Institut National de la Recherche Scientifique

Espace INRS
Not a member yet
    23526 research outputs found

    PENGARUH PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOLABORATIF DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI KELAS VII MTsN 5 TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Penerapan Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Kolaboratif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Kelas VII MTsN 5 Tulungagung” ditulis oleh Devi Indah Fitriana, NIM 126208212071, Pembimbing Nani Sunarmi, S.Si. M.Sc. Kata Kunci : Project Based Learning (PjBL), Kolaboratif, Berpikir Kritis Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dan kemampuan kolaborasi salah satunya adalah model pembelajaran. Pembelajaran yang diterapkan masih cenderung menggunakan model pembelajaran direct instruction dan teacher center. Hal tersebut menyebabkan siswa menjadi kurang optimal, membuat siswa cepat bosan dan kurang berperan aktif dalam mengikuti pembelajaran serta tidak terlatih untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kolaborasi. Oleh karena itu, model Project Based Learning diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kolaborasi dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui terdapatnya pengaruh penerapan Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Kolaboratif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Kelas VII MtsN 5 Tulungagung Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 5 Tulungagung dengan sampel kelas VII A dan kelas VII B Teknik analisis data pada uji instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas, pada uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-Independent sample T-Test dan uji Manova. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Terdapat pengaruh penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Kolaboratif Siswa Pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Kelas VII MTsN 5 Tulungagung dibuktikan dengan hasil uji Independent sample T-Test dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 < 0,05 2) Terdapat pengaruh penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Kelas VII MTsN 5 Tulungagung dibuktikan dengan hasil uji Independent sample T-Test dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 < 0,05 3) Terdapat pengaruh penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Kolaboratif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Kelas VII MTsN 5 Tulungagung dibuktikan dengan uji Manova didapatkan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,0

    EFEKTIVITAS KONSELING COGNITIVE - BEHAVIORAL DALAM MENGURANGI KECEMASAN AKADEMIK AKIBAT KETERGANTUNGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING ISLAM DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Efektifitas Konseling Cognitive-Behavioral Dalam Mengurangi Kecemasan Akademik Akibat Ketergantungan Artificial Intelligence (AI) Pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam Di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung”, ditulis oleh Cindy Laili Kismani Putri Nim 126306212055 Dosen Pembimbing Dr. Muh. Sholihuddin Zuhdi, M.Pd. Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Jurusan Dakwah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Tahun 2025 Kata kunci: konseling cognitive-behavioral, kecemasan akademik, ketergantungan artificial intelligence (AI) Perkembangan teknologi yang paling populer dikalangan mahasiswa adalah AI, yang bisa membantu menyelesaikan tugas akademik, dimana AI juga berpotensi memiliki dampak negatif pada kesehatan mental mahasiswa misalnya ketika mahasiswa terlalu bergantung pada teknologi AI untuk mengambil keputusan atau menyelesaikan tugas, hal ini dapat menyebabkan ketergantungan dan menimbulkan masalah kesehatan mental seperti kecemasan akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan konseling cognitive-behavioral dalam mengurangi kecemasan akademik akibat ketergantungan AI pada mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN SATU Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre test and post test non equivalent control group design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa BKI semester 4. Populasi pada penelitian ini berjumlah 99 responden dan pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 8 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yakni eksperimen dan kontrol. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data uji independent t-test. Hasil analisis data menunjukan adanya efektivitas penurunan kecemasan akademik akibat ketergantungan AI pada mahasiswa bimbingan konseling islam di UIN Tulungagung setelah pelaksanaan layanan, dengan hasil uji T pada kecemasan akademik menunjukan nilai signifikani 0,000<0,05 dan pada ketergantungan AI nilai sig.0,002<0,05. Dengan demikian konseling cognitive behavioral terbukti efektiv untuk menurunkan kecemasan akademik akibat ketergantungan AI

    PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN FIKIH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTSN 4 TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Penerapan Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran Fikih untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik di MTsN 4 Tulungagung” ini ditulis oleh Nikmatul Magfiroh, NIM. 126201212195, Prodi Pendidikan Agama Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan pembimbing/promotor Dr. H. Suwarno, M. Pd. I., NIP. 197507172014031001 Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Pembelajaran Fikih, Minat Belajar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran fikih, yang masih sering disampaikan melalui metode ceramah yang bersifat satu arah dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Padahal, fikih memuat banyak materi praktis seperti wudhu, tayamum, salat, dan penyelenggaraan jenazah yang menuntut pemahaman melalui pengalaman langsung. Ketidaksesuaian metode pembelajaran dengan karakteristik materi membuat peserta didik kesulitan memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan penerapan metode yang tepat, salah satunya adalah metode demonstrasi. Fokus penelitian dari skripsi ini adalah (1) Bagaimana pelaksanaan metode demonstrasi dalam pembelajaran fikih di MTsN 4 Tulungagung?, (2) Bagaimana minat belajar peserta didik dalam pembelajaran fikih pada penerapan metode demonstrasi di MTsN 4 Tulungagung?, (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran fikih di MTsN 4 Tulungagung?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan metode demonstrasi dalam pembelajaran fikih di MTsN 4 Tulungagung, (2) Minat belajar peserta didik dalam penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran fikih di MTsN 4 Tulungagung, dan (3) Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode demonstrasi di MTsN 4 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi teknik, triangulasi metode, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1). Metode demonstrasi dilaksanakan dengan memperagakan langsung praktik ibadah yang kemudian diikuti oleh siswa. Metode ini membuat pembelajaran lebih konkret dan mudah dipahami. (2). Minat belajar peserta didik meningkat yang ditunjukkan dengan partisipasi aktif, rasa ingin tahu, serta perhatian yang tinggi selama pembelajaran berlangsung. (3). Faktor pendukung dalam penerapan metode ini meliputi kebijakan madrasah, ketersediaan fasilitas praktik, dan kesiapan guru serta peserta didik. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dan jumlah siswa yang banyak dalam satu kelas, sehingga guru kesulitan memberikan perhatian merata

    ANALISIS TRANSFORMASI DIGITAL DAN KEAMANAN TRANSAKSI DALAM MEMODERNISASI LAYANAN KEUANGAN DI SEKTOR PERBANKAN SYARIAH (Studi Kasus pada Bank Muamalat KCP Blitar)

    No full text
    Skripsi dengan judul “Analisis Transformasi Digital dan Keamanan Transaksi dalam Memodernisasi Layanan Keuangan di Sektor Perbankan Syariah (Studi Kasus pada Bank Muamalat KCP Blitar)” ditulis oleh Laila Choirun Nisak, NIM. 126401213118, dengan pembimbing Dr. Mashudi, M.Pd. I., Kata Kunci: Transformasi Digital, Keamanan Transaksi, Layanan Keuangan Digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Transformasi digital yang telah mendorong sektor keuangan, termasuk perbankan syariah, guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan keuangan. Bank Muamalat sebagai pelopor bank syariah di Indonesia, terus melakukan inovasi digital untuk tetap kompetitif di tengah meningkatnya tuntutan terhadap layanan keuangan yang cepat, mudah, dan aman. Transformasi digital di sisi lain, membutuhkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dan keamanan transaksi yang andal selain beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui perkembangan transformasi digital dalam layanan keuangan di Bank Muamalat KCP Blitar (2) Mengetahui Bank Muamalat KCP Blitar dalam memastikan keamanan transaksi digital agar sesuai dengan prinsip syariah dan standar keamanan transaksi (3) Mengetahui tantangan yang dihadapi dalam penerapan transformasi digital dan sistem keamanan transaksi di Bank Muamalat KCP Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan dua jenis sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, data tersebut dianalisis dengan pendekatan deskriptif, yaitu pendekatan yang digunakan untuk menjelaskan data secara nyata tanpa mengubah maknanya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital dan keamanan transaksi yang diterapkan menunjukkan bahwa Bank Muamalat KCP Blitar telah berhasil menerapkan transformasi digital melalui beberapa inovasi seperti aplikasi Muamalat DIN, QRIS, dan sistem tarik tunai tanpa kartu di gerai mitra. Layanan digital tersebut meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan bagi nasabah. Dalam menjaga keamanan transaksi, bank menerapkan sistem berlapis seperti enkripsi data, TIN (Telephone Identification Number), dan autentikasi dua faktor yang diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk memastikan kesesuaian dengan prinsip-prinsip Islam. Tantangan utama dalam penerapan digitalisasi di antaranya adalah rendahnya literasi digital sebagian nasabah serta potensi ancaman kejahatan teknologi

