Natural Science: Journal of Science and Technology
Not a member yet
    282 research outputs found

    Analisis Faktor Perlindungan Matahari (FPM) dari Sediaan Tabir Surya secara Spektrofotometri dengan Metode Kuadrat Terkecil Sebagian Jack-Knife

    Get PDF
    Penentuan nilai Faktor Perlindungan Matahari (FPM) dengan metode spektrofotometri sangat dibutuhkan untuk melakukan penapisan awal kandidat bahan aktif tabir surya. Meskipun demikian, ditemukan kesalahan yang relatif besar ketika dilakukan penentuan SPF secara spektrofotometrik terhadap beberapa sediaan tabir surya yang beredar secara komersial. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan analisis FPM secara spektrofotometrik pada panjang gelombang 290 – 320 nm yang dilanjutkan dengan regresi multivariat yaitu kuadrat terkecil sebagian jack-knife untuk meningkatkan akurasi estimasi nilai prediksi FPM secara in vitro. Selanjutnya, model matematik yang diperoleh, digunakan untuk melakukan penapisan bahan aktif tabir surya dari beberapa sampel botani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model matematik yang dihasilkan mempunyai nilai kesalahan prediksi yang lebih rendah daripada metode sebelumnya (RMSECV = 3,15; r = 0,915) dan dapat diaplikasikan untuk penapisan kandidat bahan aktif tabir surya dari tanaman

    Analisis Sensitivitas Model Epidemi SEIR

    Get PDF
    Analisis sensitivitas dari model epidemi Susceptible, Exposed, Infectious dan Recovered (SEIR) dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan nilai parameter terhadap nilai basic reproduction number dan titik tetap endemik khususnya kelas exposed and infectious. Hasil analisis menunjukkan bahwa laju transmisi penyakit dan laju kesembuhan merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap basic reproduction number. Sementara itu, laju perpindahandari kelas exposed ke infectious merupakan parameter yang sangat berpengaruh pada jumlah individu exposed. Laju kesembuhan merupakan parameter yang berpengaruh terhadap populasi dari kelas infectious. Hasil ini mengimplikasikan bahwa untuk mengurangi epidemi suatu penyakit maka perlu intervensi kesehatan yang dapat mempercepat kesembuhan individu terinfeksi (infectious inviduals)

    Isolasi dan Identifikasi Bakteri Tanah di Hutan Sekitar Danau Kalimpa’a, Kawasan Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi Tengah

    Get PDF
    Taman Nasional Lore Lindu Sulawesi Tengah memiliki produktivitas serasah yang tinggi, sehingga sangat bergantung pada keberadaan mikroorganisme tanah untuk mendekomposisinya menjadi unsur hara yang dimanfaatkan oleh tumbuhan. Kondisi hutan primer yang masih alami dapat mendukung pertumbuhan dan keanekaragaman mikroorganisme tanah terutama bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis bakteri tanah di hutan sekitar Danau Kalimpa’a kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2016 di Laboratorium Bioteknologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Tadulako. Bakteri diisolasi dari sampel tanah rizosfir yang diambil secara random di beberapa area kecil, menggunakan metode enrichment dan spread plate untuk memperoleh isolat. Isolat dimurnikan dengan metode streak plate kemudian diindentifikasi berdasarkan uji mikrobiologis dan uji biokimiawi. Dari sampel tanah hutan di sekitar Danau Kalimpa’a Kawasan Taman Nasional Lore Lindu berhasil diisolasi 5 bakteri isolat terpilih dengan kode isolat DKL 1, DKL 2, DKL 3, DKL 4 dan DKL 5. Berdasarkan hasil identifikasi secara fenotipik, isolat terpilih merupakan anggota kelompok bakteri Gram negatif dengan bentuk sel coccus dan bacil, ada yang bersifat motil dan non motil, serta mampu menggunakan karbohidrat sebagai sumber energinya melalui proses fermentas

    Sistem Antrian Single Channel - Multiple Phase dalam Meningkatkan Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kota Palu

    Get PDF
    Sistem antrian adalah suatu himpunan pelanggan, pelayan, dan suatu aturan yang mengatur pelayanan kepada pelanggan. Antrian terbentuk jika banyaknya yang akan dilayani melebihi kapasitas layanan yang tersedia. Hal ini terjadi di Kantor SAMSAT kota Palu yang sering mengalami kasus antrian panjang karena merupakan pusat pembayaran pajak kendaraan bermotor di wilayah kota Palu. Sehingga peneliti tertarik untuk menganalisis sistem antrian di Kantor SAMSAT Kota Palu yang berjenis Single Channe - Multiple Phase. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah uji kecocokan model antrian jalur tunggal dengan beberapa tahap pelayanan di mana data waktu kedatangan dan data waktu pelayanan di uji menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian ini adalah model sistem antrian SAMSAT kota Palu yaitu M/M/3 : FCFS/∞/∞ dan ukuran kinerja yang diperoleh dalam sistem antrian pembayaran pajak kendaraan di Kantor SAMSAT kota Palu baik melalui perhitungan secara manual maupun menggunakan paket WINQSB menunjukkan hasil yang tidak jauh berbeda di mana rata-rata waktu pelayanan yang dihabiskan wajib pajak melebihi dari pada batas waktu pelayanan yang telah ditetapkan yaitu 30 menit sehingga untuk mengurangi tingkat kepadatan wajib pajak serta mengefesienkan waktu pelayanan maka pihak SAMSAT perlu melakukan perbaikan sistem antrian dengan melakukan penambahan jumlah serve

