Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
294 research outputs found
Sort by
Penggunaan Konjungsi pada Makalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa
This research describes the used of conjunctions on students papers in medical faculty university of Lampung in 2017 and the implication on the learning of Bahasa Indonesia in college. The method in this research was descriptive qualitative. The data source in this research was papers. Data collecting technique in this research was documentation technique. Based on the research, the used of conjunction on student papers is 2010 to the accuracy of 1908 (95 %) and inaccuracy 102 (5 %) conjunctions. The conjunctions include 802 coordinating conjunctions, 1099 subordinating conjunction, 24 correlative conjunction, and 85 intersentence conjunction. The used of conjunctions on students papers can be used as teaching material in effective sentence learning in college.Penelitian ini mendeskripsikan penggunaan konjungsi pada makalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung tahun 2017 dan implikasinya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah makalah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Berdasarkan penelitian, penggunaan konjungsi pada makalah mahasiswa berjumlah 2010 penggunaan dengan ketepatan 1908 (95%) dan ketidaktepatan 102 (5%) penggunaan. Konjungsi tersebut meliputi konjungsi koordinatif berjumlah 802, konjungsi subordinatif berjumlah 1.099, konjungsi korelatif berjumlah 24, dan konjungsi antarkalimat berjumlah 85 penggunaan. Penggunaan konjungsi pada makalah mahasiswa dapat dijadikan bahan ajar dalam membelajarkan kalimat efektif di perguruan tinggi.Kata kunci: penggunaan konjungsi, makalah mahasiswa Fakultas Kedokteran
Konflik Novel Cahaya Cinta Pesantren dan Kelayakannya sebagai Bahan Ajar di SMA
The purpose of this research is to describe conflict in Cahaya Cinta Pesantren novel by Ira Madan and its feasibility as a literary material in high school. The method used is qualitative description method. In the Cahaya Cinta Pesantren novel by Ira Madan, there is a kind of human conflict with himself, human conflict with human, human conflict with society, and human conflict with nature. Human conflict with it self was used to show a sense of courage, fear, and fighting jealousy, human conflict with human arises when Shila and her friend are in the process of achieving, human conflicts with the community to test Shila's friendship, and human conflict with nature are the least used types of conflicts author and Cahaya Cinta Pesantren novel can be used as a literary material in high school. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan konflik dalam novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif. Dalam novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan ditemukan jenis konflik manusia dengan dirinya sendiri, konflik manusia dengan manusia, konflik manusia dengan masyarakat, dan konflik manusia dengan alam. Konflik manusia dengan dirinya sendiri digunakan untuk menunjukkan rasa keberanian, rasa takut, dan melawan rasa cemburu, konflik manusia dengan manusia muncul pada saat Shila dan sahabatnya dalam proses mencapai cita-cita, konflik manusia dengan masyarakat untuk menguji persahabat Shila, dan konflik manusia dengan alam merupakan jenis konflik yang paling sedikit digunakan pengarang dan novel Cahaya Cinta Pesantren dapat digunakan sebagai bahan ajar sastra di SMA.Kata kunci: konflik, jenis konflik, novel, bahan ajar
Ragam Bahasa dalam Acara Talk Show Mata Najwa Periode Januari 2017 dan Implikasinya
This research is intended to describe the variety of languages used in Mata Najwa talk show for the January, 2017 period and find out its implications for Indonesian Language for high school. Moreover, this research used a descriptive-qualitative design. Based on the data analysis, it was found that the variety of languages used in Mata Najwa talk show for the January, 2017 period is based on four aspects (1) the aspects of speakers dialect, colloquial, and jargon, (2) terms of use; for journalism context, (3) terms of formality formal, business, and relaxed, (4) terms of media oral form. Therefore, the result of this research may be implied in the Indonesian language learning KD 3.13 and 4.13 about developing problems or issues viewed from various perspectives completed by its debating argument for the even semester - tenth grades of senior high school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dalam acara talk show Mata Najwa periode Januari 2017 dan mengetahui implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitaf. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan ragam bahasa dalam acara talk show Mata Najwa periode Januari 2017 berdasarkan empat segi adalah sebagai berikut (1) segi penutur meliputi dialek, kolokial, jargon (2) segi pemakaian termasuk dalam ragam jurnalistik (3) segi keformalan formal, usaha, santai (4) segi sarana termasuk dalam ragam lisan. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia KD 3.13 dan 4.13 tentang mengembangkan permasalahan/isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapi argumen dalam berdebat untuk SMA kelas X semester genap.Kata kunci: ragam bahasa, talk show, implikasi
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Novel Sang Pemimpi dan Pembelajarannya di SMA
