Jurnal MIPA
Not a member yet
    355 research outputs found

    Membandingkan Pengaruh Visual Acuity with Correction (VOS) pada Kondisi Mata Lelah dan Mata Normal

    Full text link
    Penglihatan merupakan salah satu indera memiliki peranan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Kemampuan mata dalam mengamati suatu objek dengan baik adalah kunci utama dalam menjalani berbagai aktivitas, termasuk membaca, mengemudi, dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas visual lainnya. Kemampuan penglihatan ini dapat diamati melalui nilai  Visual Acuity with Correction (VOS) yang diperoleh dari penggunaan koreksi penglihatan. Studi ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh Visual Acuity with Correction (VOS) pada kondisi mata lelah dan mata normal. Peneliti mengidentifikasi dan menganalisis perbedaan dalam tingkat penglihatan yang dapat dicapai dengan menggunakan koreksi penglihatan seperti kacamata atau lensa kontak pada individu dengan mata yang lelah dan individu dengan mata dalam kondisi normal. Data dikumpulkan melalui pengujian mata terhadap 20 orang partisipan dengan mata lelah dan 25 orang partisipan dengan mata normal menggunakan metode VOS, dan partisipan diukur menggunakan lensa korektif. Selanjutnya, menggunakan autoref untuk mengetahui kondisi mata partisipan dalam memastikan gejala yang dialami oleh penglihatan. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai VOS rata-rata untuk mata normal adalah 6/6 sedangkan untuk mata lelah 6/48,5. Hal ini menunjukkan bahwa kelelahan mata dapat memengaruhi kemampuan penglihatan dengan koreksi dan dapat memberikan wawasan berharga untuk manajemen kesehatan mata

    Analisis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pekarangan Desa Sondaken Kabupaten Minahasa Selatan Propinsi Sulawesi Utara

    Full text link
    Tanaman obat keluarga (TOGA) banyak ditanami di pekarangan rumah masyarakat desa yang berfungsi untuk mengobati beberapa penyakit. Tanaman obat keluarga telah digunakan sejak dahulu sebagai sumber pengobatan alami dan alternatif untuk berbagai masalah kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis-jenis tanaman obat keluarga di pekarangan rumah masyarakat Desa Sondaken Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode purposive sampling. Jumlah sampel keseluruhan adalah sebanyak 40 lahan pekarangan rumah yang di dalamnya memiliki tanaman obat keluarga. Banyaknya organ tanaman obat yang digunakan dihitung berdasarkan presentase. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif yang diuraikan dalam bentuk gambar, tabel dan diagram. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 spesies tanaman obat keluarga (TOGA) dan 18 Famili di pekarangan masyarakat Desa Sondaken Kabupaten Minahasa Selatan. Jenis tanaman yang banyak yang digunakan sebagai tanaman obat keluarga adalah Jambu (Psidium guajava), Kunyit (Curcuma longa), dan Lengkuas (Alpinia galanga). Organ tanaman yang paling banyak digunakan sebagai obat keluarga adalah daun dengan nilai presentase 82 % dan rimpang dengan nilai presentase 21 %. Family medicinal plants are widely planted in the yards of village communities which function to treat several diseases. Family medicinal plants have been used since ancient times as a source of natural and alternative medicine for various health problems. The aims of this research was to analyze the types of family medicinal plants in the home gardens of Sondaken village community, South Minahasa Regency, North Sulawesi Province. The method used in this research was the purposive sampling method. The total number of samples was 40 home yards which had family medicinal plants. The number of medicinal plant organs used was calculated based on the percentage. The data obtained were analyzed descriptively which were described in the form of figures, tables and diagrams. The results showed that there were 28 species of family medicinal plants and 18 families in the community yard of Sondaken Village, South Minahasa Regency. The types of plants that are widely used as family medicinal plants are Guava (Psidium guajava), Turmeric (Curcuma longa), and Galangal (Alpinia galanga). The most widely used plant organs as family medicine are leaves with a percentage value of 82% and rhizomes with a percentage value of 21%

