Kumara Cendekia: Jurnal Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
282 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF VISUAL WORDWALL TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ANAK 5-6 TAHUN
Rasa percaya diri merupakan salah satu bagian penting bagi perkembangan anak di masa golden age. Kepercayaan pada diri sendiri mampu membuat anak untuk dapat bersosialisasi dengan menyenangkan, beradaptasi dengan lingkungan, serta berkembang potensi dirinya dengan optimal. Kurangnya rasa percaya diri pada anak usia dini dapat menimbulkan pengaruh buruk pada pembelajaran disebabkan banyak hambatan psikologis seperti perasaan takut, cemas, dan merasa terpisah dari kelompok. Tujuan pelaksanaan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif visual Wordwall terhadap kepercayaan diri anak usia prasekolah. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi menggunakan behavioral checklist. Berdasarkan data hasil penelitian, perolehan perhitungan sumbangan efektivitas yakni sebesar 76%. Hasil pre-test yang dilaksanakan pada anak 5-6 tahun memperoleh nilai rata-rata sebesar 21.70% dan nilai rata-rata post-test sebesar 36.30%. Hasil pre-test dan post-test tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif visual Wordwall memiliki efektivitas atau pengaruh terhadap kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun
TREN PENELITIAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI UNTUK PEMBELAJARAN STEM: SEBUAH STUDI LITERATUR SISTEMATIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian dalam pendidikan anak usia dini yang berkaitan dengan pembelajaran STEM melalui tinjauan literatur sistematis. Studi ini mengikuti pedoman PRISMA dan menggunakan kerangka kerja PICO sebagai dasar pendekatan analisis. Data diperoleh dari database Scopus dan ERIC, kemudian dianalisis secara bibliometrik menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan secara tematik dengan bantuan NVivo 12. Hasil analisis mengungkapkan lima klaster utama dalam literatur: perkembangan anak dan pembelajaran berbasis bermain, pengembangan profesional guru, efektivitas program STEM, pengembangan kurikulum, serta integrasi seni dan teknologi pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun minat terhadap pendidikan STEM pada anak usia dini terus meningkat, masih terdapat kesenjangan signifikan, terutama terkait efektivitas implementasi dan dukungan sistematis bagi pendidik. Implikasi dari studi ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis bukti dalam pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan kebijakan pendidikan guna memperkuat integrasi STEM sejak usia dini
PENGARUH BERMAIN INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN SAINS DAN MATEMATIKA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain interaktif terhadap kemampuan sains dan matematika pada anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sedangkan teknik pengumpulan data berupa tes (tes awal (pretest), treatment dan tes akhir (posttest)). Adapun sampel penelitian terdiri dari 18 anak, terdiri dari 9 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Berdasarkan hasil perhitungan n-gain, yaitu normalized gain 0,6 < 0,7 dengan persentase sebesar 0,67 atau 67,12%, termasuk dalam kategori sedang yang berarti bermain interaktif untuk kemampuan sains dan matematika anak berada pada kategori cukup efektif. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak, artinya terdapat pengaruh kemampuan sains dan matematika melalui bermain interaktif pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa bermain interaktif membantu anak memahami konsep sains dan matematika dengan lebih baik melalui pengalaman langsung dan eksplorasi. Penelitian ini membuktikan bahwa bermain interaktif membantu anak memahami konsep-konsep dasar seperti klasifikasi warna, bentuk dan tekstur serta pengenalan angka 1-20 dan operasi berhitung sederhana hingga jumlah 20
PENGARUH METODE BERCERITA DENGAN MEDIA E-BOOK TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN
Keterampilan menyimak merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini, namun masih banyak anak usia 5–6 tahun yang mengalami kesulitan dalam memahami dan merespons informasi secara lisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan media e-book terhadap keterampilan menyimak anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest satu kelompok. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan instrumen berupa rubrik penilaian keterampilan menyimak. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat (uji normalitas) dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata keterampilan menyimak dari pre-test sebesar 11,33 menjadi 21,08 pada post-test (p < 0,05). Media e-book terbukti efektif meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui visualisasi menarik dan audio interaktif. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar pendidik dapat mempertimbangkan pemanfaatan media digital interaktif, seperti e-book, dalam metode bercerita sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KEMANDIRIAN DALAM AKTIVITAS SEHARI-HARI PADA ANAK 4-6 TAHUN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara penggunaan gadget dengan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari anak usia 4-6 tahun ]. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan pada responden. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun yang berjumlah 139 orang. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji korelasi Pearson Correlation. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari pada anak usia 4-6 tahun yang ditunjukkan dengan nilai Sig. < 0.05 dan nilai koefisien korelasi yang ditunjukkan sebesar 0.552 yang artinya kekuatan antar hubungan berada pada kategori sedang. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak menunjukkan penggunaan gadget yang ideal yang ditandai dengan adanya peran orang tua yang baik dalam memberikan pengawasan dan kontrol pada anak serta tingkat kemandirian anak dalam melakukan aktivitas keseharian mayoritas berada di kategori yang baik
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA HURUF UNTUK ANAK USIA 5 - 6 TAHUN
