23526 research outputs found
Sort by
Detection of mining-induced microseismicity through a deep convolutional neural network.
The underground extraction of mineral resources is often closely linked to induced microseismic events. The use of a seismic network to continuously monitor mining-induced seismicity to reduce risks and improve operational safety is common. For this monitoring to be effective, a comprehensive catalog of microseismic events, containing low-to high-magnitude events, is essential to evaluate the response of the rock mass to mining activities. However, detecting low-magnitude events based on manual picking or automated conventional approaches has been challenging in mining environments owing to the inherent noise level. Recent advancements in deep learning and data-driven methods, particularly Convolutional Neural Networks (CNNs) trained on extensive seismic datasets, have shown improved capabilities in automated event detection and arrival phase picking on seismic data recorded by regional seismic networks. In this study, we assessed the performance of PhaseNet, a deep learning arrival-time picking method, in detecting the P- and S-wave arrivals of mining-induced microseismic events at different noise levels. As access to high-quality, labeled microseismic datasets for such mining applications is rare, a realistic three-component synthetic dataset was generated using full-waveform modeling. This simulation accounted for the geological conditions and network geometry specific to a mine in Ontario, Canada. The mine, which integrates copper and nickel operations, experiences considerable mining-induced earthquakes annually, posing risks to miners and infrastructure. The simulation includes a variety of source mechanisms with different magnitudes and offers more than 270,000 labeled seismograms. The results from the PhaseNet-trained model, which utilized the simulated dataset, demonstrated its effectiveness in managing noisy waveforms. This capability allows the detection of low-magnitude events within the mine environment, which may be overlooked by traditional methods. Furthermore, the model shows high accuracy in picking both the P- and S-wave arrival times, achieving precision rates exceeding 0.9. Tests on real data were performed in three different scenarios. The first scenario involves training the model exclusively using real data. The second scenario combines synthetic and real data to retrain the model previously trained with synthetic data only. Finally, the third scenario focuses on retraining the pre-trained model using only synthetic data. All these trained models were used to evaluate the performance on the real test dataset. The results indicate that the model retrained with synthetic and real seismograms yielded the best arrival time predictions for the mine dataset
Use of periphyton and macroinvertebrates to assess pesticide contamination in agricultural streams.
Streams in agricultural areas are susceptible to contamination by various compounds, including pesticides. Although spot water sampling is traditionally used for monitoring pesticide contamination of surface waters, this method may underestimate the presence and bioavailability of certain compounds. To better assess environmental exposure, this study investigates the potential of epilithic biofilm (periphyton) as a biomonitor of pesticide contamination. Biofilms were sampled from several streams in the province of Quebec (East Canada) subjected to “moderate” and “intense” agricultural pressure to determine pesticide accumulation of selected herbicides (atrazine, S-metolachlor, imazethapyr) and insecticides (chlorantraniliprole, clothianidin, thiamethoxam, chlorpyrifos) using an optimized QuEChERS extraction method. Benthic macroinvertebrates were also sampled at certain sites to assess their potential as indicators of pesticide exposure using the same approach as biofilms. High detection frequencies and elevated concentrations of atrazine, S-metolachlor, chlorantraniliprole and chlorpyrifos were observed in periphyton from areas under intense agricultural pressure. Pesticides were more frequently detected in water than in periphyton, except for chlorpyrifos. Relationships between concentrations in water and in periphyton followed a linear model for atrazine, S-metolachlor and chlorantraniliprole. This study highlights the potential of periphytic biofilms as complementary tools for pesticide monitoring, although further laboratory and in situ validation is needed. Macroinvertebrates also accumulated pesticides under intense agricultural pressure, particularly the insecticide chlorantraniliprole, raising concerns about potential risks to invertebrate communities. These findings illustrate the affinity of pesticides for different matrices (water versus periphyton versus invertebrates) and the need for monitoring programs not to rely solely on spot water measurements
Comment on “Toxic impact of aluminium on the natural phytoplankton community during spring in the Atlantic sector of the Southern Ocean”.
