Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    173 research outputs found

    Promosi, Kendala dan Solusi di Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang

    No full text
    ABSTRAK   Zawawi, Mohammad. 2015. Promosi, Kendala dan Solusi di Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd. (II) Drs. Hari Santoso, S.Sos.   Kata Kunci: Promosi, Perpustakaan  Promosi perpustakaan merupakan usaha untuk meningkatkan pemustaka datang ke perpustakaan bisa dengan cara membujuk, menginformasikan dan merayu demi mendorong suksesnya sebuah perpustakaan. Salah satu perpustakaan yang menerapkan promosi ialah perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Penelitian yang berkaitan tentang promosi perpustakaan di perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang belum ada. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai promosi yang dilakukan perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan tiga hal, yang mencangkup usaha promosi yang sudah dilakukan, kendala apa saja yang dihadapi ketika melakukan promosi, upaya pemecahan masalah terhadap kendala yang telah dihadapi dalam melakukan promosi perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa paparan dalam bentuk verbal mengenai promosi perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Pengumpulan data di lakukan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan ialah menggunakan wawancara terstruktur dan participant observation (observasi berperan serta). Analisis data dimulai dengan cara menginterpretasikan data berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan dan wawancara dengan landasan teori yang ada. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama promosi yang dilakukan perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang menggunakan teknik periklanan dan publisitas. Periklanan dilakukan melalui dua media yaitu media cetak dan media elektronik/non cetak. Media cetak yang dilakukan dalam melakukan promosi yaitu spanduk, x banner dan newsletter. Media elektronik/non cetak yang dilakukan yaitu internet dan penayangan video. Teknik publisitas yang dilakukan perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang sebagai berikut penayangan buku baru, mengikutsertakan pemustaka dalam pengusulan buku baru, pemaparan sertifikat, seminar, pengadaan bazar atau pameran dan penyelenggaraan pendidikan pemakai. Kedua, kendala yang dihadapi perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang ketika melakukan promosi dibagi menjadi dua kendala dari luar dan dalam. Kendala dari dalam antara lain pandangan tradisional pemustaka, pengetahuan pustakawan mengenai promosi, kendala dana dan kurangnya kerjasama antar pustakawan. Untuk kendala dari luar, komitmen dari pimpinan, kendala dengan staf pengajar dan manajemen perpustakaan. Ketiga, solusi pemecahan masalah yang sudah dilakukan perpustakaanUniversitas Kanjuruan Malang dalam mengatasi kendala yang ada sebagai berikut(1) perpustakaan akan membuat komitmen dari semua pihak supaya tidak lagi adas alah paham yang berkelanjutan; (2) untuk permasalahan dengan pimpinan pustakawan akan berusaha semakin giat dalam menunjukkan kinerja yang terbaik; (3) solusi buat persepsi orang yang negatif maka harus meneliti dulu kebutuhan mereka; (4) solusi untuk dengan staf pengajar nanti diberikan dalam evaluasi ke pimpinan dan akan membuat kebijakan baru dengan ada masalahnya seperti ini; (5) kekurangan keefektifan pada waktu P3T akan dirundingkan supaya lebih efektif pada waktu seminar ketika bertemu kepala prodi serta para dosen; dan (6) solusi dari dana pustakawan akan anggarkan buat promosi tahun depan karena dirasa sangat penting untuk menunjang minat kunjung pemustaka. Untuk sementara ini pustakawan menggunakan uang denda digunakan dalam melakukan promosi perpustakaan

    Implementasi Program Wajib Kunjung Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik di SMP Negeri 5 Malang