    IMPLEMENTASI TERAPI MUHASABAH DIRI PADA REMAJA TEMPERAMENTAL DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN BINA SOSIAL REMAJA KOTA BLITAR ANGKATAN II TAHUN 2024

    No full text
    Penelitian ini memiliki latar belakang yang didasarkan pada pentingnya masa remaja sebagai fase transisi yang krusial dalam pembentukan karakter dan kepribadian. Salah satu fenomena psikologis yang sering muncul pada remaja adalah temperamentalitas (temperamental). Temperamental adalah ciri kepribadian yang mencerminkan pola respons emosional dan perilaku seseorang yang relatif konsisten, terutama terkait intensitas, frekuensi, dan durasi reaksi emosi. Pada remaja, temperamental dapat menimbulkan tantangan khusus, terutama jika karakteristik yang dominan adalah mudah marah, impulsif, serta sulit mengendalikan emosi, yang sering disebut sebagai remaja temperamental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasi Terapi Muhasabah diri pada remaja dalam mengatasi Temperamental dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat terapi muhasabah diri pada remaja temperamental di UPT Pelayanan Bina Sosial Remaja Kota Blitar Angkatan II 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yaitu suatu metode penelitian yang menekankan pada pemahaman mendalam terhadap suatu kasus tertentu dalam konteks kehidupan nyata. sehingga penelitian ini menggali latar belakang, pengalaman, proses, dan makna terapi tersebut bagi subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap remaja temperamental di UPT PSBR Kota Blitar, bahwa remaja temperamental yang mengalami kebimbangan emosional yang tinggi dengan ledakan kemarahan yang tiba-tiba dipengaruhi oleh pola asuh keluarga yang keras, pengalaman bullying, dan kurangnya dukungan emosional, yang mengakibatkan perasaan rendah diri, malu, serta kesulitan dalam berinteraksi sosial. Terapi muhasabah diri yang diterapkan mengikuti tahapan musyarathah, muraqabah, muhasabah, mu’aqabah, mujahadah, dan mu’atabah sesuai konsep Al-Ghazali. Terapi ini efektif membantu remaja mengenali tanda-tanda kemarahan, melakukan introspeksi kritis, mengendalikan emosi, dan memperbaiki perilaku melalui penguatan spiritual dan refleksi diri secara mendalam

