Jurnal Nalar Pendidikan
Not a member yet
159 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SISTEM ROBOTIKA BERBASIS MIKROKONTROLER DI ERA INDUSTRI 4.0
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran (Silabus, RPS, Kontrak Kuliah, dan Buku Ajar) pada mata kuliah rekayasa sistem robotik di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, 2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan Perangkat Pembelajaran (Silabus, RPS, Kontrak Kuliah, dan Buku Ajar) pada mata kuliah sistem robotik di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar untuk mencapai kriteria kualitas yang diinginkan yaitu pada kriteria Sangat Layak. Penelitian ini merupakan penelitian desain dan pengembangan. Penelitian ini melakukan desain dan pengembangan perangkat pembelajaran sistem robotik dengan menggunakan Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran ini adalah ADDIE, model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) implementasi (implementation), dan (5) evaluasi (evaluation). Uji coba yang dilakukan meliputi uji coba ahli/validasi ahli dan uji coba kelompok kecil. Uji coba kelompok kecil dilakukan di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro pada mahasiswa yang telah memprogramkan/melulusi mata kuliah dasar mikrokontroler yang berkaitan dengan sistem robotik. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar validasi Materi, validasi ahli media dan instrumen respon mahasiswa. Analisis data kevalidan dan kepraktisan dilakukan dengan cara mengkonversi data kuantitatif berupa skor hasil penilaian menjadi data kualitatif berupa nilai standar skala empat. Hasil validasi ahli materi mendapat kategori sangat layak hasil validasi ahli desain mendapat kategori sangat layak, dan hasil respon mahasiswa mendapat kategori sangat praktis. Kesimpulan dari hasil validasi dan revisi yang telah dilakukan, di tetapkan bahwa perangkat pembelajaran mata kuliah Rekayasa sistem robotik yang di kembangkan sangat layak untuk di gunakan di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makasssar
Validitas E-Modul Hidrokarbon Berbasis Guided Discovery Learning untuk Pembelajaran Kimia Kelas XI SMA/MA
This study aims to develop and analyze the validity of the developed e-module. This research is a type of educational design research using the Plomp model. At the validation stage, the feasibility of the e-module was assessed by three lecturers from the chemistry department, FMIPA UNP and two teachers from SMA Negeri 1 Lintau Buo. The validation results were obtained from experts consisting of three chemistry lecturers from FMIPA UNP and two chemistry teachers at SMA N 1 Lintau Buo. The research instrument used in this study was a validity questionnaire which was analyzed using the Aikens'V formula. The validation results were obtained from experts. The validation stage was carried out in two stages. The first stage obtained an average V value of 0.82 with an average content component validity with a V value of 0.75 (invalid), the linguistic component with a V value of 0. 88 (valid), the presentation component with a V value of 0.78 (invalid), the graphic component with a V value of 0.85 (valid) and the programming aspect with a V value of 0.84 (valid). The average validity obtained in the second validation stage is 0.86 (valid) with an average content component validity with a V value of 0.85 (valid), the linguistic component with a V value of 0.88 (valid), the presentation component with a V value of 0.88 (valid). V 0.83(valid), component with V value 0.85(valid) and programming aspect with V value 0.87(valid). After validation, the next step is a one to one evaluation test with a one to evaluation questionnaire instrument to three class XI students with different abilities. The conclusion from the research results is that the hydrocarbon e-module based on guided discovery learning for class XI SMA/MA which was developed is valid and can be continued for further research
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Basic Learning Berbasis Higher Order Thinking Skills
This research is a classroom action research that uses a learning model of basic learning problems based on hinger order thinking skills to determine the effect on student learning outcomes in Class XI Economics at SMA Yaspib Bontolemngan. This type of research is an experimental research form of One Group Pretest Posttest Design. The research was carried out in the Odd Semester 2020/2021. The research subjects totaled 19 people. The research instruments used were tests, observations and documentation. The data analysis technique used was descriptive and inferential analysis and then analyzed using the t-test through the SPSS program which previously went through the normality and homogeneity test stages. Based on the hypothesis testing that has been done, it was found that student learning outcomes in Economics class XI SMA Yaspib Bontolemngan were influenced by the use of problem basic learning learning models based on hinger order thinking skills. This is proven after looking at the significance value of the data processing result tie which is 0.000 <0.05, which means that student learning outcomes in Economics Class XI SMA Yaspib are influenced by the use of a basic learning problem learning model based on hinger order thinking skills
