Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika
Not a member yet
213 research outputs found
Sort by
Sistem Penunjang Keputusan Berbasis Importance Performance Analysis Untuk Membantu Menentukan Peningkatan Fasilitas (Studi Kasus Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandadar Lampung)
University of Bandar Lampung in particular computer science faculty is the faculty that stood since 2000 and have two departments of technique informatics and information systems. FIK UBL always try to satisfy students, especially in providing facilities. Because the facility is one of the important priorities that must be Atfilled in order to satisfy students.In determining the facility is very difficult decisions in the analysis. Importance Performance Analysis has beengenerally accepted and used in various fields of study because of the ease to apply and display the results of analysis that facilitates performance improvement proposals.Importance Performance Analysis has the main function to display information related to service factors which greatly affect consumer satisfaction and their loyalty, and service factors that consumers need to be improved because according to current conditions have not been satisfactory
Perancangan Sistem Informasi Kredit Motor Tossa Dengan Menggunakan Borland Delphi 7.0 Pada PT. Tossa Salimas Finance
PT.Tossa Salimas Finance adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan kredit sepeda motor merk TOSSA yang berpusat di semarang dan mempunyai cabang di 28 propinsi di indonesia. Salah satu cabang PT. Tossa Salimas Finance berada dibandar lampung yang berkantor dipahoman bandar lampung. Semenjak berdiri pada Oktober 2003 PT. Tossa Salimas Finance Bandar Lampung belum menggunakan media komputerisasi. Komputer digunakan hanya untuk melakukan penyimpanan data manual dengan microsoft excel dan menggunakan microsoft word sebagai pengolah kata. Pada tahun 2007, konsumen PT. Tossa Salimas Finance Bandar Lampung sudah lebih dari 3.000 konsumen sehingga perusahaan berinisiatif untuk mengolah data dengan komputer sederhana. Sehingga banyak terjadi kesalahan seperti pembayaran tidak berkala, lamanya proses, dan borosnya biaya dalam mengelola setiap transaksi karena banyak kertas dibutuhkan dalam setiap transaksi sering terjadi. Hal ini ditambah kurangnya pengawasan dari pimpinan sehingga banyak motor yang mengalami kendala saat pengambilan BPKB ( Bukti Kepemilikan kendaraan Bermotor ).Berdasarkan penjelasan diatas maka penulis Merancang sistem informasi penanganan kredit motor yang baik agar dapat mengurangi biaya yang besar dan waktu yang relatif lama menjadi biaya yang ringan dan waktu yang efisen dengan data jauh lebih akurat dan Mengurangi prosedur kerja yang yang kurang efektif. Prosedur tersebut meliputi pencarian data konsumen dan membuatkan pos pelayanan pembayaran sehingga jarak tempuh yang jauh akan dapat ditempuh dengan jarak pendek
Pengukuran Indeks Kinerja Dosen Dengan Logika Fuzzy
Kualitas pendidikan merupakan suatu yang penting, salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan adalah pengajar. Dalam pendidikan tingggi, pengajar/dosen memegang peranan yang penting dalam kualitas lulusan. Untuk meningkatkan kualitas lulusan diperlukan dosen yang berkualitas, baik dalam hal penguasaan materi maupun aspek pembelajaran lainnya. Salah satu cara untuk mengetahui kualitas dosen dalam proses belajar mengajar yaitu dengan melakukan evaluasi kinerja terhadap dosen yang dilakukan oleh mahasiswa. dengan menggunakan kuisioner yang didalamnya terdapat beberapa aspek penilaian, antara lain: penampilan fisik materi yang di sampaikan, disiplin dan perilaku.Pengolahan terhadap hasil kuisioner ini secara sederhana dilakukan dengan menggunakan metode matematika biasa menggunakan rumus nilai rata-rata. Hasil pengolahan ini kurang akurat, untuk itu untuk untuk meningkatkan akurasi pengolahan data ini digunakan metode fuzzy, metode ini digunakan karena fuzzy dapat mengolah data yang Samar dan Sehingga hasil pengolahan data dapat lebih akurat
Perancangan Program Aplikasi Penerimaan Mahasiswa Setara Diploma Satu Komputer dengan Bahasa Pemrograman Visual FoxPro ( Lembaga Pendidikan Widya Yahya Computer Gedong Tataan Lampung Selatan)