    No full text
    ABSTRAK Abidah, Woro. 2015. Impelementasi Program Wajib Kunjung Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik di SMP Negeri 5 Malang. Tugas Akhir. Prodi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Martutik, M. Pd, (II) Ali Mas’ud, S.Sos. Kata kunci: perpustakaan sekolah, minat baca, program wajib kunjung perpustakaan. Minat baca masih menjadi permasalahan dunia terutama di negara berkembang. Solusi dari rendahnya minat baca yaitu mengenalkan perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan dan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas peserta didik dengan pembinaan minat baca. Kegiatan tersebut akan sulit direalisasikan jika peserta didik tidak memilki banyak waktu untuk berkunjung perpustakaan terutama jadwal pelajaran yang ketat. Pemecahan masalah ini dilakukan oleh pemerintah yang memberikan standar perpustakaan sekolah untuk memiliki waktu tersendiri dalam berkunjung perpustakaan bagi peserta didik yaitu program wajib kunjung perpustakaan. SMP Negeri 5 Malang mempunyai program wajib kunjung perpustakaan yang dapat merealisasikan kegiatan-kegiatan pembinaan minat baca dan memberi kesempatan peserta didik untuk mengenal perpustakaan sehingga peserta didik akan terbiasa dalam mengembangkan potensinya lewat membaca. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan (a) program wajib kunjung perpustakaan, (b) kegiatan peserta didik dalam memanfaatakan program wajib kunjung perpustakaan di SMP Negeri 5 Malang, dan (c) kendala implementasi program wajib kunjung perpustakaan di SMP Negeri 5 Malang.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptis kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Data pada penelitian ini berupa: (a) program wajib kunjung perpustakaan yang dapat meningkatkan minat baca, (b) kegiatan peserta didik dalam memanfaatkan wajib kunjung perpustakaan, dan (c) kendala program wajib kunjung perpustakaan. Sumber data pada penelitian ini berupa: (a) jurnal kegiatan perpustakaan, (b) jadwal perpustakaan, (c) proposal program wajib kunjung perpustakaan, (d) kepala dan petugas perpustakaan, (e) peserta didik, dan (f) buku peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa: (a) studi dokumentasi, (b) wawancara, dan (c) angket. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut. Pertama, program wajib kunjung perpustakaan mempunyai lima kegiatan yaitu membaca dan meringkas, menonton video, pendidikan pemakai perpuatakaan, permainan edukasi, dan membuat karya tulis. Kedua, kegiatan peserta didik dalam memanfaatkan jam perpustakaan sesuai dengan program yang ditetapkan dan sudah sesuai dengan jadwal akan tetapi tidak semua peserta didik melakukan kegiatan tersebut. Ketiga, kendala program wajib kunjung perpustakaan yaitu jarak antara perpustakaan dengan kelas jauh, kurangnya tenaga perpustakaan, menggunakan HP saat jam wajib kunjung perpustakaan, koleksi buku perpustakaan yang kurang memadai, dan program wajib kunjung perpustakaan kurang bervariasi

    Penulisan Deskripsi Bibliogarafi Koleksi pada OPAC di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Iva Yuana. 2015. Penulisan Deskripsi Bibliografi Koleksi pada OPAC di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd, (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.   Kata Kunci: deskripsi bibliografi, OPAC   Deskripsi bibliografi merupakan suatu susunan data bibliografi yang mencakup informasi-informasi penting dari bahan pustaka yang dicatat pada katalog yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan kepada pemustaka dalam menemukan koleksi. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mendeskripsikan: (a) proses entri data pada OPAC (Online Public Access Catalogue) di Pepustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, (b) penulisan deskripsi bibliografi koleksi pada OPAC (Online Public Access Catalogue) di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, dan (c) kendala-kendala dalam penulisan deskripsi bibliografi koleksi pada OPAC (Online Public Access Catalogue) di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Data dalam penelitian ini adalah penulisan deskripsi bibliografi yang diperoleh dari OPAC (Online Public Access Catalogue) dan pustakawan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah dalam melakukan analisis data, yaitu: (1) peneliti mengumpulkan data-data dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi untuk selanjutnya diseleksi dan dikualifikasikan yang berkenaan dengan proses entri data, penulisan deskripsi bibliografi pada OPAC dan kendala-kendala dalam penulisan deskripsi bibliografi, (2) peneliti menyajikan data dalam bentuk naratif, dan (3) menarik kesimpulan dari data yang telah dianalisis. Berdasarkan hasil pendeskripsian penulisan deskripsi bibliografi koleksi pada OPAC di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang diperoleh tiga simpulan, yaitu: pertama, proses entri data pada OPAC adalah sebagai berikut: (1) login petugas, (2) klik menu buku, pilih tambah baru, (3) mengisi field-field yang tersedia yang meliputi ID buku, ISBN, klasifikasi, judul buku dan anak judul (jika ada), pengarang, subjek, luasan pustaka, bahasa, tahun terbit, edisi, nama penerbit, kota terbit, status penyimpanan (tersedia atau tidak), lokasi penyimpanan, jumlah eksemplar, item koleksi, dan gambar/cover buku, kemudian  (4) klik simpan. Kedua, penulisan deskripsi bibliografi koleksi pada OPAC (Online Public Access Catalogue) terdapat beberapa kekeliruan, tidak konsisten, dan kurang lengkapnya informasi yang di entri. Ketiga, dalam penulisan deskripsi bibliografi koleksi pada OPAC (Online Public Access Catalogue) mengalami beberapa kendala, antara lain: (1) pustakawan (SDM), yaitu kurang teliti dan kurang lengkapnya informasi yang di entri pada aplikasi, (2) sistem, yaitu sering terjadi error atau gangguan dari jaringan internet dan dari aplikasinya sendiri, sehingga jika terjadi error pihak perpustakaan mendatangkan programmer, dan (3) sarana dan prasarana, yaitu tidak adanya pedoman atau sumber referensi yang dijadikan pedoman kerja dalam penulisan deskripsi bibliografi, sehingga penulisan menjadi tidak konsisten. Serta tidak tersedianya komputer untuk penelusuran melalui OPAC atau alat penelusuran lainnya seperti katalog konvensional