Hubungan Self Regulated Learning Terhadap Motivasi Berprestasi Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self regulated learning terhadap motivasi berprestasi mahasiswa pengurus Organisasi Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis uji statistik korelasi product moment. Subjek penelitian sebanyak 103 mahasiswa yang terbagi kedalam beberapa organisasi kemahasiswaan di lingkup Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa pada variabel self regulated learning terdapat 15% subjek yang berada pada kategori tinggi, 72% subjek yang berada pada kategori sedang, 13% subjek yang berada pada kategori rendah. Selanjutnya pada variabel motivasi berprestasi data menunjukkan terdapat 19% subjek yang berada pada kategori tinggi, 63% subjek yang berada pada kategori sedang, 18% subjek yang berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil uji hipotesis terdapat hubungan positif antara self regulated learningdengan motivasi berprestasi mahasiswa pengurus lembaga kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Makassar dengan nilai signifikansi 0,001 dimana nilai p < 0,05. Hal ini berarti, semakin semakin tinggi self regulated learning mahasiswa maka semakin tinggi motivasi berprestasinya.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS) Pada Materi Mengkreasikan Puisi Rakyat Kelas VII SMP Negeri 06 Jeneponto
This study aims to train students in critical, reflective, metacognitive, and creative thinking through the development of student worksheets (LKPD) on the learning process and the quality of learning outcomes. The type of research used is research and development (R&D) which is valid and practical. The research and development stage refers to the 4-D model (Define, Design, Development, Disseminate). The data instrument in this study was a student response questionnaire. The questionnaire was developed with 4 assessment categories, namely strongly agree (score 4), agree (score 3), disagree (score 2), strongly disagree (score 1). Data analysis techniques. This development research used quantitative descriptive analysis through assessment sheets, observation sheets and response questionnaires and student learning outcomes. Data analysis techniques start from data validation results of student worksheets (LKPD) and data on practical results of LKPD. The results of the study consisted of two, namely (1) the validity of the LKPD validity assessment instrument and the questionnaire validity assessment instrument, (2) practicality in the form of a questionnaire of educator responses and students' responses to LKPD. The results of the research from the two aspects carried out include aspects of validity and practicality that meet the criteria and are suitable for use
Pengaruh Kebiasaan Belajar dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XII SMAN 11 Pinrang
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh kebiasaan belajar, kemandirian belajar, dan hasil belajar matematika siswa kelas XII SMAN 11 Pinrang penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran kebiasaan belajar, kemandirian belajar, dan hasil belajar matematika siswa kelas XII SMAN 11 Pinrang serta pengaruh kebiasaan belajar dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian adalah semua kelas XII sebanyak 96 orang dengan sampel 50 orang yang dipilih secara proporsional sample. Instrumen penelitian ini adalah angket kebiasaan belajar, angket kemandirian belajar, serta tes hasil belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kategori kebiasaan belajar dan kemandirian belajar siswa kelas XII SMAN 11 Pinrang adalah baik dengan hasil belajar matematika berada pada kriteria sedang; (2) secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kemandirian belajar mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dimana koefisien determinasinya R2 = 0,397 yang berarti bahwa hasil belajar matematika dapat dijelaskan secara bersama oleh kebiasaan belajar dan kemadirian belajar sekitar 39,7 %; (3) kebiasaan belajar memberikan pengaruh yang positif terhadap hasil belajar matematika siswa dengan kontribusi sebesar 7,43%; (4) kemandirian belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa dengan kontribusi sebesar 32,24%