Seiring dengan kemajuan zaman saat ini, sistem informasi yang menggunakan komputerisasi tidak hanya terbatas pada sistem keuangan tapi juga pada seluruh aspek kehidupan. Saat ini kita dituntut untuk berkerja semakin cepat dan efisien. Maka tidak heran bila terjadi revolusi teknologi dan revolusi informasi, mulai dari internet, server yang memiliki kapasitas yang tinggi dan semakin canggih, memori dengan harga yang murah, dan masih banyak lagi yang pasti membuat kita berfikir bagaimana memanfaatkan semuanya itu. Hal diatas sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi dan strategi instansi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Banyak aspek yang tercakup dalam hal penerimaan yang harus diperhatikan, mulai dari saat mahasiswa diterima, Hal ini yang menjadikan alasan mengapa diperlukan suatu sistem penerimaan mahasiswa yang baik, yang dapat menunjang sistem-sistem yang lain ada pada Lembaga Pendididikan Widya Yahya Computer Tersebut di lampung Selatan. Untuk mendukung hal tersebut, Lembaga Pendididika Widya Yahya Computer di Lampung Selatan. memiliki sistem informasi penerimaan menggunakan bahasa pemrograman sistem operasi manual atau pembukuan, untuk itulah maka Peneliti ingin melakukan migrasi sistem operasi dari Manual ke Sistem Komputerisasi dengan menggunakan Visual FoxPro karena Visual FoxPro. lebih mudah dioperasikan dan efisien
Perencanaan Persediaan Bahan Material Percetakan Dengan Metode MRP (Material Requirements Planning) Studi Kasus CV. Krakatau di Bandar Lampung
CV krakatau merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang percetakan yang menerima berbagai jenis cetakan yang dibutuhkan oleh bermacam-macam jenis bidang usaha di Bandar Lampung ini. CV krakatau hadir untuk memenuhi  kebutuhan jasa percetakan  untuk membantu kelancaran dan efektifitas dari perusahaan-perusahaan yang membutuhkannya.Selama ini perencanaan dalam pemenuhan persediaan bahan material untuk memenuhi kebutuan CV krakatau masih belum terkomputerisasi . Sehingga masih sering ditemukan masalah-masalah dalam penyediaan bahan materialnya. Untuk itu penulis berkeinginan untuk membuat perencanaan yang baik dan terkomputerisasi dengan metode MRP (Material Requirement Planning) dalam hal penyediaan bahan materialnya agar berjalan dengan efektif dan efisie
Kajian Penerimaan Pembelajaran Membaca Anak Usia Dini Berdasarkan Konsep Technology Acceptance Model
Penelitian ini membahas mengenai penerimaan Software Education Cara Membaca yang dapat dideteksi dari persepsi dan perilaku pengguna dalam penggunaannya di Sekolah Pendidikan Usia Dini (PAUD) seperti Taman Kanak-Kanak, Play Group (Kelompok Bermain). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi diterima dengan baik atau tidaknya Software Education Cara Membaca oleh anak usia dini. Juga ingin dikelahui hubungan antara faktor faktor yang mempengaruhi penerimaan Software Education tersebut. Model yang digunakan untuk mengetahui penerimaan Raharja Multimedia Edutainment ini adalah model TAM (Technology Acceptance Model). Secara terinci model TAM menjelaskan penerimaan TI dengan dimensi-dimensi tertentu yang dapat mempengaruhi penerimaan teknologi oleh pengguna. Model ini menempatkan faktor sikap dan tiap-tiap perilaku pengguna dengan menggunakan dua variabel utama yaitu kemanfaatan (usefulness) dan kemudahan penggunaan (easy of use). Diduga penerimaan Software Education Cara Membaca ini juga dipengaruhi oleh faktor lain antara lain : Attitude Toward Using (ATU) atau sikap untuk menggunakan, Intention to Use (ITU) atau niat untuk menggunakan terhadap produk/servis dan Actual System Usage (ASU) alau perilaku penggunaan
Simulasi Ujian Online Berbasis Random Number Generator Untuk Meningkatkan Variasi Soal Ujian
Dewasa ini perkembangan teknologi semakin maju dan berkembang dengan sangat pesat, seiring terjadinya globalisasi, Perkembangan teknologi memiliki  2 sisi yaitu positif dan negatif. Salah satu sisi positif dari perkembangan teknologi adalah dapat menjadi sarana komunikasi dan pengajaran dalam dunia pendidikan . Saat ini budaya perguruan tinggi dan sekolah yang menggunakan sistem pengajaran e-learning. Bagi para mahasiswa ini dapat menjadi sarana alternatif dalam pengajaran. serta dapat menjadi alat bantu untuk mereka calon mahasiswa yang akan mendaftar dan melakukan test masuk.Oleh karena itu,diperlukan sistem pengajaran yang dapat membantu mahasiswa dalam belajar baik dalam melakukan test,kuis,maupun ujian dan juga membantu mereka para calon mahasiswadalam melakukan test masuk.Dengan adanya simulasi ujian online diharapkan dapat menjadi alternatif pengajarandan juga menjadi solusi yang baik dalam dunia pendidikan
Implementasi CBR Dalam Penentuan Obat Yang Tepat Bagi Pasien (Studi Kasus Resep ISPA)
