Jurnal Nalar Pendidikan
Not a member yet
    159 research outputs found

    Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIA 3 SMAN 1 Bontomarannu

    Full text link
    AbstractThis research is a classroom action research that aims to find out how to apply cooperative learning model talking chips type in class X MIA 3 SMAN 1 Bontomarannu on the subject matter of chemical bonding. This research was conducted in two cycles. The instrument used is the test of learning outcomes in the form of multiple choice questions as well as the activeness sheet of students. The collected data is then analyzed using descriptive statistical analysis. The results indicate that the steps in each phase of the learning model can improve the activities and learning outcomes of students. In cycle I the percentage of learning activities of students is 61.17% with the category quite active and the percentage of learning completeness of students is 46.67%. In cycle II the percentage of learning activities of students has increased to 86.09% with very active category and students' learning outcomes also increased with the percentage of complete is 83.33%. Keywords: Chemical bonding, Learning outcomes, Study activit, Talking chipsAbstrakPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui cara menerapkan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing (talking chips) di kelas X MIA 3 SMAN 1 Bontomarannu pada materi pokok ikatan kimia. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda serta instrumen lembar keaktifan peserta didik. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pada setiap fase model pembelajaran tersebut dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Pada siklus I persentase keaktifan peserta didik sebesar 61.17% dengan kategori cukup aktif dan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 46.67%. Pada siklus II persentase keaktifan peserta didik mengalami peningkatan menjadi 86.09% dengan kategori sangat aktif dan hasil belajar peserta didik juga meningkat dengan persentase ketuntasan sebesar 83.33%.Kata Kunci: Ikatan kimia, Hasil belajar, Keaktifan belajar, Kancing gemerincin

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA MATA DIKLAT MENGINSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS GUI MENGGUNAKAN METODE INQUIRY PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 TAKALAR

    Full text link
    Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata Diklat Menginstalasi Sistem Operasi Berbasis GUI menggunakan metode inkuiri. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Takalar dengan mengambil sampel dari kelas X jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus hingga diperoleh peningkatan hasil belajar siswa pada siklus II. Rata-rata peningkatan hasil belajar yang dilihat melalui distribusi frekuensi skor hasil belajar. Data pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas adalah 63.14, dan skor maksimum adalah 77. Sedangkan pada siklus kedua diperoleh data skor rata-rata kelas adalah 83.90 dan skor maksimum adalah 91. Maka, peningkatan hasil belajar siswa pada mata Diklat Menginstalasi Sistem Operasi Berbasis GUI dengan menggunakan Metode Inquiry dari siklus I ke Siklus II sebesar 20,76 %. Berdasarkan data tersebut maka disimpulkan bahwa Metode Inquiry pada Mata Diklat Menginstalasi Sistem Operasi Berbasis GUI dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 2 Takalar.Kata kunci: Inquiry, Hasil belajar, GU

    PENGARUH STRATEGI GENIUS LEARNING MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESMEN AND SATISFACTION) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

    Full text link
    Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Genius learning melalui model pembelajaran ARIAS terhadap hasil belajar siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen 82 dengan standar deviasi 9 sedangkan kelas kontrol 72 dengan standar deviasi 12 dan ketuntasan pada kelas eksperimen sebesar 94% sedangkan pada kelas kontrol sebesar 65%. Pengujian hipotesis menggunakan analisis kovarians (ANACOVA) dengan bantuan komputer program SPSS for windows menunjukkan nilai signifikansi p= 0,00 < α= 0,05, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini berarti ada pengaruh positif strategi genius learning melalui model pembelajaran ARIAS terhadap hasil belajar siswa studi pada materi pokok hidrokarbon kelas X SMAN 3 Makassar.Kata kunci: Strategi Genius Learning, Model pembelajaran ARIAS, Hasil belajar

