23526 research outputs found
Sort by
STRATEGI PELAYANAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BIMBINGAN JAMAAH HAJI DI KBIHU AL-HIKMAH MELATHEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Strategi Pelayanan dalam Meningkatkan Kualitas Bimbingan Jamaah Haji di KBIHU Al-Hikmah Melathen Tulungagung” ini ditulis oleh Senja Tri Hania Putri, NIM. 126407211022, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Dr. Moh. Rois Abin, M.Pd.I.
Kata Kunci: Strategi Pelayanan, Kualitas Bimbingan, Jamaah Haji, KBIHU
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah calon jamaah haji dengan latar belakang pendidikan, usia, dan pengalaman yang beragam sehingga menyebabkan kebutuhan akan pelayanan bimbingan ibadah haji semakin kompleks. Seiring bertambahnya jumlah jamaah dan beragamnya tantangan yang dihadapi di lapangan, maka diperlukan strategi pelayanan yang tepat dan efektif agar proses bimbingan ibadah haji dapat berjalan secara optimal dan kualitasnya semakin meningkat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fokus penelitian: (1) Bagaimana strategi pelayanan reliability di KBIHU Al-Hikmah Melathen Tulungagung dalam meningkatkan kualitas bimbingan jamaah haji? (2) Bagaimana strategi pelayanan responsiveness di KBIHU Al-Hikmah Melathen Tulungagung dalam meningkatkan kualitas bimbingan jamaah haji? (3) Bagaimana strategi pelayanan tangibles di KBIHU Al-Hikmah Melathen Tulungagung dalam meningkatkan kualitas bimbingan jamaah haji?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Wakil Ketua umum, Sekretaris umum, calon dan alumni jamaah haji KBIHU Al-Hikmah Melathen Tulungagung. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik menguji keabsahan data menggunakan uji triangulasi yang didalamnya termuat triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Strategi pelayanan reliability KBIHU Al-Hikmah dalam meningkatkan kualitas bimbingan jamaah haji adalah dengan konsisten memberikan pelayanan sesuai janji, melaksanakan bimbingan ibadah haji tepat waktu, dan menyediakan pembimbing yang andal serta kompeten sesuai bidangnya. (2) Strategi pelayanan responsiveness KBIHU Al-Hikmah dalam meningkatkan kualitas bimbingan jamaah haji adalah dengan tanggap memberikan informasi terbaru secara jelas dan tanggap merespon kebutuhan ataupun menjawab pertanyaan jamaah. (3) Strategi pelayanan tangibles KBIHU Al-Hikmah dalam meningkatkan kualitas bimbingan jamaah haji adalah dengan menyediakan sarana prasarana yang memadai, menyediakan fasilitas fisik yang lengkap, dan memberikan penampilan pembimbing yang baik, rapi dan sopan
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS KELAS VIII MTsN 1 KOTA BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Pada Materi Persamaan Garis Lurus Kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar” ini ditulis oleh Nuzulin Annuria Hidayati, NIM. 126204212116, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Jurusan Tadris Matematika, Universitas Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Lina Muawanah, M.Pd.
Kata Kunci : Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi, Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif, Persamaan Garis Lurus
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam pembelajaran matematika. Salah satu penyebabnya adalah strategi pembelajaran yang kurang tepat. Strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat menjadi solusi karena menyesuaikan proses belajar dengan potensi masing-masing siswa. Dengan strategi ini, siswa dapat berkembang sesuai kemampuannya, berpikir logis, dan menemukan solusi yang inovatif.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berfikir kritis siswa MTsN 1 Kota Blitar, (2) untuk mengetahui adanya pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa MTsN 1 Kota Blitar, (3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berfikir kritis siswa MTsN 1 Kota Blitar, (4) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa MTsN 1 Kota Blitar.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis quasi eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar Tahun Ajaran 2024/2025. Sedangkan sampelnya menggunakan kelas VIII – A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII – H sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan dokumentasi. Adapun uji yang digunakan pada penelitian ini adalah uji instrumen, uji prasyarat, dan uji hipotesis.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berfikir kritis siswa pada materi persamaan garis lurus kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar, (2) ada pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa pada materi persamaan garis lurus kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar, (3) Besar pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berfikir kritis siswa pada materi persamaan garis lurus kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar adalah 0,685 yang termasuk kedalam kategori cukup / sedang, (4) Besar pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa pada materi persamaan garis lurus kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar adalah 0,581 yang termasuk kedalam kategori cukup / sedang
PENERIMAAN DIRI WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN (WBP) WANITA YANG BERPERAN SEBAGAI IBU (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Blitar Tahun 2025/2026)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerimaan diri dan faktor-faktor yang mempengaruhi warga binaan pemasyarakatan (WBP) wanita yang berperan sebagai ibu di Lapas Kelas IIB Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan diri subjek berjalan melalui lima tahap sesuai teori Kübler-Ross, yaitu penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. Ketiga subjek menunjukkan perbedaan dalam intensitas setiap tahap, namun pada akhirnya mampu menerima keadaan dengan ikhlas dan berkomitmen memperbaiki diri. Faktor yang mempengaruhi penerimaan diri meliputi faktor internal (kesadaran diri, religiusitas, dan motivasi berubah) serta faktor eksternal (dukungan keluarga, teman sesama warga binaan, dan pembinaan di lapas).
