Jurnal MIPA
Not a member yet
    355 research outputs found

    Program Kemitraan Masyarakat Pemandu Wisata Desa Batu Putih Tangkoko Bitung

    Get PDF
    Ancaman bahaya penyakit menular satwa liar merupakan isu strategi dunia dalam beberapa decade akhir ini. Peningkatan arus ekowisatawan dalam mengunjungi hutan-hutan memberi peluang bagi transimisi penyakit dari hewan liar ke hewan lain maupun manusia. Hutan merupakan tempat penyimpanan satwa liar yang unik, endemik dan  juga virus yang dapat menimbulkan penyakit bagi manusia (zoonosis). Oleh karena itu telah dilakukan Program kemitraan Masyarakat kelompok pemandu wisata Batu Putih Tangkoko untuk mencegah terjadinya penularan penyakit dari satwa liar ke manuasia melalui peningkatan pengetahuan dan  ketrampilan dalam mendeteksi dini hewan liar sakit yang dijumpai. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan praktek lapang di Pos 2 Taman Wisata Alam Batu Putih Tangkoko. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 20 (dua puluh) orang pemandu wisata telah mengetahui  dan memahami penyakit yang berpotensi zoonosis dan mengenali  tanda tanda hewan liar sakit serta tata cara pelaporannyaThreat of the contaminating disease of wild animals is a strategic issue in the world at last several decades. Increase of ecotourism flow visiting forrest destination become possible of disease transmition from wild animals to human. Forrest is the core of some unique wild animal.  Virus of animals would be able also to cause disease in human called zoonosis. Therefore, collaborative program of guidance groups of community for the ecotourisms was encouraged at Batu Putih Tangkoko to prevent contaminating disease  from wild animals to human by increasing knowledge and skill on early detection contaminated animals found. Method applied was extension and filed practices at Post 2 ecotourism natural park at Batu Putih Tangkoko. Result activity showed that 20 people guidance group had knowledge the potential zoonosis disease and symtoms of wild animals suffering from diseases as well as procedures of the case report

    Seleksi Aktivitas Antibakteri dari Beberapa Gorgonia dari Perairan Manado Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Edwarsiella tarda

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian dengan tujuan menguji aktivitas antibakteri dari beberapa Gorgonia yang berasal dari Perairan Pulau Bunaken Manado. Tahapan penelitian yaitu pengambilan sampel gorgonia pada lokasi Perairan Bunaken Manado dengan metode purposive sampling, identifikasi, ekstraksi dengan metode maserasi, peremajaan bakteri uji dengan metode goresan, pembuatan larutan Mc. Farland, pengujian aktivitas antibakteri dengan metode Kirby-Bauer. Bakteri uji yang digunakan adalah Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Edwarsiella tarda. Hasil penelitian dari ke 9 sampel Gorgonia teridentifikasi 7 sampel Gorgonia yaitu Annella sp, Melithaea sp, Astrogorgia sp, Mopsella sp *cf, Siphonogorgia geodeffry *cf,  Gorgonia sp, dan Iciligorgia sp *cf serta 2 sampel yang belum teridentifikasi. Pengujian antibakteri didapatkan untuk bakteri uji Staphylococcus aureus, ada 4 sampel yang memiliki zona hambat dengan kategori sedang, 1 sampel dengan kategori kuat dan 4 sampel tidak memiliki zona hambat tetapi memiliki zona halo. Bakteri uji Escherichia coli, ada 5 sampel memiliki zona hambat dengan kategori sedang, 1 sampel dengan kategori kuat dan 3 sampel tidak memiliki zona hambat tetapi memiliki zona halo. Bakteri uji Edwarsiella tarda, ada 2 sampel memiliki zona hambat dengan kategori sedang, dan 7 sampel tidak memiliki zona hambat tetapi memiliki zona halo. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ke 9 sampel Gorgonian memiliki sifat bakterisida (membunuh bakteri) dan bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri)The aim of the research to examine the antibacterial activity of some Gorgonian from Bunaken Island Waters. The stages of the research are Gorgonian sampling, identification, extraction by maceration method, making Mc. Farland solution, and testing the antibacterial activity by the Kirby-Bauer method. The test bacteria used Staphylococcus aureus, Escherichia coli, and Edwarsiella tarda. The results of the nine Gorgonian samples were identified namely Annella sp, Melithaea sp, Astrogorgia sp, Mopsella sp *cf, Siphonogorgia geodeffry *cf, Gorgonia sp, and Iciligorgia sp and three unidentified samples. Antibacterial testing was obtained for the Staphylococcus aureus bacteria, there were four samples that had medium inhibitory categories, one sample with strong category and four samples did not have inhibitory zones but had a halo zone. Escherichia coli bacteria, there are five samples having inhibition zone with medium categories, one sample with strong category and three samples do not have inhibitory zone but have a halo zone. Edwarsiella tarda bacteria, there are two samples having inhibition zone with medium categories, and seven samples do not have inhibitory zone but have a halo zone. Based on the results of the study it can be concluded that the nine Gorgonian samples have bactericidal and bacteriostatic propertie