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SIBULUE

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen, untuk melihat seberapa besar hasil belajar siswa dalam pokok bahasan pengelolaan lingkungan setelah diajar dengan Model Pembelajaran Berbasis masalah dengan pendekatan Kontekstual. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sibulue. Sedangkan sampel penelitian dipilih salah satu kelas secara acak dengan jumlah sampel 22 siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif melalui uji N-gain. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sibulue yang diajar dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan kontekstual berada pada kategori sangat aktif. (2) Hasil belajar siswa kelas VII SMP negeri 1 Sibulue yang diajar dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan kontekstual berada pada kategori tinggi. (3) Ada pengaruh penerapan model Pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan kontekstual melalui hasil belajar siswa kelas VII SMP negeri 1 Sibulue dengan nilai g = 0,6 dengan kategori “sedang”.Kata kunci: Berbasis masalah, Pendekatan Kontekstual, Aktivitas, Hasil belaja

    PENGGUANAAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS TEKS NARATIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS (PENELITIAN EKSPERIMEN)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan peningkatan prestasi siswa dalam keterampilan menulis dengan menggunakan video dalam batasan content dan language use. Peneliti menerapkan metode penelitian Pre-Experimental Research dengan satu kelompok pre-test dan post-test. Objek penelitian adalah siswa kelas sebelas pada SMA Negeri 1 Alla Enrekang tahun academic 2015/2016. Objek penelitian terdiri dari 26 siswa. Penelitian ini berlangsung selama tujuh kali pertemuan. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test. Ini dibuktikan dengan nilai rata-rata siswa pada pre-test adalah 51.73 dan post-test 77.79. Ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa pada post-test lebih tinggi dari pada pre-test. Nilai t-test dari content dan language use adalah 21.0 dan itu lebih besar dari pada t-table 2.060 pada level signifikan (p) = 0.05 dan degree of freedom (df)=26-1=25. Jadi ada perkembangan yang signifikan dari kemampuan menulis siswa pada narative teks dalam batasan conten dan language use dengan menggunakan video.Kata kunci: Bahasa Indonesia, Video, Menulis Teks Narati

    KESALAHAN PEMBENTUKAN KOMPOSITA NOMINA DALAM BAHASA JERMAN OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA JERMAN FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini ialah menjelaskan bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam pembentukan komposita Nomina dalam bahasa Jerman serta faktor-faktor penyebab kesalahan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kesalahan berbahasa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni berupa wawancara serta berupa tes pembentukan komposita nomina.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka kita dapat mengklasifikasikan kesalahan- kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa dalam pembentukan komposita nomina bahasa Jerman, diantaranya seperti kesalahan dalam pemilihan artikel, kesalahan dalam penempatan posisi kata dasar dan kata penentu, kesalahan dalam penyerderhanaan verba pada pembentukan komposita yang terdiri atas verba dan nomina, serta kesalahan dalam penggunaan elemen sisipan (Fugenelement). Berdasarkan hasil tes yang telah diberikan dapat disimpulkan bahwa kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa adalah kesalahan dalam penggunaan elemen sisipan (Fugenelement) serta kesalahan dalam penyerderhanaan verba.Kata kunci: Interferensi, Kesalahan Berbahasa, Komposisi, Komposita Nomina, Bahasa Jerman

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TERPADU MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA Terpadu melalui model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas VII.E SMP Negeri 33 Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas model siklus, fokus penelitian adalah pembelajaran kontekstual dan hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII.E sebanyak 31 orang. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi, sedangkan data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah hasil belajar IPA Terpadu siswa meningkat melalui model pembelajaran kontekstual di kelas VII.E SMP Negeri 33 Kota Makassar. Siklus pertama, hasil belajar IPA Terpadu pada kategori cukup tetapi belum mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan, kemudian siklus kedua meningkat menjadi kategori baik sekali dan telah mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan. Peningkatan hasil belajar IPA Terpadu melalui model pembelajaran kontekstual didukung oleh peningkatan aktivitas mengajar guru dalam menerapkan langkah-langkah model pembelajaran kontekstual, dan aktivitas belajar siswa mengikuti pelajaran IPA Terpadu dari awal hingga akhir pembelajaran.Kata Kunci: Pembelajaran Kontekstual IPA Terpadu , Aktivitas Belajar, Hasil Belajar

    UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI METODE EKSPOSITORI DENGAN PEMBERIAN KUIS SISWA KELAS XI IPA4 SMA NEGERI 1 BONTONOMPO KABUPATEN GOWA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika dengan metode ekspositori dengan pemberian kuis pada peserta didik kelas XI IPA4 SMA Negeri1 Bontonompo Kabupten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri dari dua siklus dimana setiap siklus dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA4 SMA Negeri1 Bontonompo Kabupten Gowa sebanyak 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menggunakan metode ekspositori dengan pemberian kuis pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar peserta didik mencapai 77 dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar 68% ini berarti masih berada pada kategori tinggi, namun masih ada siswa di bawah kriteria ketuntasan. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar peserta didik mencapai 87 dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar 100% ini berarti telah memenuhi standar KKM atau berada pada kategori sangat tinggi.Kata kunci: Metode Ekpositori, Hasil Belajar, Fisik

    PENGARUH PEMBERIAN TUGAS BERBASIS PROYEK TERHADAP PENGEMBANGAN LIFE SKILL DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMP

    Full text link
    Pembelajaran di sekolah sampai saat ini cenderung berpusat pada guru. Tugas guru adalah menyampaikan materi-materi dan siswa diberi tanggung jawab untuk menghapal semua pengetahuan. Pembelajaran yang berorientasi target penguasaan materi hanya berhasil dalam mengingat jangka pendek, tetapi gagal dalam memecahkan masalah di kemudian hari. Pembelajaran berbasis proyek digunakan untuk supaya siswa menjadi pebelajar yang aktif dan guru sebagai fasilitator, selain itu dengan penerapan pembelajaran berbasis proyek akan mengembangkan life skill siswa sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberiaan tugas berbasis proyek terhadap pengembangan life skill dan hasil belajar siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini adalah quasi eksperimen, yaitu dua sampel diberi perlakukan metode pembelajaran yang berbeda dan melihat pengaruhnya terhadap pengembangan life skill dan hasil belajar siswa. Desain yang digunakan adalah Posttest Only Control Group Design, dengan jumlah sampel sebanyak 37 siswa untuk kelas kontrol dan 37 siswa untuk kelompok eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengukur life skill, tes pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa. Data di analisis secara deskriptif dan inferensial (statistik Uji-t dengan bantuan program SPSS 17,0 for Windows, dilakukan dengan taraf signifikansi 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pemberian tugas berbasis proyek berpengaruh terhadap pengembangan life skill siswa kelas VIII. (2) Pemberian tugas berbasis proyek berpengaruh terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas VIII.Kata kunci: Hasil belajar, Life skill, Tugas berbasis proye

    PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X.5 SMA NEGERI 1 BONTONOMPO (STUDI PADA MATERI POKOK IKATAN KIMIA DAN TATANAMA SENYAWA)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menemukan langkah-langkah efektif penerapan pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Bontonompo pada materi pokok ikatan kimia dan tatanama senyawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Siklus I sebanyak empat kali pertemuan dan siklus II sebanyak empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Bontonompo tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Bontonompo kelas X.5 mengalami perubahan setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe TAI. Terbukti ketuntasan kelas naik dan nilai awal yaitu 56,70% sesuai dengan dokumentasi SMA Negeri 1 Bontonompo kelas X.5 meningkat menjadi 71,87% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Penelitian ini mencapai tuntas secara klasikal melebihi kriteria yaitu 85%.Kata kunci: Ikatan Kimia, Kooperatif, TAI

    148

    full texts

    159

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Nalar Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