Jurnal Nalar Pendidikan
Not a member yet
159 research outputs found
Sort by
MEDIA UPIL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PENERAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA DALAM REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran UPIL pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Program Keahlian Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Tambelangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) ADDIE yang dikemukakan oleh Robert Maribe Branch, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate. Tahap Analyze mendapatkan hasil perlunya media pembelajaran yang bisa meningkatkan hasil belajar siswa. Proses Design dilakukan untuk mendapatakan jenis komponen sensor yang tepat untuk diterapkan pada sekolah. Pada tahap Develop dilakukan untuk menentukan penempatan komponen, perancangan program perangkat lunak, dan ketahanan komponen. Tahap Implement dilakukan uji kelayakan terhadap ahli media dan pembelajaran langsung pada siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Tambelangan. Tahap Evaluate menggunakan instrument angket dengan skala Likert empat pilihan untuk mengukur persepsi responden terhadap Media UPIL.Hasil penelitian kelayakan media pembelajaran UPIL ditinjau dari dua aspek yaitu: (1) Aspek kualitas media mendapatkan persentase skor 67,7% dengan kategori “LAYAK” dan 32,3% dengan kategori “SANGAT LAYAK”; (2) Aspek kualitas materi mendapatkan persentase skor 35,5% dengan kategori “LAYAK”, dan 61,29% dengan kategori “SANGAT LAYAK”. Sehingga media pembelajaran UPIL layak digunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika. Pada hasil ujicoba pretest dan posttest dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 74,3% setelah melalui pembelajaran Media UPIL
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT (STAD) DI SMAN 15 GOWA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar ekonomi pada siswa SMA Negeri 15 Gowa melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Student Team Achievement (STAD). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini, meneliti siswa kelas XI IPS SMA Negeri 15 Gowa yang berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data penelitian adalah observasi, tes, dokumentasi, dan wawancara. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar ekonomi. Pada siklus I persentase aktivitas belajar sebesar 34.71%, meningkat menjadi 82,07% pada siklus II. Adapun prestasi belajar siswa, ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan ketuntasan secara klasikal dari siklus I sebesar 19,3 % kemudian pada siklus II mencapai 87.9% atau 29 dari 33 siswa berhasil mencapai ketuntasan belaja
PENERAPAN METODE DIRECTED READING THINGKING ACTIVITY (DRTA) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN 65 PAREPARE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode DRTA melalui kegiatan membaca ceritaterhadap proses belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V di SDN 65 Parepare dan mengetahui pengaruh penerapan metode DRTA terhadap meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V di SDN 65 Parepare. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Fokus penelitian ini yaitu fokus proses dan hasil dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SDN 65 Parepare. Instrument yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, menyajikan data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II masih dalam kategori kurang (K), namun terdapat peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Sedangkan pada siklus III sudah dalam kategori baik (B). Kesimpulannya adalah penerapan metode Directed Reading Thingking Activity (DRTA) dapat meningkat hail belajar siswa SDN 65 Parepar
TUGAS GURU SEBAGAI PENGEMBANGAN KURIKULUM DI SMP S TRI BAKHTI PIR TRANS SOSA IV
This research was made for teachers as curriculum developers who must be able to explain and implement the values contained in the curriculum for their students. To develop a curriculum, a teacher must achieve the following activities, namely: planning, implementing and evaluating the curriculum. Through curriculum planning, teachers can more easily achieve the goals of the learning process and can explore the potential or abilities of their students. After planning, the teacher must be able to implement the curriculum planning for students. Then after implementing the curriculum, the teacher must evaluate the curriculum used, whether the curriculum is running optimally, or vice versa. The steps that the teacher must take in teaching are preparing students, explaining the material, and evaluating students, to find out the success of teaching.Keywords: teacher, developer, curriculu
PENGARUH KEPEMIMPINAN YANG MELAYANI, KEPUASAN KERJA, DAN MOTIVASI INTRINSIK TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH LENTERA HARAPAN SANGIHE
Kepemimpinan yang melayani dapat efektif dijalankan jika pemimpin mampu mengambil keputusan yang tepat dalam segala kondisi dan situasi. Kepemimpinan yang melayani dan kepuasan kerja berperan untuk motivasi intrinsik guru sehingga memiliki pengaruh terhadap kinerja guru di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh positif kepemimpinan yang melayani, kepuasan kerja dan motivasi intrinsik terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 31 responden. Metode pengolahan data menggunakan analisis jalur (path analysis) Smart-PLS dan metode statistik deskriptif. Dari hasil penelitian, diperoleh kesimpulan (1) kepemimpinan yang melayani berpengaruh positif terhadap motivasi intrinsik, (2) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap motivasi intrinsik, (3) motivasi intrinsik berpengaruh positif terhadap kinerja guru, (4) kepemimpinan yang melayani berpengaruh positif terhadap kinerja guru, dan (5) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Kata kunci : kepemimpinan yang melayani, kepuasan kerja, motivasi intrinsik, dan kinerja guru