    Video Pertahanan Seni Beladiri Merpati Putih Bagi Kehidupan Masyarakat

    No full text
    ABSTRAK   Rendra, Bagus Pratama. 2015. Perancangan Video Tutorial Pertahanan Seni Beladiri Merpati Putih Bagi Kehidupan Masyarakat. Skripsi, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sumarwahyudi, M.Sn. (II) H. Hendrawan, M.Sn. Kata Kunci: Perancangan, VideoTutorial Pertahanan Seni Beladiri Merpati Putih Bagi Kehidupan Masyarakat. Tindak kejahatan dalam kehidupan masyarakat sering kerap terjadi salah satu contohnya perampokan, pencurian, pelecehan seksual, dan lain-lain. Dengan permasalahan tersebut maka dibutuhkan sebuah solusi yang dapat membantu permasalahan masayarakat tersebut. Perancangan video tutorial pertahanan seni beladiri Merpati Putih adalah video tutorial yang memberikan intruksi latihan pertahanan seni beladiri yang dapat dipelajari oleh masyarakat atau pengguna sebagai latihan dasar dalam pertahanan seni beladiri. Dalam video tutorial ini diberikan teknik-teknik dasar dalam pertanhanan dalam menghadapi serangan lawan, agar masyarakat dapat mempertahankan diri saat mendapat tindak kejahatan dari musuh. Dalam perancangan tersebut, dibutuhkannya metode perancangan. Perancangan ini menggunakan metode kulaitatif oleh Prof. Dr. Sugiyono Ardjaka (2013:309) yaitu meliputi macam teknik pengumpulan data, observasi, wawancara, dokumentasi, dan tringgulasi gabungan. Teknik perancangan video tutorial ini yaitu melalui beberapa proses tahap perancangan yaitu, Pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Dalam tahap ini perancang mulai membuat konsep, naskah, produksi pengambilan gambar (shooting), pengambilan suara (dubbing) sampai akhir produksi akhir yaitu editing video dan suara. Hasil akhir yaitu video tutorial yang dikemas secara ringkas berdurasi 10 menit. Isi dari video tutorial ini yaitu teknik-teknik dasar dalam pertahanan seni beladiri yang ditampilkan secara singkat dan jelas agar para pengguna atau masyarakat dapat menggunakannya dan dapat mempelajari dengan mudah. Video tutorial ini dirancang guna mmemenuhi kebutuhan masyarakat. Video tersebut dibuat dengan isi video yang memiliki nilai-nilai yang positif, untuk pengguna dibawah umur diharapkan didampingi oleh orang dewasa atau orang tua

    TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Febriyani, Sema Ragilia. 2015. Tingkat Kepuasan terhadap Layanan Sirkulasi di perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani., M.Pd, (II) Taufiq Kurniawan, SIP., M.IP   Kata Kunci: tingkat kepuasan, layanan sirkulasi, perpustakaan   Rumusan masalah tugas akhir adalah sebagai berikut: (a) tingkat kepuasan terhadap layanan sirkulasi di perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, dan (b) faktor yang memepengaruhi tingkat kepuasan di perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang terdiri dari kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Secara keseluruhan terhadap layanan sirkulasi perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan terhadap hasil yang didapat bahwa perhatian petugas kepada pemustaka di layanan sirkulasi sebanyak 42 mahasiswa (43%) menjawab sangat puas. Petugas memahami kebutuhan pemustaka sebanyak 49 mahasiswa (51%) menjawab sangat puas. Ketanggapan petugas kepada pemustaka di layanan sirkulasi sebanyak 35 mahasiswa (36%) menjawab puas. Ketersediaan petugas dalam membantu pemustaka di layanan sirkkulasi sebanyak 48 mahasiswa (49%) menjawab sangat puas. Kemampuan petugas menjawab pertanyaan pemustaka saat di layanan sirkulasi, sebanyak 48 mahasiswa (49%) menjawab sangat puas. Keramahan petugas di layanan sirkulasi 36 mahasiswa (37%) menjawab puas. Jam layanan yang ada  di layanan sirkulasi, sebanyak 56 mahasiswa (57%) menjawab sangat puas. Fasilitas di layanan sirkulasi, 41 mahasiswa (42%) menjawab puas. Ketersediaan tempat baca atau berdiskusi untuk para pemustaka, sebanyak 25 mahasiswa (26%) menjawab sangat puas. Kemudahan pemustaka dalam pencarian bahan pustaka di layanan sirkulasi, sebanyak 44 mahasiswa (45%) menjawab puas. Penataan kembali koleksi bahan pustaka di layanan sirkulasi, sebanyak 43 mahasiswa (44%) menjawab puas. Kesesuaian koleksi dengan kebutuhan pemustaka di layanan sirkulasi sebanyak 42 mahasiswa (43%) menjawab puas. Ketersediaan komputer di layanan sirkulasi, sebanyak 28 mahasiswa (29%) menjawab puas. Panduan penggunaan fasilitas atau layanan yang ada di layanan sirkulasi, sebanyak 52 mahasiswa (54%) menjawab puas. Kenyamanan pemustaka saat di layanan sirkulasi, sebanyak 40 mahasiswa (41%) menjawab puas. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan diantaranya empati, ketanggapan, jaminan, keandalan, suasana ruang perpustakaan, petunjuk layanan, kelengkapan koleksi, peralatan modern

