Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    173 research outputs found

    Sistem automasi pada layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Qomariyah, Binti Nurul. 2013. Sistem automasi pada layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr.Titik Harsiati, M.Pd, (II) Drs. Darmono, M.Si.   Kata kunci: sistem automasi, layanan sirkulasi, Perpustakaan Universitas Negeri Malang   Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi sangatlah penting dalam mendukung kegiatan akademik dosen dan mahasiswa. Semakin berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi (TIK), maka pelayanan perpustakaan semakin membutuhkan inovasi dan kreativitas untuk memberikan layanan yang terbaik bagi pengunjung perpustakaan. Salah satu layanan yang terdapat di perpustakaan adalah layanan sirkulasi. Layanan sirkulasi yang diterapkan di Perpustakaan Universitas Negeri Malang merupakan layanan sirkulasi terautomasi. Kegiatan yang terjadi pada layanan sirkulasi terautomasi pastinya berbeda dengan kegiatan yang terjadi pada sistem manual. Selain itu dengan penerapan sistem automasi akan memberikan masalah untuk pengguna dan pustakawan Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Oleh karena itu, dirasakan perlu untuk melakukan suatu penelitian tentang pemanfaatan sistem automasi pada layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kegiatan dan masalah yang terdapat pada sistem automasi layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang, serta mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah pada penerapan sistem automasi pada layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Data penelitian yang diperoleh berupa data kualitatif yang terkait dengan sistem automasi pada layanan sirkulasi yaitu: a) kegiatan yang dilakukan pada layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang, b) masalah yang terdapat dalam penerapan sistem automasi pada layanan sirkulasi, meliputi masalah yang dihadapi pengguna dan pustakawan dalam sistem automasi pada layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang, c) upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah pada penerapan sistem automasi pada layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi berperan serta yang dilakukan penulis ketika Praktik Kerja Lapangan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman wawancara yang berupa daftar pertanyaan. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pra lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap penyusunan laporan berdasarkan data yang diperoleh. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, kegiatan di bagian sirkulasi terautomasi pada Perpustakaan Universitas Negeri Malang beragam antara lain: pendaftaran anggota baru, perubahan password mandiri, peminjaman mandiri, perpanjangan mandiri, pengembalian, pembayaran denda, checkout, pendaftaran internet gratis, menonaktifkan pengguna yang cuti kuliah, Kartu Tanda Mahasiswa hilang dan bebas pinjam, dan memblokir buku yang rusak agar tidak dapat dipinjam. Peminjaman dan perpanjangan pada layanan sirkulasi Perpustakaan Universitas Negeri Malang dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa, hal ini merupakan kekuatan dari layanan sirkulasi di perpustakaan ini. Kedua, masalah yang terdapat pada sistem sirkulasi terautomasi adalah dari segi sarana dan prasarana layanan sirkulasi yang sering error, barcode reader yang kurang peka dalam mengidentifkasi kartu mahasiswa, dan ketidaktelitian pengguna dalam melakukan proses peminjaman mandiri sehingga menyebabkan proses checkout terhambat juga dari segi pustakawan. Ketiga, upaya yang telah dilakukan Perpustakaan Universitas Negeri Malang untuk mengatasi berbagai masalah yang terjadi pada sistem automasi layanan sirkulasi adalah dengan menyiapkan teknisi IT yang mampu memperbaiki kerusakan perangkat sistem automasi pada layanan sirkulasi, mengganti barcode reader pada layanan sirkulasi, memberikan pendidikan pengguna, dan memilih pustakawan yang tidak gagap teknologi. 

