Jurnal Nalar Pendidikan
Not a member yet
159 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TARI PAKARENA
Peningkatan hasil belajar tari Pakarena melalui demonstrasi. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus (I dan II ), siklus I dan siklus II merupakan rangkaian kegiatan yang saling berkaitan. Secara deskriptif kuantitatif hasil penelitian ini, mengungkapkan bahwa setelah pelaksanaan tindakan siklus II, hasil belajar seni tari Siswa Kelas IX.C SMP Negeri 1 Bajeng Kabupaten Gowa, dikategorikan siswa tuntas belajar klasikal. Hasil tersebut didasarkan pada tingginya persentase siswa yang memiliki hasil belajar seni tari yang dikategorikan tuntas belajar perseorangan, yaitu mencapai (100%) bahkan melebihi batas masikmal ketuntasan klasikal yakni (85%). Secara kualitatif pengamatan observer bahwa proses pembelajaran yang dilakukan guru dan aktivitas siswa, terlihat bahwa indikator pembelajaran telah dilaksanakan oleh guru dan siswa secara maksimal. Pelaksanaan indikator tersebut secara langsung ataupun tidak langsung berpengaruh terhadap pencapaian hasil belajar yang tinggi dan ketuntasan belajar seni tari.Kata Kunci: Demonstrasi, Hasil Belajar, Tari Pakarena
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ENERGI GERAK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODE STAD SISWA KELAS IV SD INPRES TA’BINJAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan dalam memahami pokok bahasan energi gerak dan untuk mengetahui hasil belajar energi gerak melalui pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas V SD Inpres Ta’binjai Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik pengamatan, tes, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penggunaan pembelajaran kooperatif model STAD yaitu dapat mempermudah siswa dalam memahami materi energi gerak dan dapat meningkatkan hasil belajar energi gerak pada siswa kelas SD Inpres Ta’binjai Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas V SD Inpres Ta’binjai Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa, dapat meningkatkan hasil belajar.Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Hasil Belajar, Model STAD
STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI LISTENING BAHASA INGGRIS SISWA KELAS IX.E SMP NEGERI I BAJENG
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Clasroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui strategi pembelajaran kontekstual. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX.E SMP Negeri 1 Bajeng semester ganjil tahun pelajaran 2013. Adapun data diperoleh melalui instrumen yaitu data tentang aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung diperoleh melalui lembar observasi dan data tentang hasil belajar siswa diperoleh dari hasi tes setiap siklus yang kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa meningkat begitu pula aktivitas kegiatan guru mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, yaitu dari 11 indikator aktivitas yang diamati mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yaitu rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat dari 69 di siklus I menjadi 80 di siklus II. Hasil penelitian menujukkan dengan Strategi Pembelajaran Kontekstual CTL terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa Siswa Kelas IX.E SMP Negeri 1 Bajeng.Kata kunci: Tindakan Kelas, Strategi Pembelajaran Kontekstual, Hasil Belajar
MENGIDENTIFIKASI PENOKOHAN DALAM PENGGALAN NOVEL MELALUI MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS VIII.F SMP NEGERI 1 BAJENG KABUPATEN GOWA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil peningkatan mengidentifikasi penokohan dalam penggalan novel melalui membaca intensif siswa kelas VIII.F SMP Negeri 1 Bajeng Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis pada siklus I diperoleh informasi bahwa dari 35 siswa yang dikenakan tindakan pada pembelajaran terdapat 23 siswa (66%) yang mencapai ketuntusan belajar, sedangkan 12 siswa lainnya (34%) yang belum mencapai ketuntasan belajar. Hasil Analisis pada siklus II menunjukkan bahwa dari 35 siswa yang dikenakan tindakan pembelajaran terdapat 31 siswa (89%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 4 siswa lainnya (11%) yang belum mencapai ketuntasan belajar yang telah ditetapkan.Kata kunci: Mengidentifikasi Penokohan, Membaca Intensif, Nove
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM (QUANTUM TEACHING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SD YPS LAWEWU KECAMATAN NUHA KABUPATEN LUWU TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan model pembelajaran quantum (quantum teaching), mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran quantum terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III D SD YPS Lawewu. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, menggunakan desain pre eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas III sejumlah 121 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposivesampling dengan jumlah sampel yang digunakan adalah 30 orang di kelas III D. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran quantumdi kelas III D mengalami peningkatan disetiap pertemuannya berdasarkan 6 aspek yang diamati yaitu Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi dan Rayakan. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan t hitung sebesar -11.568 pada derajat kebebasan (df) 25 dengan probabilitas (signifikansi) sebesar 0,000 < 0.05, artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa sebelum dan setelah diterapkanQuantum Teaching.Kata Kunci: Hasil Belajar, Quantum Teaching, Pembelajaran IP