    Implementasi Stock Opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang

    No full text
    ABSTRAK   Putra, Dimas Andika. 2015. Implementasi Stock Opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang, Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Muakibatul Hasanah, Dr. M.Pd, dan (II) Moh. Asrukin, M Si.   Kata Kunci: implementasi, stock opname.   Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan akan pentingnya dilakukan stock opname sebagai tuntutan pengembangan bahan pustaka yang ada di perpustakaan, mengingat, perpustakaan merupakan lembaga dinamis yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Kegiatan stock opname diperpustakaan merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengembangan koleksi. Pengembangan koleksi merupakan kegiatan yang ditujukan untuk menjaga agar koleksi perpustakaan tetap mutakhir serta sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Tujuan umum penelitian ini adalah menghasilkan deskripsi implementasi stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Secara khusus tujuan Tugas Akhir ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Pertama, mendeskripsikan SOP (Standard Operating Procedures) stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang; kedua, mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang; dan ketiga, mendeskripsikan tindak lanjut hasil stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian pertama yaitu: SOP srock opname dengan sumber data berupa kajian dokument SOP. Sedangkan instrument yang digunakan berupa panduan studi dokumentasi, kedua, informasi pelaksanaan kegiatan stock opname dengan sumber data berupa Narasumber Wakil Kepala Perpustakaan UIN Maliki Malang. Karena itu, instrument yang digunakan berupa pedoman wawancara, dan ketiga, informasi tindak lanjut hasil stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang dengan sumber data adalah Narasumber Wakil Kepala Perpustakaan UIN Maliki Malang. Adapun instumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan teknik dokumentasi dengan instrumennya berupa pedoman wawancara dan panduan studi dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, SOP stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang yaitu sebagai berikut: (1) persiapan; (2) pelaksanaan; dan (3) pelaporan. Kedua, kegiatan stock opname di Perpustakaan UIN Maliki Malang dilakukan setiap awal tahun. Pada bulan Januari 2015 perpustakaan UIN Maliki Malang ditutup sekitar tiga minggu dalam rangka melaksanakan kegiatan stock opname. Kegiatan yang dilakukan meliputi: penyiangan, dan penataan ulang. Penyiangan dilakukan karena terdapat banyak koleksi yang labelnya rusak, karena tingkat pemeliharaanya kurang dan tidak terupdate khususnya label yang berhubungan dengan komputer. Penataan ulang yang dilakukan baru pada tahap penambahan buku dan pergeseran rak. Kendala yang ditemui adalah penambahan rak, keterbatasan SDM, dan pengefisiensian waktu, ketiga, Pada saat kegiatan stock opname ditemukan beberapa buku diantaranya: buku rusak, dan buku kurang dari segi pemanfatan. Perpustakaan UIN Maliki Malang telah melakukan tindak lanjut hasil stock opname yakni, melakukan seleksi untuk mengetahui apakah buku masih layak digunakan atau tidak. Apabila buku tersebut masih layak, selanjutnya buku dikumpulkan dan dilakukan perbaikan dengan melihat dari tingkat kerusakan baik dari metadata maupun dari segi fisik buku. Buku yang sudah tidak uptodate dilakukan penyiangan/wedding. Berdasarkan temuan dan pembahasan, diharapkan Perpustakaan UIN Maliki Malang dapat membenahi dalam hal sebagai berikut. Pertama, SOP stock opname seharusnya dibuatkan flowchart, hal itu akan lebih mudah dipahami oleh pustakawan. Dalam implementasinya SOP (Standar Operasional Prosedur) seharusnya tidak dijadikan satu dengan pengembangan koleksi. Kedua, pelaksanaan Kegiatan stock opname kedepannya harus lebih ditingkatkan lagi, hal itu dapat dilakukan dengan cara: (1) penambahan jumlah staf khususnya staf pustakawan, teknisi, dan staf shelving buku, (2) pada saat inventarisasi, laksanakanlah tiap kelompok atau bagian dengan cara teratur setiap hari, dan (3) inventarisasi berputar akan lancar dilaksanakan apabila administrasi dan pekerjaan teknik perpustakaan sudah sempurna. Ketiga, pelaksanaan tindak lanjut tentang buku yang rusak, sebaiknya mencegah sebelum kerusakan terjadi. Pencegahan dapat dilakukan melalui tiga kegiatan yaitu: (1) pelestarian, (2) pengawetan, dan (3) perbaikan

    Kualitas Layanan Sirkulasi Di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang

    No full text
    ABSTRAK Megawati, Elly. 2015. Kualitas Layanan Sirkulasi di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widodo, Hs, M.Pd (II) Dra. Suharti, S.IP Kata Kunci: perpustakaan sekolah, layanan sirkulasi, prosedur layanan, kualitas layanan Layanan sirkulasi merupakan kegiatan yang berkaitan dengan transaksi peminjaman bahan pustaka, pengembalian bahan pustaka, dan perpanjangan bahan pustaka. Perpustakaan dikatakan ideal apabila memiliki pelayanan yang baik. Suatu pelayanan dikatakan baik apabila telah memenuhi tingkat kepuasan bagi penggunanya. Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang menggunkaan teknologi informasi dengan menggunakan software LOTUS dan SLiMS sebagai penunjang dalam proses sirkulasi di perpustakaan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) prosedur layanan sirkulasi di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang, (2) sistem layanan sirkulasi di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang, dan (3) penilaian pengguna terhadap layanaan sirkulasi di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket. Kegiatan analisis data dimulai dari reduksi data yaitu membuat rangkuman dari jawaban responden dan mengumpulkan serta memilah hasil dari prosedur layanan sirkulasi, sistem layanan sirkulasi, dan penilaian pengguna terhadap layanan sirkulasi, proses penyajian data yaitu menganalisis data dengan cara menginterpretasikan data berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, dan menarik kesimpulan berdasarkan fakta-fakta di  lapangan. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan sebagai berikut. (1) prosedur layanan sirkulasi di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang menggunakan kartu anggota sebagai bukti untuk melakukan setiap transaksi peminjaman, pengembalian, dan perpanjangan. Prosedur layanan tidak dilengkapi dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang digunakan petugas sebagai pedoman dalam melaksanakan layanan di perpustakaan; (2) sistem layanan sirkulasi di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang menggunakan sistem terbuka yaitu memilih dan mengambil sendiri koleksi yang diinginkan. Program yang digunakan dalam layanan sirkulasi ialah software LOTUS dan SLiMS; dan (3) penilaian pengguna terhadap layanan sirkulasi di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang sebagian besar siswa menyatakan sangat puas dan puas, sebagaian kecil siswa menjawab cukup puas