    Promosi Perpustakaan dalam Menunjang Pertumbuhan Minat Baca Siswa di MAN 3 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Wibowo, Wahyu. 2013. Promosi Perpustakaan dalam Menunjang Pertumbuhan Minat Baca Siswa di MAN 3 Malang. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Anang Santoso, M.Pd, (II) Drs. Dwi Saksomo, M.Si   Kata Kunci: Promosi Perpustakaan, Minat Baca, Perpustakaan MAN 3 Malang   Promosi perpustakaan merupakan sarana untuk memperkenalkan layanan, koleksi dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna(pemustaka) serta manfaat kegiatan membaca. Promosi perpustakaan merupakan langkah awal untuk menarik perhatian calon pengguna/potensial user dan pengguna/actual user untuk memanfaatkan segala jenis layanan maupun fasilitas yang tersedia di Perpustakaan MAN 3 Malang. Promosi perpustakaan merupakan salah satu alat untuk menumbuhkan minat baca lewat berbagai media, seperti poster, banner, slogan, dan brosur. Promosi perpustakaan bertujuan untuk memperkenalkan fungsi perpustakaan kepada siswa-siswi, memotivasi minat baca siswa-siswi, memperkenalkan pelayanan, dan jasa perpustakaan kepada pengguna. Promosi perpustakaan dapat menjadikan sarana komunikasi antara pustakawan dengan pengguna, dan perpustakaan akan mendapatkan citra yang baik dari penggguna. Komunikasi yang baik antara pustakawan dengan pengguna adalah adanya kerjasama yang bertujuan untuk mengembangkan minat baca siswa dan citra baik perpustakaan akan lebih baik. Kerjasamanya adalah pembelajaran di perpustakaan yang diadakan oleh pendidik. Waktu  melaksanakan PKL, penulis dapat pengalaman kerja secara langsung di lapangan, dan dapat bekerjasama dengan pustakawan perpustakaan MAN 3 Malang. Pengalaman yang dapat diperoleh antara lain mengelola perpustakaan dengan baik, mengetahui pengoperasian IT, sirkulasi, dan pengolahan. Penulis secara langsung mendapatkan pengalaman kerja saat PKL dan dapat digunakan acuan atau pedoman pada waktu sudah bekerja. Adanya promosi perpustakaan dalam menunjang pertumbuhan minat baca siswa, penulis memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola suatu perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah mampu menjalankan peran yang baik, agar dapat menjadikan perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber belajar. Dengan adanya perpustakaan, minat baca siswa terus tinggi dan budaya membaca meningkat. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan pelaksanaan promosi minat baca di Perpustakaan MAN 3 Malang, hendaknya dilaksanakan secara maksimal agar dapat melayani siswa-siswi di MAN 3 Malang. Perpustakaan harus mampu bersaing dengan Teknologi Informasi pada zaman sekarang, agar perpustakaan akan menjadi pusat sumber belajar yang diutamakan oleh siswa

    Restorasi Koleksi Tercetak di Perpustakaan Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Trisnariyanti,  Eka  Fitri.  2013.  Restorasi  Koleksi  Tercetak  di  Perpustakaan Universitas  Negeri  Malang.  Tugas  Akhir,  Jurusan  Sastra  Indonesia, Fakultas  Sastra,  Universitas  Negeri  Malang.  Pembimbing  (I)  Prof.  Dr. Imam Suyitno, M.Pd, (II) Drs. Darmono, M.Si.   Kata kunci: restorasi, koleksi tercetak, Perpustakaan Universitas Negeri Malang   Restorasi  atau  restoration  adalah  kegiatan  memperbaiki  bahan  pustaka yang  rusak  karena  faktor-faktor  tertentu  yang  dikerjakan  oleh  teknisi  yang  ahli dan berkompetensi di bidang perbaikan atau restorasi. Restorasi ini dilakukan oleh setiap  perpustakaan,  tak  terkecuali  Perpustakaan  Universitas  Negeri  Malang. Tugas  akhir  ini mengangkat  tema  tentang  restorasi  di  perpustakaan Universitas Negeri Malang. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui tiga hal, yaitu: (1) untuk  mendeskripsikan  kegiatan-kegiatan  restorasi  yang  dilakukan  oleh perpustakaan  Universitas  Negeri  Malang,  (2)  untuk  mendeskripsikan permasalahan  yang  timbul  di  bagian  pengadaan  yang  menangani  kegiatan restorasi  koleksi,  dan  (3)  untuk mendeskripsikan  solusi  dari  permasalahan  yang dihadapi bagian restorasi. Tugas  akhir  ini  dibuat  berbasis  PKL  atau  Praktik Kerja  Lapangan  yang telah dilakukan sebelumnya oleh penulis pada tanggal 7 Januari-28 Februari 2013 di Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Pemilihan tempat pada Perpustakaan Universitas  Negeri  Malang  dikarenakan  perpustakaan  ini  terdapat  kegiatan restorasi yang sesuai dengan materi tugas akhir ini. Data-data yang diambil untuk penulisan tugas akhir ini berasal dari laporan Praktik Kerja Lapangan, wawancara kepada pustakawan bagian pengadaan dan kepustakaan. Berdasarkan hasil Praktik Kerja Lapangan dan hasil wawancara yang telah dilakukan oleh penulis, ada beberapa hal yang dapat dipaparkan dalam tugas akhir ini,  diantaranya  adalah  (1)  kegiatan  restorasi  yang  dilakukan  Perpustakaan Universitas Negeri Malang  adalah mengganti  label,  barcode,  dan  halaman  yang robek, mengencangkan jahitan yang kendur serta melakukan penjilidan ulang, (2) Perpustakaan Universitas Negeri Malang  belum melakukan  kegiatan  konservasi dan  preservasi  bahan  pustaka  disebabkan  keterbatasan  SDM,  dana  dan  alat,  (3) ada beberapa  faktor kendala  yang dihadapi bagian  restorasi  yaitu  faktor Sumber Daya Manusia (SDM), faktor alat, faktor fasilitas dan sarana prasarana serta factor anggaran. Ada 4 kendala yang dihadapi bagian pengadaan yang menangani masalah restorasi atau perbaikan. Kendala atau permasalahan tersebut antara lain: (a) masalah fasilitas dan sarana prasarana, (b) masalah alat, (c) masalah Sumber Daya Manusia (SDM), dan (d) masalah anggaran. Pemecahan masalah dari 4 kendala tersebut adalah: (a) mengoptimalkan ruangan yang ada untuk kegiatan restorasi, (b) mengganti pisau pada alat pemotong agar lebih tajam dan memaksimalkan peralatan yang ada, (c) mengoptimalkan petugas yang ada untuk melakukan kegiatan restorasi, dan (d) mengoptimalkan anggaran yang ada untuk kegiatan restorasi.