Berdasarkan penelitian yang di lakukan oleh Martin Khor pada tahun 2005, Data tentang tren dalam penggunaan obat -obatan menunjukkan bahwa rata-rata jumlah obat yang digunakan meningkat 1990-2003 2,2-2,7 per pasien. Hanya 40-50% dari pasien diperlakukan sesuai dengan pedoman pengobatan standar.Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga ditahun 1986 menunjukkan 42,2% bayi dan 40,6% balita yang sakit disebabkan ISPA. Data Puskesmas (1986) menunjukkan bahwa 5 1,0% bayi dan 43,1% balita pengunjung puskesmas menderita ISPA. Pada SKRT 1992 dilemukan bahwa proporsi kematian bayi akibat ISPA adalah 36,0% di golongan umur 14 tahun adalah 13,0% yang sedangkan pada kelompok umur balita berkisar 2,3%, sebagian besar disebabkan oleh pneumonia. Untuk membantu menurunkan angka kematian balita karna pneumonia, Sub. Dit. P21SPA Dit. Jen. PPM-PLT telah membuat Buku Pedoman Pemberantasan Penyakit ISPA. Dalam buku tersebut, telah bahwa disebutkan salah satu tujuan program ISPA yaitu menurunkan penggunaan antibiotik den obat batuk yang kurang tepat pada pengobatan penyakit ISPA (Enny Muchlastriningsih SKM).Dengan menggunakan Computing Approach Case-Basedd Reasoning (CBR) yang dikombinasikan dengan Algoritma Pembelajaran Mesin (Mechine Learning Algoritm) Nearest Neighbor (NN) sebagai metodologi yang diterapkan pada sebuah sistem penunjang keputusan, diharapkan mampu untuk membantu mengurangi angka kesalahan dalam pemberian obat dan resep pada pasien
Kajian Penerimaan Pembelajaran Membaca Anak Usia Dini Berdasarkan Konsep Technology Acceptance Model
Penelitian ini membahas mengenai penerimaan Software Education Cara Membaca yang dapat dideteksi dari persepsi dan perilaku pengguna dalam penggunaannya di Sekolah Pendidikan Usia Dini (PAUD) seperti Taman Kanak-Kanak, Play Group (Kelompok Bermain). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi diterima dengan baik atau tidaknya Software Education Cara Membaca oleh anak usia dini. Juga ingin dikelahui hubungan antara faktor faktor yang mempengaruhi penerimaan Software Education tersebut. Model yang digunakan untuk mengetahui penerimaan Raharja Multimedia Edutainment ini adalah model TAM (Technology Acceptance Model). Secara terinci model TAM menjelaskan penerimaan TI dengan dimensi-dimensi tertentu yang dapat mempengaruhi penerimaan teknologi oleh pengguna. Model ini menempatkan faktor sikap dan tiap-tiap perilaku pengguna dengan menggunakan dua variabel utama yaitu kemanfaatan (usefulness) dan kemudahan penggunaan (easy of use). Diduga penerimaan Software Education Cara Membaca ini juga dipengaruhi oleh faktor lain antara lain : Attitude Toward Using (ATU) atau sikap untuk menggunakan, Intention to Use (ITU) atau niat untuk menggunakan terhadap produk/servis dan Actual System Usage (ASU) alau perilaku penggunaan
Strategi Pemilihan ERP Software Dalam Implementasi Business Intelligence Dengan Menggunakan Pendekatan Analytical Hierarchy Process
Penggantian pimpinan perusahaan yang berkala mengakibatkan adanya kebutuhan jenis bentuk pelaporan yang berbeda-beda, sehingga banyaknya jenis bentuk pelaporan pada sistem informasi yang ada, yang berakibat terjadinya ketidak akuratan data pada saat proses pembuatan laporan. Dewasa ini sudah banyak jenis ERP yang bisa menterjemahkan kebutuhan bentuk pelaporan yang tidak tergantung dengan kondisi keadaan tertentu, yaitu dengan menggunakan Business Intelligence (BI) yang dapat mendukung keputusan bisnis sesuai dengan strategi perusahaan. Pemilihan aplikasi perangkat Business Intelligence (BI) menjadi hadl yang sangat kritikal bagi para pimpinan perusahaan dalam menentukan jenis aplikasi Business Intelligence (BI) yang akan digunakan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh perusahaan.Aplikasi Business Intelligence (BI) sudah menjadi alat bantu strategic bagi para pimpinan perusahaan dalam memimpin, mengukur, mengoptimalkan, menemukan dan melakukan inovasi untuk melakukan perubahan pada organisasi. Saat ini banyak sekali aplikasi ERP Business Intelligence (BI) yang handal serta mudah dalam penggunaannya, misalkan SAPTM , ORACLETM, MICROSOFTTM. Permasalahan akan muncul ketika perusahaan ingin memilih ERP Software yang manakah yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Proses pemilihan harus mempunyai strategi yang tepat sebagai awal implementasi Business Intelligence (BI) agar terjadi adanya integrasi dengan data yang berasal dari kegiatan iransaksi ERP system yang berjalan, yang tuujuan akhirnya mampu memberikan efesiensi bagi perusahaan baik dari proses implementasi hingga proses penerapan aplikasi Business Intelligence (BI).strategi pemilihan ERP Software Dalam Implementasi Business Intelligence ini didasarkan pada teori penelitian Oyku Alanbay, ISO 9126 dan GPPM (Global Policy and Procedure Management) melalui pendekatan AHP (Analitical Hierarchy Process) dengan tool menggunakan Expert Choice 2000