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan diri WBP wanita yang berperan sebagai ibu merupakan proses psikologis dan spiritual untuk berdamai dengan masa lalu dan membangun kembali harapan hidup secara positif
STRATEGI PEMBERDAYAAN BUMDES SUKORAHARJO DALAM MENGEMBANGKAN UKM TAS ANYAMAN DI DESA SUKOREJO KECAMATAN KARANGREJO KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul "Strategi Pemberdayaan BUMDes Sukoraharjo
dalam Mengembangkan UKM Tas Anyaman di Desa Sukorejo Kecamatan
Karangrejo Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Adika Hanggarjita Prima
Hadi, NIM. 126405213180, Prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Dr. Muhammad Aswad, S.Ag.,
M.A.
Kata kunci: Strategi Pemberdayaan, BUMDes, Usaha Kecil Menegah (UKM)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesenjangan dalam
pengembangan potensi ekonomi UKM di desa terutama dalam hal produksi,
SDM, akses pasar dan peningkatan penjualan produk. Dalam hal ini perlu adanya
pengembangan usaha karena semakin ketatnya persaingan bisnis dunia usaha
maka diperlukan strategi usaha yang tepat guna untuk mencapai tujuan yang
ditetapkan dan adanya strategi pemberdayaan yang tepat oleh BUMdes.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan
untuk pengecekan keabsahan data menggunakan credibility, tranferability,
dependability, dan confirmability. Adapun fokus dari penelitian ini adalah untuk
meneliti: 1) bagaimana Peran BUMDes Sukoraharjo Dalam Pelaksanaan
Pembinaan untuk Meningkatkan Kemampuan SDM pada UKM Pengrajin Tas
Anyaman Desa Sukorejo. 2) Bagaimana Dampak Pembinaan BUMDes
Sukoraharjo Dalam Meningkatkan Kemampuan dan Kinerja Pengrajin Tas
Anyaman Desa Sukorejo. 3) Apakah Pembinaan BUMDes Sukoraharjo Efektif
terhadap Peningkatan Penjualan Produk UKM Tas Anyaman Desa Sukorejo.