    PENERAPAN SISTEM OTOMASI LASER PADA BAGIAN ADMINISTRASI DI UPT PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI PUSAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Iswanto. 2013. Penerapan Sistem Otomasi LASer Pada Bagian Administrasi Di Upt    Perpustakaan Dan Informasi Pusat Universitas Muhammadiyah Malang. Tugas akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Imam Agus Basuki, M.Pd, (II) Drs. M. Asrukin, M.Si.   Kata Kunci : Sistem otomasi, Perpustakaan perguruan tinggi.   Layanan administrasi adalah layanan yang mencakup pengurusan administratif mahasiswa di perpustakaan yang disediakan di bagian depan (Front office) oleh UPT Perpustakaan dan Informasi Universitas Muhammadiyah Malang dengan tujuan memudahkan mahasiswa mengurus administrasi yang dibutuhkan dari perpustakaan. Selain itu juga sebagai tempat informasi dan tanya jawab pengguna perpustakaan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pengaplikasian dan penerapan sistem otomasi LASer di UPT Perpustakaan dan Informasi Universitas Muhammadiyah Malang pada layanan administrasi, untuk dijadikan sebagai acuan pembelajaran aplikasi teknologi informasi pada perpustakaan-perpustakaan lain. Perpustakaan pusat Universitas Muhammadiyah Malang menggunakan aplikasi Library Automation Service (LASer) sebagai sistem otomasiya. Sistem otomasi perpustakaan Library Automation Service (LASer) adalah program  aplikasi perpustakaan yang dibangun dengan bahasa Scripting PHP dan database MySQL yang bersifat open source atau dapat dikembangkan secara lanjut. Program sistem otomasi LASer ini merupakan software otomasi perpustakaan yang memiliki banyak fitur dan cukup mudah digunakan. Pada layanan di bagian administrasi, sistem otomasi LASer dapat mempermudah kegiatan administrasi yang biasanya dibutuhkan oleh mahasiswa seperti mengurus nomor PIN, mengurus surat bebas tanggungan, dan urusan administratif lainnya. Beberapa menu yang ada di sistem otomasi LASer bagian administrasi antara lain menu layanan peminjaman loker, layanan pendaftaran anggota, layanan pembelian kartu Super, mengurus surat keterangan, bebas tanggungan, mereset nomor PIN mahasiswa, mengganti nomor PIN, memperpanjang masa aktif anggota, mengecek daftar hasil studi mahasiswa, layanan blokir anggota, melihat daftar anggota yang diblokir, layanan mengaktivasi blokir, dan pendaftaran layanan perpustakaan. Berdasarkan tugas akhir ini, diharapkan UPT Perpustakaan dan Informasi Universitas Muhammadiyah Malang dapat mengambil masukan dan saran dari penulis, antara lain: penambahan menu pendaftaran pendidikan pemakai di menu administrasi untuk mahasiswa baru, peningkatan keamanan dan kecepatan akses jaringan ke server, serta penambahan kursi supaya mahasiswa yang antri dapat menunggu dengan nyaman sehingga akan menjadi bahan pertimbangan dalam mengembangkan dan meningkatkan layanan yang ada di UPT perpustakaan dan Informasi Universitas Muhammadiyah Malang

