Kumara Cendekia: Jurnal Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
282 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEMBATIK JUMPUTAN DENGAN PEWARNA ALAM TERHADAP KREATIVITAS ANAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kreativitas anak yang sering kurang terstimulasi dengan metode pembelajaran konvensional. Membatik jumputan, terutama dengan pewarna alami seperti buah naga, kunyit, daun suji, bunga telang, dan kayu secang, dinilai mampu meningkatkan aspek kreativitas melalui eksplorasi kegiatan yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kegiatan membatik jumputan terhadap kreativitas anak usia dini kelompok B di TK Labschool Unesa 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen pre-eksperimental dan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Seluruh peserta didik kelompok B berusia 5-6 tahun sebanyak 30 anak dijadikan sampel dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu pre-test, perlakuan dengan membatik jumputan, dan post-test. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji menggunakan validasi ahli dan teknik Cronbach Alpha, yang menghasilkan nilai 0,645. Uji normalitas menggunakan uji shapiro-wilk dan uji homogenitas menggunakan uji levene. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test menggunakan uji independent sample t-test. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Dengan kata lain, aktivitas membatik jumputan dengan pewarna alami terbukti efektif untuk meningkatkan kreativitas anak. Selain itu, peningkatan kreativitas anak diketahui mencapai 36,66%, yang diperoleh dari perbandingan hasil pre-test dan post-test. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan membatik jumputan dapat menjadi metode pembelajaran alternatif yang efektif dalam merangsang kreativitas anak usia dini, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai lembaga pendidikan
PROJECT BASED LEARNING PADA ANAK USIA DINI DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS DI TK ABA KABUPATEN JEMBER
Project Based Learning menawarkan kepada peserta didik untuk lebih ekploratif, dapat berkolaborasi, menuangkan ide/gagasan, melatih anak untuk berinisiatif, dan dapat menemukan solusi kreatif di usia dini sehingga dapat menumbuhkan rasa percaya diri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dari Miles dan Huberman. Objek penelitian adalah guru kelas A. Penelitian dimulai pada tanggal 16 Desember 2022 hingga 17 Februari 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran berbasis proyek. Pada hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa Project Based Learning dapat mengembangkan kreativitas peserta didik dalam mengungkapkan ide/gagasan, menciptakan karya, berimajinasi, beradaptasi dengan lingkungan
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PERSPEKTIF MUNIF CHATIB
Teori multiple intelligences meyakini bahwa manusia memiliki satu dari beberapa kecerdasan majemuk. Kecerdasan pada diri manusia tidak hanya terdiri dari kemampuan IQ (intelligence quotient) dan logika (matematika) saja. Multiple intelligences menyatakan adanya sembilan macam kecerdasan yang dimiliki oleh setiap orang. Perbedaan kecerdasan antara yang satu dengan yang lainnya terletak pada komposisi atau dominasi dari kecerdasan tersebut. Penerapan pembelajaran berbasis multiple intelligences digunakan sebagai strategi pembelajaran. Namun, dalam penerapannya di lapangan masih menuai banyak kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pembelajaran berbasis multiple intelligences dalam perspektif salah satu tokoh pendidikan, Munif Chatib, di TK Lazuardi Kamila GIS Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi program dengan pendekatan CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak tidak dapat menemukan kecenderungan gaya belajar dan kecenderungan kecerdasan majemuk mereka. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada perbedaan penerapan pembelajaran berbasis multiple intelligences menurut teori Munif Chatib dengan penerapan pembelajaran di TK Lazuardi Kamila GIS Surakarta. Adanya perbedaan tersebut dikarenakan sekolah menyesuaikan dengan prinsip, visi, misi, dan tujuan sekola
PRACTICAL LIFE: KEGIATAN UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI
Kemandirian anak usia dini adalah salah satu kebutuhan terpenting anak untuk mempersiapkan mereka memasuki pendidikan tinggi. Kemandirian harus dikembangkan untuk mempersiapkan anak menghadapi kehidupan yang semakin kompleks, namun faktanya masih banyak anak yang kemandiriannya belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan practical life terhadap kemandirian anak usia dini kelompok A. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan design control group pre-test post-test design dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata kemandirian anak pada saat pre-test sebesar 13,00 untuk kelompok eksperimen dan 14,18 untuk kelompok kontrol. Kemudian pada hasil post-test mendapat nilai sebesar 21,50 untuk kelompok eksperimen dan 17,55 untuk kelompok kontrol. Hasil pengujian mendapatkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,001, nilai ini lebih kecil dari 0,005 (5%) artinya Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh kegiatan practical life terhadap kemandirian anak usia dini kelompok A di TK Kasih Ibu Desa Marga Manunggal Jaya. Anak-anak juga menunjukan perubahan sikap mandiri dalam belajar. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidang pendidikan anak usia dini, khususnya dalam meningkatkan kemandirian anak
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN EMOTION DIARY SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN REGULASI EMOSI PADA ANAK
Emosi merupakan pusat dalam kehidupan manusia. Sejak usia dini anak-anak sudah menunjukkan berbagai emosi dalam situasi sosial melalui pesan non verbal (misalnya menangis, berteriak, memukul). Untuk mengelola emosi yang kuat ini, anak-anak perlu belajar bagaimana mengatur emosi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya perbedaan yang signifikan pada kemampuan regulasi emosi anak sebelum dan sesudah menggunakan emotion diary. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental. Penelitian eksperimental ini mengikuti one group pre-test post-test design dengan partisipasi dua puluh dua siswa TK usia 4-5 tahun. Regulasi emosi anak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (ρ ≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotion diary cukup efektif untuk 2 siswa, kurang efektif untuk 12 siswa, dan tidak efektif untuk 8 siswa. Selain itu skor n-gain dalam penelitian ini mencapai 41,99 yang berarti emotion diary mampu meningkatkan regulasi emosi anak dalam kategori sedang. Hal ini mengindikasikan penggunaan emotion diary memiliki banyak manfaat yang dapat meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada anak usia 4-5 tahun. Maka penting bagi pelaku pendidikan di bidang anak usia dini untuk mendukung dan membantu anak dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi mereka
PROFIL PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT ANAK USIA 5-6 TAHUN
Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan serangkaian sikap dari hasil belajar yang menjadi kecakapan hidup di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil perilaku hidup bersih dan sehat anak usia 5-6 tahun pada masa pandemi Covid-19 di PAUD Kelurahan Cangkol dengan menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif. Data dari 58 anak dari TK Desa Cangkol, BA Aisyiyah Kepoh, dan RA Al Hidayah dikumpulkan menggunakan angket berskala nominal dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan persentase, sedangkan hasil wawancara digunakan untuk mendukung hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan profil perilaku hidup bersih dan sehat anak berada pada kategori sangat baik meliputi kebersihan diri sebesar 93,9%, makan dan minum sebesar 90,8%, tindakan terhadap sakit penyakit sebesar 86,6%, dan kebersihan lingkungan sebesar 83,6%, sedangkan keseimbangan (kebutuhan tidur dan aktivitas) sebesar 61,2% berada pada kategori baik. Simpulan pada penelitian ini bahwa perilaku hidup bersih dan sehat anak usia 5-6 tahun pada masa pandemi Covid-19 di PAUD Kelurahan Cangkol dilaksanakan dengan sangat baik
“AWIT-AWIT BUDAYA” TINJAUAN PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN SENI DI TK INDRIYASANA UTAMA YOGYAKARTA
Penanaman nilai-nilai budaya pada pendidikan dapat dilakukan sejak pada tingkat Taman Kanak-kanak. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan budaya yaitu melalui pembelajaran seni. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pengembangan materi pembelajaran seni berdasarkan tinjauan awit-awit budaya. Penelitian dilakukan di TK Indriyasana Utama, Kotagede, Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni di TK Indriyasana Utama berupa kegiatan berkunjung ke museum, kegiatan menari dan bernyanyi, kegiatan bermain angklung dan kegiatan P5 membuat jajanan tradisional sudah mengarah pada kegiatan awit-awit budaya. TK Indriyasana Utama juga memiliki seragam yang unik untuk digunakan pada setiap hari Kamis, yaitu Gagrak Ngayogyakarto yang merupakan baju adat tradisional Yogyakarta. Kegiatan-kegiatan pada pembelajaran seni yang dilakukan di TK Indriyasana Utama sudah berbasis budaya, sehingga dapat membantu anak-anak untuk mengenal budaya di sekitarnya, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta dapat membantu dalam melestarikan budaya
IMPLEMENTASI MEDIA LOOSE PARTS DALAM PEMBELAJARAN AUD