Hasil dari penelitian ini meliputi: 1) Peran BUMDes Sukoraharjo Dalam
Pelaksanaan Pembinaan untuk Meningkatkan Kemampuan SDM pada UKM
Pengrajin Tas Anyaman Desa Sukorejo. Pada peran ini BUMDes bertanggung
jawab pada proses pembinaan yaitu dengan memberkan pelatihan pelatihan,
memberikan modal awal, merekrut tenaga kerja yang baik, dan membantu proses
pemasaran produk. 2) Pembinaan BUMDes Sukoraharjo Berdampak Signifikan
Terhadap Meningkatnya Kemampuan dan Kinerja Pengrajin Tas Anyaman Desa
Sukorejo. Pembinaan tersebut membantu pengrajin tas anyaman dalam
meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola usaha dan meningkatkan
kualitas produk, sehingga meningkatkan pendapatan dan keberhasilan usaha
mereka. 3) Tingkat Efektivitas Pembinaan BUMDes Sukoraharjo terhadap
Peningkatan Penjualan Produk UKM Tas Anyaman Desa Sukorejo. Melalui
pembinaan yang dilakukan, UKM tas anyaman dapat meningkatkan kemampuan
mereka dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas produk, dan meningkatkan
penjualan
KONTEKSTUALISASI MA'NA ZIHAR DALAM AL-QUR'AN (Studi Analisis Ma'na Cum Maghza Q.S. Al-Mujadalah [58] 1 - 4 )
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbekangi oleh adanya isu kontroversial di lingkungan sosial yang masih memiiki hubungan dengan tradisi islam, yaitu ucapan seorang suami kepada istrinya yang menyamai mahranya seperti panggilan kepada ibunya. Dalam konteks ini, didalam hukum islam disebut dengan istilah Zihar yaitu menyamakan istri dengan ibu. Praktik tersebut berimplikasi pada kondisi sosialnya dan juga pada penerapan hukum islam, yangmana perempuan yang menjadi objek dari hukum Zihar tersebut. Maka dari itu peneliti ingin mengkaji surah Al-Mujadalah yangmana ayat tersebut berkaitan dengan Zihar dan menganalisis dengan makna Cum Magza dengan harapan dapat menyelesaikan masalah tersebut.
Rumusan masalah dalam Skripsi ini yaitu 1) Bagaimana makna historis (al-ma’na Tarikhi) dari Q.S. Al-Mujadalah ayat 1-4?. 2) Bagaimana signifikansi historis (al-Maghza At-tarikhi) dari Q.S. Al-Mujadalah ayat 1-4?. 3) Bagaimana signifikansi dinamis kontemporer (al-maghza al-mutahaarik al-mu’asir) dari Q.S Al-Mujadalah ayat 1-4?. Sedngkan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui makna historis (al-ma’na Tarikhi) dari Q.S. Al-Mujadalah ayat 1-4. 2) Mengetahui signifikansi historis (al-Maghza At-tarikhi) dari Q.S. Al-Mujadalah ayat 1-4. 3) Mengetahui signifikansi dinamis kontemporer (al-maghza al-mutahaarik al-mu’asir) dari Q.S Al-Mujadalah ayat 1-4.
Metode penelitian dalam skripsi ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber data penelitian ini yaitu ada dua , sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer menggunakan buku ma’na cummaghza karya Sahiron dan untuk sumber data sekunder yaitu setiap buku atau jurnal yang berhubungan dengan penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan makna cum maghza untuk mencari relevansi makna.
Penelitian ini menghasilkan kesimpulan yaitu 1). Makna Historis (al-ma’na Tarikhi) pada Q.S. Al-Mujadalah ayat 1-4 menolak praktik Zihar sebagai bentuk kezaliman dan penghinan terhadap perempuan serta menetapkan sanksi kafarat bagi pelakunya. 2). Makna signifikansi dinamis kontemporer (al-maghza al-mutahaarik al-mu’asir) dari Q.S Al-Mujadalah ayat 1-4 yaitu memperlihatkan keterlibatan wahyu dalam merespon realitas sosial yan tidak adil. 3). signifikansi dinamis kontemporer (al-maghza al-mutahaarik al-mu’asir) dari Q.S Al-Mujadalah ayat 1-4 bahwa ayat ini masih memiliki relevansi untuk menjawab tantangan sosial seperti fenomena zihar sekarang ini.
Kata Kunci: Zihar, Ma’na cum Maghza, Al-Mujadalah [58]: 1–4, Hukum Islam
PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PENETAPAN PERWALIAN TERKAIT PENCAIRAN HARTA BERUPA KLAIM DANA PENSIUN PASCA MENINGGALNYA ORANG TUA
Nita Handini Sani, 126102212245, “Pertimbangan Hakim Terhadap Penetapan Perwalian Terkait Pencairan Harta Berupa Klaim Dana Pensiun Pasca Meninggalnya Orang Tua (Analisis Putusan Hakim Pengadilan Agama Nomor Perkara 799/Pdt.P/2024/PA.Kab.Mlg), dengan Pembimbing Arifah Millati Agustina, M. H. I
Kata Kunci: Pertimbangan hakim, penetapan perwalian, klaim dana pensiun
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pertimbangan hakim terhadap penetapan perwalian anak yang hidup sendiri, karena kedua orang tua meninngal dunia. Oleh karena itu pencairan harta berupa klaim dana pensiun mememerlukan penetepan perwalian dari Pengadilan Agama. Karena anak tersebut masih di bawah umur atau belum dewasa. Adanya perwalian ini untuk membantu anak untuk melakukan perbuatan perbuatan hukum yang terkait pencairan klaim dana pensiun.
Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Bagaimana putusan hakim terhadap penetapan perwalian terkait klaim dana pensiun pasca meninggalnya orang tua dalam putusan Perkara Nomor Perkara 799/Pdt.P/2024/PA.Kab.Mlg? 2) Bagaimana perspektif kepastian hukum terhadap penetapan perwalian atas klaim dana pensiun pasca meninggalnya orang tua dalam putusan Nomor Perkara 799/Pdt.P/2024/PA.Kab.Mlg?. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hakim terhadap penetapan perwalian yang berkaitan dengan klaim dana pensiun pasca meninggalnya orang tua dalam Putusan Nomor Perkara 799/Pdt.P/2024/PA.Kab.Mlg 2) Untuk mengetahui perspektif kepastian hukum terhadap penetapan perwalian yang berkaitan dengan klaim dana pensiun pasca meninggalnya orang tua dalam Putusan Nomor Perkara 799/Pdt.P/2024/PA.Kab.Mlg dengan teori kepastian hukum.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kepustakaan atau Yuridis Normatif. Menggunakan banyak literatur-literatur seperti buku, jurnal, majalah, dll. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan Kesimpulan.
Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa: 1) Pertimbangan hakim merupakan a) Bahwa Pemohon meminta hak perwalian anak di bawah umur yang berusia 16 tahun. b) bahwa selama pengasuhan Pemohon anak tersebut terurus dengan baik. c) bahwa tidak pernah ada tindakan kekerasan anak tersebut selama dalam pengasuhan Pemohon. D) bahwa tujuan Pemohon untuk mengajukan permohonan perwalian adalah untuk pengurusan pencairan harta berupa klaim dana pensiun, 2) Pandangan Hakim Pengadilan Agama tentang penetapan perwalian anak dalam perspektif kepastian hukum. Dalam pertimbangan hakim yang mengabulkan penetapan perwalian anak yang masih di bawah umur dan telah hidup sendiri, yaitu hakim memintingkan emosional dan psikis anak. Hakim juga menegaskan bahwa wali juga harus mengelola harta warisan anak dengan transparan dengan anak. Dengan itu wali harus membuat cacatan harta warisan setahun sekali untuk meninjau pengeluaran harta tersebut
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VIII PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG DI SMPN 1 SRENGAT BLITAR
Skripsi dengan judul "Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Motivasi Belajar dan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VIII Pada Materi getaran dan Gelombang di SMPN 1 Srengat Blitar" ini ditulis oleh Desi Tasari, NIM. 126211213048, Pembimbing Nani Sunarmi, S.Sc.,M.Si
Kata Kunci: Model Discovery Learning, Motivasi Belajar, Keterampilan Proses Sains
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya semangat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran Fisika. Banyak siswa merasa pelajaran ini membosankan dan sulit, sehingga motivasi belajar mereka rendah. Hal ini berdampak negatif pada hasil belajar, membuat siswa cenderung pasif. Salah satu masalah yang muncul adalah kurangnya keterampilan proses sains, terutama dalam observasi dan komunikasi. Siswa sering tidak dapat mengamati masalah dengan baik dan kesulitan mendeskripsikan temuan mereka. Oleh karena itu, model pembelajaran discovery learning diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan proses sains siswa dengan mendorong mereka untuk lebih aktif dalam mengamati dan mendiskusikan masalah yang ada.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap motivasi belajar siswa pada materi getaran dan gelombang kelas VIII SMPN 1 Srengat Blitar. (2) Untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi getaran dan gelombang kelas VIII SMPN 1 Srengat Blitar. (3) Untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap motivasi belajar dan keterampilan proses sains siswa pada materi getaran dan gelombang kelas VIII SMPN 1 Srengat Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen Quasy Experimental Design dan desain penelitian yang digunakan adalah posttest-only control group design. Populasi pada penelitian ini semua siswa kelas VIII SMPN 1 Srengat Blitar. Sampel penelitian ini 32 siswa kelas kontrol dan 32 siswa kelas eksperimen. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar siswa dan observasi keterampilan proses sains siswa. Analisis data pada pengujian hipotesis menggunakan: 1) Uji Instrumen (Validitas dan Reliabilitas). 2) Uji Prasyarat (Normalitas dan Homogenitas). 3) Uji Hipotesis (Uji t dan MANOVA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada materi getaran dan gelombang kelas VIII SMPN 1 Srengat Blitar. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji T-Test nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. (2) Model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi getaran dan gelombang kelas VIII SMPN 1 Srengat Blitar. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji T-Test nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. (3) Model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap motivasi belajar dan keterampilan proses sains siswa pada materi getaran dan gelombang kelas VIII SMPN 1 Srengat Blitar. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji T-Test nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05
INOVASI KOMUNITAS KEDIRI BOOK PARTY DAPAT MENINGKATKAN MINAT GEMAR MEMBACA GENERASI Z
Skripsi dengan judul “ Inovasi Komunitas Kediri Book Party Dapat Meningkatkan
Minat Gemar Membaca Generasi Z” ditulis oleh Ulfadatul Meisaroh, NIM.