    Respon Viabilitas dan Vigor Benih Jagung Pulut (Zea mays var. ceratina L.) Yang Mengalami Penyimpanan Terhadap Pemberian Ekstrak Bawang Merah: Respon Viabilitas dan Vigor Benih Jagung Pulut (Zea mays var. ceratina L.) Yang Mengalami Penyimpanan Terhadap Pemberian Ekstrak Bawang Merah

    No full text
    Jagung pulut (Zea mays var. ceratina L.) merupakan salah satu jenis varietas tanaman jagung, yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan varietas tanaman jagung lainnya yaitu memiliki pati dalam bentuk amilopektin sebesar 95,75%. Penerapan teknologi dapat digunakan untuk membantu meningkatkan mutu benih yang mengalami penyimpanan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih yaitu dengan menggunakan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Ekstrak bawang merah memiliki kandungan ZPT diantaranya adalah hormon auksin dan giberelin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya pengaruh pemberian ekstrak bawang merah dalam bentuk perendaman benih selama 6 (enam) jam terhadap viabilitas dan vigor jagung pulut. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 (lima) taraf perlakuan dengan 5 (lima) kali ulangan. Setiap satuan percobaan menggunakan 25 butir benih sehingga diperoleh 625 butir benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon viabilitas dan vigor benih jagung pulut yang telah mengalami penyimpanan selama 1,5 tahun berpengaruh nyata terhadap pemberian ekstrak bawang merah. Pemberian 20% ekstrak bawang mampu memberikan respon terbaik dalam meningkatkan daya berkecambah (96,8%), kecepatan tumbuh (27,4%), keserempakan tumbuh (96,8%) dan indeks vigor (95,2%) pada benih jagung pulut yang mengalami penyimpanan. Kata Kunci: Viabilitas dan Vigor, Jagung Pulut, Ekstrak Bawang Mera

    Estimasi Kebutuhan Air Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) Untuk Perencanaan Penjadwalan Irigasi Berbasis CROPWAT 8.0 di Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan

    Full text link
    Air merupakan faktor penentu dalam produktivitas tanaman jagung (Zea mays L.). Ketepatan pemberian air irigasi selama fase pertumbuhan dapat berpengaruh pada hasil produksi. Untuk itu, penting bagi petani untuk merencanakan jadwal irigasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan air tanaman jagung. CROPWAT 8.0 adalah program perangkat lunak komputer yang dikembangkan oleh Divisi Tanah dan Air FAO yang berguna untuk menghitung kebutuhan air tanaman dan merencanakan penjadwalan irigasi. Namun, belum banyak yang memanfaatkan program ini sebagai alat bantu dalam manajemen irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kebutuhan air dan merencanakan penjadwalan irigasi tanaman jagung pada setiap musim tanam di Desa Paniki Atas, Kecamatan Talawaan dengan menggunakan CROPWAT 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air jagung bervariasi di setiap Musim Tanam (MT). Curah hujan efektif pada Musim Tanam Pertama (MT-01) dan Musim Tanam Ketiga (MT-03) terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan air tanaman jagung. Sementara itu, pada Musim Tanam Kedua (MT-02), diperlukan irigasi tambahan pada fase pertengahan pertumbuhan karena curah hujan efektif tidak mencukupi kebutuhan air tanaman jagung. Penjadwalan irigasi direncanakan dengan interval 10 hari sekali, disesuaikan dengan kebutuhan air tanaman jagung pada setiap musim tanam. Total irigasi yang direkomendasikan untuk MT-01, MT-02, dan MT-03 berturut-turut adalah 236,0 mm, 276,9 mm, dan 238,8 mm. Water is a determining factor in the productivity of maize (Zea mays L.). The accuracy of irrigation water application during the growth phases can significantly affect yield. Therefore, it is essential for farmers to plan an irrigation schedule that aligns with the water requirements of the maize crop. CROPWAT 8.0 is a computer software program developed by the FAO's Land and Water Division, which is useful for calculating crop water requirements and planning irrigation schedules. However, its use as a tool in irrigation management has not been widely adopted. This study aims to estimate the water requirements and plan the irrigation scheduling for maize crops during each planting season in Paniki Atas Village, Talawaan District, using CROPWAT 8.0. The results of the study indicated that the water requirements for maize varied across planting seasons (MT). Effective rainfall during the First Planting Season (MT-01) and the Third Planting Season (MT-03) was sufficient to meet the water needs of the maize crop. Meanwhile, in the Second Planting Season (MT-02), additional irrigation was needed in the mid-growth phase because the effective rainfall did not suffice for the crop's water needs. Irrigation scheduling was planned with a 10-day interval, adjusted to the water requirements of the maize crop in each planting season. The total recommended irrigation for MT-01, MT-02, and MT-03 were 236.0 mm, 276.9 mm, and 238.8 mm, respectively