    Kualitas Layanan Referensi di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Andari, Dewi. 2013. Kualitas Layanan di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd, (II) Sokhibul Ansor, S.Sos, M.Hum.   Kata Kunci: kualitas layanan, layanan referensi, kepuasan pemustaka.   Tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskrispsikan kualitas layanan referensi di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Kualitas layanan tersebut meliputi fasilitas, kelengkapan dan keterbaruan koleksi, kinerja pustakawan, sikap kesopanan pustakawan, bahasa berkomunikasi, dan busana yang dikenakan pustakawan. Penulisan tugas akhir ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik penyebaran angket. Teknik sampel diperoleh dengan menggunakan metode pengambilan sampel seketemunya. Sampel yang digunakan sebagai objek penelitian ini adalah seluruh pemustaka yang memanfaatkan jasa layanan referensi di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengelompokan, penghitungan persentase, pemapaparan data melalui penyajian tabel tunggal disertai dengan interpretasi yang bersifat deskriptif, pengambilan masalah dan alternatif pemecahan dan pemecahan masalah. Kesimpulan yang dapat diambil yang pertama,  dalam aspek tampilan fisik perpustakaan, secara umum pemustaka merasa memuaskan, meliputi kelengkapan dan keterbaruan koleksi, kerapian busana yang dikenakan pustakawan,dan fasilitas yang disediakan. Kedua, dalam aspek kehandalan pustakawan secara umum pemustaka menyatakan memuaskan. Hal itu meliputi ketepatan waktu dalam melayani pemustaka, sikap kejujuran pustakawan, kehandalan pustakawan, konsistensi, dan sikap bertanggung jawab oleh pustakawan. Ketiga, dalam aspek jaminan secara umum pemustaka menilai memuaskan dan kurang memuaskan. Aspek kepercayaan, keamanan saat bertransaksi, sikap kesopanan, sikap tenggang rasa, kemudahan akses informasi dinilai memuaskan. Untuk aspek pengetahuan dan keterampilan pustakawan, pemustaka menyatakan kedua aspek tersebut kurang memuaskan. Keempat, aspek daya tanggap secara umum pemustaka menyatakan memuaskan, meliputi aspek yang kejelasan informasi, kesediaan menanggapi, sikap kepedulian, dan kecepatan pelayanan. Kelima, tentang aspek empati pemustaka menilai memuaskan dan kurang memuaskan. Aspek yang dinilai kurang memuaskan tersebut meliputi perhatian pribadi, sikap keterbukaan pustakawan, pemahaman kebutuhan pemustaka. Sementara itu pemustaka menyatakan memuaskan yakni aspek bahasa komunikasi yang digunakan, kejelasan informasi, dan kenyaman jam layanan perpustakaan. Saran yang bisa digunakan oleh pihak Pengelola Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang yakni peningkatan layanan referensi perlu dilakukan dengan penambahan petugas pustakawan yang ahli dalam bidangnya, peningkatan pelatihan dan workshop bagi pustakawan referensi untuk meningkatkan keterampilan teknik dalam penilaian informasi. Kepada  pemustaka hendaknya tidak malu atau segan berinteraksi dengan pustakawan untuk mengutarakan masalah yang sedang dihadapi atau meminta bantuan bila mengalami kesulitan dalam bidang informasi supaya pustakawan juga dapat memahami kebutuhan informasi pemustakanya, dan dapat tercipta hubungan yang baik. Kepada peneliti lainnya laporan tugas akhir ini dapat digunakan sebagai panduan informasi apabila ingin melaksanakan praktik kerja lapangan di layanan referensi Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang dan untuk melakukan penelitian tentang layanan referensi yang dilihat dari aspek lain atau penelitian yang lebih mendalam lagi.