Membaca adalah langkah awal yang penting bagi anak usia dini. Pada tahap ini, anak mulai mengenali bunyi, huruf, suku kata, dan kata-kata yang mewakilinya. Membaca merupakan indikator penting keberhasilan di masa depan, baik dalam dunia akademis, aktivitas sosio-emosional, dan kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui permainan ular tangga huruf pada anak usia 5-6 tahun. Subjek penelitian ini yakni anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 20 anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas selama 2 siklus. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, tes unjuk kerja, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan uji validitas dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan persentase untuk mengukur besar peningkatan kemampuan membaca anak setelah penerapan permainan ular tangga huruf. Analisis kualitatif memakai model Miles & Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh permainan ular tangga huruf dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan keberhasilan siklus, yaitu dari 50% menjadi 90%. Penelitian ini bermanfaat bagi peneliti lain untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan melalui permainan ular tangga huruf. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menciptakan media yang lebih awet, inovatif, serta mengeksplorasi faktor lain agar kegiatan lebih menarik dan sesuai kebutuhan mereka
HUBUNGAN SOCIAL MEDIA PARENTING DENGAN HARGA DIRI PADA ANAK USIA DINI
Harga diri merupakan sikap individu terhadap dirinya sendiri yang mencerminkan penilaian positif atau negatif secara keseluruhan. Anak-anak mulai mengembangkan harga diri sejak usia 3-6 tahun, orang tua memegang peran penting dalam perkembangan harga diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara social media parenting dengan harga diri pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Penelitian melibatkan 55 orang tua dengan anak usia 3-6 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan di lima TK yang berada di Surakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Instrumen alat ukur sebelum digunakan dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas dilakukan menggunakan metode Pearson Product Moment. Uji validitas menunjukkan hasil tidak ditemukan item gugur pada alat ukur skala social media parenting dan harga diri. Uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan Alpha Cronbach, yang menunjukkan bahwa kedua instrumen reliabel, dengan skor reliabilitas social media parenting 0,866 dan harga diri sebesar 0,612. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan SPSS 25, dan hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,001, yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara social media parenting dengan harga diri pada anak
PENGEMBANGAN MEDIA GEOTRICKIDS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK USIA 5-6 TAHUN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan media pembelajaran pengenalan bentuk geometri pada anak usia 5-6 tahun. Lembaga TK masih menggunakan media konvensional, seperti poster bentuk geometri, balok bentuk geometri dan LKA. Seiring perkembangan zaman, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal dalam pemgembangan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media GEOTRICKIDS yang layak dalam mengenalkan bentuk geometri anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di TK Pertiwi Wonotirto 02, TK Al Hidayah Satreyan 01, dan TK Al Hidayah Satreyan 02. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini mendapatkan hasil penilaian media GEOTRICKIDS sebesar 94,5% dari dua ahli materi, 93,7% dari dua ahli media dan 93,7% dari tiga ahli pembelajaran. Hasil akumulasi uji coba kelompok kecil mendapat hasil sebesar 93,6%. Masuk ke tahap uji coba kelompok besar, hasil akumulasinya sebesar 95,4%. Berdasarkan hasil tersebut, media GEOTRICKIDS masuk dalam kategori sangat layak untuk mengenalkan bentuk geometri pada anak usia 5-6 tahun
PENGEMBANGAN LAGU ALPHABET SHAPE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGENAL BENTUK HURUF
Mengenal bentuk huruf merupakan dasar dari kegiatan membaca, sehingga dibutuhkan adanya media untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk huruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, kelayakan, dan keefektifan produk lagu Alphabet Shape. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (research and development) dengan model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini yaitu 30 anak kelompok B di TK SAIM Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan data dianalisis menggunakan rumus Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan produk lagu Alphabet Shape yang divaliadasi oleh ahli materi mendapatkan hasil 87% dan validasi oleh ahli media mendapatkan hasil 92%, sehingga dapat disimpulkan bahwa lagu Alphabet Shape sangat layak untuk diimplementasikan kepada anak usia 5-6 tahun. Hasil uji Mann Whitney U Test menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar <0,001 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan perhitungan tersebut maka produk lagu Alphabet Shape efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk huruf pada anak usia dini. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu dalam mengembangkan lagu untuk anak usia dini harus memerhatikan ketukan irama, lirik, dan nada
PROFIL KEMAMPUAN MENGElOMPOKKAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei dan teknik pengumpulan data yaitu kuesioner. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan mengelompokkan pada anak usai 4-5 tahun di TK Gugus Kenanga, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Sampel penelitian di sini adalah anak usia 4-5 tahun di TK Gugus Kenanga Kecamatan Kerjo yang berjumlah 88 anak dan seluruh anak dijadikan populasi penelitian karena jumlahnya yang kurang dari 100. Setelah pengumpulan data, lalu diuji menggunakan uji validitas data dengan expert judgement dan teknik analisis data menggunakan model analisis statistik deskriptif yang dijelaskan melalui persentase indikator. Berdasarkan perolehan persentase pada masing-masing indikator dimana indikator tersebut adalah mengelompokkan tiga warna berbeda, mengelompokkan bentuk dua dan tiga dimensi, mengelompokkan panjang-pendek dan berat-ringan, mengelompokkan jenis yang berbeda (jenis buah, sayuran dan binatang), dan mengelompokkan variasi fungsi berbeda. Data tersebut diolah kembali menggunakan rumus dari Purwanto (2006) dan mendapatkan hasil bahwa sebanyak 12,5% (11 anak) yang masuk kategori capaian perkembangan kemampuan mengelompokkan yang masih kurang, sebanyak 36,36% (32 anak) termasuk dalam kategori perkembangan yang cukup, dan sisanya sebanyak 51,13% (45 anak) dari sampel termasuk dalam kategori perkembangan kemampuan mengelompokan baik. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengelompokkan pada anak usia 4-5 tahun di TK Gugus Kenanga termasuk dalam kategori baik