Kumara Cendekia: Jurnal Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
282 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN SAINS MELALUI METODE BERMAIN ANAK KELOMPOK B1 TK AISYIYAH PUNGGAWAN TAHUN 2016/2017
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran sains dengan menerapkan metode bermain pada anak kelompok B1 TK Aisyiyah Punggawan Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dan sumber data pada penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Aisyiyah Punggawan Surakarta yang berjumlah 21 orang dan guru kelompok B1. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes unjuk kerja. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif model miles and hubbermen yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis anak pada setiap siklus. Pada prasiklus diperoleh ketuntasan kemampuan berpikir kritis anak mengalami peningkatan sebesar (61,90%) atau 13 anak. Pada siklus II diperoleh ketuntasan kemampuan berpikir kritis sejumlah 18 anak (85,71%). Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dapat disimpulkan bahwa dengan melalui metode bermain dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak Kelompok B1TK Aisyiyah Punggawan Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci: kemampuan berpikir kritis, pembelajaran sains, metode bermain
Studi Komparasi Perkembangan Sosial Anak Program Regular dan Program Full Day School pada Kelompok B Paud At Nur Chammad Pandeyan Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2015/2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan sosial anak yang mengikuiti program Regular dan perkembangan sosial anak yang mengikuiti program Full Day School pada kelompok B PAUD AT Nur Chammad Pandeyan Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2015/16. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode komparatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan angket, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak kelompok B di PAUD AT Nur Chammad Pandeyan Boyolali yang berjumlah 15 anak program full day dan 5 anak program regular. Sampel penelitian ini adalah semua anak-anak kelompok B di PAUD AT Nur Chammad Pandeyan Boyolali yang berjumlah 20 anak (full day dan regular). Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis adalah uji-t yang sebelumnya diuji prasyarat dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan t-test diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel (5,771 > 2,101) sehingga Ho ditolak, sehingga dapaat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata perkembangan sosial anak di antara kedua kelompok. Nilai rata-rata perkembangan sosial pada program Regular 82 lebih besar dari rata-rata perkembangan sosial pada program Regular perkembangan sosial pada program Full Day School yaitu 65,67. Simpulan yang dapat diambil adalah anak-anak yang mengikuti program Regular perkembangan sosialnya lebih baik dibanding dengan anak-anak yang mengikuti program Full Day School.Kata kunci : program fullday dan regular, perkembangan sosia
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PERMAINAN BALON ANGKA PADA ANAK KELOMPOK A TK SIWI PENI XI TEGALMULYO SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaandengan menggunakan metode permainan balon angka pada anak kelompok A TK Siwi PeniXI Tegalmulyo Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakandalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi. Hasilnya menunjukkan bahwa permainan balon angka dapatmeningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak kelompok A TK Siwi Peni XITegalmulyo Surakarta tahun ajaran 2013/2014.Kata kunci: Peningkatan Kemampuan Berhitung, Permainan Balon Angka
UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK MELALUI PRACTICAL LIFE ACTIVITY PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
ABSTRAK Tujuan penelitian dilaksanakan untuk meningkatkan kemandirian anak melalui practical life activity pada anak kelompok B1 TK Aisyiyah Ngrawoh tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek yang diteliti yaitu anak yang berusia 5-6 tahun yang berjumlah 19 anak pada kelompok B1 TK Aisyiyah Ngrawoh tahun ajaran 2018/2019. Sumber data dalam penelitian ini adalah anak dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan cara unjuk kerja, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa melalui practical life activity anak dapat mengikat tali sepatu sendiri, mengancing dan membuka kancing baju sendiri, mengaitkan retsleting sendiri, memakai dan melepas baju sendiri dan memakai dan melepas celana sendiri. Persentase ketuntasan pratindakan adalah 42,10% atau 8 anak telah tuntas, hasil siklus I meningkat dengan persentase 63,15% atau 12 anak telah tuntas dan siklus II juga mengalami peningkatan dengan persentase 84,21% atau 16 anak telah tuntas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa practical life activity dapat meningkatkan kemandirian anak kelompok B TK Aisyiyah Ngrawoh tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: Kemandirian, practical life activity, anak usia dini ABSTRACT The purpose of this study was to improved children's autonomy through practical life activity in group B children of TK Aisyiyah Ngrawoh in the academic year of 2018/2019. This type of research was classroom action research (CAR) and used quantitative and qualitative as an approach. The subjects studied were children aged 5-6 years with the total amount 19 children in group B TK Aisyiyah Ngrawoh in the academic year