    Kebijakan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Novianto, Achmad Qorni. 2013. Kebijakan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Dra. Suharti, S.IP.   Kata kunci: kebijakan pengembangan koleksi, Perpustakaan MAN 3 Malang    Sebagai sumber informasi bagi civitas akademika MAN 3 Malang, Perpustakaan MAN 3 Malang selalu berusaha mengembangkan koleksinya agar dapat menyajikan informasi yang up to date sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Agar dapat melaksanakan pengembangan koleksi secara terarah, diperlukan kebijakan pengembangan koleksi yang didasarkan pada kebutuhan pemustaka. Kebijakan pengembangan koleksi digunakan sebagai acuan untuk dapat menyajikan koleksi yang lebih berdaya guna bagi pemustaka serta dapat digunakan untuk memanfaatkan dana pengembangan koleksi perpustakaan sekolah secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan pengembangan koleksi yang diterapkan di Perpustakaan MAN 3 Malang yang meliputi: (1) kebijakan umum, (2) kebijakan pengembangan koleksi, (3) jenis koleksi dan tingkat koleksi, dan (4) beragam pokok persoalan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif. Data yang diperlukan dalam penulisan tugas akhir ini adalah segala bentuk data yang berisikan informasi tentang kegiatan pengembangan koleksi Perpustakaan MAN 3 Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui tiga cara, yaitu observasi, studi dokumentasi, dan wawancara. Pengumpulan data dilaksanakan pada saat melaksanakan kegiatan praktik kerja lapangan di Perpustakaan MAN 3 Malang. Kebijakan umum dalam kegiatan pengembangan koleksi Perpustakaan MAN 3 Malang berisikan penjelasan sebagai berikut: (1) visi, misi, tujuan dan fungsi Perpustakaan MAN 3 Malang, dan (2) pengelompokan pemustaka yang mencakup pegawai, guru dan peserta didik, Pengembangan koleksi yang dilaksanakan oleh Perpustakaan MAN 3 Malang adalah sebagai berikut: (1) tim seleksi bahan pustaka yang meliputi kepala sekolah, kepala perpustakaan, staf perpustakaan, guru, karyawan dan peserta didik, (2) kriteria pelaksanaan seleksi bahan pustaka meliputi kualitas fisik, kualitas isi dan penerbit, dan (3) pelaksanaan pengadaan koleksi yang meliputi pembelian dan penerimaan hadiah Perpustakaan MAN 3 Malang memiliki berbagai jenis koleksi berdasarkan: (1) nomor kelas mulai dari 000 sampai dengan 900, (2) jenis koleksi yang meliputi buku paket, buku referensi, buku umum dan majalah, (3) koleksi berbahasa Indonesia, Inggris, Arab, Perancis, Jerman, dan Cina, dan (4) format bahan pustaka terdiri atas bentuk tercetak dan digital. Koleksi buku paket yang terkuat adalah pada bidang studi Agama, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Ekonomi. Koleksi buku paket yang lemah adalah pada bidang studi Pendidikan Jasmani dan Kesenian. Beragam pokok persoalan yang berkaitan dengan pengembangan koleksi Perpustakaan MAN 3 Malang adalah sebagai berikut: (1) penanganan hadiah yang berasal dari peserta didik kelas XII dan lembaga lain, (2) kriteria penyiangan bahan pustaka (weeding), diantaranya adalah bahan pustaka yang sudah kadaluarsa, jarang digunakan, dan jumlah kopi tidak sesuai dengan yang dibutuhkan pemustaka, (3) perawatan bahan pustaka (konservasi dan preservasi) yang meliputi kegiatan penyampulan dan penjilidan ulang, (4) evaluasi koleksi yang digunakan untuk dapat mengetahui kelemahan dan kekuatan koleksi, (5) kerjasama pengembangan koleksi Perpustakaan MAN 3 Malang dengan Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang dan perpustakaan UIN Maliki Malang, (6) kebijakan khusus dalam pengembangan koleksi Perpustakaan MAN 3 Malang yang meliputi karya ilmiah peserta didik dan guru serta karya ilmiah mahasiswa yang melaksanakan kegiatan PPL, PKL maupun penelitian yang dilaksanakan di MAN 3 Malang, dan (7) pemanfaatan SLA sebagai aplikasi manajemen koleksi Perpustakaan MAN 3 Malang yang dijadikan acuan dalam pengembangan koleksi melalui menu laporan koleksi. Saran yang dapat diajukan kepada pihak Perpustakaan MAN 3 Malang diantaranya adalah sebagai berikut: (1) Perpustakaan MAN 3 Malang hendaknya mengantisipasi kerusakan database aplikasi Smart Library Automation (SLA) dengan melakukan back up data agar Perpustakaan MAN 3 Malang memiliki data cadangan tentang keseluruhan koleksi, (2) Perpustakaan MAN 3 Malang hendaknya menambahkan menu laporan koleksi pada aplikasi Smart Library Automation (SLA) berdasarkan jumlah judul dalam setiap nomor kelas agar dapat diketahui sebaran judul dalam setiap nomor kelas secara efektif dan efisien, (3)  Perpustakaan MAN 3 Malang dapat melaksanakan pemerataan nomor kelas untuk koleksi dengan menghimbau peserta didik kelas XII yang akan lulus untuk menyumbangkan bahan pustaka dengan subyek tertentu yang ditentukan oleh Perpustakaan MAN 3 Malang, dan (4) Perpustakaan MAN 3 Malang perlu melakukan promosi buku penunjang untuk guru yang dimiliki Perpustakaan MAN 3 Malang untuk meningkatkan keterpakaian koleksi buku penunjang yang diperuntukkan bagi guru.