    Identifikasi Sebaran Suhu Air Panas Terhadap Manivestasi Panas Bumi di Desa Tempang Dua Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara

    Full text link
    Panas bumi merupakan salah satu sumber daya alam  yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Adanya sumber panas bumi  bawah permukaan tanah tergambar  dari munculnya manifestasi panas bumi. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan sebaran temperatur permukaan tanah dan mengetahui pola gradien temperatur di sekitar manifestasi panas bumi Desa Tempang Dua, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan dengan mengukur temperatur air sumur, mata air panas dangkal, dan tanah beruap menggunakan  termometer yang dilakukan pada siang hingga sore hari. Hasil penelitian di dapatkan sebaran suhu air dengan temperatur 28oC-90oC dengan elevasi berkisar 724-760 m dan kedalaman permukaan air sumur 0-23 meter. Pola sebaran suhu yang diperoleh menunjukkan kecenderungan  di area yang lebih tinggi pada peta kontur memiliki suhu air paling tinggi. Geothermal is one of the natural resources that has great potential to be utilized as a renewable energy source. The existence of subsurface geothermal sources is illustrated by the emergence of geothermal manifestations. This study was conducted to map the distribution of land surface temperature and determine the temperature gradient pattern around the geothermal manifestation of Tempang Dua Village, Minahasa Regency, North Sulawesi. This study used a field observation method by measuring the temperature of well water, shallow hot springs, and steamy soil using a thermometer conducted in the afternoon to evening. The results of the study obtained the distribution of water temperature with a temperature of 28o C-90oC with an elevation ranging from 724-760 masl and a depth of the well water surface of 0-23 meters. The temperature distribution pattern obtained shows a tendency in the higher areas on the contour map to have the highest water temperature

    Jurnal ANALISIS MATERIAL PEREDAM KEBISINGAN DALAM KERETA DI PT. INDUSTRI KERETA API MADIUN JAWA TIMUR MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK AFMG SOUNDFLOW: Kebisingan Kereta; Peredam Kebisingan; STC

