Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika
Not a member yet
213 research outputs found
Sort by
Kajian Medis Nirkabel Pada Daerah Rural Di Indonesia
Kesehatan menjadi salah satu perhatian manusia di masa kini terutama dengan cakupan wilayah yang sangat luas dan bervariasi karakteristik geografisnya. Di sisi lain jumlah jumlah tenaga kesehatan dan distribusinya masih kurang merata. Sehingga perlu adanya suatu sistem pemantauan medis pasien yang mampu untuk membantu kinerja tenaga kesehatan dan sudah terintegrasi secara nirkabel. Pada makalah ini, diusulkan sistem yang mengintegrasikan jaringan sensor nirkabel berteknologi bluetooth yang dilengkapi terminal pemantauan yang terhubung pada jaringan GSM dan USB. Terminal ini akan terhubung dengan pangkalan data dan sistem rumah cerdas. Pangkalan data akan terhubung dengan jaringan internet dengan protokol IPv6 dan HTTP sehingga dokter dapat dengan mudah memantau dan memberikan saran tindakan kepada pasien dari jarak secara remote. Usulan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi tenaga kesehatan serta membantu pemantauan medis bagi pasien yang berada jauh dari rumah sakit
Perancangan Sistem Informasi Kunjungan Pasien Bpjs Rawat Jalan Dengan V-Model
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem informasi kunjungan pasien rawat jalan BPJS dengan menggunakan pemrograman berorientasi objek. Metode survei yang digunakan dalam survei ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara dengan pasien BPJS, dan studi pustaka. Metodologi pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah v-model variasi dari waterfall dan pemodelan menggunakan bahasa pemodelan Unified Modeling Language. Investigasi menemukan masalah berikut: (1) Proses pembuatan laporan pemeriksaan pasien BPJS masih belum optimal. (2) Penyampaian laporan akhir pemeriksaan pasien BPJS sering terlambat. Saran yang disampaikan adalah: (1) menjadikan pengembangan sistem informasi lebih efisien dan efektif; (2) Menambah sumber daya manusia dan dukungan sistem, laporan dibuat dengan cepat dan laporan akhir kunjungan pasien BPJS tidak tertunda
Perancangan Sistem Informasi Pelaporan Rujukan Pasien Di Puskesmas Cicalengka Dtp
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pelaporan rujukan menggunakan Microsoft Visual Studio 2010 di Puskesmas Cicalengka DTP. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu metode kualitatif deskriptif. Penulis melakukan penelitian dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi di Puskesmas Cicalengka DTP. Metode pengembangan yang digunakan penulis dengan menggunakan metode pengembangan waterfall. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan terdapat beberapa permasalahan yang berhubungan dengan pelaporan rujukan pasien, diantaranya adalah masih manualnya sistem pengelolaan pelaporan rujukan pasien, penginputan data dengan Microsoft Excel memperlambat pekerjaan petugas karena harus mencatat dahulu data yang akan diinput dan dijadikan laporan, kurangnya keamanan seperti halnya buku register rusak, sobek atau bahkan hilang yang mengakibatkan kurang keakuratan data yang akan di input.Oleh karena itu, dibuat perancangan dengan menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dengan implementasi menggunakan bahasa pemograman Microsoft Visual studio 2010 di Puskesmas Cicalengka DTP dan Database Microsoft access sebagai media penyimpanannya. hasil yang didapatkan dengan adanya aplikasi ini yaitu sangat membantu petugas dalam menginput data rujukan dan mengelola pelaporan rujukan dengan lebih mudah dan efesien
Lapisan Arsitektur Big Data Dalam Kajian Studi Pustaka
Era big data menjadi sebuah fenomena yang menarik untuk di bahas oleh kalangan peneliti dan pengembang perangkat lunak, pengembangan aplikasi dan konsep pengelolaan data semakin banyak varian dan dukungan menjadikan kerangka big data dapat masuk kesetiap lini kehidupan, data yang tersusun baik secara singkronus maupun asingkronus, melibatkan mesin dan manusia dalam pengumpulan data menjadikan teknologi ini semakin sejalan dengan konsep Revolusi Industri 4.0 Dalam berbagai kajian di sajikan konsep dan kerangka kerja Big Data, dari kajian tersebut beberapa peneliti menyajikan lapisan dalam arsitektur Big Data, di mana masing masing lapisan memberi input bagi lapisan lain untuk dapat di olah menjadi bentuk yang siap saji di masyarakat, lapisan yang tediri dari pengumpulan data, penyimpanan data, pemrosesan data serta Analisa data, sehingga pada lapisan aplikasi penggunaan data dapat lebih maksimal di rasakan oleh pengguna. Dalam makalah ini di sajikan beberapa bahan studi literature yang di rangkum untuk mendapatkan penjelasan mengenai lapisan arsitektur Big Data yang dapat di kembagkan dan di terapkan pada bidang bidang penelitian lain