    Sistem Layanan Perpustakaan Bagi Pengguna di Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Malang

    No full text
    ABSTRAK   Andriani, Sisiliyah Sri. 2013. Sistem Layanan Perpustakaan Bagi Pengguna di Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Program Studi D3 Perpustakaan Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Roekhan, M.Pd., (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.   Kata Kunci: Sistem Layanan Perpustakaan.   Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis untuk menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang berperan sebagai salah satu unit atau sarana kelengkapan perguruan tinggi yang bersifat akademik dalam menunjang perguruan tingginya dengan memberikan layanan secara optimal. Kegiatan yang dilakukan penulis selama 8 minggu PKL di UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang meliputi layanan administrasi, layanan digital library, pengolahan bahan pustaka dan layanan sirkulasi yang saling teritegrasi antara satu bagian dengan bagian yang lain. Pada bagian administrasi memiliki peran yang sangat penting dalam melayani pengguna baik dalam hal peminjaman loker, reaktivasi kartu anggota,  pendaftaran kartu sakti, bebas pinjaman dll. Sedangkan pada bagian digital library dapat membantu mahasiswa mencari bahan referensi non cetak dan pelayanan pengumpulan data skripsi mahasiswa UMM, pada bagian pengolahan berfungsi untuk mengolah bahan pustaka baru hingga siap dipublikasikan kepada pengguna. Bagian sirkulasi berfungsi melayani peminjaman, pengembalian, perpanjangan, serta denda. Masing-masing layanan tersebut membantu dan menunjang kebutuhan pengguna perpustakaan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKL adalah penulis mengetahui sistem layanan perpustakaan dan permasalahan serta pemecahan masalah pada perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang. Kesimpulan yang didapat bahwa Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang telah menyediakan layanan yang membantu pengguna dalam memenuhi kebutuhan informasi pada perpustakaan. Berdasarkan kesimpulan ini dapat disarankan bahwa perpustakaan harus meningkatkan dan memperbaiki sarana atau fasilitas yang dalam kondisi rusak atau bermasalah. Petugas pada masing-masing layanan juga harus memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna, karena fasilitas yang baik harus ditunjang dengan pelayanan yang baik pula.

    Pengolahan Bahan Pustaka Perpustakaan UIN Maliki Malang

    No full text
    ABSTRAK   David, Mita Oktafiana. 2013. Pengolahan Bahan Pustaka Perpustakaan UIN Maliki Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Program Studi D3 Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd, (II) Ali Mas’ud, S.Sos   Kata kunci: Pengolahan bahan pustaka, perpustakaan   Pengolahan adalah suatu kegiatan pengolahan bahan bahan pustaka yang dimiliki oleh perpustakaan sesuai dengan pedoman pengolahan, sehingga bahan pustaka-bahan pustaka tersebut dapat dijajar pada rak bahan pustaka dan dapat dimanfaatkan oleh pemustaka. Proses pengolahan merupakan suatu bagian integral pada perpustakaan. Oleh karena itu, dibutuhkan pustakawan yang ahli dalam bidang tersebut. Tujuan adanya kegiatan pengolahan tidak lain adalah untuk memudahkan pengguna dalam temu kembali informasi, untuk mengetahui berapa  jumlah bahan pustaka yang dimiliki oleh perpustakaan, dan untuk mengetahui judul-judul buku yang dimiliki oleh perpustakaan. Begitu pula Pada perpustakaan UIN Maliki Malang  yang kegiatan pengolahannya dilakukan pada masa libur semester genap. Hal tersebut dilakukan untuk menutupi kekurangan pegawai dan mengoptimalkan ribuan bahan pustaka agar terselesaikan tepat waktu. Tugas akhir ini menjelaskan kegiatan pengolahan bahan pustaka pada Perpustakaan UIN Maliki Malang yang memiliki beberapa jenis bahan pustaka,  yaitu buku-buku penunjang kuliah, kita-kitab arab, tugas akhir, skripsi, thesis dan jurnal, baik cetak ataupun digital, majalah dan koran dan CD/DVD-ROM. Dari kesemua bahan pustaka tersebut memiliki alur kerja yang tidak jauh berbeda satu dengan yang lain yaitu inventarisasi, katalogisasi, klasifikasi dan labeling dan berpedoman pada AACR (Anglo-American Cataloguing Rules) 2nd  dan DDC 21 (Dewey Decimal Clasification) for windows, sehingga memudahkan pustakawan dalam melakukan pengolahan. Meskipun dalam kegiatan berbagai macam bahan pustaka tersebut memiliki alur kerja yang tidak jauh berbeda, tetapi kegiatan tersebut membutuhkan ketelitian dan pengalaman serta pengetahuan yang tinggi. Oleh karena itu, Perpustakaan UIN Maliki Malang hendaknya menambah SDM (Sumber Daya Manusia) yang profesional dan menjadwal ulang waktu pengolahan bahan pustaka agar proses pengolahan bahan pustaka dapat maksimal.

    Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Teknis Bidang Pengolahan Bahan Pustaka Pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Rifqi, Achmad Nizam. 2013. Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Teknis Bidang Pengolahan Bahan Pustaka Pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widodo Hs, M. Pd, (II) Drs. Moh. Asrukin, M.Si.   Kata Kunci: standar operasional prosedur (SOP), layanan teknis, pengolahan bahan pustaka, perpustakaan pusat UIN Maliki Malang.   Perpustakaan merupakan pusat penyedia informasi yang multi fungsi, sehingga ia dikenal sebagai unit pelayanan informasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat secara luas karena perpustakaan memang terikat dalam tatanan masyarakat yang luas. Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang merupakan salah satu perpustakaan perguruan tinggi negeri islam di kota malang, di mana perpustakaan tersebut juga berperan dan mempunyai tugas dalam memberikan jasa layanan informasi pada civitas akademika baik dari dalam maupun luar UIN Maliki Malang. Di dalam memberikan layanan kepada pengguna perpustakaan yaitu pemustaka Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang menerapkan suatu standar kerja yang atau yang biasa disebut dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Penerapan SOP merupakan wujud implementasi perpustakaan terhadap Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008. SOP diterapkan pada berbagai bidang layanan yang ada di perpustakaan, namun pada penulisan ini di bahas mengenai penerapannya pada layanan teknis bidang pengolahan bahan pustaka Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui tiga hal yaitu: (1) model SOP yang diterapkan pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang, (2) penerapan SOP layanan teknis bidang pengolahan bahan pustaka pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang, (3) kendala yang terjadi di dalam penerapan SOP layanan teknis bidang pengolahan bahan pustaka pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang. Penulisan ini didasarkan pada kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang telah dilakukan penulis mulai tanggal 3 Januari 2013 sampai dengan tanggal 9 Maret 2013 di Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang. Data-data diperoleh dari hasil laporan Praktik Kerja Lapangan dan wawancara kepada pihak perpustakaan, terutama pada tim penyusun dan pengembang SOP. SOP layanan teknis bidang pengolahan bahan pustaka pada Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang terdapat 9 modul SOP yang meliputi: 1) pengkatalogan buku, 2) pengolahan tugas akhir cetak dan  digital, 3) pengolahan koleksi CD/DVD-ROM, 4) pengolahan surat kabar dan majalah, 5) pengolahan jurnal ilmiah cetak, 6) pemasangan tatle tape, 7) pemasangan RFID tag, 8) pembuatan, penempelan call number, barcode dan penyampulan buku serta 9) perbaikan buku (preservasi dan konservasi).   Mengenai penerapan SOP sendiri tentunya juga terdapat beberapa kendala. Kendala tersebut antara lain 1) masalah pegawai baru baik itu dari proses rotasi mapun memang adanya penambahan, di mana para pegawa tersebut tentu belum mengetahui akan SOP perpustakaan, 2) masalah human eror, yaitu di sini mungkin dikarenakan ada masalah tertentu sehingga pegawai menjadi jenuh dan tidak bersemangat di dalam bekerja sehingga sering terjadi kesalahan akibat tidak memperhatikan dan melalaikan prosedur di dalam pengolahan bahan pustaka. Untuk pemecahan masalah yang dapat diambil dari permasalahan tersebut  antara lain, pertama mengenai masalah dengan adanya pegawai baru pihak perpustakaan harus mengupayakan adanya suatu sosialisasi akan SOP kepada mereka yang belum mengetahui. Pelaksanaan dari sosialisasi tersebut tidak hanya dilakukan jika ada SOP yang baru, akan tetapi hendaknya dilakukan setiap ada pegawai perpustakaan yang baru baik itu melalui proses rotasi atau memang adanya penambahan pegawai. Kedua, masalah human eror di sini menyebabkan mereka merasa jenuh dan tidak bersemangat di dalam bekerja maka dari itu pimpinan harus berupaya guna menumbuhkan suatu motivasi kepada mereka.  Motivasi tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan etos kerja dari para pegawai tersebut. Sehingga di dalam melakukan suatu pekerjaan mereka akan berhati-hati dan teliti, serta slalu berpedoman pada SOP terutama bagi mereka yang bekerja pada bidang pengolahan bahan pustaka.