    Tata Letak Ruang Dan Gedung Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang

    No full text
    ABSTRAK   Fauzi, Muhamad. 2015.Tata Letak Ruang dan Gedung Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Tugas Akhir. Prodi  D3 Perpustakaan. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd., (II) Drs. Hari Santoso, S.Sos.   Kata Kunci: tata letak ruang, perpustakaan.   Gedung perpustakaan merupakan sarana yang amat penting dalam penyelengaraan perpustakaan. Pembangunan  gedung perpustakaan perlu memperhatikan aspekfungsional dari kegiatan perpustakaan. Pendirian gedung perpustakaan perlu mempertimbangkan tujuan yang telah ditetapkan serta fungsi perpustakaan yang bersangkutan. Dalam kaitan ini, maka tujuan perpustakaan sangat dipengaruhi oleh lembaga induk perpustakaan tersebut bernaung. Lembaga induk sangat menentukan jenis perpustakaan. Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang merupakan jenis perpustakaan perguruan tinggi. Perpustakaan yang berada ditengah-tengah universitas ini berukuran 600 m² yang berada satu lantai di gedung G lantai 2 dari 3 lantai. Perpustakaan yang belum mempunyai gedung sendiri melainkan masih memanfaatkan ruangan kelas yang ada, menjadikan tata ruang dan gedung Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang kurang maksimal.Gedung perpustakaan memiliki tempat yang terdiri atas sejumlah ruangan yang tiap-tiap ruangan tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Ruang perpustakaan merupakan tempat yang disediakan untuk perpustakaan harus terpisah dari aktivitas lain. Selain itu pembagian ruangan harus disesuaikan juga dengan sifat kegiatan, sistem kegiatan, jumlah pengguna, jumlah staf, dan keamanan tata kerja, sehingga kelancaran kegiatan dalam perpustakaan tersebut berjalan efektif. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai tata letak ruang dan gedung Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan tata letak ruang dan gedung perpustakaandan kesesuaiannya dengan standar tata letak ruang dan gedung  perpustakaan perguruan tinggi.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa paparan dalam bentuk verbal mengenai tata letak dan gedung Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknikdokumentasi dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa panduan observasi dan panduan kriteria penilaian kesesuaian. Kegiatan analisis data dimulai dengan cara mendeskripsikan  data berdasarkan pengamatan dan mengunakan panduan penilaian kesesuaian yang sudah disiapkan. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh dua simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, tata letak ruang dan gedung Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang, luas perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang 600 m² yang berada satu lantai di gedung G lantai 2 dari 3 lantai di gedung tersebut, terletak di pusat tengah universitas. Adapun ruang yang terdapat di Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang meliputi:(1) ruang kepala perpustakaan; (2) ruang pengolahan; (3) ruang tunggu (lobby); (4) ruang koleksi; dan(5) gudang. Kedua,kesesuaian Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang adalah sebagai beriku: pertama, gedung perpustakaan yang ada di Universitas Kanjuruhan Malang belum sesuai karena masih belum mempunyai gedung tersendiri melainkan masih memanfaatkan ruang kelas, namun dari segi lain penempatan perpustakaan sudah baik karena terletak ditengah-tengah instansi sehingga mudah dijangkau oleh civitas akademik; kedua, ruangan perpustakaan di Universitas Kanjuruhan Malang cukup sesuai dengan standar minimal ruang yang harus ada, dengan melihat dari terbatasnya gedung dan sumber daya pengelola, perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang sudah cukup baik; ketiga,dilihat dari layanan perpustakaan yang ada, sudah cukup sesuai. Layanan yang diberikan oleh perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang sudah sesuai dengan standar; keempat, untuk sarana perabot perpustakaan di Universitas Kanjuruhan Malang belum sesuai, masih banyak perabot yang harus dioptimalkan. Anggaran adalah salah satu kendala yang dihadapi perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang dalam pengadaan perabot. Setelah mengetahui kesimpulan dan pembahasan, penulis dapat memberikan saran sebagai berikut: pertama untuk tata letak ruang dan gedung Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang, kepala perpustakaan perlu melakukan sedikit perubahan tata ruang yang ada sekarang, seperti halnya ruang multimedia atau layanan internet diletakkan didalam, sedangkan sirkulasi diletakkan didekat pintu masuk agar mudah pengawasan terhadap pemustaka, dan merenovasi gedung sedikit demi sediki agar terkesan segardan tidak monoton; kedua, untuk kesesuaiantata ruang dan gedung Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang,kedepannya perlu ada penambahan sumber pengelola perpustakaan lagi agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan sehingga mengefektifkan kinerja petugas perpustakaan, dan sarana perabot perpustakaan yang dilayangkan kepada pemustaka lebih dimaksimalkan lagi