Media loose parts merupakan media lepasan yang bersifat fleksibel dalam implementasinya tergantung pada imajinasi pengguna. Media loose parts diimplementasikan dalam pembelajaran anak usia dini. Penelitian bertujuan menggali secara mendalam mengenai implementasi media loose parts dalam pembelajaran anak usia dini di layanan TK kelompok A. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif jenis studi kasus. Penelitian dilakukan pada bulan Maret – Juni di TK Karang Indriya. Subjek dalam penelitian yaitu guru dan anak kelompok A. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber, triangulasi teknik, perpanjangan pengamatan, dan ketekunan pengamatan. Analisis data yang digunakan model interaktif, terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi media loose parts dalam pembelajaran meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Perencananaan meliputi penyusunan RPP yang memuat rencana kegiatan dengan media loose parts, penataan lingkungan main, dan pengadaan serta penyimpanan media loose parts. Pelaksanaan media loose parts dalam pembelajaran yang dilakukan guru yaitu edukasi, ekspansi, dan perkembangan, sedangkan yang dilakukan anak yaitu bereksplorasi, berkreasi, dan bercerita. Penilaian pembelajaran menggunakan instrumen ceklis, catatan anekdot, dan hasil karya. Implementasi media loose parts mampu menstimulasi sosial emosional, nilai agama moral, bahasa, fisik motorik, kognitif, dan seni
PENGARUH METODE MULTISENSORI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN
Menulis merupakan kemampuan dasar yang perlu dikembangkan sejak dini dan dibutuhkan ketika memasuki jenjang sekolah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari metode multisensori terhadap kemampuan menulis permulaan anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalent control group. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juli di RA Nawa Kartika II Tempursari. Subjek dalam penelitian ini adalah 38 anak usia 5-6 tahun kelompok B yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Uji validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas isi (content validity) dan Uji daya beda item menggunakan pearson correlation coefficient berbantu SPSS 24 for windows. Analisis data dalam penelitian ini mencakup uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test menunjukan nilai pascates antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki nilai signifikansi pascates 0,048 ≤ 0,05 yang artinya terdapat pengaruh metode multisensori terhadap kemampuan menulis permulaan subjek di RA Nawa Kartika II Tempursari. Beberapa pengaruh tersebut di antaranya anak mau berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, berkembangnya kemampuan menulis dengan mengingat bentuk dan merangkai kata dan kalimat
DAMPAK PENDEKATAN PEMBELAJARAN STEAM DENGAN MEDIA LOOSE PART PADA KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN
Kreativitas adalah salah satu aspek kognitif manusia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa setiap manusia memiliki tingkatan kreativitas yang berbeda-beda. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak yang ditimbulkan dari penggunaan pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts pada kreativitas anak usia 5-6 tahun di KBIT Briliant Musuk Boyolali. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design dengan tipe non equivalent control group design. Sumber data penelitian ini dari pelaksanaan pembelajaran dan rencana pelaksanaan pembelajaran harian. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest. Uji Validitas menggunakan validitas isi. Uji Reliabilitas menggunakan alpha cronbach’s. Uji normalitas menggunakan teknik analisis shapiro wilk, sedangkan uji homogenitas menggunakan teknik analisis levene statistics. Uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts ini dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di KBIT Briliant. Hal tersebut ditunjukkan dari rata-rata posttest kelompok eksperimen 3,729 dan kelompok kontrol 3,436. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen, yang artinya pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts berpengaruh terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun. Hal tersebut terlihat ketika proses pembelajaran anak menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan eksplorasi terhadap komponen loose parts yang telah disediakan, anak dapat menciptakan karya yang tiada batasannya, anak berani mengambil resiko ketika bertindak serta dengan media loose parts ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian anak mengenai lingkungan sekitarnya. Berkaitan dengan hal tersebut maka sekolah dan orangtua harus menjalin kerjasama dalam penggunaan pendekatan STEAM dengan media loose parts untuk mengoptimalkan kemampuan kreativitas anak usia dini, khususnya usia 5-6 tahun