Jurnal MIPA
Not a member yet
    355 research outputs found

    Efek Perubahan Struktur Pati Singkong Yang Dilakukan Pretreatment Dengan Larutan Ion Dan Gelombang Mikro Terhadap Produksi Gula

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perubahan struktur pati singkong terhadap produksi gula sebelum dan sesudah pretreatment gelombang mikro dan larutan ion. Pretreatment gelombang mikro dilakukan dengan meradiasikan gelombang elektromagnetik daya tertentu dengan tiga durasi yang berbedat pada substrat. Pretreatment larutan ion dilakukan dengan merendam substrat dalam larutan ion dengan dua konsentrasi garam selama empat hari dan kemudian dibandingkan dengan non-pretreatment. Substrat dikarakterisasi dengan XRD, FTIR dan SEM untuk menganalisis perubahan strukturnya. Produksi. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa struktur kristal pati menjadi lebih amorf dan ikatan antar molekulnya semakin lemah setelah dilakukan pretreatment. Morfologi permukaan bahan menjadi lebih kasar setelah terpapar radiasi microwave. Disisi lain, jumlah fiber pada substrat semakin berkurang setetelah direndam dalam larutan ion. Ketika substrat dihidrolisis, kandungan gula yang didapatkan lebih tinggi daripada tanpa pretreatment.This research aims to analyze the correlation of the structural change on sugar production of cassava starch before and after microwave and ionic liquid pretreatments. A microwave pretreatment was carried out by radiating electromagnetic wave with fixed power with three different durations on the substrate. The ionic liquid pretreatment was conducted by soaking the substrate in to saline water with two salt concentrations for four days and the results were compared to non-pretreatment. Then, the substrates were measured by XRD, FTIR and SEM to analiyze the structural changes. The characterization result showed that the starch crystal structure became more amorphous and molecules bonds were weaker after pretreatment. The surface morphology was rougher after being radiated by microwave. On the other hand, the fiber contents of substrate decreased after soaked on ionic liquid. When substrate were hidrolized, the sugar obtained were higher than without pretreatment

    Studi Perbandingan Struktur Selulosa Dengan Pretreatment Larutan Ion Pada Kayu Cempaka (Elmerillia Ovalis)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan struktur selulosa dari serbuk kayu cempakasebelum dan sesudah pretreatment menggunakan SEM, XRD, dan FTIR. Serbuk kayu cempaka ditreatment menggunakan larutan ion dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 27% garam. Hasilnya menunjukan bahwa secara X-ray Diffraction ukuran partikel terkecil terjadi pada treatment dengan konsentrasi 27% garam yaitu 2,8 nm. Secara spktrum inframerah terjadi perubahan yang signifikan  yang ditunjukan pada gugus fungsi O-H streaching dengan bilangan gelombang 3317,56 . Selanjutnya ukuran pori terkecil  terjadi pada konsentrasi yang sama dan tergolong sebagai membran konvonsional filtrasi.This study aims to determine the cellulosic structure of wood powder before and after pretreatment using SEM, XRD, and FTIR. Chestnut wood powder is treated using ion solution with concentration of 10%, 20%, and 27% salt. The results showed that X-ray Diffraction of the smallest particle size occurred in treatment with 27% salt concentration whose the size was  of 2.8 nm. In infrared spktrum there was a significant change shown in the O-H streaching function group with wave number 3317.56 . Furthermore, the smallest pore size occurred at the same concentration the highest precentegc of salt and is classified as conventional filtration membrane