This research described the values of character education in the novel of Sang Pemimpi Andrea Hiratas work and learning in high school. The source of the data in the novel of Sang Pemimpi Andrea Hirata work. The research method is descriptive qualitative. Based on the research, there are eleven grades of character education found in the novel of Sang Pemimpi. The eleven value are religious, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, curiosty, respectful achievement, friendly/communicative, social caring, and resposibility. The value is present in various ways. Some are visible through speech, even that occur, and trhough the behavior or deeds of character. Novel Sang Pemimpi can be designed, as an alternative learning materials in high school. Especially the class XII even semester, with KD interpret the meaning of the text of the novel both orally and in writing.Penelitian ini mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dan pembelajarannya di SMA. Sumber data adalah novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, terdapat sebelas nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam novel Sang Pemimpi. Sebelas nilai tersebut adalah religius, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, peduli sosial, dan tanggung jawab. Nilai tersebut hadir dalam berbagai cara. Ada yang tampak melalui ucapan, peristiwa yang terjadi, dan melalui perilaku atau perbuatan tokoh. Novel Sang Pemimpi di SMA, khususnya kelas XII semester genap, dengan KD menginterpretasi makna teks novel baik secara lisan maupun tulisan.Kata kunci: nilai-nilai pendidikan karakter, novel sang pemimpi
Gaya Bahasa Retoris pada Kumpulan Puisi Malam Stanza dan Rancangan Pembelajarannya
The aimed of this research were to describe the rhetorical devices in poems collected in Malam Stanza by W.S Rendra and to design its learning. The research method was descriptive qualitative model. The data source was all poems in Malam Stanza while the data were the usage of rhetorical devices. It was found that the rhetorical devices used in Malam Stanza were alliteration, assonance, apostrophe, asyndeton, polysyndeton, chiasmus, litotes, pleonasm, erotesis, syllepsis, zeugma and hyperbole. Using the above finding, the present researcher has designed a teaching plan for students of grade X with a learning objective to enable them to analyze rhetorical devices in poems.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan gaya bahasa retoris dalam kumpulan puisi Malam Stanza karya W.S Rendra dan menyusun rancangan pembelajarannya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah model deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah puisi dalam kumpulan puisi Malam Stanza. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah larik-larik pada bait dalam puisi dan rancangan pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa retoris yang terdapat dalam kumpulan puisi Malam Stanza adalah aliterasi, asonansi, apostrof, asindeton, polisindeton, kiasmus, litotes, pleonasme, erotesis, silepsis, zeugma, dan hiperbol. Berdasarkan temuan itu, peneliti menyusun rancangan pembelajaran bagimurid kelas X semester genap dengan tujuan pembelajaran memampukan mereka menganalisis sarana retorika dalam puisi.Kata kunci: gaya bahasa retoris, puisi, rancangan pembelajaranny
Musikalisasi Puisi sebagai Media Pembelajaran Sastra di Sekolah Menengah Atas
The discussion of this research was the study of poetry musicalization as medium of literature learning in high school. In addition, the research was aimed to describe the relation of poetry musicalization to literature learning in high school. The research method used by the researcher was qualitative descriptive approach. Based on the research result it can be generated a conclusion in relation with the developing media on poetry musicalization as poetry appreciation learning media. Meanwhile, associated with the students needs with respect to the media of poetry musicalization, it can be seen that the students need an interesting and simple media, keep with the technological developments. The results of the research can be applied to the study of literature in Indonesian language subjects in high school.Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran musikalisasi puisi sebagai media pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang keterkaitan musikalisasi puisi terhadap pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan simpulan yang berkaitan dengan pengembangan media musikalisasi puisi sebagai media pembelajaran mengapresiasi puisi. Berkaitan dengan kebutuhan siswa terhadap media musikalisasi puisi bagi siswa SMA, diketahui siswa membutuhkan media yang sederhana, menarik dan mengikuti perkembangan teknologi, siswa membutuhkan media pembelajaran dengan menggunakan bahasa sederhana. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran sastra dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci : musikalisasi puisi, pembelajara
Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia Karya Ilmiah Kelas XI IPA SMAS Immanuel Bandarlampung
The purpose of this study was to describe the use of Indonesian spelling in the scientific paper of class XI IPA of SMAS Immanuel. The method used in this study is qualitative descriptive method. The source of the data in this study is the scientific paper of the students of SMAS Immanuel. Data collection in this scientific paper is carried out with documentation techniques. Data analysis techniques were carried out by analyzing spelling use errors, then juxtaposed with spelling usage data in accordance with the rules. The results of the study show that in the scientific paper of students there is an appropriate use of spelling or not in accordance with the rules of writing. The use of spelling that is not according to rules includes the use of letters, word writing, and punctuation.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan ejaan bahasa Indonesia pada karya ilmiah kelas XI IPA SMAS Immanuel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah karya ilmiah siswa SMAS Immanuel. Pengumpulan data pada karya ilmiah ini dilakukan dengan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis kesalahan penggunaan ejaan, kemudian disandingkan dengan data penggunaan ejaan yang sesuai dengan kaidah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada karya ilmiah siswa terdapat penggunaan ejaan yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan kaidah penulisan. Penggunaan ejaan yang tidak sesuai kaidah meliputi pemakaian huruf, penulisan kata, dan pemakaian tanda baca.Kata kunci: bahasa Indonesia, penggunaan ejaan, karya ilmia