    Kesesuaian Teks Fiksi Untuk Remaja Di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang

    No full text
    ABSTRAK Priandhani, Shinta Putri. 2015. Kesesuaian Teks Fiksi untuk Remaja di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang. Tugas Akhir. Pembimbing: (I) Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd. (II) Ali Mas’ud, S.Sos. Kata kunci: teks fiksi, kesesuaian koleksi, perpustakaan sekolah Seleksi adalah proses mengidentifikasi bahan pustaka yang akan ditambahkan pada koleksi yang telah ada di perpustakaan. Proses seleksi dilakukan supaya koleksi yang ada di perpustakaan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, maksudnya adalah menyesuaikan bacaan dengan kemampuan serta tingkatan usia sekolah dari peserta didik. Proses seleksi literatur remaja di SMP Negeri 5 Malang ini penting karena tidak sesuainya koleksi literatur remaja ini dapat mengakibatkan peserta didik membaca bacaan yang seharusnya belum menjadi konsumsi atau belum boleh diberikan pada usia mereka yang nantinya dapat berpengaruh terhadap moral dan sikap peserta didik di kehidupan nyata.Tujuan tugas akhir ini adalah untuk: (a) mendeskripsikan cakupan koleksi  fiksi di perpustakaan SMP Negeri 5 Malang dan, (b) mendeskripsikan kesesuaian teks fiksi di perpustakaan SMP Negeri 5 Malang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendiskripsikan berbagai fenomena secara terperinci dan mendalam yang ada di lapangan melalui suatu pengamatan yang nantinya dapat mengarah kepada suatu kesimpulan.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi, klasifikasi dan seleksi. Studi dokumentasi digunakan untuk mengambil data berupa data koleksi fiksi. Klasifikasi digunakan untuk menentukan bentuk dan jenis koleksi fiksi di perpustakaan, yakni dengan cara melakukan check list pada koleksi fiksi sesuai dengan bentuk dan jenis koleksinya. Serta seleksi digunakan untuk mengetahui kesesuaian koleksi fiksi di perpustakaan SMP Negeri 5 Malang, yakni dengan cara seleksi secara langsung pada koleksi fiksi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 2 kesimpulan, yaitu: pertama, dari pembahasan tentang cakupan koleksi fiksi di perpustakaan, dapat disimpulkan bahwa cakupan koleksi fiksi yang ada di perpustakaan dilihat dari bentuknya, koleksi fiksi diperpustakaan dibagi menjadi 2, yaitu novel dan komik atau cerita bergambar. Dilihat dari jenisnya, koleksi fiksi di Perpustakaan SMP Negeri 5 dibagi menjadi fiksi realistis, fantasi, fiksi ilmiah, fiksi sejarah atau fiksi historis, serta fiksi biografi, kedua, pembahasan tentang kesesuaian teks fiksi dapat ditarik kesimpulan bahwa teks fiksi yang ada di Perpustakaan SMP Negeri 5 Malang berjumlah 202 judul dengan 196 judul fiksi sudah sesuai berdasarkan kriteria seleksi koleksi, yakni tidak mendandung unsur pornografi, kekerasan, dan SARA. Sebanyak 6 judul koleksi tidak sesuai dengan kebutuhan peserta didik karena mengandung unsur pornografi dan kekerasan, koleksi yang tidak sesuai tersebut ialah novel Atas Nama Malam, komik Banana Fish, novel Breaking Dawn, komik Chat, novel Peyempuan serta novel Vampire Academy

