AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
Not a member yet
    287 research outputs found

    INOVASI BATIK MANGROVE BREBESAN SEBAGAI DASAR PENGUATAN BUDAYA LOKAL KABUPATEN BREBES

    Get PDF
    Batik merupakan budaya lokal Indonesia yang patut dilestarikan. Bermula dari identitas batik yang merupakan warisan budaya leluhur, muncul kreativitas dan inovasi dari masyarakat di pesisir pantai Kaliwlingi Desa Pandansari Kabupaten Brebes dalam menumbuhkan industri batik yang berbahan dasar dari tanaman mangrove yang banyak dibudidayakan di daerah tersebut. Industri tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah di diberi label “Batik Mangrove Brebesan”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) meningkatkan koordinasi antara perajin batik mangrove brebesan dalam menguatkan sentra batik mangrove brebesan untuk mendukung peningkatan Objek Wisata Dewi Mangrove Sari di Kabupaten Brebes dan 2) mengembangkan Objek Wisata Dewi Mangrove Sari di Kabupaten Brebes yang berbasis seni dan budaya lokal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan analisis deskriptif dan disertai dengan Discovery Learning and Development Model untuk merumuskan model pengembangan batik mangrove brebesan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan batik mangrove brebesan sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan industri lokal dan kreatif serta mendorong timbulnya industri-industri sejenis di kawasan Objek Wisata Dewi Mangrove Sari di Kabupaten Brebes. Sentra industri batik mangrove brebesan akan menjadi daya tarik wisata yang tentunya akan meningkatkan minat wisatawan dalam berkunjung.Kata kunci: batik mangrove brebesan, inovasi, penguatan buday

    PERSEPSI UMKM TERHADAP PEMANFAATAN E-COMMERCE e-SIATIK (ternakitik.com) DI KABUPATEN BREBES

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi UMKM terhadap perancangan website E-commerce E-siatik (ternakitik.com) di Kabupaten Brebes. Data penelitian dibagi menjadi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan 40 responden pemilik UMKM dan data sekunder diperoleh dari literatur yang mendukung bagi penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan metode survei dengan pengambilan data menggunakan teknik random sampling. Analisis data menggunakan skala likert dengan bantuan instrumen penelitian berupa kuesioner.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap perancangan website E-commerce E-Siatik tergolong baik dengan indeks sebesar 73,13%. Penggunaan media e-siatik menjadi harapan baru bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran dan menghemat biaya promosi yang harus dikeluarkan. Kata kunci: , e-siatik, persepsi, ternakitik.com, UMK

    AGROWISATA JAMBU DAN PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI KECAMATAN NGARGOYOSO KABUPATEN KARANGANYAR

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan agrowisata jambu biji merah sebelum terjadi pandemic Covid-19 dan memberikan saran bagi pengelolaan dan penguatan agrowisata jambu biji merah setelah terjadi pandemic Covid-19 di Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diambil langsung dari lokasi penelitian kawasan agrowisata jambu biji merah Ngargoyoso melalui pengamatan langsung di lokasi, wawancara dengan stakeholder terkait, dan pengisian kuesisoner. Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui instansi terkait dengan penelitian ini, baik tabulasi maupun deskriptif serta penelusuran literature. Penelitian ini memiliki empat tahapan, yaitu : (1) pengidentifikasian factor internal dan eksternal, (2) melakukan analisis posisi bersaing agrowisata jambu biji merah, (3) merumuskan alternatif strategi yang dapat dijadikan masukan untuk penguatan agrowisata, dan (4) pemilihan alternatif strategi terbaik yang layak dan dapat dijalankan oleh seluruh stakeholder agrowisata jambu biji merah di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Metode analisis data menggunakan analisis IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM. Hasil penelitian ini adalah Berdasarkan hasil analisis matriks IFE dan EFE didapatkan nilai masing-masing sebesar 2,85 dan 2,69. Hasil perhitungan dengan matriks IE menghasilkan posisi untuk agrowisata jambu di Kecamatan Ngargoyoso berada pada kuadran V dan strategi yang tepat untuk dijalankan adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Alternatif strategi yang dihasilkan dari matriks SWOT sebanyak 10 strategi. Berdasarkan analisis QSPM, nilai TAS tertinggi strategi yang menjadi prioritas adalah  melakukan kerja sama dengan pemerintah dan pihak lain untuk mendukung pemulihan agrowisata pasca terjadinya pandemic Covid-19

