Jurnal Nalar Pendidikan
Not a member yet
    159 research outputs found

    PENGARUH CHALLENGE BASED LEARNING (CBL) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI DAN LITERASI SAINS PADA SISWA KELAS XI SMAN 9 JENEPONTO

    Full text link
    Tujuan penelitian yang akan dicapai adalah menganalisis peningkatan kemampuan literasi informasi dan literasi sains pada siswa SMAN 9 Jeneponto melalui penerapan CBL. Penelitian ini menggunakan desain embedded experimental dengan sampel penelitian sebanyak 30 orang siswa kelas XI SMAN 9 Jeneponto. Data kualitatif yang diperoleh berupa LKS, hasil observasi dan wawancara sedangkan data kuantitatif berupa hasil pretest dan postest untuk mengetahui peningkatan literasi informasi dan literasi sains siswa. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi observasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, LKS, soal saat kuis dan soal pretes dan post test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan literasi sains dengan CBL masih tergolong pada tingkatan yang sedang dengan nilai sebesar 55.87 dan peningkatan kemampuan literasi informasi masih tergolong sedang dengan nilai sebesar 66.61. Hasil ini dimungkinkan karena pada pada proses penyelesaian tantangan atau masalah, siswa lebih banyak melakukan pengumpulan data melalui kajian. Untuk mencapai kemampuan literasi sains yang lebih tinggi, guru perlu mendorong siswa untuk melakukan pengumpulan data melalui kegiatan hands on di laboratorium selain melalui kajian literatur berdasarkan hasil penelitian (artikel jurnal). Hasil penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran secara efektif dan inovatif. Dengan meningkatkan kemampuan literasi informasi dan literasi sains, siswa mampu memahami sains dan mengaplikasikannya dalam kehidupan masyaraka

    KEAKTIFAN BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA KULIAH JARINGAN KOMPUTER

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keaktifan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa pada mata kuliah Jaringan Komputer di Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek pada penelitian diambil dari mahasiswa PTIK kelas B 2019 sebanyak 29 mahasiswa yang saat ini mengikuti kegiatan belajar di tingkat perkuliahan di semester III (ganjil) tahun ajaran 2020/2021. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus yakni siklus pertama terdiri atas dua kali pertemuan dan siklus kedua terdiri atas dua kali pertemuan. Data penelitian ini dikumpulkan dalam bentuk lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penelitian tindakan kelas pada mata kuliah Jaringan Komputer di kelas PTIK B 2019 Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan keaktifan mahasiswa kelas PTIK B 2019, hal ini berdasarkan hasil data dari keseluruhan indikator yang telah diterapkan pada siklus I yaitu sebesar 67,24% serta pada siklus II meningkat menjadi 81,03%. Peningkatan keaktifan mahasiswa pada siklus I ke siklus II sebesar 13,79%. Hal tersebut di buktikan sesuai model PBL  ialah suatu bentuk pendekatan belajar yang terlebih dahulu diberikan bentuk permasalahan kemudian memberi kesempatan untuk memecahkan masalah tersebut guna penyesuaian diri mahasiswa terhadap dunia karirnya kedepan

    ANALISIS PENGARUH MASA KERJA DAN SERTIFIKASI TERHADAP KOMPETENSI DAN KINERJA GURU PRODUKTIF SMK NEGERI DI KOTA KENDARI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh langsung dan tidak langsung masa kerja dan sertifikasi terhadap kompetensi dan kinerja guru produktif pada SMK Negeri di Kota Kendari. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis statistik serta analisis jalur untuk menjawab hipotesis. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 208 orang dan sampel penelitian berjumlah 123 orang guru produktif yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) tidak terdapat pengaruh signifikan masa kerja terhadap kompetensi guru (Sig. 0,476>0,05); 2) tidak terdapat pengaruh signifikan sertifikasi terhadap kompetensi guru (Sig. 0,264>0,05); 3) tidak terdapat pengaruh signifikan masa kerja terhadap kinerja guru (Sig. 2,40>0,05); 4) terdapat pengaruh signifikan sertifikasi terhadap kinerja guru (Sig. 0,001<0,05); 5) terdapat pengaruh signifikan kompetensi terhadap kinerja guru (Sig. 0,000<0,05); 6) tidak terdapat pengaruh signifikan masa kerja terhadap kinerja guru melalui kompetensi sebagai variabel intervening (β:0,137); dan 7) tidak terdapat pengaruh signifikan sertifikasi terhadap kinerja guru melalui kompetensi sebagai variabel intervening (β:0,117). Rekomendasi yang dapat diberikan kepada guru produktif pada SMK Negeri di Kota Kendari agar dapat terus meningkatkan kompetensi khususnya dalam pemanfaatan media pembelajaran, serta dapat terus memperbaharui ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai perkembangan teknologi

    PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DARING ERA COVID-19 PADA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan teknologi dalam era pandemi pada peserta didik kelas V di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik mengumpulkan data menggunakan observasi serta wawancara di sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 20 siswa SDN Kembangbilo 1 Tuban kelas V. Teknik pengambilan subjek penelitian ini menggunakan kualitatif dengan random sampling. Hasil penelitian menemukan adanya beragam penggunaan aplikasi yaitu aplikasi WhatsApp Massenger, Zoom Cloud Meeting, Google Classroom, dan Google Form. Beberapa aplikasi tersebut dinilai menjadi alternatif terhadap pelaksanaan proses belajar daring di era COVID-19 yang didapatkan pada pembelajaran daring. Perlu diketahui terdapat kendala/hambatan dalam penerapan proses belajar daring, baik karena terkendala signal serta siswa yang tidak memiliki smartphone guna melaksanakan proses pembelajaran dari jarak jauh. Implikasi dari penelitian ini adalah perpaduan teknologi yang sudah cukup baik namun hal perlu dievaluasi lebih lanjut terutama terkait kendala yang dihadapi pada siswa sekolah dasar. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi yang diterapkan kepada peserta didik kelas V di Sekolah Dasar dapat menjadi solusi terhadap situasi pandemi saat ini melalui beragam aplikasi yang memiliki beragam fitur

    POTRET PEMBELAJARAN DARING MAHASISWA UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG DI TENGAH PANDEMI COVID-19

    Full text link
    Tujuan penelitin ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai kegiatan proses pembelajaran PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) yang dilakukan oleh mahasiswa UNSIKA di tengah pandemi covid-19 dan menganalisa faktor-faktor yang menjadi kendala mahasiswa dalam proses pembelajaran jarak jauh. Subjek Penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UNSIKA. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti berupa kusioner sebagai pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan melalui Google Form kepada mahasiswa UNSIKA yang dijadikan responden untuk dijawabnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor yang dimiliki mahasiswa UNSIKA ketika melakukan proses pembelajaran jarak jauh di masa pandemi covid-19 sangat menurun. (2) Kendala yang dirasakan mahasiswa UNSIKA ketika pjj, seperti susah mencari sinyal, ketidak siapan dalam menggunakan aplikasi-aplikasi untuk komunikasi secara daring, dan keadaan dirumah yang kurang nyaman sehingga dapat menghilangkan fokus dalam pembelajaran. (3) Dampak positif yang dirasakan oleh mahasiswa UNSIKA dalam melakukan kegiatan PJJ seperti mahasiswa lebih aktiv dalam membantu orangtua dirumah dan dapat memberikan manfaat yaitu meningkatkan kesadaran untuk menguasai kemajuan teknologi saat ini dan mengatasi permasalahan proses pendidikan di Indonesia. Kualitas kontrol mutu pendidikan menjadi tantantangan tersendiri bagi pendidik maupun peserta didik dalam penyesuaian pembelajaran yang tradisonal berubah menjadi fleksibel dan dapat membuat sebagian pelajar mulai resah. PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) dinilai cukup efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pendidikan

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI KAHOOT DI KELAS XII IPA 4 MAN ASAHAN

    Full text link
    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan aplikasi Kahoot mampu meningkatkan. hasil belajar siswa Kelas XII MAN Asahan, khususnya aplikasi E-Learning sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran sejarah di dalam kelas. Sebab, penerapan metode lama seperti ceramah ternyata kurang tepat dalam pembelajaran sejarah. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas terdiri 4 tahapan memiliki 4 tahap yakni, perencanaan (planning), tindakan (action), observasi atau evaluasi (observation) serta refleksi (reflection). Teknik pengumpulan data penelitian yang digunakan yakni observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji statistik deskriptif dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian siklus I menunjukkan hasil belajar peserta didik di kelas XII IPA 4 MAN Asahan dengan menerapkan media kuis aplikasi Kahoot berbasis android terkategori belum optimal. Sehingga pada pelaksanaan siklus II hasil tes belajar belajar peserta didik pada saat pengisian kuis menggunakan media android aplikasi Kahoot mampu memudahkan proses belajar siswa di kelas XII IPA 4 MAN Asahan berdasarkan indikator keberhasilan sesuai dengan materi Perjuangan atau terkait dengan sejarah

    MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 5 TANJUNG REDEB MELALUI PEMBELAJARAN TEKNIK TAKESI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks berita pada kelas VIII B SMP Negeri 5 Tanjung Redeb kelas VIII B melalui pembelajaran dengan teknik takesi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui teknik observasi serta tes tertulis sedangkan alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan soal tes tertulis. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII B  SMP Negeri 5 Tanjung Redeb Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 dan sampel sebanyak 32 siswa antara lain 14 siswa putra dan 18 siswa putri. Perolehan data yang dari lembar observasi dan tes tertulis diolah untuk mengetahui efektivitas dan hasil  pembelajaran menulis teks dengan teknik takesi. Analisis data  siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa dalam  pembelajaran menulis teks berita dengan teknik takesi jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar (KKM) dan rata-rata kelas mengalami peningkatan. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak  20 orang atau 62,50%   dengan rata-rata kelas 69,84%. Pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 28 orang atau 87,50% dengan nilai rata-rata kelas 78,06. Hasil penelitian menunjukkan pada pembelajaran menulis teks berita melalui teknik takesi mampu meningkatkan keterampilan menulis teks berita siswa Kelas VIIIB  SMP Negeri 5 Tanjung Redeb Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Berdasarkan data diatas maka disimpulkan bahwa dengan teknik takesi yang digunakan guru maka hasil belajar siswa lebih meningkat karena teknik ini mudah pelaksanaannya dan  menyenangkan. Selain itu, teknik pembelajaran ini menuntut adanya kreativitas siswa

