Kumara Cendekia: Jurnal Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
282 research outputs found
Sort by
ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK TAMAN KANAK-KANAK SELAMA MASA PANDEMI
Keterbatasan untuk berinteraksi dengan orang lain menjadi salah satu kendala bagi anak selama pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan sosial emosional anak Taman Kanak-kanak selama masa pandemi. Metode pengumpulan data menggunakan studi literatur, dengan langkah-langkah pengumpulan sumber data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah bahwa perkembangan sosial emosional anak cenderung mengalami penurunan. Penyebabnya diantaranya kurangnya kesempatan anak bersosialisasi selama Belajar dari Rumah, kurangnya stimulasi dari orang tua, dan adanya physical distancing. Dampak yang ditimbulkan dari belum optimalnya perkembangan sosial emosional anak perlu segera ditangani. Orang tua perlu mendorong anak untuk bersosialisasi dan guru perlu memiliki strategi jitu untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional seiring dengan adanya pembelajaran luring 100%. Limitations to interact with other people are one of the obstacles for children during the Covid-19 pandemic. This study aims to analyze the socio-emotional development of kindergarten children during the pandemic. The data collection method used literature study, with the steps of collecting data sources, data reduction, and drawing conclusions. The result of this research is that children's social emotional development tends to decrease. The reasons include the lack of opportunities for children to socialize during Learning from Home, lack of stimulation from parents, and physical distancing. The impact of not optimal social emotional development of children needs to be addressed immediately. Parents need to encourage children to socialize, and teachers need to have accurate strategies to develop emotional social skills along with 100% offline learning
KEPERCAYAAN ORANG TUA TERHADAP GURU LAKI-LAKI TAMAN KANAK-KANAK
Guru laki-laki di Taman Kanak-Kanak merupakan sosok Figur Pengganti Ayah di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepercayaan orang tua terhadap guru laki-laki di taman kanak yang berlokasi di kelurahan labuhan ratu kota bandar lampung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis metode survei, Teknik pengumpulan data dengan angket dan dokumentasi, angket/kuisioner yang di sebar pada 126 Responden dengan spesifikasi orang tua memiliki anak di Taman Kanak-kanak dengan tenaga pengajar guru laki-laki .Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. penelitian menunjukan orang tua masih memiliki kepercayaan bahwa guru laki-laki dapat menjadi guru di taman kanak-kanak dengan presentase kepercayaan pada dimensi kemampuan 83%. Dimensi Integritas 91,8% dan Dimensi Kebajikan 90,67% di rata-rata setiap dimensi tingkat kepercayaan orang tua 88,49
Hubungan Pemahaman Bahasa Matematika dengan Keterampilan Matematika Spesifik Anak Usia 5-6 Tahun
Keterampilan matematika anak usia dini merupakan keterampilan yang penting dalam pencapaian Pendidikan dijenjang selanjutnya. Dalam perkembangannya, kemampuan ini dipengaruhi beberapa salah satunya faktor spesifik yaitu bahasa matematika. Pemahaman anak dalam kosa kata yang berhubungan dengan matematika memudahkan anak dalam meningkatkan keterampilan matematika mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman Bahasa matematika dengan keterampilan matematika spesifik anak usia 5-6 tahun. Sampel penelitian ini berjumlah 46 anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina VI Ciputat, Tangerang Selatan. Desain penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang dilakukan kepada anak. Analisis data menggunakan uji korelasi. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment yang menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara pemahaman Bahasa matematika dengan keterampilan matematika spesifik anak. Koefisien korelasi yang didapatkan sebesar 0,853 yang menunjukan arah hubungan yang positif. Kondisi ini berarti pemahaman Bahasa matematika anak yang baik berhubungan dengan peningkatan keterampilan matermatika spesifik anak, artinya apabila tingkat pemahaman Bahasa matematika anak tinggi maka keterampilan matematika spesifik anak akan dapat berkembang dengan baik
PROFIL KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 4-5 TAHUN