    PENERAPAN METODE PEMBIASAAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN HAFALAN SURAT PENDEK PESERTA DIDIK DI SMKN 1 BANDUNG TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Penerapan Metode Pembiasaan dalam Meningkatkan Kemampuan Hafalan Surat Pendek Peserta Didik di SMKN 1 Bandung Tulungagung” ini ditulis oleh Dian Nurhanifah, NIM.12620212184,Prodi Pendidikan Agama Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan pembimbing/promotor Muhammad Zainal Arifin,M.Pd.I. NIP. 1988309062023211014. Kata Kunci : Penerapan, Metode Pembiasaan, Kemampuan Hafalan Surat Pendek Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena dimana masih adanya kelemahan dalam menghafal Al Qur’an khususnya juz amma dan permasalahan akhlakul karimah pada peserta didik. Seringkali peserta didik hanya dituntut untuk mengetahui dan mempraktikkan ilmu pengetahuan yang diajarkan, namun kurang dalam aspek pengamalan keagamaan termasuk dalam hal ibadah. Dalam hal ini, SMKN 1 Bandung Tulungagung sebagai salah satu lembaga pendidikan kejuruan berupaya menerapkan program sebagai solusi dari kekurangan tersebut melalui program pembiasaan. Fokus penelitian dari skripsi imi adalah (1) Bagaimana perencanaan metode pembiasaan dalam meningkatkan kemampuan hafalan surat pendek siswa di SMKN 1 Bandung Tulungagung?. (2) Bagaimana pelaksanaan metode pembiasaan dalam meningkatkan kemampuan hafalan surat pendek siswa di SMKN 1 Bandung Tulungagung?. (3) Bagaimana evaluasi pelaksanaan metode pembiasaan dalam meningkatkan kemampuan hafalan surat pendek di SMKN 1 Bandung Tulungagung?. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan perencanaan metode pembiasaan dalam meningkatkan kemampuan hafalan surat pendek siswa di SMKN 1 Bandung Tulungagung (2) untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode pembiasaan dalam meningkatkan kemampuan hafalan surat pendek siswa di SMKN 1 Bandung Tulungagung (3) untuk mendeskripsikan refleksi atau evaluasi pelakssnaan metode pembiasaan dalam meningkatkan kemampuan hafalan surat pendek siswa di SMKN 1 Bandung Tulungagung Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan alur tahapan kondensasi data, penyajian data dan menarik kesimpulan dan verivifikasi.Pengecekan keabsahan data triangulasi sumber yakni melakukan wawancara dengan responden,, pengecekan dengan teman sejawat dan kecukupan referensia. Dari hasil penelitian ini, menyimpulkan: (1) Perencanaan metode pembiasaan hafalan surat pendek di SMKN 1 Bandung Tulungagung adalah kegiatan musyarah guru mata pelajaran (MGMP) PAI untuk menetukan metode yang tepat, menentukan perangkat atau media yang digunakan, fasilitas dan kemampuan siswa dalam menghafalkan surat pendek(2) Proses pelaksanaan metode pembiasaan hafalan surat pendek di SMKN 1 Bandung Tulungagung kegiatan pembelajaran terlebih dahulu yang terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti dan penutup kemudian di dalam kegiatan inti guru menerapkan metode pembiasaan yang akan digunakan di dalam kelas dengan metode klasikal yaitu murajaah, talaqqi dan kitabah kemudian siswa menyetorkan hafalannya secara individu di depan kelas secara bergantian. (3) Evaluasi pelaksanaan metode pembiasaan hafalan surat pendek di SMKN 1 Bandung Tulungagung penilaian secara tertulis melalui jumlah hafalan surat pendek nya, makharijul huruf dan nilai sikap atau akhlak ketika kegiatan hafalan ini