Demasy et al. (2025, JEMBE 591:152119) reported strong acute toxicity of aluminum (Al) to natural phytoplankton communities in the Southern Ocean. We evaluate their findings in the context of existing knowledge regarding aluminum's effects on marine phytoplankton and the necessity of testing aluminum fertilization as a potential carbon dioxide removal (CDR) strategy in iron-limited oceans like the Southern Ocean. We want to point out several methodological omissions, internal inconsistencies in the results, and questionable interpretation that undermine their conclusions
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK "AL-ARABIYYAH LI AL-ATHFAL" BERABASIS AUDIO QR CODE PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB MATERI AL-RIYADHAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHARAH AL-ISTIMA’ SISWA KELAS III DI MIS TARBIYATUL ATHFAL PULOTONDO NGUNUT TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Big Book “Al-‘Arabiyyah li al-Athfal” Berbasis Audio QR Code pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Materi Al-Riyadhah untuk Meningkatkan Kemampuan Maharah al-Istima’ Siswa Kelas III di MIS Tarbiyatul Athfal Pulotondo Ngunut Tulungagung” yang ditulis oleh Anggun Afwina Khuriyatus Sofa, NIM. 1860205221021, dengan pembimbing Dr. Muhammad Afthon Ulin Nuha, M.Pd. Kata Kunci: Pengembangan, Big Book, Audio QR Code, Bahasa Arab, Al-Riyadhah, Maharah al-Istima’. Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah masih menghadapi berbagai permasalahan, khususnya keterbatasan media pembelajaran yang menarik, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan unsur visual dan audio agar pembelajaran Bahasa Arab menjadi lebih bermakna dan efektif bagi siswa kelas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran Big Book “Al-‘Arabiyyah li al-Athfal” berbasis Audio QR Code pada pembelajaran Bahasa Arab materi al-Riyadhah; (2) mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran Big Book “Al-‘Arabiyyah li al-Athfal” berbasis Audio QR Code; dan (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran Big Book “Al-‘Arabiyyah li al-Athfal” berbasis Audio QR Code dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III MIS Tarbiyatul Athfal Pulotondo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Kelayakan media dinilai oleh ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan guru mata pelajaran Bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, proses pengembangan media pembelajaran Big Book “Al-‘Arabiyyah li al-Athfal” berbasis Audio QR Code telah dilaksanakan secara sistematis sesuai dengan tahapan model ADDIE; Kedua, media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan dengan persentase kelayakan dari ahli media sebesar 97,5%, ahli materi 98,9%, ahli bahasa 97,3%, dan guru mata pelajaran 95,4%; dan Ketiga, media pembelajaran Big Book “Al-‘Arabiyyah li al-Athfal” berbasis Audio QR Code terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai N-Gain skor rata-rata sebesar 0,9692 (kategori tinggi) dan N-Gain persentase sebesar 96,92% (kategori efektif)
PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENANGANI PERILAKU TOXIC PESERTA DIDIK MA HASYIM ASYARI KARANGREJO TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Menangani Perilaku Toxic Peserta Didik MA Hasyim Asy’ari Karangrejo Tulungagung” disusun oleh Abdul Harits Firdausi, NIM. 126201202150, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Dr. Mohammad Ja’far As-Shodiq, S.Kom., M.Pd.I.
Kata kunci: Peran Guru Akidah Akhlak, Perilaku Toxic, Pendidikan Akhlak
Perilaku toxic di kalangan peserta didik merupakan fenomena sosial yang semakin mengkhawatirkan, terutama di era digital yang ditandai dengan meningkatnya perilaku saling mengejek, perundungan verbal, dan interaksi sosial yang tidak sehat. Kondisi tersebut berpotensi merusak perkembangan moral, emosional, dan spiritual peserta didik, serta bertentangan dengan nilai-nilai akhlakul karimah yang menjadi tujuan utama pendidikan Islam. Oleh karena itu, peran guru Akidah Akhlak menjadi sangat penting dalam membina dan menangani perilaku toxic peserta didik agar terbentuk kepribadian Islami yang berlandaskan nilai iman dan akhlak mulia.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan peran guru Akidah Akhlak sebagai pembimbing dalam menangani perilaku toxic peserta didik MA Hasyim Asy’ari Karangrejo Tulungagung, (2) untuk mendeskripsikan peran guru Akidah Akhlak sebagai teladan dalam menangani perilaku toxic peserta didik, dan (3) untuk mendeskripsikan peran guru Akidah Akhlak sebagai motivator dalam menangani perilaku toxic peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, ketekunan peneliti, serta triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran guru Akidah Akhlak sebagai pembimbing diwujudkan melalui bimbingan personal dan kelompok, dialog reflektif, serta pemberian nasihat keagamaan untuk menumbuhkan kesadaran moral peserta didik; (2) peran guru Akidah Akhlak sebagai teladan ditunjukkan melalui sikap, perilaku, dan interaksi sosial guru yang mencerminkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah; (3) peran guru Akidah Akhlak sebagai motivator dilakukan melalui pemberian dorongan spiritual, penguatan nilai keimanan, serta pembiasaan perilaku positif guna menekan kecenderungan perilaku toxic peserta didik
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS HEYZINE FLIPBOOK MATERI SISTEM GERAK PADA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DI MAN 3 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Heyzine Flipbook Materi Sistem Gerak Pada Manusia Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Di MAN 3 Tulungagung”, ditulis oleh Suci Lestari, NIM 126208211039, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Biologi, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh bapak Muhammad Iqbal Filayani, M.Si.Kata Kunci : Hasil Belajar, Motivasi Belajar, E-Modul,Heyzine Flipbook, Sistem Gerak Manusia.
