JWP (Jurnal Wacana Politik)
Not a member yet
    180 research outputs found

    DEVELOPMENT POLICY INNOVATION IN INDONESIA: THE APPLICATION OF SMART RURAL FOR THE DEVELOPMENT OF TOURIST VILLAGES

    Full text link
    The study of village development is currently popular in political and government discourse in Indonesia. The innovative steps in village development in Indonesia is the application of the smart rural concept. Smart rural is defined as a rural area that is built sustainably with a potential specialization approach, the use of technology, and a bottom-up planning process to improve the regional economy. Therefore, this study will try to look at the development of smart rural areas in Indonesia with focus on developing smart rural-based villages and tourism, precisely in Hanura Village, and Harapan Jaya Village, Pesawaran Regency. The research was conducted by conducting observations, interviews, and documentation. The results of this study are: the Innovation Program for the Prosperous Village Movement (GaDIS) in Jarapan Jaya Village has the aim of creating a strong and independent village in the business unit under the Village Owned Enterprise (BUMDes) that utilizes the local potential of the village (tourism), the use of technology, and the GaDIS Program to encourage community empowerment which leads to increased community welfare. The commitment of BUMDes managers, tourism awareness groups and economic actors is carried out appropriately based on the business plan of the program’s final destination. Meanwhile, Hanura Village has utilized information technology into its government (smart government). participating communities (smart community), utilizing the environment (smart environment) Synergy in the implementation of smart rural-based development is good, the pattern of good communication relationships, feedback, trust and creativity since planning process to the implementation of the smart rural program

    POLITICAL AWARENESS, KNOWLEDGE, AND PARTICIPATION RELATIONSHIP USING STRUCTURAL EQUATION MODELING APPROACH

    Full text link
    Political participation is fundamental in consolidating democracy in which political participation influences the legitimacy of society towards the running of a government. In elections, political participation could be considered community control over a government. Therefore, modeling the factors of political participation becomes essential. This cross-sectional study investigates the relationship between political awareness, political knowledge, and political participation of individuals living in Padang, Indonesia, and participating in the general election of 2020. This study employs the structural equation modeling (SEM) approach to construct the proposed model. The stability of SEM’s algorithm is checked using a reliability test. The performance of SEM and its algorithm is identified using the Bootstrap technique. The statistical tests proved that the proposed model is acceptable. This study found that political awareness has a positive and direct effect on political knowledge while political knowledge positively impacts political participation. It means that political awareness does not directly influence political participation. The political knowledge mediates it. This study suggests that individuals have to improve their public knowledge in the election to improve political participation. Meanwhile, political knowledge could be increased by improving political awareness. Indicator variables for each latent variable are also investigated in this study

    MENAKAR PENGARUH POLITIK DINASTI DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI INDONESIA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh dinasti politik dalam pemilihan kepala daerah yang diukur dari tingkat keterpilihan terhadap calon kepala daerah yang terkait dengan dinasti politik. Penelitian ini juga akan menggambarkan tipe patron yang efektif dalam mempengaruhi kemenangan calon kepala daerah yang terkait dengan politik dinasti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menghitung persentase dari setiap parameter yang diamati. Pendekatan kualitatif juga digunakan untuk menganalisis data hubungan calon yang terkait dinasti politik dengan patronnya. Gejala politik dinasti dalam pemilihan kepala daerah semakin meningkat dari waktu ke waktu sejak pemilihan kepala daerah langsung pertama kali dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2005. Politik dinasti dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020 terjadi di 29 provinsi dari 32 provinsi yang melaksanakan pemilihan kepala daerah, dengan jumlah pasangan calon yang tekait dengan politik dinasti mencapai 135 pasangan calon atau 16,8 % dari total 804 pasangan calon yang mengikuti pemilihan kepala daerah tahun 2020. Sebanyak 58 pasangan calon politik dinasti atau sebesar 42,96 % terpilih dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020, dan sisanya 77 pasangan calon tidak terpilih. Calon kepala yang paling banyak terpilih adalah calon politik dinasti yang mempunyai hubungan anak/menantu, suami/isteri dan kakak/adek dengan patron politik dinastinya yaitu mencapai 51 pasangan calon atau sebanyak 88 % dari calon politik dinasti yang terpilih