126310211031, dengan pembimbing Nadia Roosmalita Sari, S.Pd., M.Kom..
Kata kunci: Inovasi, Komunitas Literasi, Kediri Book Party, Minat Membaca,
Generasi Z
Tingkat literasi di Indonesia masih tergolong rendah meskipun akses
terhadap teknologi semakin luas. Generasi Z sebagai generasi digital menghadapi
tantangan serius dalam mengembangkan minat baca. Dengan membaca kualitas
sumber daya manusia akan mengalami sebuah peningkatan, sehingga bisa
dikatakan bahwa membaca adalah kunci bagi kemajuan sebuah bangsa.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui dan mendeskripsikan bentukbentuk inovasi komunitas KBP dalam meningkatkan minat gemar membaca
generasi z; (2) mendeskripsikan dampak inovasi yang diberikan oleh komunitas
KBP; (3) mendeskripsikan kendala yang dialami kounitas KBP dalam
meningkatkan minat gemar membaca generasi z; dan (4) mendeskripsikan
penerapan inovasi komunitas KBP dalam meningkatkan minat gemar membaca
generasi z.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.
Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi nonpartisipatif dan hasil wawancara semi-terstruktur. Terdapat 5 informan dalam
penelitian ini yang terdiri dari 1 pendiri komunitas, 1 pengurus komunitas, dan 3
anggota komunitas. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan
adalah teknik analisis data yang digunakan. Keabsahan data yang digunakan dalam
penelitian ini menggunakan trianggulasi data yaitu melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Komunitas Kediri Book Party
menerapkan berbagai inovasi menarik seperti kegiatan membaca sambil piknik,
diskusi kelompok (sharing session), talk show (Talkeracy), berkelana party,
bermain party dan kegiatan kolaboratif lainnya. Kegiatan ini tidak hanya
menciptakan suasana membaca yang menyenangkan, tetapi juga mendorong
keterlibatan aktif peserta dalam membangun budaya literasi; (2) Dampak positif
yang dirasakan oleh anggota komunitas meliputi meningkatnya frekuensi
membaca, bertambahnya wawasan literasi, serta berkembangnya kemampuan
sosial seperti public speaking dan diskusi; (3) komunitas ini juga menghadapi
beberapa kendala, seperti kendala lokasi dan waktu kegiatan; (4) Penelitian ini
menyimpulkan bahwa penerapan inovasi yang dilakukan oleh KBP efektif dalam
meningkatkan minat baca generasi Z, sekaligus memperkuat peran komunitas
sebagai agen literasi masyarakat
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PONDOK TENGAH KAMULAN 1790-1840
Skripsi ini dibuat untuk menganalisis sejarah dan perkembangan Pondok
Tengah Kamulan pada tahun 1790 hingga 1840 melalui tinjauan historis. Penelitian
ini memuat dua rumusan masalah, 1) bagaimana latar belakang pendirian Pondok
Tengah pada tahun 1790, 2) bagaimana perkembangan Pondok Tengah tahun 1790
hingga 1840. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan latar belakang
pendirian Pondok Tengah oleh Kiai Ahmad Yunus, kemudian menjelaskan
perkembangan strategis Pondok Tengah periode tahun 1790 hingga 1840 yang
berfokus pada strategi dakwah, pola pengelolaan pendidikan, dan pengaruh sosial-
ekonomi pesantren bagi masyarakat sekitar Trenggalek. Metode yang digunakan
ialah metode penelitian sejarah yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu heuristik,
kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil temuan dalam penulisan ini
ialah pemahaman tentang proses pendirian Pondok Tengah oleh Kiai Ahmad Yunus
yang dikenal dengan sebutan Sunan Wilis yang masih memiliki darah keturunan
bangsawan Mataram Islam, lalu pemahaman tentang perkembangan Pondok
Tengah hingga masa transisi kepemimpinan di masa Kiai Ali Murtadho. Dalam
konteks sejarah lokal, pendirian Pondok Tengah merupakan respon spiritual
individual dan manifestasi praksis keagamaan yang memadukan aspek dakwah,
pendidikan, dan pembentukan peradaban masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai
Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai posisi
dan kontribusi pesantren sebagai agen transformasi sosial.
