel lidah buaya segar dalam mengurangi ketombe kulit kepala dan cara bagaimana lidah buaya ini dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesehateraan keluarga. Metode: Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sebanyak 10 orang penderita ketombe kering yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 orang diberikan perawatan menggunakan masker gel lidah buaya segar dan 5 orang diberi perlakuan masker kontrol. Perlakuan sampel dilakukan sebanyak 3 kali dalam satu minggu selama 4 minggu. Pengamatan sebelum dan sesudah perawatan dilakukan oleh dua orang ahli kulit dan rambut dengan menggunakan lembar instrumen penelitian. Uji persyaratan analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan analisis data menggunakan uji t. Selanjutnya dilakukan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan literatur untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan menggunakan lidah buaya ini. Hasil: Hasil tes menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, dengan thitung (3,38) > ttabel (1,86). Hal ini menunjukkan adanya pengaruh penggunaan masker gel lidah buaya dalam mengurangi ketombe pada kulit kepala. Diperoleh nilai rata-rata pengurangan ketombe dengan menggunakan masker gel lidah buaya segar (0,800) lebih besar daripada menggunakan kontrol (0,699). Implikasi: Pembudidayaan lidah buaya dan pemanfaatan lidah buaya sebagai masker dapat meningkatkan kesehateraan keluarga. Kata kunci: kesejahteraan keluarga, masker gel lidah buaya segar, mengurangi ketombe &nbsp

    JAJANAN SEHAT DAN KAYA KALSIUM UNTUK KELUARGA: SUBTITUSI TEPUNG BANDENG PRESTO SEBAGAI BAHAN KASTANGEL

    Get PDF
    Ikan bandeng merupakan budidaya perikanan air payau di Indonesia. Ikan bandeng dapat diolah menjadi beraneka makanan olahan, seperti bandeng duri lunak, pepes bandeng, otak-otak bandeng, dan produk hasil olahan lainnya. Kandungan nutrisi bandeng duri lunak relatif tinggi untuk mencukupi kebutuhan gizi masyarakat dengan harga relatif terjangkau. Kandungan gizi pada tepung bandeng presto tersebut dijadikan subtitusi dalam pembuatan kastangel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas kastangel subtitusi tepung bandeng presto, untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat dan untuk mengetahui kandungan kalsium dan protein dengan prosentase 0%, 10%, 20%, dan 30% ditinjau dari aspek warna, aroma, aroma bandeng presto, dan tekstur.Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui kualitas kastangel hasil eksperimen ditinjau dari kualitas inderawi, tingkat kesukaan masyarakat serta kandungan protein dan kalsium. Metode penelitian yang digunakan analisis varian (Anava) one way, dan dilanjutkan uji Tukey apabila ada perbedaan kualitas inderawi pada produk, uji kesukaan menggunakan deskriptif prosentase untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat, uji Laboratorium untuk mengetahui kandungan gizi  protein dan kalsium. Hasil penilitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan kualitas inderawi pada indikator aroma bandeng presto dan tekstur dengan nilai signifikan kurang dari 0,05. hasil uji kesukaan Sampel yang disukai masyarakat 0%, 10% dan 20% dengan prosentase (55,75%, 55,25%, dan 52,9%). Hasil uji laboratorium kandungan kalsium dan protein Sampel kastangel subtitusi tepung bandeng presto 30% (13,83%,:5,42%), 20% (11,36%:3,66%), 10% (9,60%: 2,33%), 0% (8,26:0,49%).   Kata Kunci : Kastangel, Tinggi Kalsium, Tepung bandeng presto   Healthy and Calcium Rich Snacks for Family: Subtitution Flour Bandeng Presto as Composition of Kastangel Abstract Milkfish is brackish water aquaculture in Indonesia. Milkfish can be processed into a variety of processed foods, such as soft thorns, milkfish, milk brains, and other processed products. The nutrient content of soft thorns is relatively high to meet the nutritional needs of the people at relatively affordable prices. The nutritional content of presto milkfish flour is used as a substitution in the making of kastangel. The purpose of this study was to determine differences in the quality of presto milkfish substitution castor, to determine the level of community preference and to determine the content of calcium and protein with a percentage of 0%, 10%, 20%, and 30% in terms of aspects of color, aroma, milkfish aroma presto, and texture. The purpose of this research is to find out the quality of the castellated experimental results in terms of sensory quality, people's favorite level and protein and calcium content. The research method used is one way analysis of variance (ANAVA), and Tukey test is continued if there is a difference in the sensory quality of the product, the preference test uses descriptive percentages to determine the level of community preference, Laboratory tests to determine the nutritional content of protein and calcium. The results of the study indicate that there are differences in sensory quality on the presto milkfish aroma and texture indicators with a significant value less than 0.05. Preferred test results The samples favored by the community are 0%, 10% and 20% with percentages (55.75%, 55.25% and 52.9%). Laboratory test results of calcium and protein content Samples of castor substitution presto milkfish flour 30% (13.83%:5.42%), 20% (11.36%:3.66%), 10% (9.60%:2,33%), 0% (8.26:0.49%). Keywords: bandeng presto flour, high calcium, kastange

    Pengaruh Fungsi Peer Group Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian (Pencarian Informasi) Produk Kosmetik Pada Remaja Putri

    Get PDF
    This research aims to knowing the influence of peer group function of purchasing decisions (information search) cosmetic products in teenagers. This research was conducted at the 140 Junior High School in Jakarta. This research method using survey method.  Population inthis reseach is student grade nine, with the total sample is 70 respondents. Data was taken by using simple random sampling. The hypothesis test data used is product moment correlation coeffcient with  result     rxyhitung  >  rxytabel,  atau 0,704 > 0,235. Result of t-test with significance level  0.05 obtained 8,17 > 1,995 or thitung > ttabel  means that is correlation beetween peer group function of purchasing decisions (information search) cosmetic products. Result of regression obtained Fhitung 66,78, and Ftabel 3,985 so that Fhitung < Ftabel means that there is a significant influence between peer group function of purchasing decisions (information search) cosmetic products in teenagers. Contribution peer group function of purchasing decisions (information search) cosmetic products in teenagers as big as 49,56%, and the remaining 50,44% is determined by other factors which is not examined. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fungsi peer group terhadap pengambilan keputusan pembelian (pencarian informasi) produk kosmetik  pada remaja. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama 140 Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode survey. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas IX, dengan jumlah sampel 70 responden. Teknik pengambilan data menggunakan teknik simple random sampling. Uji hipotesis data yang digunakan adalah korelasi koefisien product moment dengan hasil disimpulkan rxyhitung > rxytabel , atau 0,704 > 0,235. Hasil uji t dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh 8,17 > 1,995 atau thitung > ttabel yang berarti terdapat korelasi antara fungsi peer group terhadap pengambilan keputusan pembelian (pencarian informasi) produk kosmetik. Perhitungan uji signifikansi regresi diperoleh hasil perhitungan Fhitung 66,78 dan Ftabel 3,98 sehingga Fhitung < Ftabel artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara fungsi peer group terhadap pengambilan keputusan pembelian (pencarian informasi) produk kosmetik. Konstribusi fungsi peer group terhadap pengambilan keputusan pembelian (pencarian informasi) sebesar 49,56%, sedangkan sisanya yaitu 50,44% ditentukan dengan faktor lain yang tidak diteliti

    216

    full texts

    226

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