    Profil Kualitas Air Pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Sistem Bioflok Dengan Sumber Karbohidrat Gula Aren

    Get PDF
    Pengelolaan kualitas air apabila dikaitkan dengan kegiatan Budidaya tentunya menjadi faktor yang sangat perlu mendapatkan perhatian. Media budidaya dalam hal kualitas air sangat mempengaruhi produktifitas udang vaname . Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran  kualitas air dalam budidaya udang sistem bioflok menggunakan gula aren sebagai sumber karbohidrat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu kontrol A (Tanpa campuran Fermentasi), Fermentasi B (campuran tepung ikan dan Gula aren), Fermentasi C (hanya menggunakan Gula aren). Parameter pengamatan terdiri dari 8 parameter kualitas air yaitu suhu, DO, pH, salinitas, nitrit. Nitrat, amoniak dan Total Suspended Solid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran bioflok menggunakan sumber karbohidrat memberikan perubahan pada beberapa parameter kualitas menjadi lebih baik, dengan adanya fermentasi gula aren yang menghasilkan bakteri asam laktat juga berperan produktifitas udang vanameWater quality management when associated with Aquaculture activities is certainly a factor that needs attention. Media culture in terms of water quality greatly affects the productivity of vaname shrimp. The purpose of this study is to find out the picture of water quality in the biofloc shrimp culture using palm sugar as a source of carbohydrates. This study used a completely randomized design with 3 treatments and 3 replications. The treatments used controlled A (without a mixture of fermentation), fermentation B (a mixture of fish meal and palm sugar), fermentation C (only using palm sugar). Observation parameters consisted of 8 parameters of water quality namely temperature, DO, pH, salinity, nitrite. Nitrate, Ammonia and Total Suspended Solid. The results showed that the role of biofloc using carbohydrate sources gave changes to several quality parameters for the better, with the presence of palm sugar fermentation which produced lactic acid bacteria also played a role in vaname shrimp productivit

    Keanekaragaman Makrozoobentos Di aliran Sungai Talawaan Minahasa Utara, Sulawesi Utara

    Get PDF
    Makrozoobentos memiliki peranan penting dalam ekosistem perairan. Ciri makrozoobentos dengan pergerakan yang relatif terbatas menyebabkan makrozoobentos dapat menjadi bioindikator kualitas air sungai. Sungai Talawaan merupakan salah satu habitat makrozoobentos yang terletak di Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis makrozoobentos yang terdapat di Sungai Talawaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara dan menganalisis tingkat keanekaragaman makrozoobentos di Sungai Talawaan. Pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan makrozoobentos yang ditemukan di Sungai Talawaan sebanyak 297 individu yang terdiri  dari 3 filum, 3 kelas, 9 bangsa, 17 suku dan 21 marga. Indeks keanekaragaman makrozoobentos tertinggi pada Stasiun 1 (2,50), kemudian diikuti oleh Stasiun 2 (2,40) dan terendah pada Stasiun 3 (2,07)Macrozoobenthos has important roles in the aquatic ecosystem. The macrozoobenthos characteristic with relatively limited movement enables this organism to be the bioindicator of water quality in the river. Talawaan River is one of the macrozoobenthos habitat in the North Minahasa, North Sulawesi Province. This study aimed to identify the macrozoobenthos and to analyze the level diversity of macrozoobenthos in the Talawaan River, North Minahasa, North Sulawesi. The macrozoobenthos was sampled using purposive sampling method. The results showed that there were 3 phyla, 3 classes, 9 nations, 17 tribes and 21 clans of macrozoobenthos found in the Talawaan River. The highest diversity index of macrozoobenthos was observed in the station 1 (2.50), then followed by station 2 (2.40) and the lowest was in the station 3 (2.07