    PENGARUH PENAMBAHAN AGAR DAN PATI TERHADAP KARAKTERISTIK CASSAVA LEAF SHEET

    Get PDF
    Cassava leaf sheet merupakan produk berbentuk lembaran tipis yang terbuat dari daun singkong dan hampir menyerupai nori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan agar dan pati terhadap karakteristik cassava leaf sheet. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan Perlakuan terdiri dari penambahan bahan pembentuk gel yaitu agar dan pati. Konsentrasi agar yang ditambahkan yaitu ( 1%,2% dan 3%) dan pati (7%,8% dan 9%). Analisis yang dilakukan meliputi kadar air, kadar serat kasar, kadar abu dan uji organoleptik. Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan agar 2 % adalah perlakuan terbaik dengan kadar air 9, 072%, kadar abu 33,52%, dan kadar serat kasar yang tinggi dengan karakteristik warna hijau agak gelap, aroma daun singkong yang sedikit kuat, rasa yang agak gurih, rasa yang asin, agak rapuh, dan tidak elastis.Kata kunci: agar, cassava leaf sheet, pat

    Analisis Daya Saing Di Desa Tleter Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung

    No full text
    Kopi merupakan tanaman perkebunan yang banyak tumbuh dan dikembangkan di Indonesia. Di Indonesia banyak daerah penghasil kopi dengan cita rasanya yang khas. Kabupaten Temanggung adalah salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia, namun tidak semua daerah di Kabupaten Temanggung dikenal sebagai penghasil kopi dengan cita rasa yang khas. Salah satu daerah penghasil kopi di Kabupaten Temanggung yaitu Desa Tleter yang terletak di Kecamatan Kaloran. Untuk mengetahui apakah kopi dari Desa Tleter bisa dikembangkan atau tidak maka diperlukan analisis daya saing sehingga akan diketahui keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif dari usaha tani kopi yang sudah dilakukan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing kopi di Desa Tleter Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 petani kopi. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis daya saing dilakukan dengan menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil analisis PAM menunjukkan nilai keunggulan kompetitif atau PCR  sebesar  0, 55 dan keunggulan komparatif atau DRCR sebesar 0,55 artinya kopi di Desa Tleter memiliki daya saing.

    MUTU BAKSO IKAN KAKAP (Lutjanus bitaeniatus) DENGAN PENAMBAHAN BUBUR RUMPUT LAUT (Euchema Cottoni)

    Get PDF
    Pembuatan dasar bakso ikan selalu menggunakan tepung atau pati sebagai bahan pengikat. Tepung tapioka merupakan salah satu bahan pengikat yang digunakan untuk meningkatkan daya ikat air, akan tetapi mempunyai pengaruh yang kecil terhadap emulsifikasi dalam menghasikan kualitas bakso yang baik. Penambahan bubur rumput laut dalam pembuatan bakso ikan dapat memperbaiki kualitas produk karena sifat fungsional rumput laut sebagai emulsifier. Penggunaan rumput laut sebagai bahan tambahan dalam pembuatan bakso ikan dapat meningkatkan nilai gizi dan kandungan serat pada produk bakso. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penambahan bubur rumput laut Eucheuma cottoni terhadap mutu bakso ikan kakap dan menentukan konsentrasi penambahan bubur rumput laut terbaik pada bakso ikan kakap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan 15 panelis dan 4 perlakuan penambahan bubur rumput laut yakni 0%, 20%, 40%, 60%. Parameter yang diamati adalah uji organoleptik (rasa, aroma, dan kekenyalan) dan analisis kimiawi bakso ikan kakap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan bakso ikan dengan penambahan bubur rumput laut masih disukai oleh panelis. Namun, perlakuan penambahan bubur rumput laut sebesar 20 % merupakan perlakuan bakso ikan yang paling disukai oleh panelis dengan skor rasa 6.5 (sangat suka), aroma 7.5 (sangat suka), dan kekenyalan 4.6 (sangat kenyal). Selain itu, penambahan bubur rumput laut sebanyak 20 % menghasilkan kadar air sebesar 74.0 %, kadar abu 1.3%, kadar lemak 1.4%, dan kadar protein 12.7%. Bakso ikan kakap dengan penambahan bubur rumput laut telah memenuhi standar SNI 01-7266-2014