Cobit 5 dalam Proses Audit Tata kelola Teknologi Informasi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang – Lampung
Peran Teknologi informasi dan komunikais dewasa ini tidak dapat terelakkan lagi. Seala lini dengan berbagai sub domain membutuhkan peran sertanya dalam proses penunjang kegiatan operasional, baik sebagai main core atau pun support. Organisasi yang bergerak dalam bisang pelayanan maupun manufacturing secara sinergi dan berkesinambungan membutuhkan peran serta implementasi teknologi sebagai pendorong proses bisnisnya. Tidak saja hanya pada instansi swasta, dewasa ini instansi pemerintah pun di gadang-gadang untuk dapat ikut andail dalam perkembangan teknologi dan komunikasi. Oleh karena itu organisasi perlu menyelaraskan strategi organisasi dengan strategi TI guna mencapai tujuan organisasi. Namun di lapangan terkadang sulit sekali menyeleraskan antara kebutuhan organisasi dengan kebutuhan TI. Diperlukan pendekatan yang tepat dan komperhensif seta kemudahan bagi suatu organisasi dalam rangka menyelaraskan antara strategi organisasi dengan kondisi TI pada organisasi tersebut. Cobit 5 memberikan pointer yang cukup dalam mendesain kebutuhan organisasi untuk memenuhi kebuutuhan IT organisasinya. Sebagai panduan pengembangan insfrastruktur dan penentuan nilai guna IT dalam organisasi COBIT 5 juga memberikan kemudahan dalam penentuan tikngat kebergunaan teknologi terbarukan. Dinas Pendidikan merupakan pelaksana unsur kepemerintahan pada bidang Pendidikan baik Pendidikan formal maupun non formal. Meninjau tingkat akurasi data yang begitu penting bagi pemerintah daerah dan pusat, maka implementasi TI dangat dibutuhkan dalam proses percepatan penghimpunan datanya. Guna meningkatkan peran serta percepatan dan akurasi data pada dinas Pendidikan COBIT 5 menyajikan bebrapa standar dalam pengolahannya, yaitu: EDM (Evaluate, Direct, dan Monitoring), DSS (Delifery, service, dan Support), Serta APO (Align, Plan, dan Organize). Kompopnen tersebun peneliti anggap penting guna mengukur tingkat kematangan organisasi, Hasil yang diharapkan dari kajian evaluasi adalah gambaran kondisi tata kelola TI berjalan dan rekomendasi guna perbaikan organisasi dengan menggunakan perhitungan tingkat kematangan (maturity level) melalui tanya jawab dan penghimpunan data (kuisioner) yang berhubungan dengan penentuan pada tingkat mana kondisi teknologi informasi telah di implementasikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung
Analisis Tata Kelola Sistem Informasi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian menggunakan Framework COBIT-5
Balai Penelitian Lingkungan Pertanian - Kementerian Pertanian dalam proses informasi publiknya dibantu oleh teknologi informasi (TI) dalam mengelola berbagai divisi yang di antaranya adalah, pelayanan diseminasi, laboratorium, pelayanan teknis dan jasa penelitian. Agar mengetahui apakah sistem informasi publik sudah bekerja sesuai dengan yang direncanakan, maka diperlukan analisis manajerial teknologi sistem informasi. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan agar tahu kadar kematangan (maturity level) dan perancangan perbaikan dengan monitoring, peninjauan kembali dan pengukuran dalam penerapan teknologi informasi. Pada penelitian ini, metode alur penelitian yang dilakukan dengan studi literatur (telaah penerapan TI dan studi pustaka), penentuan domain COBIT, penginputan data, analisis pengelolaan data, dan kesimpulan perencanaan tata kelola TI. Analisis tata kelola TI dilakukan menggunakan framework COBIT 5 dengan 4 domain, yaitu APO, BAI, DSS, dan MEA. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara tanya jawab dalam wawancara dan pengisian kuesioner, selanjutnya dilaksanakan analisis agar mengetahui kadar kematangan dan kesenjangan. Tingkat kematangan yang didapatkan dari hasil analisis bahwa maturity level sistem informasi publik Balingtan saat ini pada tingkat level 3 (defined process), sehingga sistem informasi publik Balingtan sudah di standarisasi, didokumentasi, dan dikomunikasikan dengan baik.