    Pengujian Aktivitas Antibakteri Hidrogel Ekstrak Etanol Daun Tagetes erecta L

    Get PDF
    Kandungan kimia flavonoid dan fenolik dalam ekstrak daun T.erecta diketahui memiliki aktivitas antibakteri yang baik. Pengunaan ekstrak daun T.erecta sebagai zat aktif sediaan hidrogel akan sangat mempermudah pemanfaatan dalam proses terapi oleh masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah melihat kemampuan aktivitas antibakteri sediaan hidrogel dengan zat aktif ekstrak daun T.erecta. Dalam penelitian ini digunakan 6 variasi konsentrasi ekstrak yang terkandung pada sediaan hidrogel yaitu 1.5; 2.0; 2.5; 3.0; 3.5; dan 4.0 %. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Aktivitas antibakteri terbesar ditunjukkan oleh sediaan hidrogel dengan konsentrasi ekstrak daun T.erecta 2.5%. Diameter zona hambat yang terbentuk terhadap pertumbuhan E.coli adalah 15.33 mm sedangkan diameter zona hambat terhadap S.aureus adalah 17.87 mm. Untuk kontrol positif digunakan bioplacenton® dan untuk kontrol negatif digunakan basis hidrogel tanpa kandungan ekstrak T.erectaFlavonoid and phenolic on ethanolic extract of T.erecta L has been antibacterial activity. The aim of this research was to determinate of antibacterial from hydrogel with ethanolic extract of T.erecta L. This research was begun making hydrogels with six variations of ethanolic extract of T.erecta L were 1.5; ; 2.0; 2.5; 3.0; 3.5; and 4.0 %.  Antibacterial activity used hole diffusion method against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Hydrogel containing 2.5 % ethanolic extract of T.erecta L was shown the highest antibacterial activity. The diameters of the inhibition zone against E.coli was 15.33 mm and against S.aureus was 17.87 mm. Positive control used bioplacenton® and negative control was hydrogel without ethanolic extract of T.erecta conten

    Rancang Bangun Alat Ukur Konsentrasi Gas Sulfur Dioksida (SO2) Berbasis Mikrokontroller Dan Sensor MQ136

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk merancang-bangun alat ukur konsentrasi gas Sulfur dioksida ( ) berbasis mikrokontroller dan menggunakan Sensor MQ136. Tujuan mengapa Sulfur dioksida sangat penting diukur karena sulfur dioksida  memiliki sensitivitas individu yang berdampak pada kesehatan manusia seperti mengiritasi mata, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Hasil penelitian menghasilkan alat pengukur sensor dengan pengujian menunjukan bahwa sensor dapat bekerja dengan baik ketika membaca konsentrasi gas pada ruang tertutup dengan nilai   sebesar 0,985. Pengujian pada ruang terbuka akan menyebabkan fluktuasi pembacaan sensor karena dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan seperti angin, suhu dan kelembaban. Untuk menghindari fluktuasi ini dapat dilakukan dengan cara meletakan sensor pada ruang tertutup sedemikian rupa sehingga tidak terlalu terpengaruh oleh faktor lingkungan. Dari hasil pengukuran tersebut disimpulkan bahwa prototipe alat pengukurThe research has been carried out to design-build a concentration gauge of sulfur dioxide ( ) based on a microcontroller and use MQ136 sensors. The purpose of sulfur dioxide is very important to measure because sulfur dioxide has individual sensitivity that has an impact on human health such as irritating the eyes, throat and respiratory tract. The results of the study produced a sensor measuring device with testing showing that the sensor can work well when reading the concentration of gas in a closed space with a value of of 0.985. Testing on open spaces will cause fluctuations in sensor readings because they are influenced by several environmental factors such as wind, temperature and humidity. To avoid these fluctuations, it can be done by placing sensors in closed spaces in such a way that they are not too affected by environmental factors. From the results of these measurements it was concluded that the gas concentration meter prototype had worked well when operate

    Desain Sistem Informasi Manajemen Pariwisata Sulawesi Utara sebagai wadah website Dinas Pariwisata