Pengelolaan Kelas Guru Bahasa Indonesia pada Pembelajaran Puisi Rakyat di SMP
This research problem was class management Bahasa’s teacher SMP . The purpose of this research was making a description of class management for Bahasa’s teacher that consist of class management approach, principles of class management, and class room regulation. Observation, documentation, recording and range note will be done by used descriptive, qualitative and data technique accumulation method. Here are research results bellow: (1) Class management approach have 3 sub indicators of 20 marking data. Those data are indicated 19 of data are done and 1 data is undone. (2)Class management principles have 6 sub indicators and 32 marking data. Those data are indicated 32 data are done well by Bahasa’s teacher. (3) Class room regulation has 4 sub indicators and 21 marking data. Those data are indicated 20 data are appropriate based on marking criteria and 1 data is not appropriate to kelas VII e SMP Al Kautsar Bandar Lampung.Permasalahan penelitian ini adalah pengelolaan kelas guru bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan kelas guru bahasa Indonesia yang terdiri atas pendekatan pengelolaan kelas, prinsip-prinsip pengelolaan kelas, dan penataan ruang kelas. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, rekaman, dan catatan lapangan di peroleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) pendekatan pengelolaan kelas terdapat 3 subindikator 20 data yang dinilai. Data tersebut menunjukan 19 yang terlaksana dan 1 tidak terlaksana. (2) prinsip-prinsip pengelolaan kelas tedapat 6 subindikator dan 32 data yang dinilai. Data tersebut menunjukan 32 data terlaksana dengan baik oleh guru bahasa Indonesia. (3) penataan ruang kelas terdapat 4 sub indikator dan 21 data yang dinalai. Data tersebut menunjukan 20 data tepat berdasarkan kriteria penilaian dan 1 data yang tidak tepat pada kelas VII e SMP Al Kautsar Bandar Lampung.Kata kunci: pendekatan pengelolan kelas, prinsip pengelolaan kelas, dan penataan ruang kelas
Pembelajaran Menulis Cerpen Siswa Kelas X1 SMAN 1 Way Tenong Lampung Barat
The purpose of this study describes (1) planning, (2) implementation, and (3) assessment of short story writing lessons. The method used in this research is descriptive qualitative. The results showed that teachers have done the stages of planning, implementation, and assessment of learning. In the planning, the teacher makes a learning implementation plan based on the RPP component of Curriculum 2013. Implementation of learning is assembled in the teacher preliminary activities preparing students to follow the learning process, the teacher's core activities to present the material properly, the closing activities of the teacher to reflect and submit the next meeting plan. Assessment conducted by the teacher includes the assessment of attitude competence by observing the attitude of student responsibility, the assessment of knowledge gives the problem and the assessment of performance skills.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) penilaian pembelajaran menulis cerita pendek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan komponen RPP Kurikulum 2013. Pelaksanaan pembelajaran dirakit dalam kegiatan pendahuluan guru menyiapkan peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran, pada kegiatan inti guru menyajikan materi dengan tepat, pada kegiatan penutup guru melakukan refleksi dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan mengamati sikap tanggung jawab siswa, penilaian pengetahuan memberikan soal dan penilaian keterampilan melakukan unjuk kerja .Kata kunci: pembelajaran, menulis, cerpen
Diksi pada Iklan Aplikasi di Youtube Publiksi Oktober-November 2017 dan Implikasinya di SMP
The aimed of the present study is to describe the development of the dictioned app ads in Youtube,and its learning design for junior high school students. The method used was qualitative descriptive method. Data analysis technique in this research was videos analysis.The results of dictioned apps ads on Youtube publication October-November 2017. In order to depict themain diction denotative or konotatif, the researchers used object exposure. The overall use of both methods provide a complete picture of dictioned ads on Youtube. Based on the above findings, the researcher has successfully designed a learning that targeting the purpose of learning so that the students are able to understand the character as one of the elements of dictioned. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan diksi iklan aplikasi di Youtube publikasi Oktober-November 2017 serta implikasinya di SMP. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis video. Hasil penelitian ini menunjukan diksi iklan aplikasi di Youtube publikasi Oktober-November 2017. Di dalam menentukan diksi iklan denotative atau konotatif, peneliti menggunakan pemaparan objek yakni, teknik langsung dan tidak langsung. Keduanya digunakan untuk memberikan gambaran mengenai diksi iklan di Youtube. Berdasarkan pendapat diatas, peneliti telah membuat rancangan pembelajaran untuk tujuan pembelajaran pada siswa, agar siswa dapat mengetahui watak sebagai salah satu unsur pembangun diksi.Kata kunci: diksi, iklan, bahan ajar