    Motivasi Mahasiswa untuk Berkunjung ke Perpustakaan Poltekes Kemenkes Malang

    No full text
    ABSTRAK   Putra, Prasetya Ibnu. 2015. Motivasi Mahasiswa untuk Berkunjung ke Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd, (II) Taufiq Kurniawan, SIP, M.IP   Kata kunci: motivasiintrinsik, motivasiekstrinsik, perpustakaan   Tujuan penulisan tugas akhir ini: (a) untuk mendiskripsikan motivasi intrinsik mahasiswa berkunjung ke perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, (b) untuk mendiskripsikan motivasi ekstrinsik mahasiswa berkunjung ke perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, (c) untuk mendiskripsikan harapan mahasiswa terhadap perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang terdiri dari kuesioner dan wawancara Secara keseluruhan motivasi intrinsic mahasiswa berkunjung ke Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa informasi yang sesuai dengan kebutuhan sebanyak 63 mahasiswa (65%) menjawab sudah sesuai, mahasiswa dapat meminjam buku sesuai kebutuhan sebanyak 70 mahasiswa (72%) menjawab sudah sesuai, informasi terbaru sebanyak 67 mahasiswa (69%) menjawab informasi selalu terbaru, pemanfaatan waktu luang mahasiswa, sebanyak 74 mahasiswa (76%) menjawab selalu memanfaatkan waktu luang saat berada di perpustakaan, penggunaan fasilitas, sebanyak 80 mahasiswa (82%) menjawab dapat menggunakan fasilitas di perpustakaan. Motivasi ekstrinsik mahasiswa berkunjung ke Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dapat disimpulkan bahwa bahan bacaan yang diinginkan, sebanyak 65 mahasiswa (68%) menjawab selalu menemukan bahan bacaan, pencarian buku, sebanyak 75 mahasiswa (77%) menjawab sudah sesuai dengan harapan, jumlah koleksi, sebanyak 73 mahasiswa (75%) menjawab sudah sesuai dengan kebutuhan, koleksi perpustakaan, sebanyak 66 mahasiswa (68%) menjawab koleksi yang ada selalu baru, kondisi fisik koleksi, sebanyak 64 mahasiswa (66%) menjawab selalu baik, kesediaan pustakawan membantu kesulitan, sebanyak 75 mahasiswa (77%) menjawab selalu bersedia membantu, keterampilan pustakawan, sebanyak 69 mahasiswa (71%) menjawab selalu terampil, sikap pustakawan, sebanyak 63 mahasiswa (65%) menjawab ramah, fasilitas penitipan barang, sebanyak 65 mahasiswa (67%), menjawab belum merasa aman, penelusuran informasi, sebanyak 86 mahasiswa (89%) menjawab sangat membutuhkan fasilitas penelusuran fasilitas meja baca, sebanyak 68 mahasiswa (70%) menjawab sudah baik, ruang baca sebanyak 81 mahasiswa (84%) menjawab ruang baca sudah baik dan nyaman. Harapan Mahasiswa terhadap Perpustakaan Politeknik Kesehatan kemenkes Malang yaitu (1) penambahan jumlah koleksi, (2) petugas lebih ramah, (3) penambahan jumlah loker, dan (4) penambahan meja baca

    0

    full texts

    173

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