    Get PDF
    Penyampaian informasi melalui media internet merupakan kebutuhan dalam era digital saat ini.  Website merupakan salah satu perangkat diinternet untuk menyampaikan informasi baik oleh pemerintah maupun swasta ataupun perorangan. Sangat disayangkan di Provinsi Sulawesi Utara baru 3 Dinas dari 16 Dinas Pariwisata yang memiliki website. Tujuan penelitian ini adalah melakukan desain sistem berbasis web yang digunakan sebagai wadah bagi dinas pariwisata di lingkungan provinsi sulawesi utara, mengingat dari 16 dinas pariwisata hanya 3 dinas pariwisata yang memiliki Website. Metode Metode yang digunakan untuk membangun penelitian ini menggunakan metode “waterfallâ€. Hasil penelitian ini adalah Desain sistem Pariwisata sulawesi utara sebagai wadah website Dinas Pariwisata menggunakan metode pengembangan sistem “waterfallâ€.Submission of information through internet media is a necessity in the current digital era. Website is one of the internet tools to convey information either by the government or private or individuals. It is unfortunate that in North Sulawesi Province only 3 of 16 Tourism Offices have websites. The purpose of this study is to design a web-based system that is used as a forum for tourism Offices in the province of North Sulawesi, given that of the 16 tourism only 3 tourism Offices have a Website. The method used to build this research uses the "waterfall" method. The results of this study are the design of the North Sulawesi Tourism system as a website for the Office of Tourism using the "waterfall" system development method.Pe nyampaian informasi melalui media internet merupakan kebutuhan dalamera digital saat ini. Website merupakan salah satu perangkat diinternet untukmenyampaikan informasi baik oleh pemerintah maupun swasta ataupunperorangan. Sangat disayangkan di Provinsi Sulawesi Utara baru 3 Dinas dari16 Dinas Pariwisata yang memiliki website. Tujuan penelitian ini adalahmelakukan desain sistem berbasis web yang digunakan sebagai wadah bagidinas pariwisata di lingkungan provinsi sulawesi utara, mengingat dari 16 dinaspariwisata hanya 3 dinas pariwisata yang memiliki Website.Metode yang digunakan untuk membangun penelitian ini menggunakanmetode “waterfallâ€. Hasil penelitian ini adalah Desain sistem Pariwisatasulawesi utara sebagai wadah website Dinas Pariwisata menggunakan metodepengembangan sistem “waterfallâ€

    Kesiapsiagaan Siswa dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi dan Letusan Gunung Api Soputan(Studi Kasus pada SMA Negeri 1 Tombatu dan SD GMIM 1 Silian)

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dan sosialisasi pengetahuan tentang gempa bumi dan letusan gunung api terhadap kesiapsiagaan siswa menghadapi kedua bencana ini pada SMA Negeri 1 Tombatu dan SD GMIM 1 Silian. Penelitian ini menggunakan bersifat deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk melihat gambaran sebab dan akibat antar variabel penelitian tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan terstruktur untuk mendapatkan informasi yang spesifik. Data tingkat pengetahuan dan keterampilan menyelamatkan diri dari bencana gempa bumi dan letusan gunung api didapatkan dari hasil pengisiankuesioner pretest dan posttest.. Hasil pengolahan data menunjukan nilai-P sebesar 0,001 dan nilai-T sebesar 3,76 untuk siswa SMA Negeri 1 Tombatu dan nilai-P sebesar 0,000 dan nilai-T sebesar -21,42 untuk siswa SD GMIM 1 Silian. Dari hasil ini dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat peningkatan tingkat pengetahuan dan keterampilan para siswa setelah mendapat penyuluhan dan pelatihan tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana gempabumi dan letusan gunungapiResearch had been carried out to investigate the effect of disaster preparedness and mitigation counseling to students in Tombatu Public High School (SMA Negeri 1 Tombatu) and GMIM Elementary Private School in Silian (SD GMIM 1 Silian). Descriptive survey was used in this research by using questionnaire that contained structured question to get specific information needed for this research. The students knowledge and skill for surviving earthquake and volcanic eruption are measured with pretest and posttest questionnaire.  The result obtained from questionnaire shows that P-value is 0,001 and T-value is 3.76 for students in SMA Negeri 1 Tombatu and P-value is 0,000 and T-value is -21.42 for students in SD GMIM 1 Silian. From this result we conclude that disaster preparedness and mitigation counseling can give significance to students knowledge and skill for surviving earthquake and volcanic eruption

    Uji Efektivitas Antibakteri Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Kaliandra (Calliandra surinamensis) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