    PENGEMBANGAN LKPD MATERI STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS X DI SMAN 1 NGUNUT

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Materi Statistika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Kelas X di SMAN 1 Ngunut” ini ditulis oleh Alina Wati, NIM. 126204211004, dengan pembimbing Galih Pradananta, M.Si. Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, LKPD, Statistika Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa, hal ini dikarenakan lembar kerja peserta didik yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan siswa. Peneliti menggunakan materi statistika karena siswa masih sulit dalam menganalisis data maupun membaca data berupa diagram, tabel dan grafik. Sehingga diperlukan lembar kerja peserta didik materi statistika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana pengembangan LKPD materi statistika untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas X SMAN 1 Ngunut, (2) Untuk mengetahui bagaimana kevalidan LKPD materi statistika untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas X SMAN 1 Ngunut, (3) Untuk mengetahui bagaimana kepraktisan LKPD materi statistika untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas X SMAN 1 Ngunut, (4) Untuk mengetahui bagaimana keefektifan LKPD materi statistika untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas X SMAN 1 Ngunut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan R&D (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Ngunut. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68. Hasil dari penelitian ini yaitu produk LKPD materi statistika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kelas X SMAN 1 Ngunut. Hasil penilaian 1 dosen validator dan guru matematika terhadap LKPD yang dikembangkan oleh peneliti menunjukkan presentase nilai sebesar 90% dengan kriteria sangat valid. Hasil analisis angket respon peserta didik menunjukkan angka 3,8 dari 4 dengan kriteria sangat praktis. Uji efektifitas menggunakan N-Gain score dari pretest dan postest menunjukkan rata-rata 0,69 dengan kriteria sedang dan keterangan cukup efektif

    STRATEGI PENDIDIKAN LITERASI DALAM PEMBELAJARAN KITAB KUNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TERHADAP KONTEKS KEISLAMAN DI PESANTREN RAUDLATUL MUSTHOFA REJOTANGAN TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Strategi Pendidikan Literasi dalam Pembelajaran Kitab Kuning untuk meningkatkan Pemahaman Santri terhadap Konteks Keislaman di Pesantren Raudlatul Musthofa” ini ditulis oleh Khabibatifarah Khumaeroh, NIM. 126310211012, dengan pembimbing Arin Prajawinanti, S.Sos., M.A. Kata Kunci : Kitab Kuning, Pemahaman Keislaman, Pesantren, Strategi Pendidikan Literasi Penelitian ini mengkaji strategi pendidikan literasi dalam pembelajaran kitab kuning untuk meningkatkan pemahaman santri terhadap konteks keislaman di Pesantren Raudlatul Musthofa Rejotangan Tulungagung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya literasi dalam memahami kitab kuning sebagai sumber utama ilmu keislaman, di tengah kendala rendahnya penguasaan bahasa Arab di kalangan santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan strategi literasi yang diterapkan oleh ustadz serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi literasi kitab kuning dilakukan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, ustadz menyusun materi secara sistematis berdasarkan jenjang dan kemampuan santri. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui metode sorogan, bandongan, wetonan, dan musyawarah. Evaluasi mencakup aspek kognitif dan pembentukan sikap keislaman santri. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya kemampuan membaca Arab-Pegon. Kendala tersebut diatasi melalui bimbingan tambahan

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VII PADA MATERI KPK DAN FPB DI MTs DARUL FALAH SUMBERGEMPOL

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VII pada Materi KPK dan FPB di MTs Darul Falah Sumbergempol” ini ditulis oleh Cici Maiputri, NIM. 126204212093, dengan pembimbing Dr. Syaiful Hadi, M.Pd. Kata Kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Minat Belajar, KPK dan FPB Media dalam proses pembelajaran adalah alat yang berperan sebagai perantara antara pendidik dan peserta didik dalam menyampaikan pesan, merangsang pikiran, perasaan, dan keinginan. Adanya media pembelajaran dapat membantu pendidik untuk menyampaikan konsep matematika lebih jelas, sehingga memungkinkan peserta didik belajar lebih efektif dan meningkatkan minat belajarnya sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Media pembelajaran interaktif adalah segala bentuk media yang memungkinkan peserta didik aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Media ini tidak hanya menyajikan informasi secara pasif, tetapi juga mengajak peserta didik untuk berinteraksi, mengeksplorasi, serta membangun pengetahuan masing-masing individu. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan minat belajar matematika peserta didik kelas VII pada materi KPK dan FPB. 2) Mendeskripsikan kevalidan media pembelajaran interaktif berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. 3) Mendeskripsikan kepraktisan media pembelajaran interaktif berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. 4) Mendeskripsikan keefektifan media pembelajaran interaktif berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. 5) Mengetahui peningkatan minat belajar matematika peserta didik sesudah penggunaan media pembelajaran interaktif. Pengembangan media pembelajaran interaktif mengacu pada prosedur pengembangan menurut Borg and Gall, dimana di dalamnya ada sepuluh tahapan yang sudah dibatasi oleh peneliti untuk disesuaikan dengan kebutuhan penelitian dan pengembangan yang dilakukan. Prosedur penelitian dan pengembangan disederhanakan menjadi delapan langkah meliputi tahap potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Media pembelajaran interaktif matematika pada materi KPK dan FPB telah memenuhi kriteria kevalidan untuk digunakan dalam pembelajaran. 2) Media pembelajaran interaktif matematika pada materi KPK dan FPB telah memenuhi kriteria kepraktisan untuk digunakan dalam pembelajaran. 3) Media pembelajaran interaktif matematika pada materi KPK dan FPB telah memenuhi kriteria keefektifan untuk digunakan dalam pembelajaran. 4) Terdapat peningkatan minat belajar matematika peserta didik setelah penggunaan media pembelajaran interaktif