    Pola Penyebaran Burung di Kawasan Taman Wisata Alam Wera, Sigi, Sulawesi Tengah, Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pola Penyebaran Burung di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Wera Kecamatan Dolo Barat, Kab. Sigi. Sulawesi Tengah” Metode yang di gunakan yaitu metode Indeks Point of Abundance (IPA) dimana pengamat menempatkan diri pada suatu titik tertentu yang telah dipilih secara acak sesuai dengan kondisi habitat yang rapat sampai dengan 200 m pada habitat terbuka. Pengamatan dilakukan pada bulan Maret 2016. Dari hasil pengamatan terdapat 12 jenis burung yaitu Walet Polos (Colacalia vanikorensis), Walet Sapi (Colacalia esculenta), Burung Madu Sriganti (Nectarinia jugularis), Burung Madu Hitam (Nectarinia Aspasia), Cekakak Sungai (Halcyon chloris), Delimukan Zamrud (Chalcophaps indica), Elang Bondol (Haliastur Indus), Cucak Kutilang (Pynonotus aurigaster), Blibong Pendeta (Streptocitta albicollis), Srigunting Jambul Rambut (Dicrurus hottenttotus), Kacamata Laut (Zopterops chloris), Kadalan Sulawesi (Phaenicophaeus calyorhync), dan 2 jenis diantaranya merupakan burung endemik Sulawesi yaitu Blibong Pendeta (Streptocitta albicollis) dan Kadalan Sulawesi (Phaenicophaeus calyorhynchus). Dari dua belas jenis burung ini, delapan jenis memiliki pola penyebaran mengelompok dan empat jenis lainnya tidak teranalisis

    Penentuan Pergeseran Tanah Kota Palu Menggunakan Data Mikrotremor

    Get PDF
    Penelitian tentang pergeseran tanah (ground shear strain) di Kota Palu menggunakan data mikrotremor telah berhasil dilakukan.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai dan keadaan pergeseran tanah di Kota Palu. Daerah penelitian ini meliputi 3 kecamatan yaitu Kecamatan Mantikulore, Kecamatan Palu Barat, dan Kecamatan Palu Timur. Tahapan penelitian menggunakan data sekunder mikrotremor berupa frekuensi dominan (f0) dan faktor amplifikasi (A0). Indeks kerentanan seismik (Kg) dan nilai percepatan getaran tanah maksimum Peak Ground Acceleration (PGA) diperoleh dengan menggunakan nilai f0 dan A0 tersebut.  Hasil analisis f0, A0, perhitungan Kg dan PGA maka didapatkan nilai pergeseran tanah (γ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besar nilai pergeseran tanah (γ) di Kota Palu berkisar antara 4,66 x 10-6 sampai 1,00 x 10-4. Keadaan tersebut, akan menyebabkan sebagian besar Kota Palu mengalami keretakan atau pergeseran jika terjadi gempabumi dan sebagian kecil hanya mengalami getaran tana

    Kajian Autekologi Pigafetta elata (Mart.) H. Wendl. (ARECACEAE) pada Hutan Pegunungan Dongi-Dongi di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu Sulawesi Tengah

    Get PDF
    Penelitian tentang “Kajian Autekologi Pigafetta elata (Mart.) H. Wendl. (Arecaceae) pada Hutan Pegunungan  Dongi-dongi di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu Sulawesi Tengah” telah dilakukan dari bulan Mei sampai Juli 2016 dengan tujuan untuk mengetahui autekologi berupa kondisi faktor lingkungan abiotik dan biotik dari P. elata pada hutan pegunungan Dongi-dongi di kawasan TNLL Sulawesi Tengah. Faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban relatif diukur dengan Termohygrometer, intensitas cahaya diukur dengan Lux meter, pH dan kelembaban tanah diukur dengan Soil Taster.  Sementara, data curah hujan diperoleh dari stasiun pengamatan cuaca Badan Meteorologi Dan Geofisika Bandar Udara Mutiara Sis Al-Djufrie Palu. Konsentrasi nitrogen, posfor dan kalium di dalam tanah di mana P. elata  tumbuh diukur dengan metode khedjhal dan  metode ekstraksi dengan HCL 25%. Vegetasi tumbuhan penyusun hutan pegunungan di sekitar P. elata ditentukan dengan metode petak ganda secara sistematis dan dianalisis dengan rumus analisis vegetasi menurut Dumbois-Muller dan Ellenberg. Hasil penelitian di Dongi–dongi TNLL menunjukkan  suhu udara harian  rata-rata 21,200C, kelembaban relatif 84,84 %, curah hujan bulanan Mei sampai Juli 2016 yaitu 205 mm, 134 mm dan 35 mm dan intensitas cahaya berkisar 297 – 6125 lux dengan rata-rata 1985 lux. P. elata  dapat tumbuh di N, P, K tanah dengan konsentrasi yaitu N-Tot 0,08 %, P-Tot 39,16 mg/100g dan K-Tot 34,22 mg/100g. Analisis vegetasi pada tingkat pohon, vegetasi didominasi oleh Castanopsis acuminatissima (Blume) A. DC. dengan INP 34,23 %, tingkat tiang Eurya acuminata DC. INP 64,02% , tingkat pancang Trema orientalis (L.) Blume INP 64.97% dan Ageratum conyzoides L. INP 17.88% mendominasi vegetasi pada tingkat semai