    Get PDF
    Daun Kaliandra (Calliandra surinamensis) mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tannin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengetahui efektivitas antibakteri sediaan krim ekstrak etanol daun Kaliandra terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Formula sediaan krim dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun Kaliandra 2%, 3%, 4%, 5%, 6%. Ekstrak daun Kaliandra diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Penelitian uji antibakteri sediaan krim esktrak etanol daun Kaliandra menggunakan metode sumuran pada bakteri Staphylococcus aures menghasilkan daya hambat yang terbesar 5,09±0,88 mm pada konsentrasi 6%. Dapat disimpulkan bahwa sediaan krim ekstrak etanol daun Kaliandra memiliki efektivitas  antibakteri yang sedangKaliandra leaf (Calliandra surinamensis) contains flavonoid compounds, saponins and tannins that can inhibit bacterial growth. The aim of this study was to formulate and investigate the antibacterial effectiveness of Kaliandra leaf ethanol extract cream against Staphylococcus aureus. This research uses laboratory experimental methods. Cream preparation formula is made with variations in the concentration of ethanol extract of Kaliandra leaves 2%, 3%, 4%, 5%, 6%. Kaliandra leaf extract was obtained by maceration using 96% ethanol solvent. The antibacterial test study of ethanol extract of Kaliandra leaf extract using the method of Staphylococcus aures produced the greatest inhibition of 5.09 ± 0.88 mm at a concentration of 6%. It can be concluded that the ethanol extract of Kaliandra leaf cream has moderate antibacterial effectivenessDaun Kaliandra (Calliandra surinamensis) mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tannin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengetahui efektivitas antibakteri sediaan krim ekstrak etanol daun Kaliandra terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Formula sediaan krim dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun Kaliandra 2%, 3%, 4%, 5%, 6%. Ekstrak daun Kaliandra diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Penelitian uji antibakteri sediaan krim esktrak etanol daun Kaliandra menggunakan metode sumuran pada bakteri Staphylococcus aures menghasilkan daya hambat yang terbesar 5,09±0,88 mm pada konsentrasi 6%. Dapat disimpulkan bahwa sediaan krim ekstrak etanol daun Kaliandra memiliki efektivitas  antibakteri yang sedan

    Jumlah Konsumsi Pakan, Efisiensi dan Laju Pertumbuhan Relatif Ikan Bawal (Colossoma macropomum) yang Diberi Pakan Buatan Berbahan Tepung Lemna minor Fermentasi

    Get PDF
    Pakan merupakan faktor penting dalam kegiatan budidaya ikan secara intensif. Penggunaan Lemna minor sebagai bahan baku pakan karena mudah didapat dan mengandung nutrisi yang baik. Adanya kandungan serat yang tinggi pada Lemna minor sehingga sulit untuk dicerna dan memerlukan proses fermentasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan pakan tepung Lemna minor fermentasi terhadap pertumbuhan ikan bawal. Metode  Rancangan Acak Lengkap  (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, terdiri dari A tanpa tepung Lemna minor fermentasi, B tepung Lemna minor fermentasi 10%, C tepung Lemna minor fermentasi 20% dan D tepung Lemna minor  fermentasi 30%. Data yang diamati yaitu jumlah konsumsi pakan (JKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), Laju pertumbuhan relatif (RGR) dan sintasan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan C (tepung Lemna minor fermentasi 20%) mampu menghasilkan rata-rata JKP sebesar 287,33 g, EPP sebesar 0,052%, RGR sebesar 0,090%/hari dan SR sebesar 100%Feed is an important factor in intensive fish aquaculture activities. Use Lemna minor as a feed raw material because it is easily available and contains good nutrition. The composition of high fiber in Lemna makes it difficult to digest and requires a fermentation process. This study aims to learn how to use Lemna fermentation flour on the growth of pomfret. Method used was completely randomiza design with 4 treatments and 3 replications, consisting of A without Lemna flour fermented, B Lemna flour fermented 10%, C Lemna flour 20% fermentation and D Lemna flour 30% fermentation. Interesting data are the amount of feed consumption, increased feed efficiency (EPP), relative growth rate (RGR) and survival rate. The results showed that the treatment of C (Lemna minor flour fermentation of 20%) was able to produce an average JKP of 287.33 g, EPP of 0.052%, RGR of 0.090%/day and SR of 100

    335

    full texts

    355

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal MIPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