    Keselamatan Dan Keamanan Laboratorium IPA

    Get PDF
    Laboratorium adalah tempat untuk melakukan percobaan maupun pelatihan yang memerlukan dorongan budaya keselamatan dan keamanan, sehingga lingkungan itu menjadi tempat yang aman untuk mengajar, belajar, dan bekerja. Pengelolaan keselamatan dan keamanan laboratorium IPA merupakan tanggung jawab bersama baik pengelola maupun pengguna, oleh karena itu setiap orang yang terlibat harus memiliki kesadaran dan merasa terpanggil untuk mengatur, memelihara, dan mengusahakan keselamatan kerja. Staf guru dan murid SMA merupakan salah satu pengguna fasilitas laboratorium yang perlu memahami pengelolaan tentang keselamatan dan keamanan laboratorium.Saat mengelolah bahan laboratorium, tidak semua resiko bisa ditiadakan.Keselamatan dan keamanan laboratorim dapat ditingkatkan melalui penilaian resiko berdasarkan informasi dan pengelolaan resiko yang cermat.Bahan kimia ramah lingkungan merupakan falsafah perancangan produk dan proses yang mengurangi atau meniadakan penggunaan dan terciptanya bahan berbahayaThe laboratory is a place to conduct experiments as well as training that require the encouragement of safety and security culture, so that the environment becomes a safe place for teaching, learning, and working. The management of the safety and security in the science laboratory is a shared responsibility of both the manager and the user, therefore everyone involved must be aware and feel compelled to organize, maintain, and work for safety. Teacher staff and high school students are among the users of laboratory facilities who need to understand the management of laboratory safety and security. When managing laboratory materials, not all risks can be eliminated. The safety and security of the laboratory can be enhanced through risk-based risk information and risk assessment. Eco-friendly chemicals are the philosophy of designing products and processes that reduce or eliminate the use and creation of hazardous material

    Identifikasi Bakteri Endofit Daun Ficus Minahassae (Teijsm. & De Vriese) Miq. Berdasarkan Gen 16s rRNA

    Get PDF
    Bakteri endofit telah ditemukan hampir di semua tumbuhan yang telah diteliti. Bakteri-bakteri ini mengkolonisasi jaringan internal tumbuhan inang. Di Sulawesi Utara terdapat salah satu tumbuhan ara, yaitu Ficus minahassae, yang hanya tumbuh lokal di daerah ini dan Filipina. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dari bakteri endofit yang mendiami daun F. minahassae. Isolasi bakteri endofit dilakukan dengan menebarkan ekstrak daun yang steril di atas permukaan media Nutrient Agar. Isolat murni yang diperoleh diidentifikasi menggunakan penanda gen 16S rRNA. Dari hasil penanaman ekstrak daun F. minahassae diperoleh dua isolat, yaitu YL1 yang koloninya berwarna kuning, dan YL2 yang koloningnya berwarna krem. Dengan melakukan proses BLAST di GenBank, YL1 memiliki kemiripan 100 % dengan Brachybacterium muris, sedangkan YL2 memiliki kemiripan 99 % dengan Pseudacidovorax intermedius. Analisis filogenetik yang dilakukan menggunakan metode UPGMA yang terintegrasi pada piranti lunak Geneious memperlihatkan perbedaan taksa dari bakteri endofit yang ditemukan pada daun F. minahassae.Endophytic bacteria have been found in virtually every plant studied. These bacteria colonize the internal tissue of the host plant. In North Sulawesi there is a fig plant named Ficus minahassae which is endemic to the area and the Philippines. This research was aimed to identify of the endophytic bacteria inhabit the endosphere of the leaf of F. minahassae. Isolation of endophytic bacteria was performed by spreading the sterile leaf extract onto NA media. The pure isolates were identified using 16S rRNA gene marker. There were two isolates, designated as YL1 and YL2, were isolate from the leaf of F. minahassae. The color of isolate YL1 was yellowish and YL2 was creme. Using BLAST nucleotide, YL1 showed 100 % similarity with Brachybacterium muris, and YL2 showed 99 % similarity with Pseudacidovorax intermedius. Phylogenetic analysis performed using UPGMA method integrated on Geneious software showed different taxa from endophytic bacteria found on F. minahassae leaf

    Cover

    No full text

    Rancang bangun alat pendeteksi intensitas cahaya berbasis Sensor Light Dependent Resistance (LDR)