Kemampuan membaca permulaan anak usia dini merupakan kemampuan berbahasa yang terdiri dari menyebutkan simbol huruf, mengenal bunyi huruf, pengetahun bunyi huruf awal, pengetahuan membedakan huruf, membedakan suara hewan dan benda disekitarnya, membaca dan merangkai suku kata menjadi kata serta menjodohkan kata dengan gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan membaca permulaan pada anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di TK ABA Se-Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Sampel yang digunakan sejumlah 90 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara kepada guru dan kuisioner yang berupa google form yang ditujukan untuk orangtua/wali anak didik guna untuk mengetahui kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun. Validitas instrumen menggunakan validitas isi yang dilakukan oleh Expert Judgment. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menyajikan presentase dan histogram. Hasil penelitian survei menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun di TK ABA se-Kecamatan Weru sebanyak sebanyak 16,9% (15 anak) berada dalam kategori Belum Muncul (BM) dan sebanyak 83,1% (75 anak) berada dalam kategori muncul (Muncul). Hasil perkembangan kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun di TK ABA Kecamatan Weru menunjukkan hasil capaian yang ideal untuk anak usia 4-5 tahun
IMPLEMENTASI YOGA KIDS SEBAGAI STIMULASI MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI
Yoga untuk anak usia dini atau yoga kids merupakan salah satu cara yang kreatif untuk memberikan Latihan pada anak untuk melakukan pengaturan pola nafas dan aktivitas jasmani yang memiliki banyak keuntungan dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan melalui aktivitas yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mengimplementasikan yoga kids sebagai salah satu stimulasi motoric kasar anak usia dini. Peneliti mempergunakan metode penelitian kualitaf dengan pendekatan deskriptif dalam penelitian ini. Implementasi yoga kids untuk stimulasi motoric kasar anak usia dini dilihat pada keterampilan gerak non lokomotor anak. Kegiatan yoga kids dibagi menjadi 3 bagian, yaitu gerakan pemanasan dan pernapasan (5 menit), Gerakan inti (20 menit), dan kegiatan penutup atau relaksasi (5 menit). Gerakan inti pada yoga kids dilakukan melalui aktivitas menyenangkan yaitu dengan bercerita diiringi music dengan menirukan berbagai macam Gerakan binatang dan alam, diantaranya yaitu hands to feet pose, butterfly pose, mountain pose, cobra pose, swan pose, dog looks down pose. Gerakan tersebut dikemas dalam cerita yang menarik bagi anak. Yoga kids memiliki manfaat salah satunya yaitu untuk meningkatkan keseimbangan anak dalam melakukan Gerakan motoric. Karena dengan melakukan berbagai macam posisi yoga dapat membantu merangsang kerja otot-otot pentasbil tubuh
Profil Kemampuan Perbandingan Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di Gugus Melati Karanganyar
Kemampuan perbandingan merupakan suatu cara yang digunakan untuk membandingkan besaran yang berbeda baik objek maupun angka. Selain hal tersebut membandingkan adalah cara menemukan hubungan antara dua hal atau dua kelompok hal berdasarkan beberapa karakteristik atau atribut tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui profil kemampuan perbandingan anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei. Sampel yang digunakan sejumlah 163 anak usia 4-6 tahun di TK Gugus Melati Karanganyar dengan teknik pengambilan sampel probabilitas dengan acak sederhana. Teknik pengumpulan data melalui kuisioner untuk mengetahui kemampuan perbandingan anak. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dengan menyajikan sum, mean, median, modus, dan standar deviasi. Profil kemampuan perbandingan ditinjau dari 5 item komponen yakni (1) membandingkan ukuran, (2) membandingkan volume, (3) membandingkan berat, (4) membandingkan nilai angka, dan (5) menggunkan atau menuliskan simbol perbandingan. Hasil survei menunjukkan bahwa kemampuan perbandingan anak usia 4-6 tahun TK Gugus Melati Karangayar yaitu 68% anak memiliki penguasaan kemampuan perbandingan sesuai indikator standarnya dan sebanyak 32% anak memiliki penguasaan kemampuan perbandingan belum sesuai indikator standarnya
HUBUNGAN PENGAJARAN PENDIDIKAN KEUANGAN DENGAN KEMAMPUAN LITERASI KEUANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN
Pengajaran pendidikan keuangan merupakan kegiatan memberikan pengajaran terkait keuangan kepada peserta didik dengan memperhatikan materi dan usianya sehingga kemampuan literasi keuangan anak dapat terstimulasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengajaran pendidikan keuangan dengan kemampuan literasi keuangan anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 dengan jumlah populasi sebanyak 22 anak dengan rentang usia 4-5 tahun di 3 lembaga TK di Gugus 3, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan jenis sampling jenuh atau sensus. Pengambilan data dilakukan melalui persebaran kuesioner yang diisi oleh guru kelas A dan orang tua. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan uji Corrected Item-Total Correlation dan Uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach's Alpha. Uji hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil hipotesis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,037 < 0,05, yang berarti terdapat hubungan antara pengajaran pendidikan keuangan dengan kemampuan literasi keuangan anak usia 4-5 tahun. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan sebesar 0,447, tergolong pada kategori sedang. Arah hubungan juga menunjukkan tanda yang positif (+), artinya memiliki arah hubungan searah. Jika pengajaran pendidikan keuangan tinggi dan maksimal, maka kemampuan literasi keuangan anak akan meningkat