    RESPON PRODUKSI AYAM PETELUR TERHADAP PEMBERIAN PROBIOTIK TEPUNG DAN TEPUNG BELIMBING WULUH DALAM PAKAN

    Get PDF
    AbstrakPenelitian dilakukan untuk mengetahui respon produksi ayam petelur terhadap pemberian kombinasi probiotik bentuk tepung dan tepung belimbing wuluh sebagai pengganti antibiotik komersial dalam pakan. Sebanyak 240 ekor ayam petelur strain Lohmann Brown, umur 22 minggu dikelompkkan menjadi 5 perlakuan dan 6 ulangan, yang terdiri dari P0: 0%, P1: 0,8% probiotik bentuk tepung+0,25% tepung belimbing wuluh, P2: 0,8% probiotik bentuk tepung+0,50% tepung belimbing wuluh, P3: 0,8% probiotik bentuk tepung+0,75% tepung belimbing wuluh. Variabel yang diukur adalah konsumsi pakan, Hen Day Production (HDP), berat telur, egg mass dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA) pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan apabila terdapat perbedaan, dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap penampilan produksi ayam petelur yang terdiri dari konsumsi pakan, HDP, berat telur, egg mass dan konversi pakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan kombinasi probiotik bentuk tepung dan tepung belimbing wuluh dalam pakan, belum dapat meningkatkan penampilan produksi ayam petelur, tetapi pada perlakuan P3 menunjukkan kecenderungan hasil yang baik diantara semua perlakuan

    Karakter Agronomis Tanaman Kedelai (Glycine max L Merril) Terhadap Pemberian Kompos Kulit Buah kakao Pada Tanah Ultisol

    Get PDF
    Tanah ultisol merupakan salah satu jenis tanah marginal yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian karena keberadaanya yang cukup luas. Untuk meningkatkan kandungan unsur hara dan memperbaiki sifat tanah pada tanah ultisol dapat dilakukan dengan menambahkan bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter agronomis tanaman kedelai terhadap pemberian kompos kulit buah kakao pada tanah ultisol. Penelitian ini telah dilakukan di Dusun Soboman, Ngestiharjo, Kasian, Bantul, Yogyakarta pada bulan  Juni – Agustus 2019.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan faktor tunggal yaitu dosis kompos kulit buah kakao yang terdiri dari 7 aras (0, 50, 100, 150, 200, 250 dan 300) g / tanaman dan diulang sebanyak tiga ulangan.   Variabel yang diamati meliputi jumlah bintil akar, berat kering bintil akar, panjang akar, berat kering akar, berat segar tanaman, berat kering tanaman, jumlah polong, berat biji per tanaman dan indeks panen. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam pada jenjang nyata 5 %.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kompos kulit buah kakao dengan dosis 150 gram per tanaman tingkat efisiensinya lebih tinggi dan memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada tanah ultisol

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN GULA KRISTAL PUTIH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Get PDF
    Sugar serves as a source of energy/calories for the body. The demand for sugar in Region of Yogyakarta has increased along with the increasing population. Consumers have their own criteria for choosing and consuming sugar. This study aims to know and analyze about factors that influence the purchase decision of sugar in DIY. The approach used is descriotive quantitive with a population of sugar consumers who shop at mini markets and super markets in DIY. Determination of sampling using purposive sampling. Respondents numbered as many as 40 people. Data analysis used multiple regression analysis. The results showed that simultaneously of product quality, price, packaging, product and brand guarantees has influence to purchased decision of sugar, but separately the quality, product and brand guarantees has influence, while price and packaging has no influence to purchase decision of sugar in DIY

    ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN TEH DI KABUPATEN SUKOHARJO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap atribut yang ada pada teh seduh dan teh celup, serta atribut yang paling dipertimbangkan saat pembelian teh. Peneltian ini dilakukan di tiga kecamatan di Kabupaten Sukohajo yaitu Kecamatan Kartasura (kota), Sukoharjo (sub urban) dan Weru (desa). Penentuan responden dengan menggunakan metode accidental sampling sebanyak 96 orang. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April-Mei 2018. Data dianalisis menggunakan analisis chi-square dan analisis multi atribut fishbein. Penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan preferensi konsumen dalam pembelian teh. Hasil analisis multi atribut fishbein menunjukka bahwa atibut yang palig dipertimbangkan oleh konsumen dalam keputusan pembelian untuk teh seduh adalah rasa, sedangkan untuk teh celup adalah kepraktisan

    188

    full texts

    287

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