    Get PDF
    Telah dibuat alat pendeteksi intensitas cahaya berbasis Sensor Light Dependent Resistance (LDR) dengan modul arduino Nano V3. Alat ini dibuat dengan memanfaatkan perubahan resistansi pada sensor LDR ketika dikenakan cahaya. Sensor Light Dependent Resistance (LDR) ini belum dikalibrasi sesuai standar pabrik, sehingga digunakan alat ukur intensitas cahaya luxmeter L200 yang sudah terstandarisasi untuk proses kalibrasi alat. Alat kemudian di program dengan software Open-Source arduino agar hasil pembacaaan alat dapat ditampilkan pada layar LCD 16x2. Hasil yang didapat yaitu pada saat belum terkalibrasi, alat luxmeter berbasis sensor LDR ini pembacaannya berbeda jauh dengan Luxmeter yang terstandar berkisar antara 1:1,5 dan setelah dikalibrasi error yang dihasilkan pada sensor ini mengecil dan pembacaan sensor LDR mendekati dengan alat ukur luxmeter L200 yang sudah terstandarisasi.Light intensity detection devices have been developed based on Light Dependent Resistance (LDR) sensor with arduino Nano V3 module. This tool is made by exploiting the resistance change in the LDR sensor when it is applied with light. This Light Dependent Resistance (LDR) sensor has not been calibrated to factory standards, so a standard L200 luxmeter L200 intensity gauge has been employed for calibration process. The tool is then in the program with the arduino Open-Source software so that the reading results of the tool can be displayed on the 16x2 LCD screen. The results obtained when not yet calibrated, are differ greatly with the standardized Luxmeter which ranged from 1: 1.5 and after been calibrated the error result in this sensor is become smaller and the constructed LDR sensor readings are close to standardized luxmeter L200

    Pemetaan Distribusi Petir Untuk Wilayah Manado Tahun 2013 Dan 2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk memetakan distribusi petir untuk wilayah Manado berdasarkan data petir tahun 2013 dan 2014. Data real time sambaran petir dari rekaman lightning detector diolah menggunakan beberapa program, yaitu Lightning 2000, Golden Software Surfer 8, Lightning Data Processing, GIS 10.3, Google Earth dan Microsoft Excel. Pada program GIS 10.3 data yang didapatkan kemudian dipetakan menggunakan metode Kriging. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini berupa peta kontur distribusi petir di wilayah Kota Manado. Berdasarkan hasil dari pengolahan data, diperoleh data yang menunjukkan bahwa kejadian petir tertinggi terdapat pada bulan Oktober 2013 yaitu sebanyak 6.540 kejadian dan bulan Mei 2014 yaitu sebanyak 7.330 kejadian petir. Distribusi petir CG+ tertinggi terdapat pada kecamatan Wenang dan tidak ada kejadian petir CG+ di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Tikala, Paal Dua, Singkil dan TumintingResearch has been done to make a distribution map for Manado area based on lightning data of year 2013 and 2014. The real time data of lightning strikes from lightning detector processed by using a few program that is Lightning 2000, Golden Software Surfer 8, Lightning Data Processing, GIS 10.3, Google Earth and Microsoft Excel. Data that we got from GIS 10.3 use for mapping with Kriging method. Output from this research is contour map in Manado city area. Based on output from processed data, we got data that the highest lightning event happened in October 2013 that is 6.540 event and in May 2014 that is 7.330 lightning event. Highest CG+ lightning distribution located in Wenang Districts and there is no CG+ lightning event in 4 districts which is Tikala, Paal Dua, Singkil and Tuminting District

    Uji Ketahanan Bakteri Asam Laktat Hasil Fermentasi Kubis Merah ( Brassica oleracea L.) Pada pH 3

    Get PDF
    Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Sebagian besar bakteri asam laktat merupakan bakteri probiotik. Untuk dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi tubuh, salah satu kriteria yang harus dipenuhi yaitu mampu bertahan hidup pada kondisi pH yang rendah. Hal ini dikarenakan bakteri probiotik akan menghadapi kondisi pH rendah yang terdapat di lambung. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan isolat BAL hasil fermentasi kubis merah untuk bertahan hidup pada pH 3. Bakteri asam laktat ditumbuhkan pada media MRS agar yang ditambahkan 1% CaCO3 dengan menggunakan metode sebar (spread) dan dimurnikan menggunakan metode gores (streak). Uji ketahanan asam dilakukan dengan cara isolat diinkubasi pada kondisi pH 3 dalam media NB kemudian ditumbuhkan kembali pada media NA dengan menggunakan metode spread. Uji dilakukan juga untuk mengamati aktivitas enzim katalase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat yang diperoleh dari hasil fermentasi kubis merah mampu bertahan pada pH 3.Probiotics is a livinng microorganism that if consumed in the right amount can provide  benefits to the body. Most lactic acid bacteria are probiotic bacteria. To be able to provide maximum benefits for the body, one of the criteria that must be met is able to survive at low pH. This is because probiotic bacteria will face low pH conditions found in the stomach. This study aims to test the effectiveness of BAL isolates from red cabbage fermentation to survie at pH 3.  Lactic acid bacteria grown on MRSA media added 1% CaCO3 by using spread method and purified by using streak method. The acid resistance test was performed by isolate incubated at pH 3 condition in NB medium by using spread method. Test were also conducted to observe the activity of catalase enzymes. The result showed that isolates obtained from red cabbage fermentation were able to survive at pH 3

