Kumara Cendekia: Jurnal Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
282 research outputs found
Sort by
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK KELOMPOK B TK AL ISLAM 4 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B TK Al Islam 4 Surakarta Tahun Ajaran 2018/2019. Peningkatan kemampuan membaca permulaan tersebut dilakukan melalui penerapan strategi pembelajaran aktif card sort. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian ini terdiri dari: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK AL Islam 4 Surakarta dengan jumlah 19 anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, unjuk kerja, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan tringulasi sumber dan triangulasi teknik. Ketercapaian nilai kemampuan membaca permulaan anak meningkat dari pratindakan sebesar 42% ,siklus I sebesar 57% dansiklus II sebesar 78%. Hasil penelitian menunjukkan melalui penerapan strategi pembelajaran aktif card sort terjadi peningkatan kemampuan membaca permulaan anak. Peningkatan dapat dilihat melalui meningkatnya kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B TK Al Islam 4 Surakarta yaitu pada menyebutkan simbol-simbol huruf dan menyebutkan kata yang mempunyai huruf awal yang sama. Kata kunci: strategi pembelajaran aktif, card sort, kemampuan membaca permulaan
MENGENAL BENTUK GEOMETRI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA ANAK USIA DINI
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentukgeometri anak usia 4-5 tahun melalui model pembelajaran kooperatif tipe talking stick di TK ABA Thoyibah Banyuanyar Surakarta tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas pada penelitian ini menggunakan model dari Miles and Huberman. Subjek dalam penelitian ini adalah 14 anak usia 4-5 tahun. Sumber data dalam penelitian ini adalah anak dan guru. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik uji validitas data kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik uji validitas data kuantitatif yang digunakan dengan pengujian validitas konstruk menggunakan pendapat para ahli. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif yaitu analisis data interaktif model Miles and Huberman. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan rumus percentages correction. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan melalui pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia 4-5 tahun dari pratindakan dengan ketuntasan 28,6% sampai siklus II meningkat sebesar 85,7%. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan anak dalam menyebutkan bentuk geometri sudah benar dan tidak tertukar, anak tidak lagi menyebut lingkaran sebagai bundar atau persegi sebagai kotak. Kemampuan anak dalam mengidentifikasi bentuk juga sudah baik, anak sudah mengenal dan mampu mengidentifikasi bentuk dengan benar tanpa tertukar antara berbagai bentuk geometri. Kemampuan anak dalam mengelompokkan benda berdasarkan bentuknya juga sudah baik dengan dibuktikan anak sudah tidak salah mengelompokkan benda disekitarnya sesuai bentuk geometrinya. Kata kunci : pengenalan bentuk geometri, pembelajaran kooperatif, tipe talking stick
POLA KERJA SAMA GURU DAN ORANGTUA MENGELOLA BERMAIN AUD SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model bermain yang diterapkan oleh guru TK Rusyda selama masa darurat Covid-19, Pola kerjasama guru dan orang tua dalam mengelola bermain AUD di rumah, Kendala yang dihadapi selama proses belajar dan bermain di rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga model permainan yang digunakan selama masa darurat Covid-19, yakni model satu arah (hanya mengirimkan tugas, tanpa komunikasi), model dua arah (komunikasi kepada satu orang tua dan anak), dan model multi-arah (komunikasi dengan banyak anak). Terdapat empat pola kerjasama yakni kerjasama sebagai guru Pendamping, Kerjasama sebagai fasilitator, Kerjasama menciptakan Friendly E-Leraning, kegiatan Jumat parenting. Kendala yang dihadapi di antaranya kesalahan mindset orang tua tentang kegiatan bermain yang di anggap bukan dari bagian belajar, kurangnya pemahaman tentang penggunaan teknologi, orang tua memiliki kesibukan dalam bekerja, kurangnya referensi pemilihan permainan
Peningkatan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Penggunaan Media Pop-Up Picture Book Anak Usia 4-5 Tahun