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING BERBASIS GOOGLE MEET PADA MAHASISWA IKIP BUDI UTOMO MALANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji implementasi pembelajaran daring berbasis Google meet pada mahasiswa prodi pendidikan sejarah dan sosiologi angkatan 2020 IKIP Budi Utomo Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini mengambil 45 mahasiswa pada kelas A di prodi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi dari data yang diperoleh melalui wawancara. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan adanya: (1) Implementasi pembelajaran daring berbasis Google meet pada mata kuliah pengantar antro-sosiologi berjalan dengan baik dan mayoritas mahasiswa merespon dengan baik karena adanya kemudahan akses, fitur whiteboard di aplikasi Google meet tersebut dan juga solusi dari dosen ketika mahasiswa mengalami gangguan sinyal dan pemadaman listrik yang terjadi di lingkungan mahasiswa. (2) Nilai hasil belajar mahasiswa di tingkat kategori sangat baik terhadap nilai persentasi 62% dan berada pada kategori baik dengan persentase sebanyak 37%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa program studi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial dan Humaniora IKIP Budi Utomo memperoleh nilai belajar yang sangat tinggi terhadap pembelajaran daring/online berbasis Google meet karena berbagai fitur unggulan yang menunjang proses perkuliahan selama masa pandemi COVID-19

    MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA GURU DAN MEMBERIKAN PENGUATAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI BIMBINGAN KOLABORATIF DI SEKOLAH BINAAN

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan bertanya guru dan memberikan penguatan dalam proses pembelajaran melalui bimbingan di sekolah binaan tahun pelajaran 2021/2022. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 24 guru di 2 sekolah binaan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Data hasil penelitian  menunjukkan peningkatan keterampilan bertanya guru dan  memberikan penguatan yakni: Pertanyaan disampaikan dengan jelas dan singkat dari 50% menjadi 100%, memberikan acuan dari 50%  menjadi 100%,  memusatkan  pertanyaan yang disampaikan dari 50% menjadi 92%,  pemindahan giliran dari 25% menjadi  88%, penyebaran kesempatan menjawab pertanyaan dari 25% menjadi 92%, pemberian waktu berpikir yang cukup dari 25% menjadi 100%,  memberikan tuntunan jika siswa kesulitan menjawab dari 25% menjadi 100%,  pengubahan tuntunan tingkat kognitif dalam  menjawab pertanyaan dari 25% menjadi 100%, pengaturan urutan pertanyaan untuk mengembangkan tingkat kognitif dari yang sifatnya rendah ke yang lebih tinggi dan kompleks dari 25% menjadi 92%,  penggunaan pertanyaan pelacak dari 25% menjadi 75%,  terjadi peningkatan interaksi di dalam kelas dari 25% menjadi 100%,  penguatan verbal dengan kata-kata dari 75% menjadi 100%,  penguatan kalimat dari 75% menjadi 100%, penguatan non verbal dengan gerak/isyarat dari 75% menjadi 100%,  penguatan non verbal dengan mendekati dari 25% menjadi 88%, penguatan non verbal dengan sentuhan dari 25% menjadi 100%, penguatan non verbal dengan kegiatan yang menyenangkan dari 25% menjadi 75%, penguatan non verbal dengan simbol/benda dari 25% menjadi 100%. Pembimbingan guru melalui pembinaan kolaraboratif efektif dalam upaya peningkatan keterampilan guru bertanya dan memberikan penguatan di SMPS Katolik Regina Pacis dan SMPS PGRI Bajawa

    KORELASI ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN SOSIAL, DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, dan kemampuan awal matematika secara bersamaan pada prestasi hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif melalui penggunaan jenis penelitian ex post facto. Penelitian ini mengambil dua kelas sebagai sampel penelitian sebanyak 70 siswa yakni kelas VIII B dan VIII C dipilih secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling dari seluruh kelas VIII pada tahun ajaran 2014-2015 yang berjumlah dua belas kelas. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan tes. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik inferensial menemukan bahwa kemampuan awal matematika, kecerdasan emosional, dan kecerdasan sosial siswa berpengaruh secara bersama-sama dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa dengan persamaan regresi berganda Y = -31,63 + 0.50X1 + 0,11X2 + 0,40X3. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya upaya meningkatkan kecerdasan emosional, dan kecerdasan sosial, serta kemampuan awal siswa pada matematika dapat membantu mereka dalam meningkatkan prestasi belajar matematikanya

    148

    full texts

    159

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Nalar Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