    Identifikasi Bidang Gelincir Dengan Eksplorasi Geolistrik Dalam Upaya Mitigasi Bencana Alam Tanah Longsor Di Desa Tinoor

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memetakan struktur bawah permukaan di Jalan Raya Manado - Tomohon, di Desa Tinoor  untuk mencari keberadaan bidang gelincir sebagai mitigasi bencana alam tanah longsor. Pengukuran dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan resistivitymeter MAE 612-EM, dengan jumlah elektroda yang dipakai 32 buah, spasi 2 meter, panjang lintasan 64 meter, jumlah ,lintasan 4, dan menggunakan metode geolistik resistivity konfigurasi Wenner Alfa. Data dengan format DAT diolah menggunakan software notepad dan res2dinv. Hasil pengolahan adalah tampang lintang resistivity 2D bawah permukaan yang menggambarkan keberadaan bidang gelincir.Hasil penelitian diperoleh lapisan lempung pasiran yang merupakan bagian dari bidang gelincir dengan resistivitas (30 - 215) Ω.m. Lokasi lapisan lempung pasiran pada lintasan 1 didapatkan 3 lokasi, lintasan 2 didapatkan 4 lokasi, lapisan 3 didapatkan 1 lokasi, dan lintasan 4 didapatkan 2 lokasi. Lokasi lempung pasiran terdapat pada kedalaman  (1 - 6) meter dengan panjang (12 - 14) meterThis research aims to map the subsurface structure on the Manado - Tomohon main road, in Tinoor Village to find the existence of the slip surface as the mitigation of landslide disaster. The measurements in this research were carried out by using the MAE 612-EM resistivitymeters, with 32 electrodes, 2 meters spacing, 64 of meter line length, number of line 4, and using  Wenner Alfa configuration geoelectric resistivity method. Data with DAT format is processed using notepad and res2dinv software's. The result of this prosessing is a cross-sectional resistivity 2D, that describe the existence of the slip surface.The result was obtained that the sandclay layer which is part of the slip surface with resistivity 30 - 215 ohm meter. The location of sandclay layers on line 1 was found 3 locations, line 2 was found 4 locations, line 3 was found 1 location, and line 4 was found 2 locations. The location of the sandclay is at depth (1-6) meters with length (12-14) meters

    Isolasi dan Identifikasi Jamur Endofit Pada Tumbuhan Paku Asplenium nidus

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jamur endofit pada tumbuhan paku Asplenium nidus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah isolasi jamur endofit, pemurnian jamur endofit, dan identifikasi jamur endofit secara makroskopik dan mikroskopik. Hasil isolasi dan pemurnian jamur endofit diperoleh lima isolat jamur endofit yaitu AN1, AN2, AN3, AN4 dan AN5. Teridentifikasi sebagai genus Gliocladium, Neoscytalidium, Humicola, Phialophoroides dan Aspergillus.This study aims to isolate and identify endophytic fungi in Asplenium nidus. The method used in this research is endophytic fungal isolation, purification of endophytic fungi, and identification of macroscopic and microscopic endophytic fungi. Results of isolation and purification of endophytic fungi obtained five endofit fungal isolates are AN1, AN2, AN3, AN4 and AN5. Identified as genus Gliocladium, Neoscytalidium, Humicola, Phialophoroides and Aspergillus

    335

    full texts

    355

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal MIPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