    DONALD TRUMP’S POLICY AGAINST NORTH KOREA’S BALLISTIC NUCLEAR WEAPON TEST

    Full text link
    This study aims to identify the typology of the United States foreign policy towards North Korea’s ballistic nuclear weapons test during the Donald Trump administration. The typology of foreign policy will be explained by using James N. Rosenau’s adaptive foreign policy model which refers to two factors that influence it, namely external and internal changes in the United States environment which are influenced by three classifications, namely personal change, political change, and social-economic change against each factor, both externaly and internaly. This research is a descriptive qualitative research. The data collection method used in this research is literature study. The data were obtained from various books, journals, electronic media and digital documents/reports, while the data analysis used sorting from the various data that had been collected and analyzing the data that was close to the focus in this study. Interpretation of the data obtained can then be poured through a description in form of writing and graphics. Based on the research that has been done, it was found that the typology of US foreign policy adaptation is promotive adaptation

    THE PRACTICE OF POLITICAL IDENTITY: A SYSTEMATIC REVIEW

    Full text link
    This study aims to conduct a bibliometric analysis of the theme of political identity. This topic has recently become a center of attention and the strengthening of right-wing populism, for example, has succeeded in giving victory to several leaders such as Donald Trump, Josh Bolzonaro, and Duterte. Using the Scopus database from 2016 through 2021, concept mapping and clustering related to the theme of political identity will be seen. Data was collected through searching the Scopus database with the keyword political identity which resulted in 520 related articles. The data analysis focused on cluster analysis, dominant topics, related themes, and mapping of political identity study topics, based on the number of articles visualized and analyzed using VOSviewer and WordStat 8 software. This research shows that the study of political identity has four dominant keywords that often appear, namely: Political Identity, identity, Politics, and Political Ideology. This means that these four topics are the main focus of attention written by most authors. This shows that the topic of politics is very closely related to its use as a basis for one’s politics and will become a big challenge for democracy in the future

    KERJASAMA KEAMANAN MARITIM INDONESIA-AUSTRALIA DALAM MENANGGULANGI ANCAMAN PENYELUNDUPAN MANUSIA

    Full text link
    Penyelundupan manusia merupakan salah satu masalah bersama yang dihadapi Indonesia dan Australia. Hal ini diakibatkan oleh letak geografis kedua negara yang bertetangga. Australia dikenal sebagai surga bagi para pencari suaka sehingga menjadi negara tujuan utama praktek penyelundupan manusia. Sedangkan Indonesia merupakan negara transit praktek penyelundupan manusia yang menuju ke Australia. Praktek penyelundupan manusia mayoritasnya dilakukan melalui jalur perairan karena lebih sedikit pengamanan dibandingkan di wilayah daratan dan udara. Artikel ini bertujuan untuk memahami kerja sama Indonesia dan Australia khususnya di bidang keamanan maritim dalam menangani kasus penyelundupan manusia yang melibatkan kedua negara dengan menggunakan teori keamanan maritim, people smuggling dan kerja sama keamanan. Dengan menggunakan metode kualitatif, artikel ini menunjukkan bahwa Indonesia dan Australia memiliki perjanjian kerja sama keamanan kolektif bernama Lombok Treaty yang berjalan sejak tahun 2006. Termasuk di dalamnya adalah penanganan bersama masalah penyelundupan manusia oleh kedua negara melalui berbagai jenis bidang kerja sama keamanan. Kerja sama keamanan maritim kedua negara terlihat dari patroli keamanan laut yang telah berlangsung sejak tahun 2012. Namun demikian, pada kenyataannya kerja sama yang dilakukan kedua negara sangat bergantung pada kebijakan yang dikeluarkan Australia. Selain itu, ketiadaan Undang-Undang atau Peraturan di Indonesia yang mengatur tentang penyelundupan manusia juga merugikan posisi Indonesia yang menjadi negara transit atau tempat tinggal sementara para imigran dan pencari suaka yang sedang menunggu keputusan UNHCR