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X.1 SMAN 1 DUA BOCCOE KABUPATEN BONE
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan dalam dua siklus menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Dua Boccoe pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data motivasi dilakukan dengan menggunakan angket motivasi, data aktivitas menggunakan lembar observasi aktivitas dan data hasil belajar diperoleh menggunakan tes hasil belajar siklus I dan Siklus II. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terjadi peningkatan motivasi belajar dengan nilai rata-rata pada siklus I 76,3 menjadi 77,7 (2) Ada peningkatan aktivitas belajar, nilai rata-rata persentase aktivitas pada siklus I sebesar 86% menjadi 95% pada siklus II. (3) Terjadi Peningkatan hasil belajar pada siklus I dengan persentase ketuntasan 53% dan pada siklus II meningkat menjadi 88%. Model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan motivasi, aktivitas, dan hasil belajar kognitif biologi siswa.Kata Kunci : Make a Match, Motivasi, Aktivitas, dan Hasil Belaja
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI MELALUI METODE CERAMAH PADA SISWA SD INPRES TA’BINJAI KABUPATEN GOWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (a) Peningkatan prestasi belajar pendidikan jasmani bagi siswa dengan diterapkannya metode ceramah, (b) Pengaruh metode ceramah terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan. Refleksi dan refisi Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas kelas III. Dari data diperoleh berupa hasil tes praktik , lembar observasi. Dari hasil analisa didapat bahwa rata-rata prestasi belajar siswa mengalami peningkatakan dari siklus I sampai II yaitu, siklus I (68%), siklus II (76%) untuk ranah psikomotorik, siklus I dan siklus II yakni (81%) dan (100%). Siklus I (75%) dan siklus II (100%) untuk ranah afktif, peningkatan ketuntasan belajar siswa dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (62%) dan siklus II (100%).Kata kunci: Hasil Belajar, Ceramah, Jasmani
PENERAPAN PENDEKATAN PSIKODRAMA DALAM MENGENTASKAN MASALAH PERILAKU MENYIMPANG SISWA DI SMK NEGERI 2 SOMBA OPU KABUPATEN GOWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku menyimpang yang dilakukan siswa di SMK Negeri 2 Somba Opu Kabupaten Gowa dan untuk mengetahui penerapan metode psikodrama dapat mengentaskan perilaku menyimpang siswa di SMK Negeri 2 Somba Opu Kabupaten Gowa. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, angket, dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah 16 orang dengan perilaku menyimpang, dengan teknik sampling jenuh maka seluruh anggota populasi menjadi anggota sampel. Berdasarkan penelitian dan hasil analisis melalui perbandingan rata-rata angket pretest dan posttest siswa merokok dan membolos, yakni dari angket pretest siswa perilaku merokok 18% dan angket posttest perilaku siswa merokok 11%, jadi terjadi penurunan 7%, sedangkan angket pretest perilaku siswa membolos 22% dan angket posttest perilaku siswa membolos 14%, juga terjadi penurunan 8%. Dari hasil persentase angket diketahui bahwa teknik psikodrama dapat menurunkan tingkat perilaku menyimpang siswa berupa perilaku membolos dan merokok di SMK Negeri 2 Somba Opu.Kata kunci: Perilaku Menyimpang, Metode Psikodrama, Siswa
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION)
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar PKn setelah diterapkan pembelajaran kooperatif model STAD pada Siswa Kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Parigi Kabupaten Gowa, 2) Memberikan gambaran tentang metode pembelajaran yang tepat dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa dan menjadikan siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar, 3) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa Kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Parigi Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan pengamatan, refleksi, dan revisi. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai dengan siklus II yaitu siklus I (70%), siklus II (79%) dan ketuntasan belajar meningkat dari siklus I ke siklus II yakni 74 dan 96 Sedangkan kelompok yang mendapat penghargaan adalah kelompok III dengan nilai kelompok tertinggi sebesar 6%.Kata Kunci: Prestasi Belajar PKn, Pembelajaran Kooperatif, Model STA
PEMBELAJARAN GENETIKA (SUSAH) DENGAN STRATEGI HUMOR (MUDAH), APAKAH MEMPENGARUHI MINAT SISWA?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi pembelajaran berbasis humor terhadap minat belajar siswa kelas XII pada konsep genetika di SMA Negeri 11 Makassar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian yaitu pre-experimental disgn. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MIA1 SMA Negeri 11 Makassar tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 7 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random class sampling. Sampel adalah siswa kelas XII MIA1 Negeri 11 Makassar tahun ajaran 2015/2016. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar siswa dengan teknik pengumpulan data pretest-posttest. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data deskriktif melalui n-gain dan statistik inferensial melalui uji t. Berdasarkan uji analisis inferensial uji t diketahui bahwa terdapat perubahan (peningkatan) signifikan pada minat belajar siswa sebelum dan sesudah diajar menggunakan strategi pembelajaran berbasis humor, begitu pula nilai yang ditunjukan n-gain diketahui bahwa besar peningkatan minat belajar kelas MIA1 pada katagori sedang dan tinggi yakni 29 siswa (80,6%).Kata kunci: Strategi humor, Minat Belajar, Genetik