of 2018/2019. The data sources in this study were children and teachers. The data collection techniques used performance, observation, interviews and documentation. The data validity test technique used was source triangulation and technical triangulation. The results of this class action research showed that through practical life activity children can tie their own shoelaces, fasten and unbutton their own clothes, hook their own zippers, wear and take off their own clothes and wear and take off their own pants. The percentage of pre-action completeness is 42.10% or 8 children has been completed, the results of the first cycle increased with the percentage of 63,15% or 12 children completed and the second cycle also increased with the percentage of 84,21% or 16 children completed. Based on the results of these studies it can be concluded that practical life activity can increase the autonomy of children in group B TK Aisyiyah Ngrawoh in the academic year of 2018/2019.Keywords: Autonomy, practical life activity, early childhoo
PENERAPAN MEDIA BAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGANYAM PADA ANAK KELOMPOK B TK AL – HUDA KERTEN TAHUN AJARAN 2013/2014
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menganyam melaluimedia bahan alam pada anak kelompok B TK Al-Huda Kerten tahun ajaran 2013/2014.Penelitian ini terdiri dari dua siklus, tiap siklus meliputi tahan perencanaan, pelaksanaan,observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,observasi, dokumentasi dan unjuk kerja. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknikdeskriptif komparatif dan teknik analisis kritis serta analisis interaktif. Hasil penelitianmenunjukan bahwa media bahan alam dapat meningkatkan keterampilan menganyam anakkelompok B TK Al-Huda Kerten.Kata Kunci: Keterampilan Menganyam, Media Bahan Ala
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAIN KONSTRUKTIF PADA ANAK KELOMPOK A1
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep bilangan melalui bermain konstruktif pada anak kelompok A1 TK Gentungan 01 Mojogedang Karanganyar tahun ajaran 2015/2016. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus terdiri dari tiga pertemuan dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A1 TK Gentungan 01 Mojogedang Karanganyar tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket, dokumentasi dan tes. Data kuantitatifnya yaitu data hasil tes dengan LKA, hasil unjuk kerja anak serta angket dari orang tua anak. Data kualitatifnya adalah hasil wawancara dengan guru, observasi aktivitas anak dan kinerja guru serta dokumentasi. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Instrumen diuji dengan uji validitas isi dan uji validitas konstruk. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan bermain konstruktif dapat meningkatkan pemahaman konsep bilangan anak kelompok A1 TK Gentungan 01 Mojogedang Karanganyar tahun ajaran 2015/2016 dibuktikan peningkatan ketuntasan anak saat prasiklus 7 anak atau 43,75%, siklus I meningkat 10 anak atau 62,5 %, siklus II meningkat 13 anak atau 81%.Kata Kunci: bermain konstruktif, konsep bilanga
HUBUNGAN TINGKAT HARGA DIRI TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF ANAK USIA 5-6 TAHUN
Harga diri (self-esteem) merupakan salah satu elemen penting bagi pembentukan konsep diri seseorang dan akan berdampak luas pada sikap dan perilakunya. Salah satu penyimpangan perilaku yang marak terjadi pada anak yatu perilaku agresif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah hubungan antara tingkat harga diri terhadap kecenderungan perilaku agresif anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat harga diri terhadap kecenderungan perilaku agresif anak usia 5-6 tahun. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2018 dengan menggunakan sampel sebanyak 30 anak usia 5-6 tahun. Tahap pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi. Kuesioner dilakukan untuk mendapatkan data tentang perkembangan harga diri anak, sedangkan proses pengamatan untuk mendapatkan data yang konsisten tentang kemunculan perilaku agresif anak usia 5-6 tahun oleh peneliti selaku pengamat. Hasil uji hipotesis korelasi Spearman Rho menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,005<0,05 yang artinya hipotesis diterima yaitu adanya hubungan antara tingkat harga diri terhadap kecenderungan perilaku agresif anak usia 5-6 tahun. Namun sumbangan data menunjukkan nilai koefisien sebesar 38,3% yang artinya bahwa harga diri anak hanya berpengaruh sebesar 38,3% terhadap kecenderungan anak dalam memunculkan perilaku agresif, sisanya yaitu 61,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata kunci: perilaku agresif, harga diri anak,anak usia 5-6 tahu