PENGARUH GAME BELAJAR MEMBACA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN USIA 5-6 TAHUN
Membaca permulaan adalah kemampuan linguistik anak untuk mengenal berbagai jenis huruf dan nantinya akan menjadi bekal untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Kemampuan membaca permulaan bisa ditingkatkan dengan berbagai macam kegiatan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan game yang bernama belajar membaca PAUD TK SD. Media aplikasi game tersebut didesain dengan kombinasi warna yang sangat menarik dan dilengkapi dengan materi pembelajaran membaca yang dapat diunduh. Salah satunya tersedia diponsel layar sentuh (android) melalui layanan play store. Tujuan dibalik penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh permainan game belajar membaca PAUD TK SD di TK Sunan Prapen terhadap kemampuan membaca permulaan usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental design dengan jenis nonequivalen control group design. Populasi penelitian ini ialah anak kelompok B dengan jumlah sampel 36 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik parametrik menggunakan paired sample t-test. Hasil perhitungan data menggunakan T-test, dengan taraf signifikansi 0.05 dari jumlah n1=18, dan n2=18 diperoleh hasil dari uji hipotesis bahwa nilai sig (2-tailed) pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga bisa dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan analisis data tersebut dinyatakan bahwa ada pengaruh media game belajar membacar terhadap kemampuan membaca permulaan usia 5-6 tahun
ALAT PERMAINAN EDUKATIF BOARD GAME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA 4-5 TAHUN
Alat permainan edukatif board game menjadi salah satu permainan yang efektif dan menyenangkan untuk anak dalam mengembangkan kemampuan mengenal huruf. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4-5 tahun melalui alat permainan edukatif board game. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart dengan analisis data kuantitatif deskriptif komparatif dan analisis data kualitatif interaktif yang dilaksanakan selama 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 6 kali pertemuan yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 10 anak berusia 4-5 tahun, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase ketuntasan pada indikator menyebutkan nama huruf pra tindakan sebesar 50%, siklus 1 sebesar 68,3% dan siklus 2 sebesar 80%, membedakan bentuk huruf pra tindakan sebesar 20%, siklus 1 sebesar 31,6% dan siklus 2 sebesar 76,6%, menyebutkan huruf awal dari sebuah kata pra tindakan sebesar 40%, siklus 1 sebesar 68,3% dan siklus 2 sebesar 76,6% dan menirukan bentuk huruf pra tindakan sebesar 70 %, siklus 1 sebesar 7,6% dan siklus 2 sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa alat permainan edukatif board game dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4-5 tahun
SPIRITUAL PARENTING PADA ANAK USIA DINI
Anak merupakan karunia sekaligus amanat pemberian Tuhan. Mengasuh anak merupakan kewajiban dan tanggung jawab orang tua. Pengasuhan harus melibatkan Tuhan yang disebut dengan spiritual parenting. Islamic Parenting adalah suatu pengasuhan yang berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam, Al-Qur’an dan As-Sunnah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggali spiritual parenting pada anak usia dini yang telah dievaluasi dalam langkah yang dilakukan orang tua dan nantinya berpengaruh pada spiritualitas naka dan perilaku anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu denga wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data, subyek dan teknik. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analilis Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua Di dusun Jrakah kelurahan Delingan kecamatan Karangangar melaksanakan spiritual pernting dengan memberikan teladan, pembiasaan, nasehat dan dibantu dengan menggunakan media audio visual. Metode yang dilakukan orang tua tersebut mampu menumbuhkan spiritual anak, seperti: mulai memiliki rasa takut pada Allah dan mulai memahami surga neraka, mulai mengenal makanan halal haram, tidak mengambil barang milik temannya tanpa izin, terbiasa sholat di masjid, berpuasa setengah hari dan pergi TPA. Anak mulai peduli dan mau berbagi mainan dengan temannya, menunjukkan sikap patuh dan hormat pada orang tua dengan tidak berani melawan. Anak tidak pilih-pilih teman dan kadang mengingatkan temannya yang berkata jorok atau mengumpat dengan perkataan