Proses pembelajaran biologi di MAN 3 Tulungagung masih mengalami tantangan, terutama disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa siswa kelas XI cenderung bergantung pada UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri) yang banyak berisi soal latihan, sehingga kurang membantu pemahaman konsep dan membuat siswa harus mencari referensi belajar tambahan. Walaupun perpustakaan sekolah mendukung, minat siswa untuk memanfaatkannya masih minim. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru juga menunjukkan bahwa metode pengajaran melalui ceramah masih umum, yang mengakibatkan siswa menjadi pasif, kurang bertanya, dan kurang berkonsentrasi. Semua faktor ini mengakibatkan motivasi dan hasil belajar siswa menjadi rendah. Dengan demikian, penelitian ini mengembangkan E-Modul interaktif berbasis Heyzine Flipbook, yang diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI di MAN 3 Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan hasil pengembangan produk E-Modul interaktif berbasis Heyzine Flipbook pada materi sistem gerak kelas XI di MAN 3 Tulungagung (2) Untuk mendeskripsikan kevalidan pengembangan produk E-Modul interaktif berbasis Heyzine Flipbook pada materi sistem gerak kelas XI di MAN 3 Tulungagung (3) Untuk mendeskripsikan kepraktisan pengembangan produk E-Modul interaktif berbasis Heyzine Flipbook pada materi sistem gerak kelas XI di MAN 3 Tulungagung (4) Untuk mendeskripsikan keefektifan E-Modul interaktif berbasis Heyzine Flipbook pada materi sistem gerak dalam meningkatkan motivasi Belajar dan hasil belajar siswa kelas XI di MAN 3 Tulungagung.Model pengembangan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah ADDIE, yang terdiri dari lima tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain Pretest-Posttest Control Group untuk menilai efektivitas produk. Subjek yang di ujicobakan mencakup ahli materi, ahli media, guru biologi, serta siswa kelas XI dari MAN 3 Tulungagung, yang berfungsi sebagai kelompok kontrol dan eksperimen. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas XI yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen untuk pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil pengembangan E-Modul interaktif yang berbasis Heyzine Flipbook dilakukan menggunakan model ADDIE yang mencakup lima tahapan, yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Proses analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru serta penyebaran angket kepada siswa untuk mengidentifikasi kebutuhan dalam media pembelajaran. Desain E-Modul dibuat dengan aplikasi Canva dan kemudian diunggah ke platform Heyzine, dan menghasilkan flipbook digital yang menarik dan interaktif (2) Berdasarkan hasil validasi, kevalidan E-Modul diperoleh melalui penilaian dari ahli media, ahli materi, dan guru biologi. Hasil dari proses validasi menunjukkan skor 88% dari ahli media dalam kategori "Sangat Valid", 98,6% dari ahli materi dalam kategori "Sangat Valid", dan 98,7% dari guru biologi juga dalam kategori "Sangat Valid". Ini membuktikan bahwa E-Modul yang dibuat telah memenuhi standar kelayakan dari segi isi, desain, dan penyajian materi. (3) Kepraktisan E-Modul diuji dengan menggunakan angket kepada siswa setelah penggunaannya dalam pembelajaran. Hasil angket menunjukkan skor rata-rata 84,6% yang termasuk dalam kategori "Sangat Praktis". Ini berarti E-Modul ini mudah digunakan oleh siswa dan dapat diakses dengan fleksibel (4) Keefektifan E-Modul ini terlihat dari hasil analisis statistik yang menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil belajar dan motivasi siswa di kelas eksperimen yang menggunakan E-Modul dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai post-test pada kelas eksperimen (87) jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (56), dan hasil uji Mann Whitney menunjukkan nilai sig untuk peningkatan hasil belajar dan motivasi siswa sebesar 0,000. Ini menunjukkan bahwa hipotesis a diterima, sementara hipotesis 0 ditolak berdasarkan kriteria pengambilan keputusan dengan sig 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media E-Modul interaktif berbasis Heyzine Flipbook untuk materi sistem gerak manusia memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap motivasi serta hasil belajar siswa kelas XI di MAN 3 Tulungagung
KONSEP RIBA DALAM AL-QUR’AN: STUDI KOMPARATIF MUHAMMAD ABDUH DAN MUHAMMAD QURAISH SHIHAB SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PERBANKAN INDONESIA
Skripsi dengan judul “Konsep Riba dalam Al-Qur’an: Studi Komparatif Pemikiran Muhammad Abduh dan Muhammad Quraish Shihab serta Relevansinya terhadap Perbankan Indonesia” ini ditulis oleh Nabila Fawaiduz Zuhda, NIM. 1860212222046, dengan pembimbing Dr. Rifqi As’adah, S. Ud, M. Ag.