PELAKSANAAN METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MA MIFTAHUL HIDAYAH PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode eksperimen dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah MA Miftahul Hidayah Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah Wawancara dan Observasi. Berdasarkan hasil penelitian seperti yang telah dikemukakan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan metode Experimen pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut dikarenakan metode Experimen menciptakan pembelajaran bermakna dalam membentuk kemampuan berpikir dengan mencoba hal-hal yang baru dengan melakukan percobaan dan memungkin kan peserta didik mengeksplorasi secara langsung materi yang diajarka
Upaya Dosen Meningkatkan Motivasi Mahasiswa Pembelajaran Bahasa Arab
Motivation is a way that is done by giving encouragement to students to be more enthusiastic and passionate in the learning process, especially in the field of Arabic studies. Motivation is an important thing to note because motivation can improve morale, loyalty, responsibility, discipline, creativity, and enthusiasm of students. The purpose of this paper is to determine the efforts of lecturers in providing motivation to students in learning Arabic. Arabic is a part of religion, and knowing that the law is obligatory, because actually understanding the Book and as-Sunnah is a matter that is mandatory, and can not be understood except with Arabic.The data used are primary data obtained through interviews and observations. The data obtained were analyzed using descriptive analysis method. After an analysis, it can be concluded that the Arabic language education lecturer at the Raudhatul Jannah Arabic Language Education Institute (LPBA RJ) has provided motivation to students. Motivation provided Types of motivation used are positive and negative motivations. Positive motivation in the form of appreciation, praise, or prizes. While negative motivation is in the form of a reprimand
PENGEMBANGAN STRUKTUR MATERI PELATIHAN TIK BAGI GURU SEKOLAH DASAR
Pendidikan 4.0 menuntut guru sekolah dasar harus mampu mengintegrasikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan dan pembelajaran, oleh karena itu memiliki keterampilan dalam menggunakan TIK adalah sebuah keharusan. Paper ini membahas tentang hasil penelitian yang memiliki tujuan untuk mengembangkan kurikulum pelatihan TIK agar guru menjadi profesional. Penelitian multitahun ini terlaksana sejak tahun 2015 hingga tahun 2019 dengan menggunakan metode R&D untuk; analisis kebutuhan, pengembangan struktur kurikulum dan pengembangan materi pelatihan. Pada hasil penelitian ini telah terbentuk struktur materi kurikulum pelatihan berupa susunan materi pelatihan yang dibutuhkan oleh guru sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan menggunakan TIK dalam pembelajaran. Kurikulum pelatihan ini diharapkan dapat terlaksana dalam bentuk pelatihan yang efektif karena disusun berdasarkan kebutuhan guru dalam keterampilan TIK untuk pembelajaran di sekolah dasar
KAJIAN SISTEM SEKOLAH SEHARI PENUH (FULL DAY SCHOOL) DI SMAN 11 MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem full day school di SMAN 11 Makassar. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, subjek penelitian yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, wakil kepala sekolah bagian hubungan masyarakat, wakil kepala sekolah bagian kesiswaan, guru, dan peserta didik. Teknik sampling yaitu purposive sampling, snowball sampling, dan insidental sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dan uji keabsahan data. Hasil penelitian yaitu implementasi full day school di SMAN 11 Makassar melebihi ketetapkan waktu dalam Permendikbud No 23 Tahun 2017. Pelaksanaan full day school terdiri dari kegiatan harian, mingguan, insidental, dan tahunan. Faktor penghambat yaitu sarana dan prasarana, kurangnya inovasi pembelajaran, latar belakang peserta didik, jumlah guru dan siswa belum sebanding, sekolah belum bekerjasama lembaga pendidikan, dan kelelahan. Faktor pendukung yaitu sarana proyektor tiap guru, dan sarana laboratorium fisika, kimia, biologi, komputer, dan bahasa
PERANAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN MULTIPLE INTELLIGENCES ANAK USIA DINI DI DESA NTOKE, KECAMATAN WERA, KABUPATEN BIMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran multiple intelligences anak usia dini, peranan orang tua dalam mengembangkan Multiple intelligences anak usia dini di Desa Ntoke Kecamatan Wera Kabupaten Bima, faktor penghambat dalam mengembangkan Multiple intelligences anak usia dini di Desa Ntoke Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif, lokasi penelitian di desa Ntoke, Kecamatan Wera, Kabupaten Bimaa. Metode dalam mengumpulkan data adalah wawancara mendalam, observasi non partisipasi dan dokumentasi. Hasil peneltian menunjukkan bahwa: Pertama, faktor orang tua yang belum bisa membaca, mengamati, memahami dan mendukung potensi anak dalam mengembangkan masa depan yang lebih baik berimplikasi pada potensi tersebut anak menjadi terpendam; Kedua, peranan orang tua dalam mengembangkan Multiple intelligences anak usia dini di desa Ntoke, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima belum maksimal; Ketiga, terdapat beberapa kendala atau hambatan dalam mengembangkan kecerdasan jamak (multiple intelligences) salah satunya yakni karena sebagian besar orang tua belum terlalu paham dengan konsep multiple intelligence