    OPTIMALISASI RUANG DAN PERABOT DI PERPUSTAKAANMAN 3 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Afandi, Rizal Hidayat. 2013. Optimalisasi Ruang dan Perabot di Perpustakaan MAN 3 Malang. Tugas Akhir, Progam Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd, (II) Dra. Suharti, S,IP.   Kata Kunci: Optimalisasi ruang perpustakaan, perpustakaan sekolah, ruang multimedia   Dalam Undang-undang perpustakaan no 43 tahun 2007, Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak dan karya rekam secara professional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Perpustakaan sekolah yang berada pada lembaga pendidikan formal di lingkungan pendidikan dasar dan menengah tersebut merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah, dan merupakan sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. (Darmono, 2013 : 4). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi ruang-ruang di Perpustakaan MAN 3 Malang sebagai tempat kegiatan belajar dan juga untuk mengetahui optimalisasi perabot di Perpustakaan MAN 3 Malang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui tiga cara, yaitu observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Pengumpulan data dilaksanakan pada saat melaksanakan kegiatan praktik kerja lapangan di Perpustakaan MAN 3 Malang. Pemustaka dapat memanfaatkan ruang-ruang di Perpustakaan MAN 3 Malang yang meliputi: (1) ruang referensi, (2) ruang multimedia, (3) ruang internet, dan (4) ruang baca dan diskusi. Perabot yang ada di Perpustakaan MAN 3 Malang antaranya adalah: (1) kursi, (2) meja, (3) rak, (4) televisi, (5) player DVD, (6) tape recorder, (7) sound system, (8) LCD projektor, dan (9) komputer. Optimalisasi adalah suatu proses, cara atau perbuatan untuk menjadikan sesuatu paling baik dan paling tinggi (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1996:705). Dalam hal ini pemanfaatan ruang-ruang di perpustakaan sangat diperlukan dalam menunjang kegiatan yang berada di perpustakaan. Melalui optimalisasi ruang-ruang dan ketersediaan fasilitas di Perpustakaan MAN 3 Malang, diharapkan Perpustakaan MAN 3 Malang dapat menunjang kegiatan pembelajaran dalam mengimplementasikan kurikulum yang dikembangkan oleh MAN 3 Malang. Dengan adanya desain interior, gedung dan ruang-ruang perpustakaan dapat tertata dengan rapi dan memiliki keindahan sehingga dapat memberikan kesan menarik bagi para pemustaka yang berkeunjung di perpustakaan. Dengan mengoptimalkan penggunaan perabot yang ada di Perpustakaan MAN 3 Malang, Perpustakaan MAN 3 Malang tidak hanya berperan sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai tempat penunjang kegiatan belajar. Saran yang dapat diajukan kepada pihak Perpustakaan MAN 3 Malang diantaranya adalah sebagai berikut: (1) Desain interior yang terdapat di perpustakaan perlu ditinjau ulang, masih terdapat kekurangan atau kerusakan yang terdapat pada dinding perpsuatakaan sehingga mengganggu keindahan di perpsuatakaan. Perlunya pemanfaatan pada dinding yang bisa digunakan sebagai tempat memajang lukisan atau poster yang berisi tentang motivasi atau promosi bagi perpustakaan. (2) Pihak Perpustakaan MAN 3 Malang hendaknya memperbaiki komputer yang rusak pada ruang internet dan mengoptimalkan komputer sesuai dengan fungsinya, karena jika komputer yang rusak dan penggunaannya tidak sesuai dengan fungsinya, sehingga pengoptimalan perabot di perpustakaan terasa kurang maksimal. (3) Pada ruang multimedia hendaknya meninggikan dinding kayu dan menggunakan sistem kedap suara agar dalam penggunaan fasilitas ruang multimedia tidak mengganggu para pemustaka yang sedang melakukan aktivitas di perpustakaan.

    0

    full texts

    173

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