    No full text
    Telah di lakukan analisis kemampuan masing-masing bahan dalam meredam kebisingan di dalam kabin kereta berdasarkan nilai Sound Transmission Class (STC). Beberapa material yang digunakan adalah rockwool, aspal, baja tahan karat, beton ringan, serbuk kayu, karet, dan vinil. Pengukuran dilakukan dengan simulasi kabin menggunakan perangkat lunak AFMG Soundflow pada rentang frekuensi 50-5000 Hz. Data masukan simulasi diperoleh dari pengukuran ketebalan masing-masing material. Hasil simulasi berupa nilai Transmission Loss (TL) pada rentang frekuensi 50-5000 Hz yang selanjutnya digunakan untuk menghitung nilai STC. Analisis data menunjukkan semakin tinggi frekuensi semakin tinnggi Transmission Loss (TL). Beton ringan (Concrete light 9) memiliki kemampuan peredaman tertinggi dengan STC 63 dB, disusul Serbuk kayu (PTF Trial) 59 dB, Vinil (pvc) 49 dB, Karet (Rubber) 46 dB ,Aspal (Asphalt Sealed) 44 dB, dan Serat Busa (Rokwool) 30 dB,. Baja tahan karat tidak 0direkomendasikan karena STC hanya 15 dB. Simulasi ketiga material dengan Transmission Loss terbesar yaitu beton ringan (Concrete light 9), kayu serbuk (PTF Trial), dan vinil (Vinily), menghasilkan STC 97 dB, menunjukkan kombinasi ini sangat efektif menghambat suara di kabin kereta ringan.   Kata kunci: Kebisingan Kereta; Peredam Kebisingan; ST

    Analisis Fitokimia dan Farmakologi Limbah Tandan Pisang Goroho (Musa acuminafe sp.) sebagai Antidiabetes Melitus Tipe 2

    No full text
    Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan penyakit prevalensi tinggi di Indonesia, sehingga eksplorasi pengobatan penyakit ini masih perlu dilakukan. Pisang goroho (Musa acuminafe sp.),  tanaman endemik Sulawesi Utara berpotensdalam terapi DM tipe 2. Penelitian ini bertujuan mengetahui  potensi terapeutik ini. Penelitian ini menggunakan uji kualitatif untuk skrining fitokimia dan uji in vivo pada tikus yang diinduksi sukrosa dalam uji farmakologi. Skrining fitokimia ditemukan positif terhadap beberapa metabolit sekunder yaitu flavonoid, tanin, dan alkaloid. Sedangkan hasil uji farmakologi menunjukkan ekstrak sampel tandan pisang goroho memiliki tingkat aktivitas yang hampir sama dengan obat kontrol yaitu glibenklamid. Temuan ini menunjukkan bahwa tandan pisang goroho mengandung metabolit sekunder dengan aktivitas hipoglikemik yang dapat berperan dalam terapi DM tipe 2

    Sistem Monitoring Suhu, Kelembaban dan Kadar CO2 di Udara Berbasis Internet of Things

    Full text link
    Sistem Internet of things (IoT) menyediakan data secara real-time dengan tingkat akurasi yang tinggi yang dapat memonitoring suhu, kelembaban dan kadar CO2 di udara yang diintegrasikan dengan aplikasi mobile, dan dashboard online. Penelitian ini, dibangun sistem monitoring suhu, kelembaban dan kadar CO2 di udara. Sistem monitoring ini terhubung dengan platform Blynk IoT sehingga data suhu, kelembaban dan kadar CO2 di udara dapat diakses dari mana saja dan kapan saja selama perangkat terhubung ke jaringan internet. Sensor MQ132 digunakan untuk mendeteksi kadar CO2 di udara, sementara sensor DHT22 digunakan untuk membaca suhu dan kelembaban. Mikrokontroler yang digunakan adalah ESP32, yang akan menghubungkan sensor dengan Blynk IoT. Data yang terbaca oleh sensor kemudian ditampilkan pada aplikasi dan website Blynk IoT dalam bentuk gauge dan grafik. Grafik pada aplikasi Blynk IoT dapat menampilkan data historis dalam berbagai rentang waktu, seperti data 15 menit terakhir, 30 menit terakhir, 1 jam terakhir, 1 hari terakhir, 1 minggu terakhir, dan 1 bulan terakhir. The Internet of Things (IoT) system provides real-time data with high accuracy that can monitor temperature, humidity, and CO2 levels in the air, integrated with mobile applications and online dashboards. In research, a monitoring system for temperature, humidity and CO2 levels in the air was built. This monitoring system is connected to the Blynk IoT platform so that data on temperature, humidity and CO2 levels in the air can be accessed from anywhere and at any time as long as the device is connected to the internet network. The MQ132 sensor is used to detect CO2 levels in the air, while the DHT22 sensor is used to read temperature and humidity. The microcontroller used is ESP32, which will connect the sensor with Blynk IoT. The data read by the sensors is then displayed on the Blynk IoT application and website in the form of gauges and graphs. Graphs in the Blynk IoT application can display historical data in various time frames, such as data for the last 15 minutes, last 30 minutes, last 1 hour, last 1 day, last 1 week, and last 1 month.