Kata kunci : Riba, Muhammad Abduh, Quraish Shihab, Perbankan Indonesia
Penelitian ini berjudul “Konsep Riba dalam Al-Qur’an: Studi Komparatif Pemikiran Muhammad Abduh dan Muhammad Quraish Shihab serta Relevansinya terhadap Perbankan Indonesia”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran ayat-ayat riba dalam Al-Qur’an menurut Muhammad Abduh dan
Muhammad Quraish Shihab, serta mengkaji relevansi pemikiran keduanya terhadap praktik perbankan di Indonesia, baik perbankan syariah maupun konvensional.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari Tafsir al-Manār karya Muhammad Abduh dan Tafsir al-Mishbah karya Muhammad Quraish Shihab,
sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan regulasi terkait sistem perbankan di Indonesia. Analisis dilakukan dengan pendekatan tafsir muqāran(komparatif) dan kontekstual untuk memahami konsep riba dalam kerangka sosial
ekonomi modern.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa riba dalam perspektif Al-Qur’an merupakan praktik tambahan dalam transaksi ekonomi yang bersifat dzalim, eksploitatif, dan merusak keadilan sosial, sehingga dilarang secara bertahap dan tegas sebagai upaya melindungi pihak yang lemah serta menjaga keseimbangan
ekonomi masyarakat.
Dalam penafsiran tokoh, Muhammad Abduh dan Muhammad Quraish Shihab sama-sama memandang riba sebagai praktik ekonomi yang bersifat zalim dan eksploitatif, namun memiliki penekanan yang berbeda. Muhammad Abduh menafsirkan riba sebagai praktik riba jahiliyah yang berlipat ganda dan menindas,
sehingga bunga bank modern tidak secara otomatis disamakan dengan riba selama tidak mengandung unsur eksploitasi dan masih berada dalam koridor kemaslahatan. Sebaliknya, Muhammad Quraish Shihab menegaskan bahwa riba mencakup setiap bentuk keuntungan yang menyalahi prinsip keadilan dan etika sosial, sehingga praktik bunga bank harus dikaji secara kritis berdasarkan dampak moral dan sosialnya.
Relevansi pemikiran kedua tokoh terhadap perbankan Indonesia tampak pada sistem dual banking system. Pemikiran Muhammad Abduh memberikan legitimasi rasional terhadap keberadaan perbankan konvensional dalam kondisi tertentu selama tidak menimbulkan ketidakadilan, sementara pemikiran Muhammad
Quraish Shihab menegaskan urgensi penguatan perbankan syariah sebagai sistem yang lebih sesuai dengan nilai keadilan, transparansi, dan kemanusiaan. Dengan
demikian, praktik perbankan di Indonesia dituntut tidak hanya bebas dari riba secara formal, tetapi juga selaras dengan tujuan syariat (maqāṣid al-syarī‘ah), khususnya keadilan sosial dan perlindungan terhadap pihak yang lemah
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR INFRASTRUKTUR YANG TERDAFTAR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA PERIODE 2020-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Faktor Internal dan Faktor Eksternal Terhadap Harga
Saham Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Indeks Saham Syariah
Indonesia Periode 2020-2023” ini ditulis oleh Fauzan Zaky Rifai, NIM.
126206202122, dengan Pembimbing Dr. Amalia Nuril Hidayati, S.E., M.Sy.
Kata Kunci : Harga Saham, Return on Equity, Debt to Equity Ratio, Inflasi, dan Kurs
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa harga saham yang
berfluktuasi tergantung pada keputusan calon investor untuk bertransaksi di pasar
saham. Para investor dalam melihat prospek pendapatan perusahaan di masa mendatan
dari laporan keuangan yang dikeluarkan perusahaan. Dalam hal ini peneliti
menghubungkan pergerakan harga saham dengan nilai Return On Equity, Debt to
Equity Ratio, inflasi dan kurs.
Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) menguji pengaruh Return On Equity, Debt
to Equity Ratio, inflasi dan kurs secara bersama-sama terhadap harga saham sektor infrastruktur, 2) menguji pengaruh Return On Equity terhadap harga saham sektor infrastruktur, 3) menguji pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap harga saham sektor
infrastruktur, 4) menguji pengaruh inflasi terhadap harga saham sektor infrastruktur, 5)
menguji kurs terhadap harga saham sektor infrastruktur.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
asosiatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan
studi pustaka untuk memperoleh data sekunder. Teknik analisis yang digunakan yaitu
uji regresi data panel dengan pengolahan data menggunakan E-Views.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Return On Equity, Debt to Equity
Ratio, inflasi dan kurs secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham,
2) Return On Equity berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham, hal ini
karena perusahaan efektif dalam mengelola modalnya, 3) Debt to Equity Ratio
berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham, dalam kondisi ini perusahaan
dikatakan lebih banyak menggunakan utang daripada asetnya, sehingga akan
mengurangi minat investor untuk berinvestasi 4) Inflasi tidak berpengaruh signifikan
terhadap harga saham, 5) Kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Tidak berpengaruhnya inflasi dan kurs terhadap harga saham disebabkan oleh dominasi
faktor internal seperti ROE dan DER. Investor di sektor infrastruktur lebih
menitikberatkan perhatian pada faktor fundamental perusahaan dan prospek jangka
panjang proyek infrastruktur dibandingkan perubahan inflasi dan kurs yang bersifat
sementara. Penelitian ini dapat digunakan investor kurs sebagai indikator untuk keputusan investasi. Sedangkan bagi perusahaan dapat digunakan untuk mengatur
strategi keuangannya
Revealing Emerging Hydroclimatic Shifts: Advanced Trend Analysis of Rainfall and Streamflow in the Navasota River Watershed.
Rainfall and streamflow analyses have long been central to hydrological research, yet traditional approaches often overlook the complexity introduced by changing climate signals, land-use dynamics, and human infrastructure. This study applies an integrated, data-driven framework to explore emerging hydroclimatic shifts in the Navasota River Watershed of east-central Texas. By combining autocorrelation analysis, Mann–Kendall and modified Mann–Kendall trend tests, and Pettitt’s change-point detection, we examine more than a century of precipitation and streamflow records alongside post-1978 reservoir operations. Results reveal an accelerating wetting tendency, particularly evident in decadal rolling averages and early-summer precipitation, accompanied by a statistically significant increase in 10-year moving averages of annual peak streamflow. While abrupt regime shifts were not detected, subtle but persistent changes point to evolving watershed memory and heightened flood risk in the post-dam era. This study reframes rainfall and streamflow trend analysis as a dynamic tool for anticipating hydrologic regime shifts, highlighting the urgent need for adaptive water infrastructure and flood management strategies in rapidly urbanizing and climate-sensitive watersheds
IMPLEMENTASI RACE (RESEARCH, ACTION, COMMUNICATION, EVALUATION) PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA BLITAR DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA SEJARAH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena pasang surutnya kunjungan wisatawan pada destinasi wisata sejarah dan budaya Kota Blitar, khususnya Makam Bung Karno dan Istana Gebang. Pasang surut tersebut terjadi pada rentang tahun 2022 hingga awal 2025. Menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar naik turunnya jumlah kunjungan tersebut dikarenakan banyaknya wisata baru yang menjadi perhatian masyarakat. Maka, Disbudpar perlu mengevaluasi strategi promosi wisata agar jumlah kunjungan tersebut kembali stabil dan terus meningkat serta memperbaiki citra Kota Blitar sebagai Kota Sejarah. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih keilmuan mengenai implementasi RACE (Research, Action, Communicaton, Evaluation) khususnya pada promosi sektor pariwisata.
Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi di lokasi penelitian yakni Disbudpar Kota Blitar serta dokumen-dokumen instansi. Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa dalam mempromosikan wisata sejarah dan budaya Kota Blitar, Disbudpar menerapkan komponen-komponen RACE seperti melakukan riset terhadap fenomena yang terjadi, kemudian membuat perencanaan strategi promosi. Selanjutnya, Disbudpar melakukan promosi dengan menerapkan pembuatan media cetak berupa leaflet dan media digital seperti website resmi visitblitar dan media sosial instagram serta Tiktok. Tahap terakhir yakni melakukan evaluasi terhadap promosi yang telah dilakukan dengan rentang waktu satu minggu hingga satu bulan sekali.
Kata Kunci: RACE (Research, Action, Communicaton, Evaluation), Pariwisata Sejarah, Strategi Promosi, Kota Blitar, Dinas Kebudayaan dan Pariwisat