    Kelimpahan Mikroorganisme Tanah Pada Sistem Perkebunan Kakao (Theobroma cacao L.)Semi Intensif Dan Non Intensif

    Get PDF
    Mikroorganisme di dalam tanah berperan sebagai penyedia unsur hara bagi keberlangsungan hidup tumbuhan. Jumlah mikroorganisme tanah yang melimpah menggambarkan tingkat kesuburan tanah dan sifat tanah secara biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah mikroorganisme tanah pada kedua sistem perkebunan kakao “semi intensif” dan “non intensif”, sekaligus munduga jumlah mikroba tanah berdasarkan genom total mikroorganisme tanah. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus 2016 sampai dengan Maret 2017. Pengambilan sampel tanah dilakukan di perkebunan kakao rakyat di Desa Sidondo III, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Dalam penelitian ini dilakukan dua metode yakni perhitungan jumlah mikroorganisme tanah berdasarkan total plate count dan isolasi genom mikroorganisme tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah mikroorganisme  pada sampel tanah dari lahan perkebunan kakao semi intensif lebih tinggi dibandingkan pada lahan perkebunan kakao non intensif. Selain itu kedua metode yang digunakan juga menunjukan hasil yang signifikan pada perhitungan jumlah mikroorganisme tanah

    Habituasi Kelompok Bercampur Macaca tonkeana-hecki: Peluang Dan Tantangan

    Get PDF
    Habituasi Kelompok Bercampur Macaca tonkeana-hecki telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai Juli 2016 di Cagar Alam Pangi Binangga, Sulawesi Tengah, Indonesia. Menurut informasi penduduk lokal, terdapat dua kelompok yang sering terlihat yaitu kelompok Salubay yang lokasinya berada di tempat pembuangan buah-buahan dan sayuran busuk oleh para penjual buah yang merupakan warga lokal setempat dan kelompok Gunung Batu yang berada di sekitar tebing, jurang dan dekat dengan sungai. Kelompok Salubay cukup sulit ditemukan, dan belum ada individu yang dapat di dekati, dari kelompok ini dan jalur home range mereka belum diketahui. Kelompok Gunung Batu merupakan kelompok yang lebih sering ditemukan selama proses habituasi dan kami dapat mendekati seluruh anggota kelompok selama habituasi dilakukan. Pada sensus pertama (Januari-Februari 2016) ditemukan 29 individu, sedangkan pada sensus kedua (Maret-Juli 2016) dijumpai 23 individu. Tantangan yang dihadapi selama proses habituasi yang meliputi: lokasi penelitian yang berada di daerah yang curam dan terjal, konflik dengan masyarakat lokal dan lokasi home range Macaca yang berada dekat dengan jalan poros dijelaskan dengan rinci dalam artikel in

    Pembuatan Lapisan Tipis Berbahan Antosianin Beras Ketan Hitam (Oryza Sativa Glutinosa) Menggunakan Metode Spin Coating

    Get PDF
    Pembuatan lapisan tipis berbahan antosianin beras ketan hitam menggunakan metode spin coating telah berhasil dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat lapisan tipis dengan permukaan yang homogen. Lapisan tipis tersebut dibuat dengan memanfaatkan larutan antosianin dengan variasi konsentrasi 2,61%; 2,64%; dan 3,60% yang didepositkan pada substrat kaca berukuran 2,5 cm x 2,5 cm x 0,2 cm dengan kecepatan spin masing-masing sebesar 400, 500, 600, 700, 800, 900 dan 1000 rpm selama 60 detik. Sampel lapisan tipis yang dihasilkan diamati homogenitasnya dengan mikroskop binocular, dan diukur absorbansinya dengan spektrofotometer UV-vis. Dari hasil penelitian, sampel yang menunjukkan kualitas terbaik ialah pada konsentrasi 3,6% yang diputar pada kecepatan 900 rpm selama 60 detik. Sampel ini memiliki homogenitas yang baik dengan ketebalan 9,6 µm dan nilai absorbansi sebesar 0,135 a.u. Selanjutnya, pada sampel tersebut diteteskan larutan gula dengan variasi konsentrasi 20%, 35% dan 45% kemudian diukur absorbansinya. Hasil Pengukuran menunjukkan bahwa nilai  absorbansi meningkat dengan bertambahnya konsentrasi larutan gula. Hal ini menunjukkan bahwa lapisan tipis berbahan antosianin beras ketan hitam berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bioreseptor

    258

    full texts

    282

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Natural Science: Journal of Science and Technology
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