Kata Kunci: Pondok Tengah, sejarah, perkembanga
MANAJEMEN PROGRAM DOUBLE TRACK TATA BOGA DALAM MENINGKATKAN MUTU LEMBAGA DI SMAN 1 REJOTANGAN TULUNGAGUNG
Skripsi ini dengan judul “Manajemen Program Double Track Tata Boga Dalam Meningkatkan Mutu Lembaga di SMAN 1 Rejotangan Tulungagung” ini ditulis oleh Uswatun Khasanah, NIM 126207213131, pembimbing Ibu Dr. Hj. Luluk Atirotu Zahroh, M.Pd.
Kata Kunci : Manajemen Program, Double Track Tata Boga, Mutu Lembaga
Penelitian ini didasarkan pada konteks penelitian di lapangan. SMA double track merupakan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) reguler dan menyelenggarakan kegiatan pembekalan ketrampilan secara berdampingan sesuai dengan kearifan lokal. Program double track tata boga adalah program yang ada di SMAN 1 Rejotangan Tulungagung yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan mutu lembaga pendidikannya. Konsepnya, ketrampilan tambahan yang diberikan kepada peserta didik SMA/MA yang mereka inginkan. Dengan adanya program double track tata boga ini diharapkan dapat mewujudkan dampak yang positif pada SMAN 1 Rejotangan di kalangan masyarakat luar, dengan demikian lembaga pendidikan dapat bersaing dan melakukan inovasi dari berbagai hal melalui program unggulan double track tata boga ini dalam meningkatkan mutu lembaga.
Berdasarkan uraian singkat di atas, peneliti bermaksud mengadakan penelitian dengan rumusan masalah : (1) Bagaimana perencanaan program double track tata boga dalam meningkatkan mutu lembaga di SMAN 1 Rejotangan Tulungagung; (2) Bagaimana pelaksanaan program double track tata boga Dalam Meningkatkan Mutu Lembaga di SMAN 1 Rejotangan Tulungagung; (3) Bagaimana Evaluasi program double track tata boga dalam meningkatkan mutu lembaga di SMAN 1 Rejotangan Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan menganalisis data yang telah peneliti kumpulkan selama penelitian berlangsung, yaitu berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat tiga tahapan utama meliputi pengumpulan data di lapangan, analisis data yang diperoleh, dan yang terakhir uji keabsahan data untuk mengonfirmasi hasil dari data-data yang telah didapatkan.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, (1) Pada proses perencanaan program double track tata boga yang dilaksanakan di SMAN 1 Rejotangan meliputi analisis kebutuhan, perencanaan sumber daya, perencanaan kurikulum, dan penetapan indikator kerja; (2) Pada proses pelaksanaan program double track tata boga yang dilaksanakan di SMAN 1 Rejotangan meliputi seleksi peserta didik, pengembangan dan pelatihan ketrampilan trainer, pelatihan ketrampilan, dan kerjasama kemitraan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri; (3) Pada proses evaluasi program double track tata boga yang dilaksanakan di SMAN 1 Rejotangan meliputi ujian ketrampilan dan penilaian indikator kerja