Tujuan penelitian dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui penggunaan media pop-up picture book anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilaksanakan di TK Aisyiyah 34 Karangturi dan dilaksanakan selama 8 bulan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas dan menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart terdiri dari 2 siklus dan tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dan berjumlah 17 anak. Sumber data primer dalam penelitian ini terdiri dari anak, guru, hasil penilaian, dan sumber data sekunder terdiri dari dokumentasi selama kegiatan pembelajaran, rencana pembelajaran. Teknik pengumpulan data kuantitatif menggunakan tes, dan teknik pengumpulan data kualitatif meggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data kuantitatif yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif dan teknik analisis kualitatif menggunakan model interaktif. Indikator yang digunakan pada penelitian ini meliputi: 1) Membilang benda 1-10; 2) Menunjukkan urutan objek benda dengan lambang bilangan 1-10; 3) Memasangkan objek benda dengan lambang bilangan 1-10; 4) Membedakan jumlah benda yang lebih banyak dan lebih sedikit. Hasil penelitian yang diperoleh pratindakan dengan rata-rata klasikal yaitu 29% atau sebanyak 5 anak tuntas. Siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata klasikal yaitu 53% atau sebanyak 9 anak tuntas, hal ini dikarenakan aturan yang dibuat oleh guru agar kelas kondusif. Siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata klasikal 82% atau sebanyak 14 anak tuntas, hal ini dikarenakan perbedaan kegiatan pembelajaran dan pemisahan konsep bilangan 1-5 terlebih dahulu lalu dilanjutkan 6-10. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pop-up picture book dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok A TK Aisyiyah 34 Karangturi Tahun Ajaran 2019/202
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS ANAK USIA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris di TK Islam Permata Jajar. Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini yaitu guru, dokumen (rppm, rpph, instrumen penilaian guru), hasil kerja anak, foto dan video. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi pada sumber dan teknik. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Penelitian ini mendapatkan hasil media pembelajaran yang digunakan adalah flashcard, laptop, LCD, proyektor, dan buku paket Bahasa Inggris AUD. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah TPR (Total Physical Response), metode bernyanyi dan permainan. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui penyusunan RPPH yang meliputi lima kegiatan yaitu sebelum masuk kelas, pembuka, apersepsi, inti, dan penutup. Penilaian kemampuan anak dilakukan melalui pengamatan, ceklist dan portofolio. Pembelajaran bahasa Inggris anak difokuskan pada kemampuan mendengarkan dan berbicara. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan pembelajaran bahasa Inggris di TK Islam Permata Jajar telah berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris anak
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE WHOLE BRAIN TEACHING
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Lebak Wonogiri tahun ajaran 2019/2020 melalui penerapan metode whole brain teaching. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui penelitian tindakan kelas, menggunakan model Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun, sejumlah 34 anak yang terdiri dari 17 anak perempuan dan 17 anak laki-laki. Sumber data dalam penelitian yaitu anak usia 5-6 tahun, guru, serta hasil penilaian kemampuan menyimak yang merupakan sumber data primer. Sumber data sekunder berupa RPPH, foto, video, dan lembar penilaian anak. Teknik pengumpulan data kuantitatif: tes, teknik pengumpulan data kualitatif: wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik uji validitas data kuantitatif dengan validitas konstruk, sedangkan uji validitas kualitatif menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan deskriptif komparatif, teknik analisis data kualitatif dengan analisis model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pada setiap siklus. Persentase ketuntasan kemampuan menyimak pada siklus I diperoleh 55,9%, pada siklus II naik menjadi 82,3%. Peningkatan ini terjadi pada indikator menceritakan kembali informasi yang di dengar dengan urutan yang benar, melaksanakan aturan dalam kegiatan, dan memusatkan perhatian dalam mengikuti kegiatan. Berdasar pada hasil penelitian, dapat di tarik kesimpulan bahwa kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Lebak Wonogiri tahun ajaran 2019/2020 dapat ditingkatkan melalui penerapan metode whole brain teaching.Kata kunci : kemampuan menyimak, anak usia 5-6 tahun, metode whole brain teaching ABSTRACT This study aims to determine the increase in listening skill of children aged 5-6 years at TK Pertiwi Lebak Wonogiri in the academic year of 2019/2020 through the application of the whole brain teaching method. This study was conducted with a qualitative and quantitative approach through classroom action research, using Kemmis and Taggart’s models. The subjects of this study were children aged 5-6 years old, a number of 34 children consisting of 17 girls and 17 boys. Sources of data in the study were children aged 5-6 years old, teacher, and the results of the listening skill assessment which were the primary data sources. Secondary data sources are RPPH, photos, videos, and child assessment sheets. Quantitative data collection techniques: test, and qualitative data collection techniques: interviews, observation, and documentation. The technique of testing the validity of quantitative data with construct validity, while the qualitative