    THE IMPROVEMENT STRATEGIES OF POLITICAL PARTICIPATION FOR NOVICE VOTERS IN PURWAKARTA REGENCY

    Full text link
    ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai partisipasi politik pemilih pemula dan strategi yang dilakukan dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif (quasi kualitatif). Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket, sedangkan analisis data menggunakan MDAP (Manual Data Analysis Procedure). Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yaitu KPU Purwakarta dan pemilih pemula. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa partisipasi politik latent pemilih pemula di Kabupaten Purwakarta masih terbatas pada beberapa kegiatan saja sehingga menyebabkan literasi politik pemilih pemula masih tergolong rendah. Sebagian pemilih pemula hanya tertarik dalam mendiskusikan isu-isu politik saja, meskipun demikian, tingkat partisipasi dalam pemilihan umum sudah tergolong tinggi. Oleh karena itu, diperlukan strategi dalam meningkatkan partisipasi politik latent yang berdampak terhadap partisipasi politik manifest pemilih pemula. Strategi dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula dapat dilakukan oleh KPU dan partai politik secara rutin dan terjadwal sehingga mampu meningkatkan literasi politik pemilih pemula. Selain itu, pemilih pemula itu sendiri memiliki peranan penting dalam meningkatkan literasi politiknya melalui penggunaan media sosial secara bijak dan membangun jejaring sosial yang berkontribusi positif dalam meningkatkan partisipasi politik manifest di Purwakarta

    LOCAL POLITICS ARISTOCRACY OF BALI IN THE POST-REFORM ERA

    Full text link
    Puri (Balinese palace) is one of the cultural symbols of the Balinese people. The power system that once placed puri as a central actor became a political tradition that led to the local politics aristocracy model which still adopted the values of feudalism, including in the political life of government. This study itself aims to analyze the political culture that shapes the pattern of local politics aristocracy of Bali in the post-reform era. The theories used to analyze the problem are elite theory and patron-client theory using the point of view of political sociology. The research method is qualitative research in the form of literature studies derived from books, journals, and descriptive analysis related to the research topic. The findings in this study are that the survival of puri in Bali is caused by an elitist political culture that is influenced by the caste system, and the position of the puri which places itself as a patron (ruler) to clients (community) related to religion, economy, and politics

    TANTANGAN IMPLEMENTASI NETRALITAS PNS (Kajian Kekerasan Simbolik dalam Pilkada)

    Full text link
    Pada arena pemilihan langsung, pegawai negeri sipil (PNS) selalu dianggap sebagai mesin politik yang memiliki peluang untuk mengumpulkan suara. Bourdieu memandang kekerasan simbolik terjadi secara laten, kekuasaan selalu membangun birokrasi dalam struktur hirarkis sehingga dalam pemilihan langsung PNS selalu dalam kondisi dilematis. Relasi politik, relasi sosial, relasi kultural PNS merupakan tiga aspek yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretatif. Bahan kepustakaan sebagai sumber data. Data dikumpulkan penelusuran literatur, jurnal buku, dokumen atau sumber data yang terkait dengan penelitian. Validasi data melalui pemeriksaan anggota atau memeriksa temuan menggunakan interpretasi secara tertulis dari akademisi bidang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reproduksi konjungtur terjadi secara berkelanjutan, keterlibatan PNS dalam pemilu dari orde lama hingga saat ini, di tengah pandemi harus dilihat dengan meta perspektif. Kekerasan simbolik terhadap PNS dapat ditekan dengan pencabutan hak suara. Tindakan ini diikuti dengan sanksi tegas pada sebelum dan sesudah pemilu

    PERAN DAN SINERGITAS ANTAR AKTOR BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) TIRTA MANDIRI, DESA PONGGOK, KABUPATEN KLATEN DALAM PERSPEKTIF GOVERNANCE

    Full text link
    Salah satu nawacita Jokowi dan Jusuf Kalla dalam membangun Indonesia adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa. Tujuannya adalah memajukan perekonomian masyarakat desa dan mengatasi kesenjangan pembangunan nasional, yang dapat diwujudkan melalui Badan Usaha Milik Desa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran aktor dan sinergitas aktor dalam membentuk dan menjalankan BUMDes Tirta Mandiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe study kasus, agar dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna (arti subjek dan penafsiran) dan konteks tingkah laku serta proses yang terjadi pada faktor-faktor yang berkaitan dengan tingkah laku tersebut dan juga mengungkapkan proses kejadian secara mendetail untuk mengetahui peran aktor dan sinergitas ketiga aktor dalam menjalankan BUMDes Tirta Mandiri. Informan berasal dari aktor yang ada di BUMDes Tirta Mandiri. Untuk menguji keabsahan data yang didapatkan dilapangan dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antar aktor di BUMDes Tirta Mandiri saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan karena masyarakat sebagai pengguna sekaligus sebagai pengawas dan pemilik modal di BUMDes Tirta Mandiri. Selain itu, aktor-aktor dalam menjalankan BUMDes Tirta Mandiri saling bersinergi sehingga BUMDes Tirta Mandiri menjadi BUMDes yang berhasil

    171

    full texts

    180

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JWP (Jurnal Wacana Politik)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