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI ROLE PLAY PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara melalui metode role play. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan selama tiga siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun dengan jumlah 32 anak yang terdiri dari 16 anak perempuan dan 16 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan unjuk kerja, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa melalui metode role play, anak dapat menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap, mampu berkomunikasi secara lisan, dan menjawab pertanyaan yang lebih kompleks. Hasil keseluruhan peningkatan persentase setelah diterapkan metode role play, pada siklus I diperoleh ketuntantasan sebesar 40,62%. Peningkatan persentase pada siklus II sebesar 56,62%, dan pada siklus III sebesar 78,12%. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui metode role play dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak usia 5-6 tahun.Kata kunci: Kemampuan berbicara, metode role play, anak usia dini ABSTRACT This research aimed to improve speaking ability through role play methods. This type research is Classroom Action Research (CAR), were conducted in three cycles. The subject in this research were 32 children consisted of 16 girls and 16 boys. The technique of data collection in this research used by work performance, observation, interviews, and documentation. Analyzed test the validity of the data used is a triangulation of sources and triangulation techniques. Research result show that class actions through role play methods, children can compose simple sentences in a complete structure, be able to verbal communicate, and answer more questions complex. The overall result show increase in the percentage after applied role play methods, in the first cycle acquired 40.62%. The percentage increase in the second cycle was 56.62%, and the third cycle by 78.12%. Based on the descriptions can be drawn the conclusion that through role play methods could increase the speaking ability children aged 5-6 year.Keywords: Speaking ability, role play methods, early childhoo
Peningkatan Kemampuan Konsep Bilangan melalui Outdoor Learning pada Anak Usia 4-5 Tahun
ABSTRAKTujuan penelitian dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan kemampuan konsep bilangan melalui outdoor learning pada anak kelompok A TK Widya Putra tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 pertemuan. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah anak kelompok A TK Widya Putra tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif statistik deskriptif dan analisis data kualitatif model analisis interaktif. Hasil penelitian tindakan kelas menyatakan bahwa penerapan outdoor learning dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan konsep bilangan anak kelompok A TK Widya Putra tahun ajaran 2018/2019. Penerapan outdoor learning dalam pembelajaran dilaksanakan di luar kelas dan diluar sekolah. Peningkatan terjadi dari pratindakan sebesar 41,7%, siklus I sebesar 58,3%, dan siklus II sebesar 83,3%. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui outdoor learning dapat meningkatkan kemampuan konsep bilangan pada anak kelompok A TK Widya Putra tahun ajaran 2018/2019Kata kunci: Konsep bilangan, outdoor learning, anak usia diniABSTRACTThe purpose of this study is to improve the ability of the concept of numbers through outdoor learning in group A children of TK Widya Putra academic year 2018/2019. This type of research is classroom action research with quantitative and qualitative approach. This study was conducted for two cycles, each cycles consist of four meetings. The subject of the study are group A children of TK Widya Putra academic year 2018/2019. Data collection technique are conducted through observations, interviews, test, and documentation. The data analysis technique used was quantitative of descrpitive statistical analysis and qualitative analysis of interactive models. The result showed that practice of outdoor learning can improve the concept of numbers in gropu A children of TK Widya Putra academic year 2018/2019. Practice of outdoor learning in learning can be executed outside class and outside school. Increased from pre-action by 41,7%, the first cycle was 58,3%, and the second cycle was 83,3%. Based on the descriptions can be drawn the conclusion that through outdoor learning could increase the of the concept of numbers in group A children of TK Widya Putra academic year 2018/2019.Keywords: The concept of numbers, outdoor learning, early childhoo
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI KEGIATAN SAINS DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN PADA ANAK KELOMPOK A TK/RA MASYITOH IV SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/ 2016
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan bercerita melalui kegiatan sains dengan menggunakan metode eksperimen pada anak kelompok A TK/ RA Masyitoh IV Surakarta Tahun Ajaran 2015/ 2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah anak kelompok A TK/ RA Masyitoh IV Surakarta yang berjumlah 19 anak. Sumber data berasal dari guru, anak, kepala sekolah, orang tua, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, angket, dokumentasi, tes unjuk kerja. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis datanya menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melalui kegiatan sains dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan keterampilan bercerita anak kelompok A TK/ RA Masyitoh IV Surakarta Tahun Ajaran 2015/ 2016 dari prasiklus ke siklus I, dan siklus I ke siklus II. Ketuntasan klasikal anak dalam keterampilan bercerita pada prasiklus adalah sebesar 6 anak atau 31,58% yang mencapai kriteria tuntas. Peningkatan terjadi pada siklus I yaitu 9 anak atau 47,37% mencapai ketuntasan dalam keterampilan bercerita. Pada siklus II ketuntasan klasikal pada keterampilan bercerita anak meningkat menjadi 15 anak atau 78,95%. Simpulan penelitian ini adalah melalui kegiatan sains dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan keterampilan bercerita anak kelompok A TK/ RA Masyitoh IV Surakarta Tahun Ajaran 2015/ 2016Kata kunci: keterampilan bercerita, kegiatan sains, metode eksperime