Perancangan Sistem Informasi Pelepasan Informasi Rekam Medis Rawat Jalan Di Klinik Utama Medika Antapani
Teknologi Informasi di bidang kesehatan sangatlah penting, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Setiap pasien memiliki hak dan kewajiban dalam pelayanan di Klinik atau Rumah Sakit. Perlu diketahui bahwa setiap Fasilitas Kesehatan mempunyai aturan yang berbeda begitu pula dengan implementasi nya. Pasien berhak atas kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data resume medisnya. Dalam pelepasan informasi rekam medis harus sesuai dengan standar of procedur (SOP) yang ditetapkan di setiap instansi kesehatan, di Klinik Utama Medika Antapani biasanya berlangsung 3-7 hari, sehinggan dibutuhkan suatu system untuk menyimpan data dan dokumen pasien, juga memudahkan petugas dalam pembuatan formulir dan surat pelepasan informasi rekam medis. Sistem Informasi yang telah dibuat bisa memudahkan petugas dalam menyimpan dokumen, formulir permohonan dan mencetak surat pelepasan informasi
Aplikasi Informasi Gedung Serbaguna di Wilayah Kota Depok sebagai Media Pengiklanan dan Fitur Markah untuk Penunjang Keputusan Berbasis Android
Media pengiklanan dapat digunakan untuk kebutuhan promosi gedung serbaguna untuk berbagai keperluan dan kebutuhan seperti acara pernikahan, pertemuan kantor, acara wisuda, acara seminar, acara keluarga, dan lain sebagainya. Mempromosikan gedung dan mencari sumber data gedung melalui jejaring sosial ataupun situs daring belum sepenuhnya efektif karena banyak menghabiskan waktu dan data yang didapatkan belum tentu lengkap dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan dari pengelola gedung dan pencari gedung dengan membangun sebuah aplikasi. Metodologi dan Pengembangan aplikasi ini menggunakan SDLC (Software Development Life Cycle) dengan model pengembangan Waterfall. Hasil dari aplikasi ini diharapkan mempermudah dan membantu masyarakat untuk mendapatkan sumber informasi terpercaya dan akurat, sebagai media pengiklanan dan penunjang keputusa
Aplikasi Argaria Market Berbasis Mobile Untuk Mempersingkat Distribusi Penjualan Hasil Komoditi Laut Di Kepulauan Aru
Perkembangan teknologi kini semakin berkembang dalam semua bidang, hal ini merupakan peluang bagi pelaku usaha dalam memasarkan product. peluang ini dapat di manfaat kan bagi pelaku usaha komuditi laut untuk memasarkan hasil komoditi laut yang diperoleh dengan system e-commerce, sehingga pasar yang dihasilkan dapat menjadi lebih luas dan dapat mempersingkat dalam rantai distribusi komuditi hasil laut, seperti yang kita ketahui pemasaran product hasill laut masih dilakukan dengan cara manual sehingga konsument yang ingin membeli dalam jumlah besar harus turun lapangan untuk melihat hasil laut apa saja yang tersedia, selain itu panjangnya distribusi dalam penjualan membuat margin yang diperoleh oleh nelayan sangat kecil. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan system yang dapat memperluas pasar dan juga dapat memperpendek rantai distribusi yang terjadi, sehingga margin yang diperoleh nelayan cukup besar dan juga konsument dapat melihat product komuditi hasil laut apa saja yang tersedia dengan hanya melalui smamrtphone. Tujuan penelitian ini yaitu mempersingkat distribusi penjualan hasil komuditi laut di kepulauan aru serta Meningkatan hasil penjualan dalam sektor hasil laut dan memperluas pasar daya jual komuditi hasil laut
Sistem Pendukung Keputusan Calon Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Di Dinas Sosial Kota Bengkulu Menggunakan Metode Topsis
Sistem Pendukung Keputusan Jumlah Penerima PKH di Dinas Sosial Kota Bengkulu Menggunkan Metode Topsis adalah sebagai berikut Untuk memberikan informasi tentang pengambilan keputusan dengan sesuai kriteria menggunakan metode Topsis sehingga bisa menjadi tolak ukur dalam pengambilan keputusan, Dengan metode ini dapat mempermudah dalam pencarian data yang akurat sebanyak apapun responden yang akan diusulkan berdasarkan kriteria maka sistem akan melacak dan memberikan keputusan yang tepat. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah membuat implementasi algoritma Sistem Pendukung Keputusan Jumlah Penerima Kis PBI Didinas Sosial Kota Bengkulu Menggunkan Metode Topsis, Bagi pembaca diharapkan dapat memperluas wawasan, pengetahuan terhadap perkembangan ilmu Sistem Pendukung Keputusan Jumlah Penerima Kis Pbi Didinas Sosial Kota Bengkulu Menggunkan Metode Topsis, Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian Sistem Pendukung Keputusan Jumlah Penerima PKH di Dinas Sosial Kota Bengkulu Menggunkan Metode Topsis adalah sebagai berikut : Pengambilan keputusan dengan sesuai kriteria menggunakan metode Topsis sehingga bisa menjadi tolak ukur dalam pengambilan keputusan, Dengan metode ini dapat mempermudah dalam pencarian data yang akurat sebanyak apapun responden yang akan diusulkan berdasarkan kriteria maka sistem akan melacak dan memberikan keputusan yang tepat, Mempermudah admin melakukan pencarian dalam berdasarkan bobot dan kreteria, Pada sistem baru ini akan dirancang Sistem Sistem Penerima PKH di Dinas Sosial Kota Bengkulu berbasis Web menggunakan php dan mysql, Metode yang digunakan pada kegiatan penulisan skripsi dan penelitian ini dengan mengunakan metode pengumpulan data, analisa dan perencangan serta implementasai yang dilakukan pengumpulan data, analisa sistem, perancangan, implementasi, dan pengujia