    Pemetaan Potensi Energi Matahari di Sulawesi Utara menggunakan Machine Learning K-Means

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji potensi energi matahari di Sulawesi Utara dengan menganalisis parameter lingkungan seperti suhu, kelembaban relatif, jumlah awan, dan radiasi matahari selama periode 2018 hingga 2022. Metode machine learning K-Means digunakan untuk mengelompokkan data secara optimal, dengan penentuan jumlah klaster terbaik melalui metode siku. Penggunaan machine learning ini penting untuk menangani data yang besar dan kompleks, serta mengidentifikasi pola tersembunyi yang membantu pemetaan potensi energi matahari. Hasil analisis menunjukkan bahwa Klaster 2, yang terdiri dari wilayah dengan suhu tinggi dan radiasi matahari yang optimal, memiliki potensi terbesar untuk instalasi tenaga surya skala besar, didukung oleh infrastruktur tenaga surya yang sudah ada di wilayah pada klaster tersebut. Penelitian ini menghasilkan peta energi surya hingga tingkat desa, yang dapat digunakan untuk pengembangan energi surya di Sulawesi Utara This study examines the solar energy potential in North Sulawesi by analyzing environmental parameters such as temperature, relative humidity, cloud cover, and solar irradiance over the period of 2018 to 2022. The machine learning K-means method was used to optimally cluster the data, with the best number of clusters determined through the elbow method. The use of machine learning is important for handling large and complex datasets, as well as identifying hidden patterns that aid in mapping solar energy potential. The analysis results show that Cluster 2, which consists of areas with high temperatures and optimal solar irradiance, has the greatest potential for large-scale solar power installations, supported by existing solar infrastructure in the region. This study produces a detailed solar energy map down to the village level, which can be used for the development of solar energy in North Sulawesi

    Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Cabai Merah di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara Menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda

    Full text link
    Cabai merupakan tanaman yang di butuhkan di masyarakat Indonesia baik sebagai bahan penyedap masakan, tanaman kesehatan, bahkan sebagai mata pencaharian, selain itu cabai merah memiliki nilai gizi yang cukup tinggi, dan juga mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga cabai merah di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara dengan data berupa harga cabai per bulan di Kota Manado periode tahun 2020-2022. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah produksi , luas lahan , curah hujan , dan inflasi . Hasil penelitian ini didapatkan model regresi linear berganda  dan menunjukkan bahwa secara parsial luas lahan  dan inflasi  berpengaruh positif terhadap harga cabai merah. Secara simultan produksi , luas lahan , curah hujan , dan inflasi  berpengaruh terhadap harga cabai merah di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara. Chili is a plant that is needed in Indonesian society both as a food flavoring ingredient, a health plant, even as a livelihood. Besides that, red chili has quite high nutritional value, and also has high economic value. The purpose of this study was to determine the factors that influence the price of red chili in Manado City, North Sulawesi Province using Multiple Linear Regression Analysis. The data used is secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics of North Sulawesi with a lot of data per month in Manado City for the 2020-2022 period. The variable used in this research is production , land area , rainfall , inflation . The results of this study obtained a multiple linear regression model   and show that partially land area  and inflation  positive effect on the price of red chili. Simultaneous production , land area , rainfall , and inflation  effect on the price of red chili in Manado City, North Sulawesi Province

    335

    full texts

    355

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal MIPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