validity test used technical triangulation and source triangulation. The quantitative data analysis technique uses comparative descriptive, while the qualitative data analysis technique uses the interactive model analysis by Miles and Huberman. The results of this study indicate an increase in each cycle. The percentage of completeness of the listening skill in the first cycle was obtained 55,9% then in the second cycle it increased to 82,3%. This increase occurs in indicators of retelling information with appropriate order, applying rules in performing activities, and keeping the focus on certain activities. Based on the results of the study, it can be concluded that the listening skill of children aged 5-6 year at TK Pertiwi Lebak Wonogiri in the academic year of 2019/2020 can be improved through the application of the whole brain teaching method.Keywords : Listening skill, children aged 5-6 years old, whole brain teaching metho
EFEKTIVITAS BRAIN BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas brain based learning terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah 1 dan TK Aisyiyah Nusukan 3 Surakarta tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan desain non equivalent control group design. Sampel penelitian ini sejumlah 37 anak usia 5-6 tahun. Validitas instrumen menggunakan validitas isi. Teknik pengumpulan data melalui tes. Uji normalitas dan uji homogenitas menggunakan kolmogrovsmirnov dan lavene test of equality of variance. Analisis data penelitian menggunakan statistik parametrik setelah data dinyatakan normal dan homogen dengan taraf signifikansi p ≤ 0,05. Uji hipotesis menggunakan t-test dengan SPSS 15 for windows. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikansi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (signifikansi p ≤ 0,05). Nilai signifikansi sebesar 0,008 yang menunjukkan bahwa brain based learning efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun.
PENERAPAN PERMAINAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGELOMPOKKAN BENDA SESUAI DENGAN UKURAN PADA ANAK KELOMPOK B TK DHARMA WANITA MLOPOHARJO I TAHUN AJARAN 2013/2014
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuanmengelompokkan benda sesuai dengan ukuran pada anak kelompok B TKDharma Wanita Mlopoharjo I tahun ajaran 2013/2014 melalui penerapanpermainan kooperatif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus.Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, danrefleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan kooperatifdapat meningkatkan kemampuan mengelompokkan benda sesuai dengan ukuranpada anak kelompok B TK Dharma Wanita Mlopoharjo I tahun ajaran2013/2014.Kata kunci : permainan kooperatif, kemampuan mengelompokkan ukura
HUBUNGAN TINGKAT HARGA DIRI TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF ANAK USIA 5-6 TAHUN
Harga diri (self-esteem) merupakan salah satu elemen penting bagi pembentukan konsep diri seseorang dan akan berdampak luas pada sikap dan perilakunya. Salah satu penyimpangan perilaku yang marak terjadi pada anak yatu perilaku agresif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah hubungan antara tingkat harga diri terhadap kecenderungan perilaku agresif anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat harga diri terhadap kecenderungan perilaku agresif anak usia 5-6 tahun. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2018 dengan menggunakan sampel sebanyak 30 anak usia 5-6 tahun. Tahap pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi. Kuesioner dilakukan untuk mendapatkan data tentang perkembangan harga diri anak, sedangkan proses pengamatan untuk mendapatkan data yang konsisten tentang kemunculan perilaku agresif anak usia 5-6 tahun oleh peneliti selaku pengamat. Hasil uji hipotesis korelasi Spearman Rho menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,005<0,05 yang artinya hipotesis diterima yaitu adanya hubungan antara tingkat harga diri terhadap kecenderungan perilaku agresif anak usia 5-6 tahun. Namun sumbangan data menunjukkan nilai koefisien sebesar 38,3% yang artinya bahwa harga diri anak hanya berpengaruh sebesar 38,3% terhadap kecenderungan anak dalam memunculkan perilaku agresif, sisanya yaitu 61,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata kunci: perilaku agresif, harga diri anak,anak usia 5-6 tahu
Peningkatan Pemahaman Penggolongan Benda Melalui Metode Demonstrasi Berbantuan Video Interaktif Pada Anak Kelompok A TK Eka Puri Mandiri Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman penggolongan benda melalui metode demonstrasi berbantuan video. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validitas instrumen penelitian ini menggunakan validitas isi dan validitas konstruk, sedangkan validitas data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui metode demonstrasi berbantuan video dapat meningkatkan pemahaman penggolongan benda pada anak kelompok A TK Eka Puri Mandiri Surakarta Tahu Ajaran 2013/2014.Kata Kunci: penggolongan benda, metode demonstrasi, video interakti