Evaluasi Self-Directed Learning Berdasarkan Model, Durasi, dan Instruksi Belajar Mandiri Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi belajar mandiri mahasiswa berdasarkan Sistem Kredit Semester. Selain itu, penelitian ini mengungkap model belajar mandiri atau self-directed learning (SDL) mahasiswa dan instruksi dosen dalam model belajar tersebut. Sebanyak 144 mahasiswa FKIP Universitas Tomakaka dan STAIN Majene berpartisipasi sebagai responden dengan mengisi survei Google Form yang memuat pertanyaan tertutup dan terbuka. Data kuantitatif dianalisis dengan metode statistik deskriptif sedangkan data kualitatif dianalisis dengan bantuan aplikasi NVivo 12. Penelitian ini menemukan bahwa durasi belajar mandiri mahasiswa baik pada satu atau secara keseluruhan mata kuliah yang mereka program tidak sesuai dengan standar SKS dalam Permendikbud No. 3 Tahun 2020. Selain itu, ditemukan bahwa membaca materi yang berkaitan dengan mata kuliah merupakan model SDL yang paling umum dilakukan; disusul oleh pengerjaan tugas menulis, diskusi, dan menyelesaikan soal. Mendengarkan audio dan menonton video materi meskipun tidak begitu populer juga biasa diberikan dosen khususnya pada program Pendidikan Bahasa Inggris. Instruksi dosen agar mahasiswa belajar mandiri di luar kelas juga nampak pada tren yang baik, tetapi dosen terkendala dalam memastikan mahasiswa benar-benar telah memenuhi durasi dan instruksi dalam.mengerjakan tugas secara mandiri
Analysis of The Impact of Online Learning During the Covid-19 Pandemic on Cognitive Students At SMP Negeri 3 Anggeraja Kabupaten Enrekang
The purpose of this study was to analyze the impact of online learning on students' cognitive aspects during the COVID-19 pandemic at SMP Negeri 3 Anggeraja, Kabupaten Enrekang. The research method used is quantitative with an explanatory survey method to determine students' perceptions and experiences during online learning. The research sample was 114 students of SMP Negeri 3 Anggeraja, Kabupaten Enrekang. who were selected using the Probability Sampling Method with the slovin formula, then this sample was taken using the proportional stratified sampling method. The research instrument used was a closed questionnaire with a modified Likert scale model interval measurement. The data that has been collected was then analyzed using simple linear regression analysis with the help of the SPSS Version 25 program for Windows 10. The results found that there was a significant influence between Online Learning on the cognitive aspects of students at SMP Negeri 3 Anggeraja, Kabupaten Enrekang. From the research results to the teacher aspect pay special attention to the cognitive development of students in online learning
Peran Media Pembelajaran dalam Membentuk Pembelajaran yang Interaktif di TK Pada Masa Pandemi
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keefektifan suatu media pembelajaran dalam membentuk pembelajaran yang interaktif selama masa pandemi. Penelitian ini dilakukan di TK ABA Kenaji dengan metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah sejumlah guru dan Wali Murid TK ABA Kenaji. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Media pembelajaran yang digunakan di TK ABA Kenaji dalam menunjang pembelajaran selama pandemi adalah Google meets, Zoom meeting, WhatsApp group, Video Youtobe, dan media peraga edukatif lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berjalan dengan efektif dan dapat membentuk pembelajaran yang interaktif walaupun dimasa pandemi. Pembelajaran di TK ABA Kenaji dapat menciptakan suasana yang interaktif hal ini dibuktikan dengan keaktifan siswa didalam kelas kemudian siswa tetap kreatif dalam menciptakan karyanya. Kelebihan dari media yang digunakan adalah secara tidak langsung dapat mengenalkan kepada siswa mengenai perkembangan tekhnologi, bahwa dalam keadaan pandemi kita masih bisa melakukan pembelajaran dengan efektif dan efisien. Pembelajaran melalui zoom meeting, google meets, dll dilakukan 2 kali dalam seminggu, sedangkan pembelajaran yang menggunakan media peraga edukatif dilaksanakan 1 kali dalam seminggu
Pengembangan Trainer Sensor dan Transduser di Program Studi Pendidikan Vokasional Mekatronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar
This study aims to determine the stages of developing sensor and transducer trainers and aims to produce practical, valid and effective trainers in the Mechatronics Vocational Education Study Program. The type of research used in this research is Research and Development (R&D) with the development model of Computer Assisted Instruction (CAI): (1) Needs Assessment, (2) Design, (3) Development and Implementation (development and implementation), (4) Evaluation and revision (evaluation and revision). The results of this study obtained that trainer sensors and transducers developed in the media aspect obtained a total rating of 93.28% for the first category (very valid) to be used then the material (module) 87.63% for the second category (valid). At the trainer implementation stage, the average overall student response was 82.88%, which was in the second category (practical) to use. While the results of student test scores before the use of trainer sensors and transducers the percentage obtained was 54.97% and after the use of trainer sensors and transducers 78.62% experienced an increase in understanding, with an N-Gain of 0.52 in the second category (medium). This study concludes that the sensor and transducer trainers developed are valid, practical and effective for use in the Mechatronics Vocational Education Study Program