    MANAJEMEN MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA ISLAMI PESERTA DIDIK DI MAN 1 TRENGGALEK

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Manajemen Madrasah Dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek” ini ditulis oleh Naina Febi Muhdalifah, NIM. 126207211023, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Bapak Dr. H. Nur Efendi, M.Ag. Kata Kunci: Manajemen Madrasah, Budaya Islami, Peserta Didik Manajemen madrasah merupakan suatu kewenangan madrasah dalam mengelola sumber daya yang ada demi mencapai tujuan pendidikan yang hendak dicapai. Lembaga pendidikan salah satunya madrasah menjadi wadah utama dalam upaya memperbaiki perilaku generasi penerus melalui manajemen budaya Islami, namun pada kenyataannya masih ditemukan banyak sekolah/ madrasah yang belum menerapkan manajemen tersebut. Perilaku positif termasuk budaya Islami perlu ditanamkan kepada peserta didik sehingga mampu untuk memajukan bangsa dan negara. Mengembangkan budaya Islami peserta didik berkaitan dengan manajemen yang didalamnya memuat perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan madrasah. Madrasah Aliyah Negeri 1 Trenggalek menjadi salah satu sekolah favorit karena selain unggul dalam prestasi akademik dan non akademik, juga unggul dalam segi keagamaannya. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti termotivasi untuk mengadakan penelitian dan hasilnya dituangkan dalam skripsi dengan judul Manajemen Madrasah Dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Perencanaan Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek. (2) Pengorganisasian Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek. (3) Pelaksanaan Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek. (4) Pengawasan Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan madrasah dalam mengembangkan budaya Islami peserta didik di MAN 1 Trenggalek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang diperoleh dari sumber data diantaranya kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru pendidikan agama Islam, koordinator tim kerohanian madrasah, dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah kondensasi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut; (1) Perencanaan Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek melalui beberapa langkah yaitu membentuk tim penyusun program, merancang program tahunan, rapat awal tahun, dan menghasilka dokumen program madrasah. (2) Pengorganisasian Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek meliputi pembagian struktur kerja, pembuatan jadwal kegiatan, serta koordinasi pihak internal dan eksternal bidang kesiswaan. (3) Pelaksanaan Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek terdiri dari tiga tahapan diantaranya input melalui pembiasaan budaya Islami, proses melalui kegiatan-kegiatan dalam mengembangkan budaya Islami peserta didik, dan output atau menghasilkan peserta didik yang bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlak baik, berkualitas dan berprestasi sesuai dengan visi misi dan tujuan madrasah. (4) Pengawasan Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Islami Peserta Didik di MAN 1 Trenggalek dilaksanakan melalui pemantauan, pelaporan dan evaluasi

    7,532

    full texts

    23,526

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Espace INRS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